Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh Part 63.


__ADS_3

International school of Dubai•


...•••••...


Yasmien keluar dari kelasnya, dia akan pergi ke kantin karna perutnya sudah keroncongan meminta di isi. Namun ada yang berbeda kali ini, dia tidak bersama dengan Sha Sha sahabatnya yang selalu berdua jika kemana mana..


Mereka belum bertegur sapa, terutama Yasmien masih merasa kesal pada Sha Sha dan akan membiarkan begini dulu untuk sementara agar Sha Sha berpikir dewasa dan tidak mengulanginya lagi..


Namun ketika Yasmien berjalan ke arah kantin, tiba-tiba tangannya di tarik oleh seseorang yang tidak lain adalah Sha Sha.


''Ikut aku Yash.''


Aahhkkk ''Sha, kamu ngapain sih! main seret-seret segala!'' Ketus Yasmien saat dia di bawa ke dalam toilet..


''Jawab aku! kenapa kamu bisa nikah sama Ka Af? kamu kan tau jika aku suka Kak Af.'' Sentak Sha Sha yang sudah tidak bisa membendung rasa penasaran di dalam hatinya..


Sedangkan Yasmien hanya diam memandang Sha Sha. ''Kalau kamu tanya sama aku, jawaban aku gak tau! coba aja kamu tanya sama Kak Affan atau Aunty Lintang mungkin mereka bisa menjawab pertanyaan mu.'' Ketus Yasmien..


''Gak perlu aku tanya mereka, karna aku sendiri sudah tau jawabannya! pasti kamu kan yang terus deketin Kak Affan di belakang aku, YAA KAN.!!


''Ihh apaan sih, gak jelas banget kamu Sha.'' Yasmien malas melayani omong kosong Sha Sha, lantas dia pun melangkah akan pergi..


Namun, lagi dan lagi tangannya di cekal oleh Sha Sha. ''Tunggu aku belum selesai ngomong Yash! kamu kenapa sih jadi nyebelin sekarang! jangan besar kepala kamu Yash, sebelum janur kuning melengkung! Kak Affan masih bisa aku dapatkan.''


''Lalu aku harus apa? uwowwww gitu! Sha, denger yaa aku pun gak mau nikah sama Ka Affan kalau gak terpaksa.! Tutur Yasmien mejelaskan...


''Alaaaah, terpaksa pun kamu mau juga kan! dasar munafik, murahan!" ejek Sha Sha yang mana membuat Yasmien mengepalkan tangannya dan menatap Sha Sha dengan tatapan dingin..


''Dengarkan aku baik-baik SHA! aku tidak munafik dan murahan!! Dan aku juga setia kawan, aku tidak pernah sedikit pun mendekati Kak Affan di belakang mu! Aku bukan dirimu yang tega meninggalkan sahabatnya dengan para pria asing yang hampir memperkosakan secara ramai.!! ujar Yasmien melangkah mendekat pada Sha Sha..


Yasmien mendorong bahu Sha Sha dengan jari telunjuknya. ''Apa kau tau Sha, jika bukan Kak Affan yang menolong ku malam itu! apa kau bisa bayangkan nasibku seperti apa HAH.?


Deg..


Perasaan Sha Sha mulai tak enak, ketika ia membayangkan nasib Yasmien jika Affan terlambat menolongnya, sudah di pastikan semua itu kesalahannya.


''Yash Ak_ aku..


''Sudahlah Sha, jangan di ungkit-ungkit lagi masalah itu karna aku tidak mau jika Aunty Tuti dan ibuku mengetahuinya.'' Ujar Yasmien meninggalkan Sha Sha yang terdiam..





Sedangkan di kantor Affan•


Affan duduk di kursi kerjanya mengerjakan apa yang sudah menjadi tugasnya sebagai pemilik perusahaan. Namun tak berapa lama ponselnya berdering membuat Affan mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


Affan melihat layar ponsel dan mengerutkan keningnya, melihat jika ada panggilan dari nomer baru..


Affan tak mengidahkan panggilan itu, dan kembali memeriksa berkas-berkas yang menumpuk. Namun lama kelamaan Affan terganggu dengan panggilan itu hingga membuat Affan menjawabnya..


📞. ''Hallo.''


📞. "*H*allo Affan."


📞. ''Yaa, siapa ini.''


📞. "ini aku, bisikan kita bertemu?"


📞. ''Dimana?"


📞. "*R*esto fxt xxxx.


📞. ''Baik, aku akan segera ke sana.''


Affan mematikan sambungan telpon dengan sepihak, lalu melihat jam di pergelangan tangannya. Ia berdiri merapihkan penampilannya lalu mengambil kunci mobil dan keluar dari ruangannya..


''Dayan, aku akan keluar sebentar.''


''Kemana?


Affan berhenti melangkah dan menoleh kebelakang, menatap Asisten gadungan nya yang sering membantah jika disuruh olehnya.


''Mau tau aja, apa mau tau banget aku pergi kemana?''


''Cih, dasar tukang kepoooo!'' Ledek Affan terkekeh pergi, meninggalkan Dayan yang langsung cemberut mendengar ledakan Affan..



Affan dengan segera keluar dari gedung miliknya, dan mengendarai mobil menuju ke sekolah Yasmien. Atas titah sang ibu Suri tercinta yang bernama Ummah Lintang, yang maha benar di atas kebenaran dari segala kebenaran di muka bumi mau pun di muka dunia goib.


Memberikan titah pada Affan untuk menjemput Yasmien setiap hari jika pulang sekolah, karna ibu Suri tidak mau terjadi apapun dengan calon menantunya itu..


Entah kebaikkan apa yang telah di perbuat oleh Affan di masalalu, membuat dia mendapatkan rezeki nomplok ketiban durian muda bahkan masih pucuk dan masih tergegel dengan aman..


Tidak munafik, Affan memang masih terbayang-bayang dengan adegan ciuman yang pernah dia dan Yash lakukan, membuat Affan senyam-senyum sendiri ketika mengingatnya..




Tak berapa lama, Affan menepikkan mobilnya di perkiraan sekolah dan menunggu calon istri kecilnya keluar dari gerbang..


Ketika Affan akan mengirimkan pesan untuk Yash, netral matanya tak sengaja melihat Yasmien keluar dari gerbang dengan muka di tekuk cemberut..


Affan dengan segera melepaskan sabuk pengamannya, lalu keluar dari dalam mobil memanggil Yasmien..

__ADS_1


''Yash.'' teriak Affan membuat Yasmien menoleh dan sedikit terkejut, karna Affan berada di sekolahnya..


''Kak Affan.''


Yasmien melangkah menghampiri Affan yang sedang tersenyum manis padanya, membuat jantungnya tiba-tiba berdegub kencang melihat pria tampan di hadapannya ini. Namun dengan sekuat tenaga Yasmien menetralkan perasaannya yang tidak karuan..


''Kakak ngapain disini?'' tanya Yasmien, yang sudah berada di depan Affan..


''Ya jemput kamu lah.'' jawab Affan melipat kedua tangannya di dada, sambil menyenderkan tubuhnya di mobil menatap Yasmien..


''Ngapain Kakak jemput aku?''


''Lho, emangnya salah jemput calon istri sendiri?'' goda Affan membuat Yasmien melototkan kedua matanya dan melihat kanan kiri..


Bugh..


Aiiii..


Yasmien memukul dada bidang Affan, karna Yasmien takut jika ada yang mendengarnya..


''Kakak, jangan kenceng-kenceng ngomongnya! nanti ada orang yang dengar.'' Yasmien protes sambil mengerucutkan bibirnya..


''Cieeee, yang bentar lagi jadi manten.'' goda Affan mencolek dagu Yasmien, yang membuat Yasmien tertipu malu dan mendorong Affan untuk masuk kedalam mobil..


''Ayo masuk kak, nanti orang-orang pada kepo.'' Ujar Yasmien yang langsung masuk kedalam mobil..


Tanpa Yash dan Affan sadari, jika seseorang memerhatikan interaksi keduanya yang sangat intim. Membuat dia mengepalkan kedua tangannya karna tidak terima jika harus kalah oleh Yasmien..


Sha Sha berdiri sejak tadi dan melihat dengan jelas semuanya, membuat sesuatu di dalam hatinya merasa sakit yang tidak bisa dia ungkapkan dengan kata..


''Pokonya aku nggak mau kalah.!! Ucapnya lalu pergi dengan hati yang dongkol..


.


...........


...Jangan lupa tinggalkan jejak yaa...


...LIKE.KOMEN.VOTE....


.


Yasmien..



.


__ADS_1


.


Affan.


__ADS_2