Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Izin.....


__ADS_3

DUA HARI KEMUDIAN•


...•••••...


Kaleea tengah bersedih karna semua anggota keluarga sudah kembali pulang ke Dubai, walau berat tapi Kaleea juga tidak mungkin menahan mereka untuk tetap tinggal bersamanya. Untung saja ia masih punya Tantan yang bisa dia jahili untuk mengusir rasa bosan di keseharian nya..


Dari semua keluarga yang pulang hanya Gano yang tidak pulang bersama mereka, Gano beralasan pada semua orang bahwa ia memiliki beberapa urusan yang belum terselesaikan! termasuk pernikahannya dengan Siska yang akan di laksanakan nanti sore tanpa ada yang mengetahui satu orang pun..


Kini di kediaman hanya ada Kaleea, Ryan, Tantan dan Gano. Mereka tengah bersantai di ruang keluarga membicarakan hal non unfaedah. Tapi tak lama Siska datang membawa cemilan dan minuman di tangannya lalu menaruhnya di meja.


''Ini bu cemilan nya.''


''Makasih Sissss.'' Kaleea menyerobot minuman yang Siska bawa dan langsung meneguknya karna Kaleea sangat haus..


Siska tidak pergi, ia berdiri di sisi Kaleea karna ada sesuatu hal yang perlu ia bicarakan dengan kedua majikannya. Siska tidak sengaja melirik ke arah Gano yang ternyata Gano tengah menatapnya penuh misteri..


Gleekk..


Siska menelan ludah nya susah payah, Gano menjadi orang yang berbeda sejak dua hari yang lalu ia tolak. Sikap Gano lebih banyak diam dan tidak enak di pandang membuat Siska takut untuk menatap matanya..


''Bu, Pak saya boleh bicara?'' Siska akhirnya memberanikan diri..


Kaleea dan Ryan menoleh secara bersamaan. ''Mau ngomong apa Sis? minta naik gaji.''


''Eh, bukan bu. Bukan itu tapiii Siska mau izin pulang kampung boleh?'' Ucap Siska dengan ragu dan tidak enak hati..


''Ouhh mau pulang kampung, kapan?''


''Nanti sore bu, tapiiii emm tapii...


''Kenapa?'' Tanya Ryan yang melihat art nya kebingungan..


''Itu pak, saya tidak bisa bekerja lagi dengan bapak.''


Kaleea yang mendengarnya langsung menoleh tak percaya dengan perkataan Siska. ''Apa! kenapa? nggak, kamu mau keluar dari sini terus kamu mau ke mana?'' Sederet pertanyaan Kaleea lontarkan pada Siska..


''Nggak papa Bu, saya mau hidup di kampung saja dan membuka usaha kecil kecilan dan lagi saya sudah di lamar oleh seseorang yang bagi saya sudah cukup umur untuk menikah.'' Tutur Siska.


Mata Kaleea langsung berkaca-kaca dan......


Huuuuaaaaaaa...


''Kamu mau ninggalin aku, terus aku sama siapa? Ayaakkkk kenapa semua orang ninggalin aku ayaaang'' Kaleea memulai drama agar Siska mengurungkan niatnya untuk keluar dari sini..

__ADS_1


Pluuk..


Gano melempar buah semangka yang sudah di iris tepat di kepala Kaleea. ''Jangan lebay Lu, orang mau kawin di halangin dosa Lu!'' ucap Gano yang tidak mau rencananya gagal untuk menikah dengan Siska..


Ryan menghela nafasnya dan melihat Siska, ia tidak mungkin melarang Siska untuk tetap disini jika Siska tidak mau dan memilih pulang kampung. ''Baiklah itu keputusan mu Sis, tapi jika suatu hari kamu ingin bekerja datanglah kemari karna pintu rumah kami selalu terbuka untuk mu.


''Ayankkk ko kamu gitu sih, aahh sebel.'' Kaleea berdiri dari duduknya dan berjalan sambil menghentak ke lantai atas..


''Bu.''


''Tidak apa Sis, biar aku yang tangani kamu bereskan saja barang-barang mu.''


''Terima kasih pak.'' Siska mengangguk dan pergi ke belakang, sedangkan Ryan melangkah ke lantai atas menyusul Kaleea..


Gano pun sama, ia pergi ke luar dari rumah untuk menyiapkan segala sesuatu yang belum ia selesaikan..





DI SISI LAIN•


Huuwweekk.. Huuwweekk..


''Sayang apa kau baik-baik saja?'' Tanya Agam di luar pintu toilet.


''Yaa aku baik-baik saja.'' Jawa Maria dari dalam.


Maria membasuh mulutnya dan berkumur, ia mengusap mulutnya dengan tisu dan melihat dirinya di cermin. Selama ini dia tidak pernah mabuk perjalanan apa lagi naik pesawat semewah ini, apa yang membuatnya mabuk? apakah ia masuk angin... Yaa Maria berpikir jika dia masuk angin karna sering memakai baju yang kekurangan bahan. setelah selesai Maria pun keluar toilet dan melihat Agam yang terlihat cemas padanya. ''Sayang..''


''Im ok Honey.''


Mereka berdua pun kembali ke kursi mereka, tapi Maria tidak menyadari jika Yanti yang sedang duduk di sebelah Lulu tengah mengamatinya dengan tatapan tak bisa terbaca..


''Lu.''


''Hem..''


''Ko aku merasa ada yang aneh yaaa sama calon mantu mu itu.''


Lulu menoleh pada Yanti lalu menoleh pada Maria dan menggelengkan kepalanya. ''Aneh kenapa? dia gadis baik-baik ko Yan, nggak mungkin Agam salah pilih.''

__ADS_1


''Yaa mudah-mudahan Agam tidak salah pilih dan filingku salah tentang gadis itu.'' Gumam Yanti dalam hati yang entah mengapa ketika bertemu Maria untuk pertama kali, ia merasa sedikit tak suka dan mengganjal dalam hati. Namun Yanti tidak mau berpikiran buruk ia pun menggidikkan bahunya tak mau ambil pusing..




Sedangkan Ryan tengah membujuk Kaleea untuk merelakan Siska pulang ke kampung halaman nya..


''Bagaimana kamu bisa anggap enteng kepergian Siska. Aku mau dia kerja disini.''


''Tapi Hon, kamu jangan egois sayang, Siska juga punya kehidupan selain bekerja dengan kita. Apa kamu tega membiarkan Siska menjadi perawan tua gara-gara terus bekerja untuk kita.''


''Jadi intinya si Siska pengen ngerasain Wik-wik gitu! mangkan nya ada yang melamar dia langsung ok deal, apa Siska nggak mikir gitu calon suaminya seperti apa.''


''Heiii Honeeee itu bukan ranah kita untuk ikut campur, doakan saja yang terbaik untuk Siska. Gini deh bagaimana kalau kita suruh bi Mina kerja sama kita lagi?''


'Kaleea langsung menoleh. ''Apa bi Sumi mau?''


''Yaaa kita paksa sedikit pasti mau, gimana?''


Kaleea terdiam dan mengangguk, yang mana membuat Ryan tersenyum dan mengelus rambut istrinya lalu mengecup beberapa kali perut baby G..


''Apa aku boleh menjenguk nya?''


''Heiii Ayank nggak ada yaaaa nengok sekarang, aku mau ngobrol dengan Siska untuk terakhir kalianya.'' Ucap Kaleea berdiri membuat Ryan cemberut dengan muka di tekuk.


Biasanya jika Ryan mengajak istrinya dia selalu mau, tapi ntah mengapa sudah dua hari ini Ryan tidak di beri jatah hingga si kemed Junior sudah berat ke bawah gundal gandul lemah bestie..


Sedangkan Siska, ia sudah mengemasi barang-barang nya, ia juga tak membawa baju, tas, sepatu pemberian Kaleea karna Siska merasa tidak pantas memakai baju mahal apa lagi tas mahal..


Berat sebenarnya untuk Siska pergi dari sini, karna Siska sudah benar-benar di anggap sodara oleh Kaleea dan Ryan. Tapi mau bagaimana lagi jika Tuhan memberikan nasibnya menjadi malang agar menikah dengan pria brengsek seperti Gano.



...•••••...


...HAYOO DI LIKE NGGAK BAB SEBELUMNYA?...


...LIKE YAAA ZIYENG JANGAN BIKIN OTHOR GAK MAU CRAZY UP LAGI.....


...KALAU LIKE NYA BANYAK, BESOK CRAZY UP LAGII...


...😛😛😛😛...

__ADS_1


__ADS_2