
PLETAK 💢
Aiiiii..
''Bagus yaaa dasar adek durhakim, bisa bisa nyaa Luu makan indomie dengan damai sentosa! Sedangkan Kakak Luu ditinggalin sendirian tanpa perasaan.'' Omel Kaleea saat ia sudah sampai di rumah dan melihat Tantan duduk santai memakan indomie..
Tantan mengelus kepalanya yang sakit terkena jitak oleh sang Kakak. ''Kak, aku aja baru nyampe lho! Tanya aja mbak Siska sama mbak Nadia kalau Kakak nggak percaya.'' Ujar Tantan menunjuk Art baru yang bernama Siska dan Nadia..
''Emangnya kamu habis dari manaaa? bukannya kamu pulang lebih dulu?'' Tanya Kaleea duduk di sebelah Tantan lalu merebut mangkuk Indomie yang Tantan makan..
''Ih,, Kakak itu mie punyakuu.''
''Bikin lagi sana.''
''Ogah.'' Ucap Tantan cemberut dan menopang dagunya, lalu menceritakan kejadian menyebalkan yang dia alami sewaktu ingin pulang mengambil uang.
•
KEJADIAN TADI SIANG•
...••••••...
Tantan dengan percaya diri berjalan menuju rumah baru yang mereka tinggali, Tantan juga merasa hafal betul arah pulang ke arah mana.
Namun ketika Tantan melihat pertigaan di depannya ia menjadi bingung dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.. ''Ehh, perasaan tadi pas lewat sama Kakak nggak ada pertigaan deh ko sekarang ada pertigaan yaa.'' Tantan melihat kanan kiri dan meng'ingat ingat jalan yang tadi dia lewati..
''Ini lurus apa ke kanan atau ke kiri yaa? ummm kanan kali yaaa, soalnya tadi sempat belok. '' Tantan berjalan ke arah kanan menelusuri jalan, sambil melihat satu persatu rumah mewah yang ada di sisi kanan dan kiri
Namun tanpa di duga, Tantan merasakan keanehan saat dia merasa lagi dan lagi kembali ke jalan awal. Hingga Tantan sudah berapa kali putaran pun masih kembali lagi ke jalan awal, membuat Tantan menggaruk kepalanya yang botak dengan gemas..
''Ini konsep perumahan elit macam apa sih? aku yang kudet apa emang arsitek nya yang salah buat jalan dan belokan yaa.'' Gerutu Tantan, lalu ia berjalan lurus dan sudah pasrah jika malam ini dia harus tidur di luar..
Hingga Tantan melototkan matanya saat di depan sana melihat rumah rumah yang persis seperti rumah sang Kakak. ''Ooallaaahh, akhirnya sampai di rumah juga.'' Tantan begitu senang dan berlari kecil, lalu Tantan membuka pagar dan menutup pagar itu lalu masuk kedalam dengan ceria.
Namun baru juga beberapa langkah, Tantan diam membisu ketika ada suara Anjing yang menggonggong dengan sangat kencang di depannya..
Rrrgguuuukkk..
Gguuuukk..
''Oh Astaga salah masuk kandang!'' Ucap Tantan dengan kaki yang bergetar tidak bisa di gerakkan saking takutnya untuk berlari, hingga Anjing dengan ras Husky Siberia itu menggonggong menghampiri Tantan..
''Jiahh toloooooonnngg.'' Tantan berlari dengan kencang mengitari halaman rumah lalu manjat pohon pepaya yang tingginya pun tak seberapa..
Huuuuaaaaaa...
Tantan melilitkan tangan dan kakinya dengan erat, padahal bisa saja Anjing itu melompat untuk menggigit bokong Tantan karna menaiki pohon pepaya yang sangat dangkal..
Guuukk...
__ADS_1
Guuukk..
Namun Anjing dengan ras Husky Siberia itu hanya menggonggong saja. Karna dalam hati Anjing Bergumam Ngapain Lu lari bodoh! aku kan mau ngajak Lu main Guuk, Guuk..
''Tuloooonggg.''
Cukup lama Tantan di atas pohon pepaya dengan sejuta rasa pegal yang dia rasakan! Akhirnya ada seseorang datang bak pahlawan menyelamatkan Tantan, yang tidak lain adalah pemilik rumah..
Kaleea yang mendengarnya pun menertawakan Tantan, hingga sang empu kesal lalu pergi ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang lengket..
•
•
...•••••...
Di kantor•
Ryan tengah membereskan meja kerjanya, lalu melihat jam di pergelangan tangannya menunjukkan pukul 16:30 wib dan itu berarti waktu nya untuk dia pulang dan bertemu istri tercinta..
Namun tak berapa lama, pintu terbuka bersamaan dengan seseorang masuk dengan refleks Ryan menoleh dan sedikit terkejut melihat siapa yang datang..
''Satria.''
''Hai Bro How are you?''
Mereka berdua bersalaman lalu berpelukan layaknya teman, Ryan menepuk pundak pria yang bernama Satria dengan hati yang bahagia karna bertemu dengan teman lamanya lalu mengajak Satria duduk di sofa..
Satria sengaja datang ke kantor di mana Ryan bekerja hanya untuk temu kangen dengan teman lamanya, karna selama ini mereka berkomunikasi lewat ponsel saja dan itu pun jarang di lakukan karna memiliki kesibukan masing-masing..
''Sorry ya Bro, gua gak datang ke acara pernikahan Lu.'' Ucap Satria.
''Santai aja Bro.''
''Ck, wanita mana sih yang beruntung dapetin pria sebaik Lu? penasaran Gua.''
Ryan tersenyum. ''Ikut Gua ke rumah sambil makan malam di rumah Gue yok.''
Satria mengangguk. ''Baiklah, kebetulan banget Gua belum makan.''
Mereka berdua pun berjalan keluar dari kantor menuju kediaman Ryan, sedangkan Art yang di rumah ketar ketir saat majikannya mengabari jika akan ada tamu yang berkunjung kemari...
''Bu, jadi kita masak apa untuk makan malam? bapak udah di jalan lho bu.'' Siska begitu geregetan dengan majikan perempuannya ini malah santai santai saja..
''Nggak usah bikin apa-apa, saya sudah pesan dari luar nanti tinggal tata aja di meja.''
''Ouhh gitu yaa bu.'' Siska seperti mendapatkan angin segar, ketika ia tidak perlu repot memasak..
Kaleea mengaguk dan menyuruh Siska untuk membantunya..
__ADS_1
•
...••••••...
•
Setelah beberapa waktu berlalu, Mobil yang di kendarai Ryan dan Satria pun telah sampai di teras rumah lalu mereka keluar dari mobil..
''Ini rumah Lu?'' Tanya Satria, langsung di jawab anggukan oleh Ryan..
''Lu tau, tadi siang Gua kesi___
''Yankkkk...'' Teriak Kaleea dari arah pintu, lalu berlari kecil menghampiri Ryan dan memeluknya..
''Kenapa nggak masuk?''
''Ini mau masuk Hon, oh iya kenalin ini teman aku namanya Satria..
DEG..
Kaleea terdiam memandang pria yang di kenalkan oleh suaminya ternyata pria tadi siang, yang mana membuat Kaleea langsung cegukkan..
Sedangkan Satria tersenyum melihat wanita licik yang telah membuatnya malu tadi siang, ''Satria Digantara.''
''Hah? ooh Kaleea, Kaleea Arrashid.'' Kaleea membalas jabatan tangan Satria, namun Kaleea langsung menarik tangannya ketika jari Satria mengelus di balik jabatan tangan mereka..
Genit juga ternyata..
''Ya sudah ayo masuk.'' Ajak Ryan merangkul pinggang Kaleea untuk masuk kedalam rumah..
Mereka bertiga pun melangkah masuk dengan posisi Satria di belakang Ryan dan Kaleea, sambil menampilkan senyuman yang entah apa maksudnya..
Kaleea yang masih penasaran dan ingin memastikan jika pria itu adalah pria tadi siang, Kaleea pun menoleh kebelakang melihat Satria yang sedang tersenyum padanya lalu mengedipkan satu matanya..
''Haii istri.'' Ucap Satria namun tanpa suara, membuat Kaleea menahan nafasnya..
•
•
Hayooo Gokong cari masalah sih...
...•••••...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
...JANGAN LUPA YAA...
__ADS_1
Satria Digantara