Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr.Perfect Vs Mrs. ceroboh Part 65.


__ADS_3

14jam, 5mnt+. Ryan dan Kaleea mendarat dengan selamat di Bandar udara internasional Dubai..


...°•°•°•°•°...


Sesuai yang sudah Kaleea dan Ryan sepakati, jika mereka akan langsung terbang dari Bali ke Dubai, karna Ummah Lintang mengabari jika Affan akan menikah beberapa hari lagi.. Kabar yang membuat Kaleea terkejut pada awalnya, apa lagi mendengar jika calon istri sang Kakak adalah Yasmien! yang membuat Kaleea terkena serangan jantung mendadak saat mendengarnya..


Kaleea sempat bertanya alasan pada Ummah nya, mengapa sang Kakak bisa menikah dengan Yasmien. Namun Lintang tidak mengatakan alasannya lewat telpon tapi Lintang berjanji akan membicarakan nya nanti jika mereka sudah berkumpul bersama..


Bahkan Omar sang ayah, menawarkan pada menantunya Ryan agar mau di jemput memakai pesawat pribadi milik keluarga Arrashid agar cepat sampai. Namun bukan Ryan namanya jika dia menerima tawaran baik mertuanya itu.. Ryan selalu menolak dengan halus jika mertuanya menawarkan kemewahan padanya, bahkan Ryan beberapa kali sempat di tawarkan untuk mengurus salah satu perusahaan milik keluarga Arrashid. Namun lagi dan lagi Ryan menolak semua tawaran Omar, karna satu alasan. Ryan tidak mau sukses atas bantuan dari orang lain, Ryan selalu berpegang teguh pada pendiriannya jika dia bisa sukses tanpa campur tangan siapapun. Bagi Ryan hidup sederhana lebih menyaman di bandingkan hidup mewah namun banyak tekanan..


Karna jika Ryan mengambil tawaran dari mertuanya, otomatis Ryan mempunyai tanggung jawab yang lebih atas apa yang sudah di berikan padanya.. Lebih baik menjadi karyawan biasa dan berpotensi, di bandingkan duduk di kursi Ceo namun bukan pada bidangnya...


•°•


•°•


Kaleea dan Ryan keluar dari bandara dan langsung masuk kedalam mobil yang sudah menunggu mereka sejak tadi..


Braakk..


Kaleea menutup pintu dengan keras, yang mana membuat sang Supir terkejut dan mengelus dadanya. Di dalam hati sang supir bergumam jika anak dari majikannya ini belum berubah 100% masih sembrono dan biang rusuh seperti dulu..


''Ansat kaleea kayf haluk? '' (Nona Kaleea apa kabar?)sapa sang Supir sambil menjalankan mobilnya..


''Ta'mam Sir Kuna, Kayf halukum? (Baik pak Kuna, bagimana kaba anda?) tanya Kaleea balik..


''Zhen Alhamdulillah.'' (Alhamdulilah Baik Non.'') jawab sang Supir yang berasal dari Pakistan. Pak Kuna memang sudah lama bekerja di kediaman Arrashid menjadi supir kurang lebih 6thn lamanya..


"Hon, kita mau pulang kemana?'' Tanya Ryan pada Kaleea yang sedang asik menyenderkan kepalanya di bahu Ryan, sambil mengendus harum maskulin khas dari tubuh Ryan yang membuat Kaleea selalu kecanduan..


''Kemana aja, asal sama Kamu.'' bisik Kaleea sensual membuat Ryan menahan nafasnya sejenak.


''Hon, jangan memulainya.''


''Hehehe baiklah baiklah.'' Kaleea membenarkan posisi duduknya..


''Boleh gak kalau kita pulang ke rumah ibu dulu?'' tanya Ryan hati-hati karna disini juga bukan dirinya yang merindukan sang ibu. Istrinya pun pasti merindukan keluarganya, bahkan kerinduannya mungkin lebih besar di bandingkan dirinya yang memang sejak kecil sudah jauh dari ibu..


''Boleh, kan rumah Ummah sama ibu gak terlalu jauh, kita ke rumah ibu dulu istirahatnsetelah itu kita ke rumah Ummah.'' jawab Kaleea yang membuat Ryan tersenyum sambil mengelus kepala Kaleea dengan lembut..


Ryan pun menyuruh pak Kuna untuk mengantar mereka ke rumah Ibu Tuti terlebih dahulu..


Sedangkan di sisi lain•


•°•


•°•


REAL ESTATE DOMAX PROPERTIES•

__ADS_1


Affan baru kembali ke kantornya setelah menyelesaikan urusannya dengan Meda yang sejak semalam terus menghubunginya tiada henti! yang mana membuat Affan jengkel bukan main..


Di dalam lift, Affan memijat keningnya yang pening dengan permintaan Meda yang meminta dia untuk bekerja kembali di perusahaan nya, namun Affan dengan tegas menolak permintaan Meda karna Affan tidak mau berurusan dengan masa lalu.


Ting..


Pintu Lift terbuka bersamaan dengan Affan yang keluar dan berjalan ke ruangannya, namun Affan berpapasan dengan sekretaris barunya..


''Tuan anda sudah kembali?''


''Hem.''


''Saya hanya ingin mengabari, jika ada seorang gadis yang datang menemui anda tadi.''


''Siapa?''


''Kalau tidak salah namanya Yasmien tuan, jika saya tidak salah mengingat.''


''Ouhhh, apa dia masih di ruangan ku?''


''Tadi memang berada di ruangan anda Tuan, tapi saya lihat tadi pak Dayan membawa tamu anda ke ruangannya.'' Tutur Sekretaris baru..


Affan mengangguk dan menyuruh Sekretaris nya untuk kembali bekerja, sementara dia langsung melangkah ke ruangan Dayan..


Namun saat Affan sudah berada di depan ruangan Asisten probadinya, Affan berhenti ketika ingin membuka hendel pintu saat ia mendengar suara yang aneh dari dalam.


Aahhkkk..


"Pelan-pelan Kak."


"Maaf, saking semangat ingin merasakannya membuat mu terluka.."


"Tidak apa-apa kak, lanjutkan tapi pelan-pelan yaaaa."


"Baiklah."


Affan yang sedang menguping di luar pintu, entah mengapa dia merasakan sesak secara mendadak! menahan amarah bergemuruh di dada yang tiba-tiba hadir dan ingin meledak seperti bom waktu. Namun Affan menahannya, dan mengelus dadanya yang sesak lalu menempelkan telinganya kembali di depan pintu..


"Ihhh Kak jangan di colok-colok pake jari."


"Yash, kamu bisa diam gak sih!! Di colok-colok pake jari itu biar ada jalan untuk masukin ini."


"Tinggal tusuk lalu di hentak aja kak, nanti juga ada jalannya walau susah."


"Baiklah, kakak coba."


Aaahhhk..


*Argghhh..

__ADS_1


Akhirnya*..


"Ummmm Hemmm enak sekali Kak, ini membuat Yash ketagihan."


"Ummmm,, kan dah kakak bilang, jika sekali merasakannya kamu pasti menginginkan nya lagi dan lagi."


Sungguh, kali ini Affan sudah mengeluarkan tanduk api yang siap mendobrak pintu yang ada di depannya. Pikiran Affan benar-benar Sudah berburuk sangka hingga Affan mundur selangkah kebelakang dan___


BRAAAAKK..


Affan mendobrak pintu itu dengan kencang! membuat Yasmien dan Dayan, yang sedang menikmati Durian terkejut bukan kepalang..


''Kakak.''


''Affan.''


Yasmien dan Dayan memanggil nama Affan secara bersamaan..


''KALIAN SEDANG APA HAH?!! teriak Affan menggema sambil berkacak pinggang.


Sedangkan Yasmien dan Dayan saling pandang, lalu Dayan menunjukkan Durian yang sedang mereka cicipi.. ''Kita sedang memakan Durian, mengapa kau dobrak pintu itu? aku tidak menguncinya.'' kata Dayan sambil memasukkan satu Durian yang ada di tangan ke dalam mulutnya..


Sedangkan Affan salah tingkah dan malu, saat dia mengira jika Dayan dan calon istrinya sedang melakukan hal yang tidak-tidak..


Khem..


Affan berdehem lalu melangkah ke arah sofa walau dalam hati merasa malu setengah sadar.. ''Apa yang kalian makan sampai-sampai aku mengetuk pintu tidak kalian dengar.'' bohong Affan..


''Hah masa sih? aku tidak mendengar ada yang mengetuk pintu.'' ucap Dayan dengan mulut yang penuh dengan Durian. ''Apa kau mendengarnya Yash?''


Yasmien diam lalu menggelengkan kepalanya. ''Tidak, tapi aku tidak tau karna fokus ku lebih ke durian.'' jawab Yasmien dengan mulut penuh..


Affan melihat Yasmien yang sedang memakan Durian, langsung menarik tangannya hingga Yasmien berdiri. ''Ayo ikut aku.''


''Aahh Kak, aku belum selesai memakannya''




...•°•°•°•...


...Hayooo kalian tadi mikir apa.?...


...🤣🤣🤣🤣...


...Jangan lupa yaa Like setelah membaca.....


...Malu donk kalian yang baca tapi nggak like, hargai Author dan saling suport yaa.....

__ADS_1


__ADS_2