
Tak pernah Siska bayang seumur hidupnya dia akan menyaksikan adegan perpepewan yang mana membuat si Meky nya cenat cenut tak karuan hingga ngacai ngarambai..
(Apa itu bahasa Indonesia nya ngacai ngarambai, author poho alias lupa.)
Ahhh..... Ganooo ummmm..
''Fasterrr baabyy.'' racau Gano yang sudah tidak tahan dengan rasa nikmat yang dia rasakan, sampai-sampai urat nadi, urat syaraf dan urat urutan semakin menengang tak kala Gano mempercepat ritmenya.
Mata mereka saling terpenjam dengan racauan-racawan lacnut dari bibir keduanya. Hingga pada akhirnya Gano mengerang panjang saat ia mendapatkan pelepasannya..
Aarrgghh...
Gano menghentakkan pinggulnya, dengan dalam membuat Maria melototkan matanya. ''Shiiit! Gano apa yang kau lakukan!'' Teriak Maria saat Gano menyemburkan para kecebongnya ke dalam rahimnya.
''Apa?'' Gano belum menyadari apa yang sudah dia lakukan, harap maklum Gano sedang fase Fly jadi dia masih linglung..
''Ck,, Kau mengeluarkan nya di dalam Gano! bagaimana kalau aku hamil.'' Maria mendorong tubuh Gano..
''Bagus donk jika kau hamil, kita bisa menikah dan hidup bahagia bersama anak-anak kita nantinya.''
''Jangan gila Gano, aku sekarang kekasih Kakak mu! bagaimana aku menikah dengan mu..'' Gerutu Maria turun dari ranjang melangkah ke kamar mandi, sementara Gano membuang mukanya dengan kesal karna Maria tidak mau menikah dengannya dan lebih memilih Kakak nya..
''Memangnya apa bedanya aku dan Agam? Sialan.'' Gerutu Gano menutup mukanya dengan bantal..
Sedangkan Siska langsung mematikan poselnya setelah ia merekam semua percakapan antara Maria dan Gano, Siska tidak mengambil video di karna kan Gano dan Maria benar-benar telanjang! bahkan Siska dengan jelas melihat alat tempur milik Gano yang sudah meleot seperti pisang yang sudah terlalu matang..
__ADS_1
Rezki nomplok yaaa Sis...
''Aku harus pergi dari sini, sudah satu jam lebih aku bersembunyi di sini dan mata perawan ku sudah ternodai oleh si Kober.'' Siska celingak-celinguk melihat Gano yang masih menutupi mukanya dengan bantal..
Siska merangkak dengan perlahan tanpa menimbulkan suara, hingga sampai ke depan pintu lalu keluar dari kamar yang sudah membuatnya panas dingin..
Huufffttt "Untunglah.''
Namun saat Siska berhasil keluar, secara bersamaan Maria juga keluar dari kamar mandi dan melihat pintu tertutup yang membuat Maria mengerutkan keningnya.
''Siapa yang datang?'' Gumam Maria
•
•
•
•
Di dalam ruang UGD para Dokter dan Suster bisa bernafas dengan lega karna peluru di dalam dada Dayan sudah berhasil di keluarkan dan sudah berhasil melewati masa keretis..
Kabar itu pun sudah di dengar oleh semua anggota geng Gesrek dan semua keluarga bisa bernafas dengan lega karna Dayan selamat. Sedangkan Omar dan Asad mereka langsung berpamitan pergi setelah mendengar jika Dayan sudah selamat, mereka berdua akan pergi ke kantor polisi menyelesaikan Nurriah ibunya Dayan..
Sedangkan Susi menghampiri Tuti yang sedang menenangkan Sha Sha, ia merangkup kedua tangannya dan menunduk meminta maaf atas apa yang sudah terjadi. ''Mbak maafkan aku, karna semua kesalahan berawal dariku.''
__ADS_1
''Heiii apa yang kamu katakan, ini bukan salah mu dan siapa juga yang mau berada di posisi seperti ini, lebih baik kita berdoa untuk kebaikan semuanya dan berdoa supaya Dayan cepat sembuh agar pernikahan ini bisa di lanjutkan lagi.'' Ujar Tuti mengelus pundak Susi..
Tuti melihat semua orang masih di sini, lalu menyuruh semua keluarga untuk pulang terutama menantunya Kaleea yang sedang hamil besar untuk beristirahat..
•
•
•
KANTOR POLISI•
Asad dan Omar tengah berdiskusi dengan Nurriah yang sejak kedatangan mereka hanya diam saja, Omar dan Asad memberi tahu jika Dayan sudah melewati masa keritisnya dan sekarang dia sudah berada di ruang inap..
Asad juga menawarkan perdamaian pada Nurriah, jika Nurriah mau menerima anaknya sebagai menantunya makan Nurriah bisa keluar dari sini tanpa harus mendekam di penjara.. Setelah cukup lama menimbang, akhirnya Nurriah mengangguk dan mau menerima Sha Sha sebagai menantunya..
Asad dan Omar saling pandang dan mengangguk lalu menjamin Nurriah dengan suka rela, tanpa Asad dan Omar ketahui jika Nurriah sudah memiliki rencana lain agar anaknya tidak menikah dengan Sha Sha..
''Sampai kapan pun aku tidak sudi, kita lihat saja kalian akan hancur.'' Gumam Nurriah dalam hati.
•
•
Lalu apa rencananya?
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE...
...KIRIM BUNGANYA DONK...