Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs Ceroboh Part 21.


__ADS_3

DOMAX BUILDING•


...•••••...


Di sebuah ruangan ada sepasang kekasih dari atasan dan sekretaris yang sedang duduk berdua di sofa. Affan tersenyum melihat kekasihnya sedang membuka kotak makan siang yang sengaja dia bawa dan dia sendiri yang membuatnya..


Meda mengerutkan keningnya saat melihat isi dari kotak itu, lalu menatap Affan meminta jawaban apa yang di depannya ini..


Affan yang peka langsung tersenyum bangga dan menjelaskan makanan apa itu. ''Itu nasi goreng khas Indonesia yang sengaja aku buatkan untukmu, makanlah dan coba nikmati makanan yang aku buat dengan penuh rasa cinta..


Meda menghela nafasnya, saat mendengar atasannya yang sekarang mejadi narsis yang begitu berlebihan dan lagi sekarang Affan suka sekali memuji dirinya sendiri di depannya..


''Baiklah aku coba.'' Meda mau tidak mau menyuapkan satu sendok nasi kedalam mulutnya, namun saat Meda mengunyah makanan itu alangkah terkejutnya Meda saat tau rasa nasi goreng ini begituuuuuuu...




Beberapa jam sebelumnya•


Affan pulang ke Qars tanpa memberi tahu Meda, ia pergi ke arah dapur yang mana membuat para khadimah gempar saat melihat Tuan mudanya pergi ke dapur..


''Almuealim alsaghir.'' (Tuan muda) ada yang bisa di bantu?'' Tanya Radiah sebagai kepala pelayan..


''Siapa Tuan muda?'' Tanya Affan sambil melepaskan Thasub yang dia pakai. ''Suruh para khadimah (Art) pergi dari dapur, karna aku akan memakainya sebentar.'' Ucap Affan sambil mencuci tangannya..


Radiah sedikit tertegun dan bertanya dalam hati, namun ia tidak mau banyak bicara dan hanya mengangguk lalu menyuruh para Art untuk keluar dari tempat tongkrongan mereka..


Sedangkan Affan, langsung mengeluarkan bahan yang akan dia masak lalu mencucinya..


Sreng..


Sreng..


Dengan telaten dan mahir Affan membuatkan nasi goreng untuk kekasih barunya itu. Namun ketika ia akan mengambil garam, ia mendengar ponselnya berdering lalu menjawab panggilan telpon dari sahabatnya tanpa dia sadari jika yang dia ambil bukan garam, melainkan gula..



Masa sekarang•


''Ada apa dengan mu? apa makanan ini begitu lezat sampai-sampai kamu tidak bisa berkata-kata?'' Tebak Affan yang di jawab gelengan oleh Meda..


Meda menelan nasi itu dengan susah payah, lalu ia mengambil minum dan menghabiskan nya dengan sekali tegukkan..


Gluk..


Gluk..

__ADS_1


Ahhh..


Tenggorokan Meda sudah nyaman, dia benar-benar tak menyangka jika makanan yang di buat Affan begitu manis bahkan terlalu manis..


''Tuan apa ka__


''Eum Eum Em, jika kita sedang berdua maka panggil aku Sayang.'' Ucap Affan membuat Meda melototkan matanya, namun ia tidak punya pilihan lain selain menurut dengan Tuan pemaksa di depannya ini..


''Saa_ Khem.. Sayang, apa kau mencobanya saat membuat nasi goreng ini?" Tanya Meda yang mendapati gelengan sebagai jawaban..


''Aku tidak mencobanya, namun aku sangat yakin jika rasanya enak.''


Meda menyunggingkan bibirnya lalu menyodorkan nasi goreng yang ke arah Affan. ''Jika benar ini sangat lezat, coba kau cicipi sedikit saja agar tau rasanya..''


Affan mengambil sendok dan menyuapkan satu sendok nasi kedalam mulutnya dannnn..


Huuuuweeekkk..


''iiiiyyuuuukkk Manis!'' Teriak Affan lalu mengambil minum, Sedangkan Meda tertawa saat melihat Affan mencicipi rasa masakan nya sendiri..


Affan menoleh dan melihat kekasihnya itu menertawakannya, ia langsung saja menarik tengkuk Meda dan mencium bibirnya dengan rakus..


Hhmmptthh..


Saat kedua bibir itu saling bergulat manja, pintu terbuka bersamaan dengan Lintang masuk. Yang mana membuat Lintang melototkan matanya lalu berkacak pinggang..


Soaaaaaannggg....


"Ummah?''


Lintang berjalan lalu menjewer telinga Affan. "Dasar soang! main nyosor anak orang aja.''


"Auuu Ummah apa yang kau lakukan!''


''Hah rasakan ini, kalian belum nikah sudah main sosor-sosoran!'' Lintang semakin kencang menjewer telinga anaknya.


''Ya ampunnnn kamu itu keturunan siapa sih! padahal Abba mu itu baik dan sopan sama wanita.'' Teriak Lintang


Author : He,eleeehh udah lupa apa pura-pura lupa? laki situ dulu belum kawin sama *kamu u*dah main gesek menggesek aja si surotong di pahamu lupa yaa?''


Lintang : Muheheheh Author ilove u, jangan buka aib yaaa..




...•••••...

__ADS_1


Sedangkan Kaleea baru keluar dari kamar mandi, namun sekarang dia tidak memakai handuk keluar dari kamar mandi melainkan sudah di baju rapih, yang mana membuat Ryan mengerutkan keningnya...


''Mengapa dia tidak seperti biasa?'' Gumam nya dalam hati..


Kaleea melewati Ryan begitu saja tanpa sepatah kata pun semenjak Ryan pulang, karna Kaleea masih kesal jika Ryan pergi tanpa berpamitan kepadananya..


''Ella..


Kaleea menoleh. ''Iya Kak.''


''Kamu sudah makan?'' Tanya Ryan mengikuti Kaleea kedalam kamar Kaleea lalu duduk di kasur dan melihat Kaleea duduk di meja rias..


''Aku belum lapar kak, jika Kakak sudah lapar makan aja duluan.'' Jawab Kaleea tanpa melihat Ryan..


Ryan yang bingung dengan sikap dinginnya Ella, tidak seperti biasanya yang selalu menempel padanya dan selalu meminta Wik-wik di setiap waktu dan di setiap saat..


Kini dirinya yang ingin mengajak wik-wik malah Kaleea yang acuh padanya, yang mana membuat Ryan bingung harus memulainya dari mana..


''Kaleea kamu baik-baik saja? jika kamu ada yang tidak suka, coba bicarakan baik-baik dengan Kakak.''


Kaleea menghela nafas, lalu menoleh ke belakang dimana ada Ryan yang sedang duduk di kasur sempit miliknya..


''Hanya tidak suka saja, saat Kakak pergi tanpa pamit kepadaku.'' Jawab Kaleea lalu berbalik ke arah cermin kembali dan memoleskan Skincare di wajah cantiknya..


Ryan terdiam, karna dia tau letak dimana kesalahannya lalu berdiri dan memeluk Kaleea dari belakang. ''Maafkan Kakak, Kakak janji kedepannya tidak akan meninggalkan dirimu lagi dan pamit kepadamu jika Kakak akan pergi.'' Ucap Ryan..


Sedangkan Kaleea mengerjapkan matanya beberapa kali, saat dia di peluk mesra oleh suaminya. ''Kak, jangan seperti iniiii aku takut khilaf.'' Ucap Kaleea dengan jantung yang sudah tidak bisa terkontrol.


Kontrol yaaa Ziyeng kontrol..


Ryan tersenyum dan membalikkan badan Kaleea lalu mengambil nafas panjang dan sedikit ragu untuk menyampaikan ke inginkan nya. ''Ella, apaaaa mmmm bolehkah kitaaaa mmmm..'' Ryan sangat gugup saat dirinya ingin mengatakan jika meminta haknya sebagai suami..


''Apa kak?''


''Ituuu, apa kitaaa ummmm.''


DUUUTT__


''Heh, suara apa itu?'' Ryan terkejut saat mendengar suara kentut yang sangat bom bastis..


Kaleea menyengir sambil melototkan matanya, ia tak menyangka akan kentut di dahapan Ryan. ''Hehehe sorry kak, aku sakit perut dan harus menyetor ke kamar mandi dulu.'' Ucap Kaleea yang yang langsung berlari terbirit-birit..



...•••••...


...Like.....

__ADS_1


...Voteeeeeeeeee.....


...Kasih bungaaaaaa jangan lupaa...


__ADS_2