
Affan dan para polisi, tengah berada dalam perjalanan menuju tempat dimana Yasmien di culik. Mereka semua sudah menyusun strategi agar tidak baku hantam dan mengorbankan nyawa yang tidak bersalah..
''Kami yakin istri anda baik-baik saja Tuan.''
''Ya, semoga saja begitu.''
...........
Beberapa menit kemudian#
Mereka semua telah sampai di titik lokasi, namun mereka memarkirkan mobil agak sedikit jauh dari gudang agar tidak membuat para penculik kabur saat mereka datang..
Para polisi membagi tugas untuk mengepung tempat ini, sedangkan Affan dan sang kapten bersama yang lainnya kini berdiri di depan pintu gudang..
''Siap?
Semua mengangguk. ''
1
2
3
BRAAAAKK ....
Pintu gudang di budak dengan sangat kencang hingga pintu itu tak berbentuk. ''Jangan bergerak.!! Teriak salah satu polisi langsung masuk, membuat para penculik dan Yasmien yang sedang bermain Gaple langsung mengangkat tangan mereka secara bersamaan..
''O'oooow...
__ADS_1
Para polisi yang mengira situasinya akan tegang, langsung menurunkan senjata mereka saat tau jika yang di culik dan para penculik tengah akur bermain Gaple dengan keadaan muka mereka hitam karna arang..
''Kakaaaaaa.'' Yasmien berteriak gembira saat suaminya bak super hiro menyelamatkan dirinya dari adegan penculikan yang sebenarnya sudah gagal total..
Affan memeluk Yasmien dengan erat, mencium pucuk kepala Yasmien beberapa kali karna merasa lega jika istri kecilnya tidak terluka sama sekali.
''Apa yang mereka lakukan pada mu Bey.? Tanya Affan yang langsung di jawab gelengan oleh Yasmien.
*Cup..
Cup..
Cup*..
''Mereka tidak melakukan apapun sayank, mereka juga hanya di suruh seseorang untuk menculik ku.''
''Suruhan.?
Sedangkan Affan mengepalkan tangannya dengan marah, karna orang yang dulu ingin melecehkan Yasmien berani mengganggunya lagi..
Affan pun menghubungi Dayan untuk mencari keberadaan pria itu..
.
.
...........
Sedangkan di kediaman Kaleea, Ryan terbangun dari tidurnya karna merasakan lapar yang tidak tertahan. Entah mengapa semenjak Kaleea hamil, dirinya sering kali terbangun malam hanya untuk makan atau pun ngemil.
__ADS_1
Ryan Khawatir jika ini terus terjadi, maka bagaimana nasib roti sobek yang selalu dia jaga selama ini agar si roti sobek berkotak delapan tidak di ganti oleh roti berbentuk O..
Namun apalah daya, jika hasrat laparnya lebih besar di bandingkan menyelamatkan roti sobek berkotak delapan miliknya..
''Aahhh, kenapa tidak ada makanan sih di dalam kulkas.!! Ryan merasa kecewa lalu menutup pintu kulkas dengan kencang..
Braakk!!
Entahlah akhir akhir ini Ryan sangat cengeng, cepat marah dan kesal. Harap di maklumi mungkin hormon istri yang sedang hamil, Untung saja Ryan tidak muntah-muntah..
''Kak, are u ok.?''
''Astagfirullah!! Hon kamu ngagetin aja.'' Ryan mengusap dadanya..
''Kamu ngapain sih Yank, di dapur jam segini bikin aku was-was aja tau nggak.''
''Aku cari makan Hon laper banget, tapi di kulkas nggak ada makanan.''
''Kan emang kulkas kosong, besok kan kita mulai pindahan ke rumah baru.''
''Aaahhh laperrrrrrr.''
''Bikin Indomie mau nggak.? Tawar Kaleea yang ingat jika di lemari ada indomie milik Tantan..
''Emng kamu bisa masak indomie Hon? kita kan nggak pernah stok indomie, gak usah lah takut kompornya meleduk.'' Ucap Ryan mengelus perut Kaleea yang masih datar..
''Mangkan nya temenin.''
Demi suami tercinta yang merasakan lapar tiada tertahan, anak sultan yang tidak pernah masak pun nemplung juga di dapur..
__ADS_1
.
...........