Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh ~S2


__ADS_3



9j,5mnt+ akhirnya Shasha dan putri kecilnya Dayyi telah sampai di Bandara Internasional Zurich. Yaaa kota yang di gadang-gadang kota mahal ini harus membutuhkan uang yang banyak karna biaya hidup di Swiss termasuk tinggi.


Sebulan perlu menyediakan sekitar 1,000 hingga 1,400 EUR (Rp. 16-23 juta) untuk tempat tinggal, makanan, transportasi, dan kebutuhan lainnya. Zurich adalah kota paling mahal di Swiss.


Swiss mempunyai banyak sekali kota yang terkenal akan pariwisatanya, yaitu kota Bern, Zurich, Lucerne, dan masih banyak lagi. Banyak sekali objek wisata favorit di Swiss yang bisa di kunjungi meliputi wisata alam, wisata bersejarah, taman bermain, dan masih banyak lagi. Terlebih Swiis juga sering menjadi tempat syuting untuk para Bollywood mania atau yang sering kita ketahui film India..


Apa lagi Shasha ingin sekali berkunjung ke Uetliberg merupakan wilayah pegunungan di Swiss yang menghadirkan panorama seluruh kota Zurich dan danau Zurich. Lokasi ini terletak di perbatasan antara kota Zurich, Stallikon dan Uitikon. Puncak yang paling terkenal adalah Uto Kulm yang sudah masuk wilayah kota Stallikon..


•••••


Shasha dan Dayyi tidak langsung keluar dari bandara, mereka malah berkeliling terlebih dahulu dan melihat barang-barang yang ingin mereka beli.. ''Mom lihat itu, aku ingin membeli itu.'' tunjuk Dayyi sambil berlari melihat mainan, permen, serta coklat yang di pajang membuat Dayyi tertarik untuk melihatnya.


''Jangan berlari, beli permen hanya boleh saya yaaa.'' Teriak Shasha melihat anaknya yang sangat antusiasi, lalu Shasha kembali memilih cemilan dan minuman untuk mereka makan saat mereka sampai di penginapan nanti.


Sedangkan Dayyi memasukkan satu mainan ke dalam keranjang yang dia bawa, lalu Dayyi memilih permen yang ia sukai tapi Dayyi juga bingung karna permen di kedua tangannya sangat menggiurkan namun Dayyi harus memilih salah satu permen itu..


Tanpa Shasha dan Dayyi sadari jika Dayan dan Mark berada di toko yang sama membeli minum, entah mengapa Dayan tiba-tiba ingin masuk dan membeli minum karna tenggorokan nya kering secara mendadak.

__ADS_1


Ketika Dayan mengambil minuman, netra mata nya tidak sengaja melihat Dayyi yang sedang memilah dan membolak balikan satu pack permen di tangannya. Entah mengapa saat netra matanya memandang gadis kecil itu membuat Dayan langsung tertarik, dan merasa lucu dengan tingkah gemas yang di lakukan Dayyi.


Dayan melihat kanan kiri, lalu kakinya melangkah dengan perlahan menghampiri Dayyi yang sedang fokus pada permennya. Dayan tersenyum jahil saat ia sudah berada di depan Dayyi lalu Dayan melipatkan kedua tangannya di dada. ''Eleh, anak kecil so'soan baca description.'' ledek Dayan pada Dayyi.


Dayyi mendongkakan kepalanya lalu mencibikkan bibirnya, ''Maaf paman, kalau paman menanyakan panti jompo aku tidak tau.'' ketus Dayyi tak suka.


''Ummmm.'' Dayan mencubit pipi Dayyi dengan gemas, namun Dayyi langsung menepisnya, "Paman jangan cubit-cubit, memangnya aku ini anak kecil apaan! Dasar mesum."


Ingin sekali Dayan tertawa terbahak-bahak saat Dayyi mengatakan jika dia mesum. Dayan pun langsung berjongkok mensejajarkan tingginya dengan Dayyi. "Heii aku bukan paman mesum, hanya saja aku tidak suka melihat gadis kecil yang sok pintar sepertimu hum.'' ledek Dayan dengan muka tengeilnya, ''Apa? tidak suka, mau berkelahi denganku?" Goda Dayan menantang Dayyi sambil membusungkan dadanya..


Bugh..


"Eeleh anak mami rupanya hem." Ejek Dayan yang suka sekali melihat Dayyi kesal..


Sedangkan asisten Mark baru saja menutup telpon dari seorang dokter kepercayaannya, lalu ia menghampiri Dayan yang sedang menggoda gadis kecil.


Khem.. "Tuan, apa yang sedang anda lakukan?." Asisten Mark berdiri di belakang Dayan..


Dayyi dan Dayan mendongkakan wajah mereka secara bersamaan, dan itu membuat Dayan tersenyum lalu menoleh pada Dayyi. ''Hei gadis kecil, kau bilang mau mengadu pada ibu mu! aku juga bisaaa mengadu pada Kakek ku.'' Dayan berdiri di belakang Mark, yang mana membuat Mark memutar matanya ke atas dengan malas..


''Oh yaa ampun sejak kapan profesiku berganti menjadi Kakek Kakek!'' gumam Dayan dalam hati.

__ADS_1


''Sayanggg.'' Panggil Shasha dari lorong ke dua mencari anaknya. Sedangkan Dayyi yang sudah kesal berkacak pinggang. ''Eh paman! aku harap kita tidak akan bertemu kembali.'' Dayyi membuang muka lalu pergi ke arah Shasha.


Sedangkan Dayan yang mendengar suara Shasha, kepalanya berdengung dan sakit secara bersamaan. Suara dengan panggilan Sayang terasa tidak asing di kepalanya..


''Tuan, anda baik-baik saja.''


''Mark kepalaku sakit, telingaku berdengung.''


Mark terdiam, ia mengira jika yang di alami oleh Dayan adalah efek obat yang sering Dayan konsumsi selama ini. Yaa, Mark sudah mengetahui obat apa yang di berikan oleh kepala mansion di rumah Bernard pada atasannya ini. Dan itu membuat Mark tak suka dan akan mencari tahu mengapa keluarganya sendiri ingin menghilangkan ingatan atasannya.


''Tuan, lebih baik kita segera pergi ke penginapan yang sudah saya siapkan.''


''Baiklah.'' Dayan melangkah pergi menuju ke vila yang sudah di sewa untuk beberapa minggu kedepan. Begitu pun dengan Shasha dan Dayyi yang juga pergi menuju ke Vila yang sama, di mana Dayan dan Mark berada..


Entah itu sebuah kebetulan atau memang mereka sudah di takdirkan bersama, yang pasti gairah cinta kedua Tuan muda Cleo Bernard as Dayan akan bersemi dan tumbuh kembali kota Zurich...



...•••••...


...Jangan lupa like setelah membaca, komen dan berikan dukungan kalian dengan vote dan poin berupa bunga dan satu kebon jika punya wkwkkwwk Othor ngelunjak😝😝...

__ADS_1


__ADS_2