
DI NEGARA YANG BERBEDA•
...•••••...
•
BRAAAKKK..
Pintu apartemen terbuka dengan sangat keras membentur dingding akibat tendangan seorang pria yang sedang menahan amarahnya..
Ayman menarik paksa tengan Aurell yang sudah bertindak bodoh dan sesuka hatinya, beberapa menit yang lalu Ayman mendapatkan kabar jika Aurell sedang berada di klinik aborsi yang mana membuat Ayman murka saat tau jika Aurell sedang hamil..
Aurell yang di tarik paksa sedari tadi, mencoba meronta dan melepasakn cengkraman yang teramat sakit di pergelangan tangannya. ''Lepasakan!'' Teriak Aurell mencoba untuk menepis namun tak bisa, karna cengkraman itu sangatlah kuat.
Sreeett__
Ayman menepis tangan Aurell dengan kasar, lalu menatap tajam pada wanita yang sudah menghiasi harinya yang sangat bergelora dengan penyatuan yang sering mereka lakukan..
__ADS_1
''Apa kau sudah gila Hah! untuk apa kau berada di klinik aborsi?'' Teriak Ayman menggelegar di ruang tamu apartemen milik mereka..
Aurell menunduk dan terdiam karna takut, ia tidak pernah terpikir jika kekasihnya akan mengetahui jika dia pergi ke klinik aborsi.
Mulutnya seakan bisu dan tidak berani menjawab pertanyaan sang kekasih, karna memang bingung harus jawab apa.
''Jawab aku Aurell.'' Sentak Ayman sudah tak kuasa menahan gejolak emosi di dalam jiwanya, ia tidak pernah menyangka jika wanita di depannya sedang mengandung bayi miliknya, dan terkejut mendapatkan kabar bahwa Aurell akan membunuh bayi yang ada di dalam kandungan nya Bahkan bayi itu belum lahir kedunia, sungguh Ayman merasa kesal dan emosi melihat prangai Aurell yang tidak berbicara terlebih dahulu dengannya..
''Ak_akuuu...
Ayman yang mendengar ucapan Aurell semakin mengeraskan rahangnya, dan menatap tajam pada Aurell. ''Kau bodoh, wanita bodoh!! Apa kau pikir aku sejahat itu? aku memang pria brengsek dan hanya menginginkan tubumu! Tapi aku juga tidak sejahat itu hingga membunuh janin yang ada di dalam perutmu! Itu adalah bayiku dan milikku!! Bentak Ayman mengepalkan tangannya
''Dengarkan aku Aurell, lahirkan bayiku dan hidupmu akan terjamin sampai bayi itu lahir dengan selamat. Maka apapun yang kau inginkan akan aku penuhi! dan dengar, jangan sampai janin yang ada di dalam tubuh mu terluka atau semacamnya karna jika dia sampai kenapa-kenapa. Sudah pasti kau akan aku lenyapkan dari dunia ini.'' ucap Ayman dengan nada menekan, lalu keluar dari apartmen dan menghubungi anak buahnya agar mengirimkan seseorang untuk menjaga Aurell..
Sedangkan Aurell masih terdiam mencerna apa yang dia dengar. ''Apa yang dia katakan! memenuhi semua kebutuhan ku?'' gumam Aurell lalu tersenyum senang, karna dia akan mendapatkan pundi pundi dolar yang tidak akan habisnya..
''Ahahahah, aku akan kaya raya? hah ahahahah lihat saja, aku akan meminta apapun agar aku tidak lagi susah payah dan capek bekerja.'' Teriak Aurell gembira bahkan dia melompat lompat seperti anak kecil yang baru mendapatkan hadiah..
__ADS_1
Dhuk__
Aurell duduk dan mengelus perutnya, ia tersenyum senang karna kehamilan nya membawa berkah untuknya. Terlebih dia akan memanfaatkan kehamilan ini supaya digit number atm nya akan bertambah banyak..
''Tidak kusangka kau akan membawa keberuntungan untukku, baguslah jika Mr mau menerima mu. Karna keberadaan mu membawa aku menuju kekayaan.'' ucap Aurell tanpa rasa bersalah sebagai calon ibu.
Aurell tidak berubah sedari dulu, di otaknya hanya memikirkan bagaimana caranya agar pundi dolar masuk kedalam atmnya. Begitu pun dulu saat berpacaran dengan Ryan, dia selalu meminta apapun yang dia mau bahkan Ryan tidak pernah menolak permintaan Aurell..
Bodoh?
Ryan memang bodoh! kala itu bagi Ryan, Aurell adalah satu satunya wanita yang bisa membuat hatinya tenang dan damai. namun sekarang Ryan menemukan rumah seligus wanita untuknya bernaung walau mereka menikah karna terpaksa. Namun mereka bisa membuka hati dan menerima satu sama lain..
•
...•••••...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
__ADS_1