Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect vs Mrs. ceroboh Part 71.


__ADS_3

..."Terusik rindu yang menelusup di setiap kedipan mata. Dua hari menepak jejak bersama telah memagut gertar tak tersisa. Ku panjatkan doa di setiap sujudku, agar kamu lah satu-satunya wanita di dalam hidupku.....



...•••••...


Hari ini Ummah Lintang mengajak Affan dan Yasmien untuk memilih cincin pernikahan mereka, karna sudah di pastikan jika dua hari kedepan mereka akan sibuk dengan persiapan pernikahan secara tertutup dan akan mengadakan resepsi secara besar-besaran bulan depan..


Lintang sangat antusiasi dengan pernikahan sang anak, dan dia juga yang mengurus segala sesuatunya dari mulai hal kecil dan hal yang paling penting.. Mereka bertiga sedang duduk di sofa memilih cincin yang pas untuk Yasmien dan Affan di toko langganan Ummah Lintang jika membeli perhiasan.


Namun Ummah Lintang di buat kesal oleh sang anak, karna sedari tadi terus menggoda calon menantunya dengan gombalan-gombalan receh membuat Lintang ingin muntah mendengarnya..


''Kak ini bagus nggak?''


Yasmien menunjukkan jari manisnya yang sudah terpasang cincin yang sangat indah bertahtakan berlian, entah berapa karat! yang penting jangan karatan seperti hati para pembaca..


Weeewww 😝😝😝😝


Affan pun melihat jari jemari Yasmien dan melihat cincin itu. ''Cantik, sama cantiknya seperti orang yang memakai cincin ini.''


Cup..


Affan mengecup telapak tangan Yasmien. ''Kau tau Yash, kata orang jatuh cinta itu hanya sekali. Namun yang aku rasakan itu tidaklah benar, setiap kali aku melihat mu! aku selalu jatuh cinta.'' Ujar Affan yang entah kesekian kalinya mengucapkan kata kata indah yang membuat Yasmien bersemu di mabuk kepayang dengan kata-kata Affan.


Begitu pun dengan Pramuniaga yang berada di toko, mereka berteriak hiteris saat seorang Affan Arrashid begitu memuja calon istrinya. Karna Affan adalah pria ke dua yang terpopuler di Dubai setelah pangeran Fazza anak dari wakil presiden.


Namun tidak bagi Nyonya besar Lintang yang menampilkan mimik muda jijik dan ingin muntah.. ''Ya Ilahi, apa sebelum kesini dia terbentur yaaa apa jangan-jangan gara-gara semalam jatuh dari atas pohon hingga otaknya sedikit menggeser?'' Gumam Lintang dalam hati bertanya tanya.


Sedangkan Affan terus menggombal. ''Semoga di setiap har__


Srett.. Aahhkkk.


Affan terkejut bukan main saat rambutnya di jambak oleh sang Ibu. ''Heyy ibu tiri apa yang kau lakukan!''


''Sejak kapan pria pendiam seperti mu banyak bicara! apa lagi menggombal dengan kata-kata manis, membuat aku ingin muntah saja!''


''Dasar emak tiri gak punya perasaan.''


''Dasar abegeh labil yang baru kenal cinta.''


Kedua orang yang tak lain adalah ibu dan anak saling meledek satu sama lain, membuat semua orang tertawa melihat tingkah mereka termasuk Yasmien yang memang sudah tau jika calon mertua dan calon suaminya tidak pernah akur satu sama lain..

__ADS_1


Ketika Affan dan Lintang masih saling ejek satu sama lain, seorang wanita menyapa keduanya yang membuat Affan dan Ummah Lintang berhenti berdebat..


''Affan, Ummah.''


Anak dan ibu menoleh ke asal suara secara bersamaan, dan sedikit terkejut melihat Meda ada di depan mereka..


''Meda.''


Meda tersenyum dan menyalami Lintang sambil melirik Affan, sedangkan yang di lirik langsung bergeser ke sebelah Yasmien merapatkan tubuh mereka dan melihat Meda sedang C-A-P-E-R pada Ummah Lintang..


''Kakak.'' Bisik Yasmien..


''Hem..''


''Kenapa menempel?''


Affan menoleh dan tersenyum. ''Mulai hari ini aku akan terus menempel padamu seperti permen karet.''


''Ihhhh, geseran dikit napa Kak.''


''Sudah diam dan nikmatilah anugerah yang tuhan berikan padamu, karna akan memper'suami diriku yang tampan ini.''


''Tentu saja berasal dari mulutku, apa kamu ingin mencicipinya?'' goda Affan


Ck. Yasmien mencibikkan bibirnya, sedangkan Affan terkekeh dan mengacak-ngacak rambut Yasmien tanpa mau memperdulikan sang mantan yang sudah kesal dan mengeluarkan asap dari telinga dan lubang hidungnya melihay tingkah calon manten..


Dari dalam lubuk hati Meda iya amat menyesal telah melepaskan Affan dan selalu berfikir jika dia lah yang seharusnya berada di posisi Yasmien saat ini. Namun nasi sudah menjadi bubur, Meda tidak bisa berbuat apa pun selain meratapi nasibnya yang melepaskan berlian seperti Affan..


Meda selalu berandai-andai jika saja dia lebih cepat menyadari perasaan cintanya pada Affan, mungkin semua ini tidak akan terjadi..


Andai saja Meda tidak menuruti perkataan kedua orang tuanya, mungkin dia dan Affan sudah menikah dan selalu di manjakan oleh Affan..


Andai saja Meda tidak mengiyakan untuk menikah karna terlilit hutang, mungkin saja saat ini dia dan Affan sedang menikmati masa-masa berumah tangga..


Andai saja Meda mau terbuka dan membicarakan masalahnya dengan Affan, mungkin saat ini Meda tengah mengandung buah cinta mereka..


Dan itu Meda bisa dapatkan dengan berandai-andai, karna Meda sendirilah yang bodoh sudah melepasakan Affan yang dulu sangat mencintainya..



__ADS_1



Sedangkan di sisi lain•


Si biang onar sedang bersama suaminya menikmati momen berlayar di kapal pesiar milik keluarga Arrashid yang cukup besar dan mewah.. Ryan dan Kaleea sedang menikmati makan siang di lantai paling atas di tepi kolam renang, sambil melakukan video call dengan bi Mina dan Tantan...


Tantan dan Kaleea sangat merindukan satu sama lain, walau mereka suka bertengkar dan beradu argumen dan saling menyalahkan jika sudah membuat kerusuhan.


''Kenapa kau bersedih Hon?''


''Aku sedih karna Tantan ulang tahun, aku tidak ada disana dan membuat ulang tahun nya kacau.''


''Ish kau itu.'' Ryan berdiri lalu duduk di belakang Kaleea dan memeluknya dari belakang.. ''Dari pada sedih, lebih baik kita buat Ryan Junior mau nggak.'' bisik Ryan sambil merema*-remas dua squshy kembar milik Kaleea


Ahhhkk..


Kaleea sedikit menjerit karna Ryan merema*nya dengan kuat. ''Kak iihhh, aku sukaaa hehehe.''


Kaleea mengalungkan tangannya kebelakang, dan meremas rambut Ryan menikmati setiap sentuhan cumbuan di tubuhnya saat tangan dan bibir Ryan aktif merema* dan menjila* di setiap lekuk tubuh Kaleea..


Ummmhhh..


''Ayo kita lanjutkan di dalam.'' bisik Ryan sambil memangku Kaleea.


Kaleea mengalungkan tangannya di leher sang suami, lalu mencium bibir yang selalu membuatnya melayang. Mereka masuk kedalam kamar yang tidak jauh dari arah mereka dan mengunci pintu..


Kedua insan yang sudah di mabuk gairah, sedang menikmati surga dunia yang sudah halal mereka lakukan. Deru ombak dan langit yang cerah seakan mendukung mereka untuk melakukan adegan hareudang layaknya Don Masimo Torricelli dan Laura Biel di film 365 Days...



...••••...


...Udah pada nonton belum pelem nya.? kalau belum liat dulu gih🤣🤣🤣 tapi doce tanggung sendiri yaa. Nanti siang up lagi insyaallah.....


...Jangan Lupa Like...


...Like...


...Like...


...LIKE.KOMEN.VOTE...

__ADS_1


__ADS_2