
...••••••...
•
Semenjak pertengkaran hari itu, Nadia dan Siska jarang berbicara bahkan Kaleea memisahkan kamar mereka agar tidak terjadi sesuatu hal yang sudah, sudah terulang kembali..
Namun tetap Siska selalu mengawasi Nadia dari jauh, karna dia masih curiga dengan gerak gerik Nadia yang menurutnya mencurigakan..
Sebenarnya Ryan bersikukuh menyuruh Kaleea untuk memecat Siska, namun Kaleea tidak mau dan melarangnya karna Kaleea tidak enak dengan bi Mina yang mengusulkan Siska untuk bekerja di rumahnya.
Kalau Nadia, Ryan ambil dari agensi yang menyalurkan Art di salah satu Pt, namun Ryan tidak membaca dengan detail siapa Nadia dan dari mana asal usulnya yang terpenting bagi Ryan adalah kinerja Nadia bagus itu sudah cukup baginya.
•
•
•
''Hon, kemeja aku mana?'' Teriak Ryan dari arah ruang ganti yang mencari kemeja kesayangan nya yang selalu dia pakai namun kali ini tidak ada..
Kaleea menghampiri Ryan dengan perut yang sudah mulai membuncit, bulan depan mereka akan mengadakan tujuh bulanan di rumah mereka dan mengundang beberapa kerabat sodara termasuk Omar dan Lintang yang akan datang berkunjung ke Indonesia..
''Mungkin masih di ruang londry Yank, bentar yaa aku ambilkan dulu.'' Kaleea ingin melangkah, namun Ryan mencegahnya..
''Jangan Hon, perut kamu sudah besar jangan terlalu capek. Biar aku pakai yang lain aja.'' Ryan dengan buru buru mengambil baju kemeja yang lainnya..
Kaleea yang melihat ke arah lemari merasa bingung, mengapa kian hari kemeja suaminya seperti berkurang di dalam lemari. ''Apa Nadia belum mencucinya atau bagaimana yaa, perasaan kemeja banyak banget kok sekarang terasa melompong yaa? apa cuma perasaan aku ajaaa.'' Gumam Kaleea dalam hati..
Kaleea pun menggidikkan bahunya tidak mau ambil pusing, karna Kaleea pikir Nadia lupa untuk menaruh kemeja setelah di setrika. Lalu mereka berdua pun turun untuk sarapan setelah Ryan selesai berpakaian dengan rapih..
''Pagi Kak.'' Sapa Tantan dengan senyuman manis yang dia tunjukan, namun tiba-tiba__
Bletaaakk..
Aiiii
Kaleea menjitak kepala botak Tantan. ''Jangan nakal di sekolah Lu, anak orang di kerjain sampe nangis kejerrr.'' Ujar Kaleea yang mendapatkan kabar dari kepala sekolah jika Tantan suka mengerjai anak anak perempuan..
''Yeeeyy si Kakak, itu mah mereka aja duluan yang mulai Kak.'' Jawab Tantan sambil mengelus kepalanya yang terkena jitakkan oleh sang Kakak.
__ADS_1
Tak mau ambil ribet, mereka bertiga pun sarapan dengan tenang. Namun Kaleea merasa heran karna tidak melihat batang hidungnya Nadia sedari tadi.
''Sisss, kemana nadia?'' Tanya Kaleea saat Siska menuangkan air di gelasnya..
Siska yang di tanya hanya diam tidak tau harus jawab apa, karna Nadia sedari tadi pagi belum keluar dari kamarnya. Ia pun mau membangunkan Nadia tapi merasa tidak enak hati dan masih merasa dongkol..
''Kaya nya masuk ke kamar lagi dia Bu, kurang enak badan kali.'' jawab Siska.
''Ouhh ya udah biarkan aja dia istirahat jika kurang enak badan, boleh nggak tolong belikan aku petis jambu luar kompleks ini?''
''Boleh donk Bu, apa sih yang nggak buat ibu.'' Jawab Siska semangat, karna dia senang jika Kaleea tidak menghakimi dirinya berbeda dengan Ryan yang masih menunjukkan raut tidak suka padanya..
Untuk itu Siska pun kurang respek pada Ryan, tidak seperti awal awal Siska bekerja disini yang selalu menunjukkan senyum pada Ryan. Siska menunjukkan senyum bukan berarti Suka pada majikannya, namun Siska hanya menganggumi betapa tampannya seorang Ryan Adiwangsa.
Namun kini Siska lebih ke biasa saja jika berhadapan dengan Ryan, bahkan terlihat cuek dan berbicara apa adanya..
Hilang respek yaaa guysss..
•
•
Kini Kaleea tengah melambaikan tangannya pada Ryan dan Tantan yang akan berangkat ke kantor dan sekolah, tak berapa lama Siska juga berpamitan untuk membelikan buah yang di inginkan oleh Kaleea..
Setelah semua orang pergi, Kaleea masuk kedalam rumah dan menutup pintu. Ia yang tadinya ingin naik ke lantai atas, namun ia urungkan karna masih kepikiran dengan Nadia yang belum juga terlihat batang hidungnya.
Kaleea pun melangkah ke arah belakang, dimana kamar Nadia dan Siska beristirahat setelah seharian bekerja membereskan rumah..
''Naaad.'' Panggil Kaleea dari arah pintu dapur, namun tidak ada sahutan dari Nadia.
Kaleea pun melangkah lebih dekat kedepan pintu kamar Nadia, dan ia tidak sengaja mendengar jika Nadia sedang mengeluarkan suara ambigu dari dalam kamar, membuat Kaleea mengerutkan keningnya dan merapatkan telinganya pada pintu..
Namun sayang, Kaleea tidak mendengar suara suara yang dia dengar tadi! namun Kaleea kini mendengar suara seperti mesin yang sedang berfungsi hingga membuat Kaleea begitu penasaran yang luar biasa..
Yaaa kalian kan tauu ziyenggg, Kaleea itu sangat kepo nya luar binaza..
•
Kaleea pun melihat Kanan kiri ingin melihat apa yang sedang di lakukan Nadia di dalam sana. Kaleea berputar mengitari kamar Nadia dan menemukan pentilasi udara cukup besar untuk mengintip..
__ADS_1
''Kenapa rasa kepo ku berlebihan sih, tapi aku sangat ingin tau apa yang sedang di lakukan oleh Nadia.'' Gumam Kaleea dengan pelan sambil mencari kursi..
Kaleea pun dengan perlahan mengambil kursi lalu mengintip Nadia di dalam sana dengan jelas. Namun alangkah terkejutnya Kaleea saat ia melihat Nadia sedang melakukan Masturbasi..
Apa itu Masturbasi?
Masturbasi merupakan aktivitas sek**ual yang dilakukan oleh pria maupun wanita dengan merangsang alat kelamin diri sendiri untuk mendapatkan kepuasan. Atau masyarakat umumnya lebih mengenal istilah masturbasi ini cenderung dilakukan perempuan, sedangkan pada laki-laki aktivitas tersebut dikenal dengan istilah onan*** nie.
Paham ziyengku, penjelasan segitu aja sebab Author takut kalian saranghe..
Sedangkan di dalam Nadia sedang melakukan Itu dengan alat apa yaa namanya? pokonya semacam alat yang menyerupai si kemed hahahaah..
Bahkan yang lebih parahnya lagi, Nadia memakai kemeja dan kolor ijo milik Ryan yang mana membuat Kaleea melotot seketika saat dia menyadari jika kolor suaminya di jadikan alat fantasi oleh Nadia..
Ada hawa panas yang tiba-tiba muncul dari dalam dada Kaleea dengan memburu, tangan mengepal dengan kuat melihat pembantu yang tidak tau diri dengan wajah polos dan lugunya itu telah berani mendambakan suaminya dalam diam..
''Kurang ajar! Berani-beraninya dia Cihh.'' Kaleea meludah lalu turun dari kursi secara perlahan karna dia takut terjadi sesuatu dengan kandungan nya..
Dengan langkah cepat, Kaleea membuka pintu kamar Nadia
namun terkunci! Kaleea yang sudah marah pun menggedor pintu dengan kencang..
DORR.. DORR..
''Nadiaaaaa!!
''Nadiaaa bukaaa!!
Di dalam Nadia terkejut mendengar teriakkan majikanya, dia pun dengan terburu-buru merapihkan penampilan nya dan membereskan kekacauan di dalam kamarnya..
''Gawat!!!
•
Jeng jeng jenggggg apa yang akan terjadiiii🤔
...•••...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
__ADS_1