MUJAHADAH CINTA ZAKIA HUMAIRA

MUJAHADAH CINTA ZAKIA HUMAIRA
tertangkap nya alex


__ADS_3

Semua orang rumah sudha di beri kabar jadi mereka tak ada yang terkejut, bahkan Abah dengan sigap memberitahu tetangga jika mereka di suruh datang dan menyampaikan hal yang sesungguhnya agar warga tak panik. Sandiwara cukup normal tiada kejanggalan hingga tak ada hal yang mencurigakan apalagi bantuan Aris yang selalu merutuki kebodohannya ia meninggalkan Hamdan malam tadi. Karena mayat sudah di sucikan langsung di adakannya doa bersama, mayat akan di kebumikan pukul 10 pagi. Aulia pun yang mendapat kabar ia juga datang bersama orang tuanya, mama nya sedang menonton televisi seperti biasa pagi acaranya gosip. mama Aulia terkejut melihat berita ia langsung memberitahukan kepada Aulia. Karena Aulia sahabat dekat Zakia ia meski merasa sakit datang bersama papa dan mama nya yang menemani.


Tomi dan Niko menahan tawa ia melihat Aulia sedikit beda berjalan, ketika datang Aris langsung menghampiri istri nya. kaget saja istri nya datang tanpa memberitahu nya dulu bersama orang tua nya. Aulia langsung menangis di pelukan Aris sampai terisak.


" kak jam berapa kak Hamdan meninggal". tanya Aulia.


" kurang tau kakak juga belum dengar penjelasan, kakak datang Hamdan sudah di dorong untuk masuk ke mobil ambulance". dua sejoli menjadi pemandangan di sekitar hanya mereka saja yang tidak tau kebohongan itu.


Setelah si sholatkan mayat akan di kebumikan, keluarga mengikuti juga warga. Anita yang berperan sebagai Zakia menangis di papahnya oleh umma dan umi, jika mereka tau kedekatan kakaknya zidan mungkin Zidan yang akan memapahnya bukan umi dan umma. Aulia tak bisa mendekati Zakia saking padatnya orang juga Aulia tak bisa bebas bergerak karena masih merasa kesakitan.


Setelah prosesi pemakaman selesai tertinggal hanya Kiran, zidan, Niko dan temannya yang lainnya dan Anita masih menangis di atas pusara begitu juga dengan Aris dan istrinya. Setelah puas bersandiwara mereka masuk ke dalam mobil, ada seseorang yang melihat pemakaman itu dari jauh. Ya Alex datang bersama beberapa anak buahnya yang mengawal lengkap dengan senjata. Alex mendekati makam lalu ia tertawa seperti orang gila dia katakan semuanya.


" akhirnya kamu mati Hamdan, ini yang aku ingin kan sejak lama. tak sia-sia aku menyewa orang dengan sangat mahal bahkan tiga kali lipat"


" seharusnya sebelum mati kamu harus mengalami kesakitan yang menghujam hati dan seluruh tubuh mu. Tapi sayang aku tak berhasil melakukannya, istrimu lolos di tanganku padahal ia sangat cantik aku ingin bermain ranjang dengannya sejenak. lagi-lagi kau mengacaukan rencanaku.". Alex menginjak-injak makam itu.


Dari beberapa arah polisi sudah mengepung, ada yang merekam dan memvideo semua perkataan dan perbuatan Alex di sana. bukti sudah kuat jika Alex lah yang melakukan rencana pembunuhan kepada Hamdan. Namun polisi masih memilih celah bagaimana akan meringkus Alex tanpa ada Anggota lain yang terluka karena Alex membawa pengawal yang bersenjata.


dor...


satu tembakan ke arah bodyguard Alex yang langsung tersungkur, Rendi mengarahkan nya langsung. Bodyguard yang tersisa langsung melindungi Alex.


" bangsat siapa yang melakukannya".


dor dor dor


Alex menembak brutal namun polisi belum ada yang keluar. Alex dan yang lainnya panik


mereka sadar jika di jebak.

__ADS_1


" Turunkan senjata kalian atau kami tembak mati, kalian sudah di kepung". ucap salah satu polisi.


" sial..." umpat Alex.


" turunkan senjata kalian". perintah Alex kepada bodyguard nya.


Semua menurunkan senjata akhirnya beberapa polisi keluar hanya untuk umpan mereka sudah tau jika pasti Alex menyimpan senjata di lain bajunya. Alex dan yang lainnya langsung mengeluarkan senjata dan menembaki polisi, terjadi baku tembak namun polisi sudah memakai jaket anti peluru semua. Hanya satu yang tertembak tangannya dan langsung di amankan, semua polisi keluar mereka mengarahkan tembakan ke penjahat. Dengan waktu hampir satu jam baku tembak akhirnya mereka lumpuh tersisa Alex ia kehabisan peluru, Alex langsung saja mengangkat tangan menyerah. Polisi meringkus Alex dan kawanan yang lain hanya satu yang mati.


Dari sisi lain para sahabatnya keluar tomi langsung meninju wajah alex, ia yang sejak dulu tak sabar ingin memukul Alex.


" aghr..." teriak Alex.


" kamu dari dulu benar-benar biadab Alex" umpat Tomi yang sangat kesal karena banyaknya polisi Rendi menahan Tomi.


" Ha... tawa Alex menggelegar memang aku menginginkan temanmu ini mati, aku puas meski harus masuk penjara".


" kau bod*h Alex sangat b*doh, Hamdan belum mati ini adalah mayat orang lain yang aku kuburkan." Anita membuka cadarnya saat itu juga.


" aku menyamar sebagai Zakia. Kenapa kamu tak pernah berubah sejak dulu Alex, maafkan kami yang sudah melakukan ini".


" apa katamu Hamdan masih hidup, ha.... kau bercanda Anita".


" ya dia masih hidup, tak mungkin orang sebaik dia akan mati hanya karena kamu". Anita kesal ia di pegangi oleh Niko suaminya, amarah Anita juga membara.


" aku tak percaya ha..." Alex tertawa seperti orang gila. Niko mengarahkan video call ke arah Alex, Hamdan yang sedang menyaksikan dari tadi lewat vc.


" Bertaubatlah Alex selagi masih di beri kesempatan". ucap Hamdan dari seberang telepon.


" Hamdan kamu masih hidup".

__ADS_1


" ya, Allah masih baik padaku dan Ia juga baik padamu masih di berikan kesempatan taubat". ucap Hamdan.


Alex terdiam Tomi menyeringai sinis, ia ingin melayangkan tinjunya lagi namun di cegah oleh Rendi.


" sudah tom ia akan mendapat hukuman yang setimpal". Tomi masih mengepalkan tangannya.


Akhirnya Alex di bawa ke kantor polisi untuk di hakimi, dan pasti akan sangat berat dari sebelumnya. Aris tiba-tiba mendorong Tomi hampir saja tersungkur.


" kamu gila kenapa aku tak kamu beritahu, sahabat macam apa kau tom". ucap Aris melotot ke arah Tomi. semuanya malah tertawa cekikikan.


" sory kawan aku tak ingin mbuat mu menunda lagi malam pertama".


" Bahkan aku nangis kayak menangisi kekasihnya mati".


" jadi kamu nyadar". ucap Anita yang lain masih terkekeh.


" ya ampun sayang mereka mempermainkan kita". Aulia hanya mengangguk.


" maksud kami baik, acara pernikahan mu kacau gara-gara masalah ini dan tak mungkin lagi kami akan mengacaukan malam pertama mu kawan". ucap tomi lagi-lagi tertawa.


" berapa ronde semalam". bisik Niko namun di balas dengan pukulan dari Tomi.


" satu aja udah kesakitan".


" huaha.....". Niko ngakak pembaca tak tahan ia sampai memegang perutnya.


" hus kak" Aulia mencubit pinggang Aris.


Semuanya lega dengan tertangkapnya Alex, kini di rumah hamdan sedang di adakan syukuran atas keselamatan Hamdan buka kematian. Berita di media di informasikan lagi jika yang mereka lakukan hanya strategi agar Alex mengakui dan memberitahukan Hamdan ceo muda terkenal masih hidup. Semua yang mendengar berita sangat terharu, Hamdan terkenal sosok yang baik serta dermawan.

__ADS_1


___


bersambung


__ADS_2