MUJAHADAH CINTA ZAKIA HUMAIRA

MUJAHADAH CINTA ZAKIA HUMAIRA
melahirkan


__ADS_3

Semalaman kia sudah tak tidur nyenyak perutnya sedikit-sedikit mulas tapi ia tahan karena ingat dengan apa yang di katakan dokter Almira. Kia dikit-dikit bangun namun ia tidak membangunkan hamdan, Hamdan yang seharian mengunjungi semua bisnisnya terlihat lelah ia tidur sangat pulas. Umur kandungan nya memang sudah mencapai sembilan bulan tapi belum melewati taksiran tanggal lahir. Namun kia merasa mulas sejak semalam ia susah tidur, Hamdan terbangun ketika saat ingin memeluk istrinya kia tak ada. Zakia sedang berada di kamar mandi tiba-tiba terdengar suara teriakan dari arah kamar mandi kia sudah tak kuat untuk berjalan.


" mas ....". Hamdan langsung berlari ke kamar mandi.


" astaghfirullah sayang kenapa". tanya Hamdan panik.


" perutku sakit mas". kia meringis menahan rasa sakit.


Hamdan langsung mengangkat kia ia bawa ke ranjang lalu meneriaki Abah dan umma. spontan juga Abah dan umma loncat dari ranjang langsung menuju kamar Hamdan.


" ada apa hamdan". tanya umma panik.


" kia sakit perut ma". ucap Hamdan ia mencari nomor ponsel Almira.


" ayo cepat kita bawa ke rumah sakit seperti nya kia mau melahirkan, Abah siapkan mobil".


" i iya ma". Abah langsung ngiprit dengan masih memakan sarung untuk menyiapkan mobil.


" halo kak, kia sakit perut kata umma mau melahirkan". tanpa salam ataupun basa basi Hamdan mengutarakan kepanikan nya.


" kamu bawa ke rumah sakit nanti saya menyusul". lalu Almira membangun kan suaminya, ia menyuruh suster untuk menunggu anaknya dan Mr Jack mengantar Almira untuk ke rumah sakit.


Hamdan bergegas ganti pakaian dan memakaikan kia gamis kaos kaki serta cadar dan Khimar nya. umma juga ngiprit ganti gamis lalu ikut dengan Hamdan ke ruamh sakit. Hamdan membopong istrinya untuk masuk mobil kini Abah yang menyeetir padahal sudah lama sekali Abah tak bawa mobil.


" kenapa mobilmu alus gini Hamdan, enak euy". Abah malah membawa mobil ngebut cengengesan jalanan sepi karena tengah malam.


" Abah ati-ati kita lagi bawa calon cucu Abah, eh malah ngebut kayak anak muda aja bawa mobilnya". Abah malah cekikikan.


" udah lama ma Abah tak bawa mobil, mobil Hamdan enak banget Alus ngebut. besok Abah mau beli kayak gini juga" .


" ya ampun Abah udah tua aki-aki mana ngomongin mobil macam anak muda, ingat Abah sama umur sudah tua". kia masih saja meringis menahan rasa sakit, Hamdan geleng-geleng melihat orang tuanya adu mulut.

__ADS_1


" Mobil Ferarri macam pembalap pasti Abah keren pakeknya umma, nanti umma Abah ajakin jalan-jalan". kia ingin tertawa tapi ia meringis menahan sakit.


" isshhh... Abah sendiri aja tak mau umma malu sudah tua juga, mending pakai mobil yang Alus macem Alphard aja cocok buat aki-aki yang suka sakit punggung". Hamdan tertawa sembari mengelus perut istrinya.


" udah Abah jangan berisik liat kia kesakitan ini, sayang jangan bikin umi sakit perut ya kalau mau keluar ya keluar aja".


plakkkk...


umma menabok lengan Hamdan .


" Emang begitu harus nya orang mau lahiran itu rasanya sakit Hamdan kalau tak kerasa sakit malah bahaya". ucap umma ikut mengusap perut kia.


Sudah sampai di sana udah Almira juga Mr Jack karena jarak rumah sakit mereka lebih dekat dari pada rumah Hamdan. Hamdan langsung membopong tubuh kia untuk di bawa ke ruang bersalin.


" mas sakit..."


" iya sayang tahan ya, sudah ada kak Almira". Hamdan juga panik tak tega melihat istrinya kesakitan.


Almira memeriksa kia, Almira malah tersenyum ternyata bukaannya sudah cukup.


" mana kerennya Abah bawa mobil Ferrari pakai sarung". Mr Jack yang mendengar tergelak hanya Abah saja tadi yang tak sempat ganti baju. Abah garuk-garuk kepala di lihat dengan suster yang lain.


" tapi Abah tetep keren yang penting kan naik Ferrari". ucap Mr Jack membuat Abah tertawa.


" tuh apa Abah bilang ma, Abah keren kan besok abah mau beli".


" tak usah abah bisa-bisa umma di tinggalin di jalan gegara Abah sakit punggung, mending mainan sama cucu di rumah. udah sini kita berdoa semoga persalinan kia lancar cucu kita dan kia selamat". mereka menunggu dengan harap-harap cemas.


Di dalam Hamdan yang menemani kia tampak khawatir karena memang baru pertama kalinya melihat orang melahirkan dengan nyata. Kia mengejan tiga kali sampai ia lemas karena semalaman kia tak bisa tidur. Dengan ucapan bismillah di terakhir mengejan akhirnya bayi kia berhasil keluar. Hamdan senang melihatnya kia lemas namun Almira langsung memberinya oksigen. bayi menangis cukup kencang, bayi berjenis kelamin laki-laki di bersihkan oleh perawat. Hamdan masih menemani istrinya ia terus usap kepala kia di ciumnya wajah sang istri kebahagiaan terpancar dari keduanya.


Di luar Abah dan umma yang mendengar suara tangis bayi merasa lega semuanya mengucap Alhamdulillah. umma menangis terharu di peluknya oleh Abah, Mr Jack justru terharu melihat kedua sosok paruh baya itu meski tua masih mesra harmonis membuat para suster iri meski Abah pakai sarung dengan penampilan acak-acakan.

__ADS_1


" akhirnya kita punya cucu keturunan asli Abah ". umma sembari menangis.


" Alhamdulillah ma Allah mendengar doa kita, Hanafi juga pasti di sana bahagia melihat kita kini bahagia.".


" terimakasih sayang sudah berjuang untuk melahirkan anak kita dia tampan sekali". ucap Hamdan yang kini melihat bayinya ia akan mengadzani. kia tersenyum juga menitikkan air mata kini ia menjadi seorang ibu.


Setelah kia sudah dibersihkan baru semuanya di perbolehkan masuk. Umma langsung mencium kia menantunya itu, berterima kasih sudah berjuang melahirkan cucunya. Umma sebentar menggendong cucunya ia gemas juga lucu.


" mirip Abah kan umma siapa dulu kakeknya". umma mencebik.


" mana ada ini mirip Abah ini mirip kakek satunya lebih keren".


" bukan coba umma liat ini mirip Abah".


" mirip laki-lakinya". semua tertawa.


" jangan rebutan yang pasti ini mirip Hamdan Abah, yang bikin itu Hamdan. Hamdan yang capek-capek keringatan". kia memukul lengan suaminya ia malu.


" terima kasih nak Almira sudah membantu proses kelahiran cucu umma".


" itu sudah tugas saya ma, alhamdulilah lancar sekali proses lahirnya." Almira di dekati Mr Jack lalu di rangkul pinggangnya ia bangga punya istri Almira.


" maaf umma saya harus pulang dulu, kalau butuh apa-apa panggil saja suster. Jika sesuatu yang mendesak langsung hubungi saya." kemudian Almira dan mr Jack pamit pulang.


Zakia sudah di pindahkan ke ruang rawat inap VVIP.


___


bersambung


visualisasi ada di akun ig.@fenitri_azzukhruf

__ADS_1


atau tik tok @Feni.t.azzukhruf


follow ya kakak.


__ADS_2