MUJAHADAH CINTA ZAKIA HUMAIRA

MUJAHADAH CINTA ZAKIA HUMAIRA
Hafidz Zikri Alif prayoga


__ADS_3

Kabar bahagia kia melahirkan sudah sampai ke telinga para sahabatnya. semua senang dan bahagia kini mereka berduyun-duyun untuk menjenguk kia. Zidan dan kedua orang tuanya pagi sudah di kabari oleh Hamdan mereka langsung menuju rumah sakit dan membawa sarapan untuk orang-orang. Tampak sinar kebahagiaan antara dua keluarga itu, Zidan terus melihat keponakannya ia berpikir tampak mirip seperti dirinya.


" dia mirip aku om nya". ucap Zidan.


" mana ada aku Abi nya". elak Hamdan ia selalu tak terima jika anaknya mirip siapapun.


" coba kamu lihat hidungnya mancung kayak aku". bantah Zidan menjelaskan kemiripannya.


" iissshh... mana ada om mirip ponakan yang pasti Abi nya dong yang mirip". semua terkekeh mendengar ocehan adik dan kakak ipar itu.


" ya iyalah aku yang jaga umi nya setiap hari, pasti mirip aku". pungkas Zidan.


" bikin sendiri saja kakak ipar kalau udah pingin".Zidan meringis lagi-lagi ngomongin jodoh.


" Zidan itu omnya yang pasti ada sedikit kemiripan dan kamu ayahnya udah pasti itu darah dagingmu jangan ribut nanti dia pening".


" oooeeekkk"


" tuh kan gara-gara kamu ". Zidan mencebik.


" kia selamat ya kia". Aulia datang langsung memeluk sahabatnya.


" terima kasih Aulia semoga kamu sehat dan bayimu bisa lahiran lancar."


" aaminn, trimakasih".


" di kasih nama apa nih jagoan". tanya Tomi ia sangat senang Hamdan pencetus pertama dalam sejarah persahabatan mereka mempunyai anak.


" Alexander". ucap Aris.


" jangan itu nama musuh". kata Tomi ia masih sangat membenci Alex.

__ADS_1


" biar agak keren ke barat-baratan,". kata Aris.


" Nama itu adalah sebuah doa berikan nama yang baik untuk anak-anak kalian. Hamdan sudah menyiapkan nama anakmu?" tanya Abi kini berada di dekat umi yang sedang menggendong bayi kia.


" sudah bi namanya Hafidz Zikri Alif Prayoga ". ucap Hamdan.


" nah itu memiliki arti bagus, anak laki-laki yang lembut, ramah penghafal Al-Qur'an dan senantiasa selalu mengingat Allah SWT." ucap Abah mengartikan nama cucu nya.


" wah iya kamu pengen anakmu jadi penghafal Al quran ya Hamdan". tanya Yara masih berdiri di dekat Anita.


" insyaallah katanya nama itu doa, ada harapan orang tua memiliki anak yang Soleh apalagi sampai bisa jadi hafidz".


" aamiin" semua serentak menjawab.


Sore ini kia langsung di perbolehkan pulang, anaknya normal kia juga normal semua sehat sudah bisa langsung di bawa pulang tanpa harus menginap lagi di rumah sakit. Namun Hamdan sudah mencari suster untuk membantu kia merawat bayinya karena kia harus menyelesaikan kuliah nya yang sebentar lagi akan lulus.


_


" selamat ya pak Hamdan". setiap tamu datang mengucapkan selamat dan doa-doa terbaik untuk Alif.


" terimakasih". balas Hamdan.


Hari itu tak ada yang tak bahagia semua bersenang-senang karyawan Hamdan semua datang dari berbagai penjuru bahkan pegawai kafe yang hari ini di tugaskan bekerja pun bahagia karena mereka akan mendapatkan bonus tiga kali lipat di tambah untuk libur dua hari. Rendi bernyanyi bersama para sahabat dulu semasa SMA Rendi adalah vokalis band mereka yang di gawangi oleh enam orang.


" Mau ini". Zidan yang sedang melihat mereka bernyanyi ia mendekati kiran menawarkan minuman juga cake.


" terimakasih kak". Kiran mengambil semua yang ada di tangan Zidan membuat nya tersenyum.


" kamu mengenal mereka semua sejak SMA". tanya Hamdan sembari melihat ke arah Rendi dan yang lainnya.


" iya mereka semua yang menolongku kak hingga aku bisa tetap di sini, terutama kak Hamdan ". ucap Kiran, jelas Hamdan itu baik kepada semuanya siapapun ia bantu.

__ADS_1


" Kiran ayo..." Rendi menarik pergelangan tangan Kiran agar ikut naik ke panggung, Kiran ikut aja namun ia hanya berdiri dan tertawa melihat kakak-kakaknya bernyanyi juga ngebanyol. Zidan cukup kesal karena lagi-lagi Rendi yang mengajak Kiran, Rendi terlihat yang belum punya pasangan.


" kakak Zidan kenapa". tanya Aurel ia melihat raut wajah yang kesal.


" tidak apa-apa anak manis". sahut Zidan wajahnya menunduk lalu mensejajarkan dirinya dengan Aurel.


" ayo kita menari kak". di tariknya Zidan ke tengah Aurel sangat pandai mengikuti arah alur nyanyian ia menari Zidan hanya bertepuk saja karena ia tak bisa.


Ibu panti yang melihat Aurel membelalakkan mata sembari melongo, dari mana Aurel bisa menari begitu batin ibu panti. ibu panti pun tak pernah melihat Aurel menari di panti.


Semua justru malah mengikuti Aurel menari, suasana menjadi tambah ramai. Bahkan para pegawai kafe masih ada yang bawa nampan ia ikut ke tengah menari bersama Aurel.


Hanya umma yang menitikkan air mata ia ingat dengan Hanafi anaknya yang sudah dulu pergi meninggalkan semua. Ammar dan Ameer yang mulai bisa berjalan ikut berlari ke tengah membuat Azzam dan Aisha jadi kewalahan.


Hamdan memeluk umma nya ia tau apa yang di rasakan umma di tengah-tengah kebahagiaan.


" aku yakin kak Hanafi juga akan bahagia melihat semua nya bahagia ma, jangan nangis lagi di tengah kebahagiaan ini. Melihat kak Aisha hidup bahagia bersama kak Azzam Hamdan pun lega itu yang sangat kak Hanafi harapkan sebelum ia pergi". ucap Hamdan merangkul umma dan mengusapnya lalu umma mengusap air matanya ia ikut mengejar Ammar dan Ameer.


" Abah jngan ikut-ikutan ingat punggungnya nanti encok lagi". Abah udah jalan ke tengah mengikuti alunan lagu yang asyik. bukan remix atau rok lagu nasyid tapi musiknya bikin semua ikut bernyanyi.


" isshhh... umma bentar saja asyik ini". ucap Abah namun umma memelototi nya.


Zakia duduk di samping bayinya yang mereka panggil dengan nama Alif, ia di temani Aulia dan umi. Alif pun sama sekali tak menangis hanya sesekali minta minum kemudian ia tidur nyenyak lagi.


Tak ada yang tak bahagia hari ini kini Zakia dan Hamdan setelah melewati perjuangan panjang kisahnya. Akhirnya mereka pun mendapat momongan.


Jika sudah ada seseorang yang kamu senangi maka lekas lakukan khitbah agar tidak terjadi zina. bisa jadi itu zina mata atau zina pikiran halalkan ke dalam sebuah pernikahan yang terdapat banyak nya pahala. nikahilah yang agama nya baik di situ kamu akan mendapatkan kebahagiaan. Jadikanlah istrimu layaknya ratu, rezeki akan mengalir dengan berjalannya waktu karena Allah berjanji bahwa ia akan mencukupkan segala kebutuhan umatNya. Tetap optimis bahagia itu akan ada meski harus banyak rintangan yang di lalui.


**Mujahadah Cinta Zakia Humaira


_________________TAMAT__________________

__ADS_1


Fenitri azzukhruf**


__ADS_2