
“Jangan sekali kali kamu masuk kamar yang ada di atas apa pun yang terjadi jangan pernah naik ke atas jangan pernah untuk coba coba menginjak kan kaki kamu ti tangga itu, jangan pernah melanggar peraturan pertama kamu ingat”jawab henzi tegas
“Iya aku ingat, aku cuma nanya dong” tegas gira
(ada apa di atas, apa doctor menyembunyikan wanita di kamar itu, padahal aku cuma nanya tapi malah di marahin, aku juga tidak penasaran apa isi kamar itu) batin gira kesal
“Dan jangan sesekali kamu penasaran Kamu paham”
“Paham”
~dan jangan sesekali kamu penasaran kamu paham~ ejek gira
“Aku mau mandi dulu, kamu bisa beres beres baju kamu di lemari aku ada satu sisi yang kosong”
“Iya”
Gira melihat sekeliling kamar henzi yang sangat luas dan simple di tengah kamar terdapat satu kasur yang ukuranya sangat besar memiliki lemari yang ada di sisi kanan kasur dan jendela yang besar di sisi kiri kasur
Henzi memiliki rumah yang besar dan memiliki dua lantai dan setiap lantai memiliki satu kamar dan juga memiliki ruang keluarga di setiap lantai memiliki kamar yang besar dan memiliki ruangan makam ya tidak kalah besar
Setelah selesai mandi henzi keluar di saat henzi keluar gira terpesona pada sosok henzi melihat henzi dengan kaos lengan pendek dan memakai celana setengah lutut sambil mengeringkan rambut gira melihat tanpa berkedip jujur henzi sangat tampan dan terlihat lebih cool dengan pakaian seperti ini
“Kenapa kamu kecewa aku keluar dengan pakaian lengkap”ucap henzi
“Tidak, aku sama sekali tidak tertarik lagian tidak ada yang menarik dari tubuh doctor”
jawab gira asal
“Apa kamu bilang Agiralia” terik henzi
Gira langsung lari ke kamar mandi tidak ingin berdebat lagi dengan doctor henzi
Setelah selesai dengan ritual mandi gira akhirnya keluar di saat gira keluar gira melihat doctor henzi sudah tidur di atas kasur, gila ini lah yang di rasakan oleh henzi saat melihat gira
` cantik banget dia dengan rambut yang terherai basah dan baju tidur yang warna biru membuat gira terlihat lebih manis dari pada saat memakai baju jas doctor `
Gira berjalan menuju ke dalam ke kasur dan langsung tidur di sebelah doctor henzi
__ADS_1
“Kamu tidak menelpon kekasih kamu” Tanya henzi basa basi ingin mengetahui tentang kekasih gira
“Doctor henzi, aku sedang tidak ingin berdebat, hari ini sangat melelahkan”
Jawab gira tanpa berfikir panjang langsung menarik selimut
Henzi terdiam seribu bahasa, tanpa berfikir panjang akhirnya henzi juga tertidur di samping gira
Tidak seperti sepasang kekasih yang sudah menikah henzi dan gira terlihat seperti adik kakak yang tidur tanpa banyak bicara, begitulah mereka berdua melewati malam pertama sebagai seorang pengantin
🌿🌿🌿
Paginya gira terbangun lebih dahulu, terkejut namun sakaligus terpesona melihat ketampanan doctor henzi yang kini sudah resmi menjadi suami nya yang sah
Gira melihat seluruh wajah doctor henzi, alis yang tebal, hidung yang mancung dan bulu mata yang lentik, lalu gira melihat bibir doctor henzi bibir atas yang tipis dan yang di bawah sedikit tebal, membuat doctor henzi terlihat sangat tampan saat tersenyum dan juga begitu manis
posisi gira saat ini tepat di dekat nya doctor henzi bahkan sangat dekat, hingga gira bahkan bisa merasakan hembusan nafas doctor henzi
Entah gira harus bersyukur atau malah bersedih saat ini, gira bahagia akhirnya nenek bisa kembali tersenyum seperti kemarin namun posisi gira saat ini adalah terjebak di dalam sebuah pernikahan dan pernikahan ini adalah pernikahan kontrak tanpa berfikir panjang alhirnya Gira bangun dari tidurnya dan segera ke kamar mandi
Henzi bangun dari tidurnya mata nya mencari sosok yang ia kenal sampai akhirnya henzi mendengar suara shower di kamar mandi tandanya gira ada di kamar mandi
“Udah, doctor tidak mandi” Tanya gira sambil duduk di meja rias yang ada di dekat lemari
“Sebentar lagi, dan satu hal lagi kamu bisa memakai apa saja yang ada di meja itu” jawab henzi sambil menyelimuti tubuhnya kembali”
Gira melihat peralatan yang ada di dekat meja sambil tersenyum
“Terima kasih doc, Doctor sadar gak sih kenapa aku bisa bangun awal pagi ini padahal ini masih jam enam” Tanya gira
(Palingnya kamu mau bilang enggak nyaman) jawab henzi dalam hatinya namun jawaban dalam hati dengan yang di keluarkan oleh henzi sangat lah berbeda jauh
“Maaf aku tidak tertarik” jawab henzi di balik selimutnya
“Harus doc, doctor harus tertarik karna pagi ini aku bangun awal karna doctor”
“Kenapa aku”tanya doctor henzi di balik selimutnya
__ADS_1
“Karna doctor itu bau sekali, sehingga hidung ku sakit saat menciumnya”
“Apa!! Kamu bilang” jawab henzi sambil membuka selimutnya
Henzi kesal mendengar jawaban dari gira hingga henzi langsung bangun dari tidurnya
Namun disaat henzi sedang marah dengan gira, gira malah tersenyum sambil duduk ditepi ranjang dengan rambut yang terherai sedada membuat gira terlihat sangat cantik, henzi terdiam jika awalnya niat henzi ingin memarahi gira hingga kini niatnya teralihkan saat melihat gira tersenyum
sangat indah pandangan yang di lihat oleh henzi pagi ini, biasa nya matahari pagi yang pertama di sapa oleh henzi saat henzi bangun pagi namun kali ini berbeda gira lah yang menjadi pusat pandangan yang indah yang baru saja henzi lihat
“doctor mandi lah dulu, aku akan masak untuk doctor setelah makan kita bisa pergi ke rumah sakit bersama” ucap gira sambil tersenyum
tidak ada jawaban dari henzi, henzi hanya terdiam melihat gira yang begitu dekat dengan nya dan gira terlihat begitu cantik
“Doc” pangil gira saat melihat henzi tidak berkutik bahkan saat gira sedang berbicara
“Iya”jawab henzi cepat sambil mengalihkan pandangannya dari wajah cantik agiralia
“Mandi lah” ucap gira sambil tersenyum
“Oh iya” jawab henzi dan segera pergi ke kamar mandi
"doc" panggil gira lagi
henzi hanya menoleh tanpa menjawab
"bagaimana kalau sarapan pagi ini nasi goreng" tanya gira pada henzi
"boleh" jawab henzi singkat sebelum henzu hilang masuk ke kamar mandi
Gira langsung bangun dan membersihkan tempat tidurnya, setelah selesai dengan tempat tidur akhirnya gira pun langsung ke dapur untuk memasak nasi goreng dan telor
jujur saja gira tidak pernah masak bukan tidak bisa namun gira tidak sempat karna gira harus bangun untuk kuliah dan siang untuk kelas tambahan sampai sore di tambah lagi dengan ekonomi gira yang cukup dan nenek gira yang tidak mengizinkan cucu kesayangannya memegang pisau dapur, namun gira tidak menyalahkan neneknya karna gira tau seberapa sayangnya nenek gira pada gira
Setelah selesai masak dan menyiapkan makanan di meja makan untuk makanya dengan doctor henzi gira duduk di meja makan sambil menunggu doctor henzi turun
(ini rumah sangat lengkap bahkan bahan di dapur juga lengkap, apa mungkin doctor henzi seorang koki yang handal jika sedang berada di dapur) batin gira
__ADS_1
Henzi pov
`Gila kenapa hari ini dia terlihat sangat manis dan anehnya pagi ini dia terlalu banyak senyum tidak seperti biasanya bahkan sangat jarang tersenyum, aku hampir tidak pernah melihat dia senyum, gila ini bocah`