My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Tulip Putih


__ADS_3

“aku ketahuan” jawab henzi sambil tersenyum


“Doc berhenti mencuri ciuman ku” ujar gira kesal pada henzi yang selalu menciumnya


“Kenapa kamu marah” tanya henzi lagi sambil memeluk pinggang gira


“Tidak gira hanya belum mandi” ujar gira sambil membalas pelukan henzi


“Jika kamu akan seperti ini, aku bisa menelpon doctor guntur” ujar henzi kemudian mencium pipi gira


“Untuk apa” tanya gira


“Untuk meminta bantuan doctor guntur agar kamu tidak pergi” tanya henzi


“Kemana aku harus pergi, aku ingin disini sama doctor saja” ucap gira


Henzi tersenyum melihat tingkah gira yang sangat imut di balik dadanya saat ini, henzi tidak berhentinya mencium dahi dan rambut gira yang sangat manis di hidung henzi


“Benarkah kamu tidak ingin ke singapura” tanya henzi penarasan


“Ah aku terlambat” ucap gira sambil bangun dari tidurnya dan lari ke arah lemari baju


“Kenapa doctor tidak membangunkan gira” teriak gira “dimana koper ku apa doctor melihatnya” teriak gira lagi dari ruangan ganti sambil mencari kopernya di samping lemari


Henzi bangun dari tidurnya dan menyulus gira ke ruangan ganti dan melihat gira yang sedang mencari kopernya, kini henzi langsung menarik tangan gira dan mengangkat tubuh gira hinggak ke atas meja yang ada di dekat lemari henzi


“Doc.... ” Panggil gira lembut


“Kenapa” tanya henzi sambil memindahkan tangan gira ke kedua bahunya sambil melingkar di leher henzi


“Jika begini gira bisa telat” ucap gira lirih tidak berani menatap mata bulat henzi


“Aku harus memberikan kamu sedikit hadiah” ucap henzi dengan senyuman yang mengoda


“Apa hadiahnya” tanya gira penasaran


“Kamu ingin tau” ucap henzi


Namun kedua tangan henzi kini semakin memeluk pinggang ramping milik gira


“Eum”


“Akan ku berikan sekarang” jawab henzi sambil mendekatkan wajahnya dengan wajah gira


Kini gira bisa merasakan hembusan nafas


Henzi, lalu


Deg


kedua bibir itu bertemu tidak hanya bertemu namun bibir henzi sedikit memasak masuk tidak berhenti di situ kini henzi juga mengigit sedikit bibir gira. saat gira kesakitan karna gigitan henzi, henzi seolah tidak perduli dan memasukkan bibirnya lebih dalam dan sedikit **********, jujur saja gira sedikit kenikmatan yang di berikan oleh bibir henzi pada gira


Hingga di akhir ciuman nya henzi mengecup kembali bibir bawah milik gira yang sangat mengoda bagi henzi


“Mari kita pergi kopernya sudah di mobil” ujar henzi sambil mengangkat kembali gira dan menurunkanya


Tau dan paham jika gira sedang malu henzi hanya menarik tangan gira dan membawanya ka dalam mobil


Henzi membukakan pinyu mobilnya untuk gira dengan patuhnya gira masuk ke dalam mobil


Gira hanya tersenyum melihat henzi yang berlarian ke arah pemudi


Saat henzi sudah masuk ke dalam mobil kini henzi memegang tangan gira sambil mengemudi ke jalan menuju bandara


“Jaga jarak dengan laki laki di sana” ujar henzi membuka suaranya


Tidak ada jawaban dari gira, gira hanya menoleh ke arah henzi


“Jangan melihat ku, kamu harus mematuhi apa yang aku perintahkan” jawab henzi masih fokus pada mengemudinya


“Kamu tidak menjawabnya ”


“Apa gira harus menjawabnya” tanya gira


“Tidak kamu tidak perlu menjawabnya” ujar henzi


Lalu secept kilat henzi menghentikan mobilnya di pinggir jalanan padahal jelas jelas bandara masih jauh


“Kenapa” tanya gira saat henzi menghentikan mobilnya


“Ah aku lupa memberimu hukuman” ucap henzi dengan mata yang di kedipkan pada gira


“Hukuman apa”

__ADS_1


“Karna kamu sudah membantah, kamu harus mendapatkan sedikit hukuman ucapan ku” ujar henzi lalu mendekatkan wajahnya ke depan wajah gira hingga kini wajah mereka hanya sangat dekat dupp....


Kedua bibir itu kembali berjumpa kali ini tidak ada ******* atau hisapan hanya sekedar mengecup


“Doc ”


“Kamu suka bukan ”


“Tidak”


😊Henzi hanya tersenyum melihat tingkah imut gira bahkan saat ini wajah gira sudah semerah tomat


Kini mobil KIA itu melaju dengan kecepatan yang sedang......


setelah sampai di bandara henzi mengantar gira sampai pintu masuk


“Jaga kesehatan mu di sana”


“Pasti, doctor juga harus menjaga kesehatan doctor” ujar gira


Melihat ke imutan gira saat ini henzi tidak bisa diam, dengan kecepatan kilat kini henzi menarik gira hingga gira menghambruk ke dada henzi


“Ah.... Doc” panggil gira saat dirinya sudah ada di dalam pelukan henzi


“Kenapa kamu suka ini” tanya henzi


“Doc mereka bisa melihat kita” ujar gira melihat sekeliling yang sangat ramai di bandara


“Kenapa jika melihat kita” tanya henzi


“Nanti bagaimana jika ada yang tau tentang hubungan kita” tanya gira khawatir


“Tidak akan ada yang mengenal kita, apa pedulinya jika mereka mengenal kita” ucap henzi acuh, lalu dengan entengnya henzi malah mencium pipinya gira


“Doc” panggil gira khawatir saat henzi mencium pipinya gira


“Aku tidak peduli pada orang lain, aku hanya peduli pada orang yang ada di depan ku saat ini” ucap henzi tersenyum manis


Gira tersenyum mendengar apa yang keluar dari mulut henzi


“Baik lah aku akan pergi” ucap gira


“Kabarin aku jika kamu sudah sampai, dan jangan makeup berlebihan, jangan memakai pakaian yang pendek, jangan berdekatan dengan pri___ ”ucapan henzi terputus


“Shittt gira tidak akan dekat dengan pria mana pun, karna doctor adalah suami gira” ucap gira membuat henzi


Tidak menjawab henzi langsung mencium bibir gira


Cup


Hanya satu kecupan tidak lebih dan tidak kurang karna henzi benar benar gila pada semua yang ada pada diri gira


“Doc jangan di sini”


(Kamu benar benar membuat aku gila gira) batin henzi


“Ini tidak akan terulang lagi” ucap henzi


“Baik lah aku pergi”


“Hati hati i miss you” ucap henzi


“I miss you more” ucap gira


Henzi menunggu dan melihat gira hingga kini gira hilang dari pandangangnya dan henzi pun pergi meninggalkan bandara


(Kamu benat benar sudah sangat berani henzi defran) ucap seseorang yang dari tadi mengikuti dan memperhatikan kedua pasangan itu bermesraan


🌿🌿🌿


“Aku tidak bisa menghubungi doctor henzi, apa doctor henzi baik baik saja” tanya gira di balik ponselnya pada seseorang dengan kekhawatirannya


“Aku juga tidak melihat doctor henzi di rumah sakit selama 5 hari ini” ujar via


“Benarkah apa doctor henzi sedang sakit” ujar gira khawatir


“aku juga tidak tau nanti aku kabarin jika aku sudah dapat informasinya kamu tenang saja”


“Baik lah terima kasih vi”


“Baik lah aku tutup ya aku sedang di rumah sakit”


“Baik lah”

__ADS_1


Memang benar adanya jika henzi tidak masuk rumah sakit selama 4 hari ini dan ponsel henzi pun tidak bisa di hubungi oleh gira itu yang membuat gira khawatir tentang henzi


“Doctor” vino panggil via


“Iya” jawab vino lembut bahkan sangat manis


“Aku mau nanya tentang doctor henzi”


Ucap via tanpa basa basi


“Ada apa dengan henzi” tanya vino sedikit bad mood


“Ah henzi sedang di paris”ucap vino tanpa sadar


“Paris” tanya via meyakinkan


“Hah, aku tidak bilang” ucap vino sedikit linglung


“Doctor bilang barusan”


“Kapan aku bilang”tanya vino


“Barusan”


“Tidak” ucap vino lalu berusaha melarikan dirinya dari via


“Doc” panggil via


“Doc doctor ingin ke mana” tanya via lagi pada vino saat vino lari dari kejaran via kini via mengambil ponselnya dan menelpon gira


“Ada apa vi” tanya gira yang dalam keadaan setengah sadar


“Kamu tidur”


“Iya, ada apa” tanya gira pada via


“Suami mu ada di paris saat ini” ucap via


“Paris” tanya gira penasaran dengan pendengarannya


“Iya paris”


“Kenapa paris”


“Aku juga tidak tau”jawab via jujur


Gira terdiam mendengar jawaban dari via namun kini pikiran gira benar benar kacau


“Baik lah aku tutup vi”


Kini gira duduk di pinggir kasurnya dan memikirkan doctor henzi


(Dimana doctor henzi, kenapa ponselnya tidak bisa di hubungi, ala doctor henzi baik baik saja, kenapa doctor henzi ke paris, apa yang di lakukan di paris) itu lah yang di pikirkan oleh gira saat ini


🌿🌿🌿


setelah sampai di bandara internasional schiphol gira berjalan mencari jemputannya namun siapa sangka yang menjemput gira adalah seseorang yang sangat gira rindukan


seorang laki laki yang duduk di dekat kursi yang ada di bandara sambil memegang bunga tulip putih


gira berjalan sedikit lebih cepat dari biasanya dan melihat gira yang berjalan ke arahnya kini henzi bangun dan langsung memeluk gira


“aku merindukan mu, maaf aku minta maaf”


gira hanya dia di balik pelukan henzi


“haruskah aku marah”tanya gira


“kamu pantas marah pada ku, aku minta maaf ”


“baik lah aku juga sedikit marah namun tidak masalah lagi sekarang doctor sudah ada disini” ucap gira


melihat seseorang yang datang ke arah mereka berdua kini henzi melepaskan pelukanya


“kenalkan ini sepupu ku berend caviano” ucap henzi saat melihat berend sudah ada di depannya


mendengar nama berend caviano di sebut hati dan pikiran gira bercampur aduk


adakah itu berend yang di kenal oleh gira atau orang lain


kini gira membalikkan tubuhnya dan betapa terkejutnya gira saat melihat laki laki yang ada di depan nya saat ini


“ini sepupu ku Berend Caviano, berend kenal kan ini kakak ipar mu Amelia Agiralia”ucap henzi

__ADS_1


__ADS_2