My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Titik Terang


__ADS_3

“Satu suap lagi doc” ujar gira lembut sambil mengarahkan sedok yang berisi bubur itu ke mulut henzi


“Udah cukup gir” jawab henzi menolak, namun sayang henzi tetap tidak bisa menolak jika tangan gira yang menyuapinya


“Aaahhh bagus sekali” ujar gira lalu mengambil minum dan memberikanya pada henzi


“Minum yang banyak” ujar gira lalu bangun dari duduknya untuk membersihkan piring kotor itu


“Gir ingin kemana” Tanya henzi menarik tangan gira hingga gira harus berhenti


“Mau simpan ini doc” jelas gira mengarahkan pandanganya ke arah benda yang di pegangnya


“Jangan lama lama” ujar henzi sambil tersenyum membuat gira heran dengan sikap henzi


Lalu gira langsung pergi dan membersihkan semuanya dan menyimpannya di tempat sebelumnya setelah semuanya selesai akhirnya gira kembali lagi pada henzi yang sedang duduk sambil memperhatikan dan menunggunya dari tadi


Gira tersenyum saat dirinya di sambut oleh kedua tangan henzi yang melayang menerimanya dalam pelukan hangat milik henzi


Gira langsung menenggelamkan tubuhnya dalam pelukan hangat milik henzii…


“Doc” panggil gira di dalam pelukan henzi saat henzi mencium dahi gira


“Iya” jawab henzi lembut dengan tangan yang tidak berhenti mengelus rambut milik wanitanya


“Kenapa doctor tidak jadi menikah dengan agnes” Tanya gira penasaran meskipun dirinya sudah tau jawabannya namun tetap saja gira ingin dengar dari mulut henzi sendiri


Henzi terdiam mendengar ucapan gira, jujur saja henzi sudah mengubur dalam tentang semua itu karna masalah itu henzi harus ke hilangan istri kecilnya


“Doc” panggil gira lagi kini gira sedikit mengangkat wajahnya agar bisa melihat wajah milik doctor henzi dengan jelas


“Mari kita lupakan itu gir” ujar henzi dingin


“Doc gira ingin mendengarnya” jawab gira masih pada keinginannya


Henzi tidak ingin menceritakan semua itu karna dirinya takut kehilangan gira untuk kedua kalianya


“Aku tidak ingin mengingatnya lagi gir” jelas henzi dengan nada yang dingin


“Gira hanya ini tau doc, bisakah doctor ceritakan pada gira, agar gira bisa tenang” ujar gira lembut dengan manatap henzi


Henzi hanya terdiam melihat wajah gira yang memohon pada dirinya


“Apa doctor belum bisa move o—n” Tanya gira curiga pada henzi melihat henzi hanya terdiam tanpa berniat ingin menjawab pertanyaan

__ADS_1


“Tidak itu tidak mungkin terjadi gir” jelas henzi tegas


“Lalu kenapa doctor tidak ingin ceritakan pada gira jika memang benar doctor belum bisa move on dari ag---”


“Tidak gir aku hanya khawatir jika kamu akan terluka” jelas henzi lalu menatap wajah gira sangat dalam


“Justru gira akan terluka jika mendengarnya dari orang lain doc” jelas gira pada henzi


Saat itu pun henzi terdiam, hanya bisa menatap wajah datar milik wanita mugilnya itu


“Baiklah tapi berjanjilah kamu tidak akan pergi atau pun menjauh dari ku” jelas henzi khawatir pada gira jika gira akan keluar dari rumah itu dan juga menjauhi henzi


“Tenanglah doc gira tidak akan pergi lagi” ujar gira tersenyum lebar saat melihat raut khawatir di wajah henzi


“Kamu janji tidak akan meninggalkan aku lagi gir ataupun menghindari ku” ujar henzi menatap gira


“Gira janji” ujar gira tersenyum (gira hanya ingin dengar semuanya dari doctor) batin gira


Henzi menarik nafas sedalam dalam mungkin, dan menghembusnya keudara, mencium dahi gira dengan lembut, lalu henzi menatap wajah gira yang sudah duduk berhadapan dengannya dan siap untuk mendengar semua setiap ucapan yang keluar dari mulut henzi, melihat gira tersenyum membuat henzi yakin untuk menceritakan semuanya pada gira


“Karna dari awal aku memang tidak niat untuk menikahinya gir, hanya saja saat itu aku tau jika agnes mengandung dan bayi itu adalah anak ku” ujar henzi lalu henzi kembali menarik nafasnya


Sakit dan sesak itu lah yang di rasakan oleh gira, bagaimana pun saat itu dirinya adalah istri sah dari henzi bagaimana bisa henzi dengan tega mengkhianati gira, tapi gira bisa apa semua sudah berlalu


“Entah aku mabuk atau aku yang salah aku tidak yakin pada diriku sendiri gir, karna saat di paris memang benar kami pernah berjumpa dan minum bersama tapi aku tidak berfikir jika aku sampai melakukan hal tersebut, namun karna agnes yakin jika anak itu milik ku, aku tidak bisa pura pura tidak tau, saat itu aku hanya berfikir jika aku harus bertanggung jawab” jelas henzi


“Apa doctor yakin tidak melakukanya dengan agnes saat di paris” Tanya gira penasaran meskipun hatinya akan sangat hancur jika jawaban itu adalah benar adanya


Mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut gira membuat henzi merasa bersalah, dirinya tau jika saat ini gira sedang menahan luka di hatinya, awalnya gira berfikir jika itu benar saat melihat henzi tidak langsung menjawab pertanyaannya


“Tidak aku tidak merasa jika aku pernah melakukannya, aku tau saat itu aku sedang mabuk tapi aku yakin bahwa aku tidak melakukanya” jelas henzi meyakinkan gira melihat wajah gira yang menatap dirinya terluka


“Bagaimana bisa doctor sangat yakin” Tanya gira seolah ragu akan jawabnan henzi


“Karna sadar dan tidaknya aku, saat itu yang aku ingat adalah kamu gir, kamu yang meminta ku untuk menikahi kamu dan agnes yang marah padaku karna tidak kembali kepadanya” jelas henzi lagi mebuat gira terkejut sekaligus tidak percaya


“Dan yang membuat aku semakin yakin jika anak itu bukan anak aku adalah, seharusnya kehamilan agnes baru 3 atau 4 bulan, namun saat aku melihat hasil usg usia kehamilan 6 bulan, sedangkan jika ia aku melakukanya mungkin itu sekitar 1 minggu sebelum aku menikahi kamu gira” jelas henzi


“Jadi gira benar benar jahat sudah masuk ke dalam hubungan kalian” Tanya gira dengan wajah yang murung mengingat jika dirinyalah hubungan henzi dan agnes hancur “awalnya gira berfikir jika doctro melakukanya saat 1 minggu di paris” sambung gira saat mengigat jika henzi pernah ke paris bersama agnes saat dirinya akan bercerai dengan henzi


“Saat itu aku hanya menemani agnes untuk pemotretan” jelas henzi


“Lalu kenapa doctor tidak bilang pada gira jika doctor masih berhubungan dengan agnes saat itu, jika tau itu semua, gira tidak akan memaksa doctor untuk menikahi gira, gira benar benar minta maaf” jelas gira menyesal

__ADS_1


Melihat itu henzi mendekatkan wajahnya kearah gira dan mencium bibir gira sekilas


“Mungkin benar dulu aku tidak menyukai kamu gir, namun saat ini aku bersyukur karna kamu memilihku menjadi suami kamu gir, aku bahagia dan aku ingin kamu tetap menjadi istri aku untuk selamanya” jelas henzi membuat gira sedikit lebih tenang dari sebelumnya


“Namun tetap saja gira sudah merusak hubungan milik orang lain” ujar gira sedih


“Tidak! kamu tidak merusak satu hubungan pun gir, kamu malah membuat aku menjadi lebih baik dari sebelumnya gir, aku bisa lebih bertanggung jawab” ujar henzi lagi


“Jangan pernah berfikir yang bukan bukan, kamu tetaplah istri kecilku” sambung henzi menatap gira


“Doc” panggil gira lagi saat henzi sedang menatapnya tanpa niat untuk melanjutkan ceritanya itu saja sudah membuat gira terluka


“Iya” jawab henzi menatap lekat pemilik suara yang ada di depanya


“Saat itu gira sempat dengar jika doctor ingin menceraikan gira” tanya gira mengingat kembali ingatanya dimana dirinya mendengar ucapakan henzi pada agnes saat mereka sedang di dalam ruangan henzi


Awalnya gira tidak ingin mengingat semua hal itu namun rasa penasaran di hati gira membuat gira memberanikan dirinya untuk bertanya pada henzi, dan gira juga pasti sudah siap jika dengan jawaban yang keluar dari mulut henzi, entah itu benar adanya atau semua itu hanyalah kebohongan, namun tetap saja gira sangat terluka saat menggigat bagaimana henzi menyakinkan agnes jika dirinya akan menceraikan gira dalam waktu yang dekat itu


“Tidak itu tidak benar gira” jawab henzi cepat “percayalah pada ku itu tidak benar” ujar henzi lagi, seolah dirinya sangat takut jika gira akan kembali membencinya


“Tapi gira mendengarkannya dengan telingan gira doc, bukan dari orang lain” jelas gira lagi, memamng benar adanya jika gira saat itu mendengar dengan telinganya sedniri


“Gir, saat itu anges mengancam jika aku tidak menceraikan kamu maka dia akan mengatakan pada semua orang jika aku memaksanya untuk melakuakn aborsi pada bayinya, aku khawatir kamu akan terluka saat tau jika agnes hamil dan anak itu adalah anak ku” jawab henzi sedih ketika mengingat bagaimana gira terluka dan kecewa padanya saat mendengar jika dirinya akan menceraikan gira hanya untuk agnes, terlebih lagi saat itu agnes mnegandung anaknya henzi


“Gir maaf” ujar henzi menggengan erat kedua tangan gira yang ada di depannya, terlebih melihat wajah gira yang datar membuat henzi merasa bersalah


“Aku benar minta maaf girr” ujar henzi lagi lalu kini henzi tidak tinggal diam henzi menarik tubuh gira hingga gira ambruk ke dalam pelukan henzi


“Maaf” ujar henzi lagi, kini henzi mempererat pelukannya, memeluk gira dengan sangat erat itulah yang di lakukan henzi saat ini dirinya menenggelamkan wajahnya pada leher gira, menghirup semua wangi harum yang ada pada tubuh wanita mungil itu


“Doc gira minta maaf” ucap gira lirih namun tetp saja masih di dengar oleh henzi, membuat henzi terkejut saat mendengar ucapa yang keluar dari mulut gira


“Kenapa kamu minta maaf” Tanya henzi pada gira lalu sedikit menjuahkan bahu gira agar henzi bisa lebih jelas menatap wajah gia


“Pasti selama ini doctor sudah sangat terluka karna gira” ujar gira merasa besalah saat mengingat bagaimana dirinya mengutuk henzi karna sudah membuatnya terluka


Namun benar adanya jika henzi sudah membuat gira terluka namun tetap saja gira merasa jika dirinya benar benar bodoh pergi tanpa mengetahui semua kejadian itu dengan benar, henzi juga sangat menyesal andai saja dirinya bisa lebih cepat mengetahui kebohongan agnes mungkin saja dirinya tidak akan kehilangan istri kecilnya, apa boleh buat semuanya telah terjadi saat ini gira maupun henzi hanya ingin menghabiskan waktunya bersama sama


“Gir bisakah kita kembali bersama, aku benar benar minta maaf sudah membuat kamu terluka, namun bisakah kamu percaya dan memberikan ku satu kesempatan lagi, aku tidak membohongi kamu lagi gira” ujar henzi menatap wajah gira, tatap mereka bertemu gira maupun henzi saling menatap hingga akhirnya


“Apa yang akan doctor lakukan jika gira menolaknya” Tanya gira pada henzi membuat henzi terdiam


Cukup lama henzi terdiam hingga akhirnya henzi menatap gira dengan tersenyum

__ADS_1


“Aku akan berusaha lebih keras lagi gir, agar kamu percaya bahwa seberapa kerasnya aku mencoba untuk menghilangkan rasa ini, namun tetap saja rasa itu semakin kuat untuk kamu gir” jelas henzi membuat gira terdiam


“Gir, tolong beri aku kesempatan sekali lagi” ujar henzi memohon pada gira


__ADS_2