My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Menghilang


__ADS_3

Pagi hari di mana semua orang sedang malakukan aktifitasnya di luar karna hari ini adalah hari weekend namun bedanya dnegan berend tidak tau di luar atau di dalam dirinya tetap menatap laptop itu....


Gira hanya bisa melihat berend dengan pasrah bagaimana tidak sudah beberapa hari ini berend masih saja setia dengan laptopnya...


Gira menghampiri berend yang duduk di balkon...



“Ini kopinya pangeran muda” ucap gira memberikan kopi pada berend yang masih sibuk melakukan pekerjaannya, padahal hari ini adalah hari weeked namun tetap saja berend masih betah menatap layar laptot itu, membuat weekend gira harus menghabiskan waktunya di rumah


“Terima kasih” ucap berend tanpa mengalihkan pandangannya


“Kak” panggil gira


“Iya ada apa??” Tanya berend


Gira baru sadar saat ini kak berend memiliki sisi yang lain yang belum pernah gira lihat” ucap gira melihat berend dengan sebelah tangannya di letakkan di lutuk untuk menahan mukannya dan jemari tangan gira yang di mainkan di pipinyaa..


“Berhenti mengoda ku gira, apa yang ingin kamu minta???” Tanya berend akhirnya menghentikan aktifitasnya lalu melihat gira membuat tawa gira pecah


“Hahaha, gira tidak percaya ini. Kak berend sangat cepat mengetahui apa yang ada di pikiran gira” ucap gira sambil tertawa kini melihat berend yang ada di samping sudah kembali focus pada laptopnya meskipun berend masih tertawa, membuat gira melanjutkan tawanya


“Saat ini Aku sudah hampir satu tahun bersama mu bagaimana bisa aku tidak tau sifat mu” ucap berend tersenyum


“Apa itu sangat menarik” Tanya gira melihat berend tidak sedikit pun meliriknya


“Tidak, hanya saja aku harus melakukan ini” ucap berend


“Kak” panggil gira melihat berend yang sibuk dengan laptopnya


“Ada apa gir” ujar berend tanpa mengalihkan pandanganya dari laptopnya


“Eeum” ujar gira berfikir sesuatu yang ingin di ucapkan pada berend


“Apa yang kamu inginkan, katakan sekarang sebelum aku merubah fikiranku” ucap berend cepat dan melihat gira sekilas


“Tolong bantu gira mencari via” ucap gira memohon


Mendengar nama via di sebut berend menghentikan tangannya dan seketika berend melihat gira dengan tatap sulit di artikan


“Ada apa dengan via??” Tanya berend serius dan kini berend meletakkan laptotnya di atas meja


Melihat itu gira menatap berend tajam, bagaimana tidak, dirinya yang ada di samping berend namun tidak 5 menit pun berend menatapnya hanya meriliknya sekilas saja, membuat tanda Tanya besar di otak gira….


“Ada apa ini” Tanya gira dengan tatapan tajam

__ADS_1


“Apa” Tanya berend kembali saat melihat gira menatapnya tajam


“Lihat lah pangeran muda ini mendengar nama via di sebut dirinya langsung meletakkan laptopnya” ucap gira dengan nada kesal dan menatap berend sinis


“Bukan karna via, aku hanya ingin istirahat saja” ujar berend berbohong sambil meminum kopinya untuk menghilangkan rasa gugupnya


“Benarkah” Tanya gira curiga dengan menatap berend tajam


“Tentu” jawab berend datar


Tapi aku melihat sisi yang lain” ucap gira lagi membuat berend benar benar was was


“Apa maksud kamu” Tanya berend lagi


“Tidak ada hanya ada yang beda saja” ujar gira


(kenapa denganya hari ini seperti detektif) batin berend khawatir


“Tidak ada yang beda” jawab berend lagi datar


“Benarkah” ucap gira meragukan ucapan berend


“Tentu” jawab berend datar


“Berhenti gir sebelum kakak menarik ucapan kakak tadi” ucap berend membuat gira langsung berhenti


“Jangan” ucap gira cepat dan secepat kilat juga gira terdiam


“Ada apa cepat katakan?” ucap berend menunggu ucapan gira


“Via tidak bisa di hubungi” ujar gira sedih mengingat dirinya sudah beberapa bulan ini tidak bisa menghubungi via


“Bukannya kamu sudah bilang dari 2 bulan yang lalu jika via sedang ada di daerah terpencil wajar saja jika dia tidak bisa di hubungi lalu ada apa ini kenap kamu khawatir” Tanya berend mengingat jika gira sudah pernah bercerita tentang via saat itu


“Gira baru dapat kabar, Michel bilang via sedang mencari mamanya” ucap gira melihat berend dengan serius


“Mama” ucap berend sedikit terkejut


“Eum mama via, sebenarnya seorang wanita malam” ucapan gira terhentikan


“Bagaimana kamu tau semua informasi itu” Tanya berend penasaran


“Michel teman via, bisa di bilang mereka sangat dekat karna Michel menyukai via namun iu hanya cinta sepihak, 1 bulan sebelum keberangkatan kita ke paris via meminta bantuan pada Michel via ingin bertemu dengan mamanya, akhirnya Michel membantu via, dan kata Michel via sudah tau jika mamanya wanita malam yang membuat via sedih dan nangis adalah mamanya tidak ingin via ikut campur terhadap kehidupannya, dan mamanya via sempat bilang jika via lahir ke dunia ini tanpa di harapkan, mamanya sudah berusaha untuk mengugurkan via segala cara sudah di lalukan untuk membuat janin itu jatuh, namun semua itu sia sia, hingga via lahir ke dunia namun mamanya juga tidak mengiginkan via mereka membuat via ke tempat sampah, namun sayang salah satu sopir nenek menemukan via” jelas gira menceritakan kisah via pada berend


Berend tidak menduga jika via wanita yang selalu ceria memiliki kisah hidup yang menderita, bahkan jika dirinya di posisi via saat itu mungkin berend sudah lama mengakhiri hidupnya, ingin sekali berend berlari ke arah via saat ini ingin memeluk seerat eratnya tidak ingin via lepas dari dirinya namun sayangnya saat ini dirinya tidak tau keberadaan via

__ADS_1


“Kakak tau bukan jika via sangat baik, bagaimana bisa seorang ibu tega membuang anaknya, kata Michel via sempat sakit di apartemen Michel saat via baru tau tentang mamanya, via benar benar hancur saat itu, dan gira adalah alasan utama via hancur” ujar gira tanpa sadar airmatanya sudah jatuh


“Kenapa???” Tanya berend heran dengan ucapan gira


“Mama via alasan utama mama gira dan papa gira bercerai, sebab itu via menjauh dari gira” ucap gira, berend terdiam mendengar ucapan gira saat itu


Berend tidak bisa menahannya lagi, dirinya langsung menelpon seseorang….


“Bantu aku cari seseorang, jumpai aku di tempat bisa 15 menit dari sekarang” ucap berend lalu pergi meninggalkan gira


“Tunggu di rumah, aku pergi” ucap berend mengambil dompetnya dan juga kunci mobilnya


``Ada apa ini, apa aku sedang menjadi


wanita simpanan saat ini`` ucap gira memegang dadanya


``Waw aku di tinggalkan, sepertinya aku melihat ada Bungan bunga bermekaran`` ucap gira tersenyum


``Aku akan menjadi saksi cinta mereka hahaha`` ucap gira tersenyum lalu pergi meninggalkan taman itu, taman yang menjadi saksi berend berlari panic menemukan via


🌿🌿🌿


“Bagaimana kabar kamu” Tanya vino pada henzi


“Aku baik” ucap henzi tanpa basa basi


“Kamu sudah dapat kabar tentang gira” Tanya vino


“Tidak” jawab henzi datar


“Kamu akan menyerah??” Tanya vino pada henzi melihat henzi ynag terus menerus mencari gira membuat vino iba melihatnya


“Tidak akan” ucap henzi


“Aku tidak berfikir jika kamu masih mencinta gira” ucap vino merasa bersalah


“maaf” ujar vino lagi


“Kamu tidak perlu minta maaf, kamu tidak salah kamu sudah melakukan hal ynag benar” ujar henzi lalu bangun dari duduknya


“Aku akan pergi” ucap henzi lalu pergi meninggalkan vino


henzi masuk ke dalam mobilnya dan melaju cepat..


`` aku akan berusaha gir tolong tunggu aku`` ucap henzi lalu tersenyum

__ADS_1


__ADS_2