
“Bagaimana ini bisa terjadi” tanya via yang melihat vino tajam membuat vino hanya bisa tersenyum
“Sayang maaf ini terjadi begitu saja” ucap venus melihat lirikan tajam putri pada vino
“Sayang sebelumnya papa minta maaf, merahasiakan ini, tapi kami sudah berencana ingin memberitahukan kamu tentang vino” ujar venus lagi melihat vino di sampingnya lalu melihat via sekilas yangvada di depannya
“Papa enggak bisa menjaga kamu sebab itu papa menyuruh vino untuk menjaga kamu” dari jelas venus lagi
Awalnya via di buang oleh mamanya hingga akhirnya salah satu pelayan neneknya menemukan via
Via sejak kecil sudah tinggal dengan nenek nya bahkan venus tidak tau jika via anaknya dari pernikahan dirinya dengan veta sebab itu venus tidak pernah mencari via hingga hari itu tiba ....
Flashback on
“Berapa banyak uang yang veta pinjamkan” tanya venus pada seseorang yang ada di depannya saat ini
“Menurut informasi sebesar 317.777 Euro” ucap laki laki gagah tersebut lalu mengeluarkan 2 foto dari saku jaketnya
“Aku dapat informasi jika veta pernah melahirkan seorang putri” ujar laki laki tersebut
“Putri!” tanya venus lagi meyakinkan pendengarnyan
“Mungkin jika di ingat sakarang putri itu sudah berumur 20 tahun”ucap laki laki itu
“Aku ingin kamu cari tau, siapa bapak dari bayi itu” ucap venus lalu meninggalkan laki laki itu sendirian
``Apa putri itu adalah anak ku???`` tanya venus pada dirinya sendiri
Flashback Off
“Jadi maksud papa”ucap via
Awalnya via membenci papanya karna tidak datang mencarinya hingga saat itu via memutuskan menemui papanya untuk mengetahui alasan yang sebenarnya, namun papanya tetap saja papanya tidak memberikan alasan yang logis, hingga saat nya tiba yaitu hari ini
“Iya sayang sejak saat itu papa menyuruh vino untuk mencari tau tentang kamu”ucap venus lagi “Karna papa tau kamu pasti membenci papa, namun papa tidak menduga jika kamu akan menemui papa kemari, sebab itu papa terkejut saat kamu datang, bukan karna papa tidak tau kalau kamu putri papa, yang membuat papa terkejut kamu mencari papa” jelas papanya pada via “Apa dia sudah memaafkan ku??? apa dia masih membenci ku??? apa dia merindukan ku??? itu lah yang papa fikirkan saat kamu datang ke rumah papa sayang” ucap venus lagi membuat via terharu...
Pa panggil via lembut melihat papanya sudah berkaca kaca
Papa bersyukur sayang kamu menjadi putri papa, papa berterima kasih kamu di lahirkan menjadi putri papa ucapan venus terputus saat via menghamburkan tubuhnya ke dalam pelukan venus...
Via menangis di dalam pelukan venus bagaimana bisa dirinya tidak tau kebenaran itu, via memeluk tubuh papanya dengan sangat erat begitupun dengan venus, venus memeluk via dengan erat baru kali ini via memeluk venus....
Berhenti menangis ucat mevva saat melihat via dan venus berpelukan Mama juga ingin di peluk ucap mevva melayangkan tanganya
Via berlajan mendekati mamanya dan juga ikut memeluk mama tirinya yang di anggap mama oleh via
“Aku juga ingin di peluk” ucap vino mendapatkan lirikan tajam dari via melihat itu semua orang tertawa
“Tapi kenapa baru sekarang doctor pulang kemari, kenapa enggak dari dulu???”tanya via saat dirinya sudah berhebti menangis
“Karna aku harus ada di samping henzi, kamu tau bukan keadaan henzi”ucap vino lalu melihat via
“Namun doctor bisa pulang bukan meskipun hanya 2 atau 3 hari”ucap via lagi
“Aku ada pulang untuk jumpa mama dan papa namun saat itu mama bilang kamu sedang kerja di luar negeri”ucap vino tidak ingin kalah
Seketika via terdiam saat mendengar ucapan vino
“Tetap saja via tidak percaya” ujar via pura pura tidak percaya
“Kamu harus percaya aku ini kakak kamu” ucap vino dengan mata dan mulut yang mengejek via
“Tapi bukannya selama ini doctor menyukai via, bagaimana bisa via percaya jika doctor kakak tiri via” ucap via lirih namun bisa di dengar oleh semua orang terlebih lagi mamanya yang duduk di sampingnya
__ADS_1
Seketika semua orang tertawa terlebih lagi vino, vino tertawa hingga mengeluarkan air matanya di kedua sisi ujung mata vino....
“Kenapa doctor ketawa, apa yang lucu???” tanya via sinis dan tajam
“Maaf maaf, tidak ada yang lucu, aku hanya ingin tertawa” ucap vino yang masih tertawa
Tidak hanya vino venus dan mevva juga ikut tersenyum melihat tingkah kedua anaknya...
“Sudah sudah papa yang menyuruh vino untuk menjaga kamu, sepertinya kamu salah paham sayang”
“Tidak” ucap via cepat
“Kenapa??? tanya vino memajukan wajahnya
“Pa, doctor vino bahkan sempat ajak via pacaran” ujar via sedikit lebih keras dengan tangan yang menyentuh mamanya
“Pa itu hanya bercanda” ucap vino tidak inhin di salahkan
“Doctor bilang bercanda” tanya via sedikit keras dengan wajah yang kesal
“Eum itu hanya bercanda” ucap vino lagi
“Via punya saksi” jawab via tak ingin kalah
“Siapa???” tanya vino tersenyum senyum
“Gira dan kak berend” ucap via cepat lalu tiba tiba perubahan di wajah via mulai terlihat jelas rasa rindu bercampur dengan rasa menyesal
Setelah semua permasalah selesai kini via duduk di kolam dengan kaki yang setengah terendam air.....
Kini pikiran via benar benar kacau, rindu namun tidak bisa berbuat apa rasa bersalahnya lebih besar dari pada rasa rindunya pada gira.....
Terakhir kali gira melihat foto gira dengan berend yang duduk berdekatan di sebuah toko ice cream setelah itu via memutuskan komunikasinya dengan gira dan semua orang di dekatnya saat itu....
🌿🌿🌿
“Apa yang kamu tunggu” tanya berend lalu duduk di dekat gira
“Kak gira masih tidak dapat kabar dari via” ucap gira lalu dengan spontan gira menyenderkan kepalanya pada bahu berend
“Kamu khawatie tentang via”
“Eum, sudah hampir 2 tahun kak via tidak ada kabar”
“Kamu mau kak lakukan apa???” tanya berend mengelus elus kepala gira
“Mari kita cari via” ucap gira tersenyum dan bangun dari pangkuan berend
“Kemana???” tanya berend menatap gira serius
“Ke seluruh dunia, gira sangat khawatir keadaan via, kakak tau bukan jika dari kecil gira selalu bersama via” ucap gira sedih melihat berend dengan ekpresi wajah yang sedih
“kakak tau sayang, via juga sangat berarti bagi kakak” ucap berend lalu menarik kembali tubuh gira hingga kini gira sudah jatuh ke pelukan berend
Berend maupun gira kini sudah membisu dan terdiam keduanya sibuk dengan pikiran masing masing.....
🌿🌿🌿
“Bagaimana kabar kamu” tanya vino pada gira saat melihat via duduk di dekat kolam renang...
“Baik, bagaimana dengan kak vino” tanya via lagi saat melihat vino duduk di dekatnya
“Tidak ada kendala, Kapan kamu berencana pulang ke sana???” tanya vino lagi
__ADS_1
“Kemana??” tanya via
“Ditempat kamu lahir” ucap vino menatap via lebih dekat
“Via lahir di jalan” ujar via menoleh ke air di depannya
“Viiii” panggil vino
“Berhenti kak” ucap via saat ini semua yang ada pada dirinya sangat kacau hatinya, pikirannya, dan juga keadaan di sekitarnya
“Kakak tau alasan via di sini, via ingin melupakan semuanya, via sudah bisa melupakan setengah, bukan setengah namun hampir semuannya, hingga hari ini, kedatangan kakak membuat via menggingat semuanya lagi” ucap via menatap kakinya yang di mainnkan di dalam air
“Bukan berarti via tidak bahagia kakak ada disini, bukan begitu, percaya lah ini adalah kebenaran” ucap via panjang lebar saat melihat perubahan sedih di wajah vino
Jujur yang di sedihkan oleh vino adalah bagaimana terlukannya via saat mengetahui semua kebenaran itu, di mana dia tidak di inginkan oleh mamanya.....
Bagaimana via tau jika mamanya adalah alasan utama gira terluka, dan gira adalah orang yang paling di rindukan oleh via saat ini.....
Melihat mata via yang sudah berkaca kaca vino tidak tinggal diam, vino langsung mendekatkan jaraknya dengan via, melihat tatapan via yang sudah berkaca kaca, vino langsung menarik tubuh via hingga via jatuh ke dalam pelukan vino..
“Sungguh kak via tidak berbohong, via benar benar bahagia melihat kakak disini, percaya” ucap via dengan isak tangisnya di dalam pelukan vino
“Eum kakak percaya” ujar vino menenangkan via dengan mengelus elus kepala via
“Kak” panggil via lirih
“Menangislah jika kamu ingin menangis, sekarang kakak udah disini, tidak ada seorang pun bisa menyakiti kamu percaya lah” ucap vino mengelus elus kepala via
Vino tersenyum akhirnya dirinya bisa ada di samping via disaat via sedang kesusahan, dirinya merasa sangat berguna kali ini untuk wanita yang di sayanginya....
Tanpa sadar vino juga menangis melihat bagaimana terlukanya via, via wanita yang di kenal sangat ceria dan tertawa lepas saat bersamanya, namun kali ini via menagis tersedu sedu di pelukannya.....
“Kamu tidak perlu merasa bersalah vii, kak bahagia kamu ada di sini, meskipun kita bukan dari rahim yang sama, namun satu hal yang harus kamu tau kakak sangat bahagia saat tau jika kamu adalah adik kakak” ucap vino menangis
Mendengar ucapan vino tangis via pecah, malu karna vino tau kebenaran jika dirinya tidak di inginkan oleh mamanya sendiri....
“Kak” ucap via lalu melihat sekilas wajah vino yang juga basah dan mata vino yang merah
“Menagis lah, kamu sudah cukup menangis sendiri, menangis lah kakak akan bersama kamu sekarang, dan berhenti lah merasa bersalah, kamu tidak melakukan apa apa kenapa kamu harus merasa bersalah” ucap vino menarik via lagi kedalam pelukannya
Masih teringat jelas di ingatan vino tentang ucapan mamanya pada vino jika via selalu menangis saat dirinya sedang sendiri, bahkan hampir setiap saat via menangis..
Entah bagaimana perasaan via saat ini, namun yang pasti via sedikit lebih lega saat entah karna dirinya sudah lama tidak menangis sebesar ini, karna selalunya via menangis dalam diamnnya, atau karna saat ini vino sabagai kakaknya ada di sampingnya....
Venus dan mevva melihat keduanya ikut bahagia bagaimana tidak selama ini vino sudah berusaha mencari via, namun tidak ada hasil hingga saat itu vino ingin menyerah namun tiba tiba satu pesan masuk membuat vino bersemangat kembali....
“Aku menemukannya” pesan itu membuat vino sangat bahagia
🌿🌿🌿
“Kamu sudah bertemu dengan nya??” tanya henzi melalui ponselnya
“Sudah, aku sudah bertemu dengan nya” ucap vino yang tersenyum melihat via sedang menyiram tanaman kesayangannya di balkon rumahnya
“Via pasti terkejut” ucap henzi lagi
“Sangat terkejut, bahkan awalnya dia tidak percaya, namun akhirnya hatinya juga luluh” ucap vino mengingat ekpresi wajah via yang menatapnya tajam
“Bagus lah, aku tau via hanya nampak kejam di luar namun hatinya sangat lembut” ujar henzi memuja via
“Aku tau, kamu bagaimana dengan gira???” tanya vino mengalihkan pembicaraan mereka
“Aku tidak tau, namun aku dapat informasi jika gira sudah menikah” ucap henzi lirih
__ADS_1
“Apa, gira sudah menikah??? ”Teriak vino keras karna terkejut dengan ucapan henzi
“Gira sudah menikah” tanya via berteriak, membuat vino terkejut