
henzi menjemput gira di rumah neneknya karna gira meminta izin untuk tidak pulang ke rumah mereka karna alasan rindu akan mama dan neneknya namun semua itu adalah kebohongan, pada kenyataannya sebenarnya gira hanya ini menjauh dari henzi untuk saat ini
Sudah beberapa hari ke belakangan ini gira hanya diam setelah menceritakan semuanya pada mamanya dan gira sudah membuat keputusan yang tidak bisa di gugat lagi oleh orang lain
gira duduk di kursi yang berhadapan dengan beberapa pohon gira, sudah berapa hari ini gira hanya duduk dan termenung tidak tau apa yang sudah di lakukan oleh dirinya namun hidup gira saat ini benar benar hancur
Bagaimana tidak dalam beberapa hari yang lalu gira hanya melihat sisi lain dari suaminya, suami yang dulu manja kini menjadi tidak perduli tentang dirinya, yang dulunya khawatir sekarang bahkan tidak menanyakan kabar gira sedikit pun, semuanya yang ada pada henzi telah berubah seolah gira bertemu dengan pria lain.
Sifat henzi yang berubah 100% dari biasannya membuat gira sangat terluka entah bagaimana hingga saat ini gira masih bertahan pada kenyataan ini, namun tidak lagi sekarang, sekarang gira sudah membuat keputusan pada hubungannya dengan henzi
“Apa rencana kamu sayang”tanya nessa yang melihat gira duduk dengan termenenung
“Maaf mam, gira juga tidak tau, andai saja jika wanita itu hanya berstatus pacar mungkin gira akan mempertahan kan rumah tangga gira namun sayangnya wanita itu adalah mantan istri doctor henzi gira tidak ingin jadi orang ke tiga dalam hubungan orang lain mama”ujar gira yang melihat bagaimana kecewa dirinya pada mamanya dulu
“Tapi sayang mungkin saja henzi sudah melupakan wanita itu”ujar nessa yang menegelus rambut gira
“Tidak mam bagaimana bisa doctor henzi melupakannya saat mereka masih bersama dalam waktu ini”jelas gira
Masih terbesit di dalam ingatan gira bagaimana henzi mengatakan jika dirinya hanya sedang memainkan drama cinta dengan gira jelas sangat sakit dan berbekas di hati gira hingga gira tidak bisa melupakan semua itu begitu saja
Andai.... andaikan saja doctor henzi tidak mengatakan kata kata yang begitu menyiksa hati gira mungkin gira bisa berusaha untuk baik baik saja dengan keadaan, tapi tidak saat henzi mengatakan kata kata itu membuat gira benar benar terluka“Kamu salah paham aku hanya sedikit bersandiwara agar dia tidak curiga pada ku”Sandiwara apa selama ini semua nya hanya sandiwara.........
Itu terlalu jahat untuk di katakn sandiwara.....
“Kamu tidak mencintai henzi sayang”tanya nessa membuat gira terbangun dari lamunannya
“Cinta. apa itu namanya cinta ma????” tanya gira sendu
“Apa selama ini yang gira rasakan pada doctor henzi adalah cinta???? Apa yang selama ini di lakukan oleh doctor henzi buat gira adalah cinta???”tanya gira pada mama nya
Bagaimana tidak ini hanya sandiwara bagi doctor henzi...
“Sayang”panggil nessa terkejut mendengar ucapan yang keluar dari mulut putrinya
“Jika pun itu cinta gira tidak ingin merusak hubungan orang lain, mama tau bukan bagaimana terlukannya gira melihat mama dan papa selingkuh, gira tidak ingin anak mereka membenci gira seperti gira membenci papa dan mama”jelas gira
“Sayang”panggil nessa lirih
“Mama gira tidak jatuh cinta jika pun mungkin gira jatuh cinta pada doctor henzi namun itu tidak akan membuat gira egois untuk memiliki doctor henzi seutuhnya, karna gira tidak ingin suatu hari nanti anak doctor henzi menbenci doctor henzi hanya karna gira menjadi perusak hubungan mereka”
“kamu begitu terluka sayang???” tanya mama gira merasa bersalah melihat putrinya sangat terluka akibat kesalahan di masa lalu
Gira hanya melihat nessa dengan mata yang berkaca kaca mengingat semua masalah yang menimpah dirinya sungguh sakit
“Maafin mama sayang karna mama dan papa sudah menyimpan trauma yang besar terhadap kamu” ujar nessa lalu memeluk putrinya
“Maaf sayang, sekarang semua keputusan ada pada dirimu, mama hanya tidak ingin kamu menyesal melepaskan apa yang sudah jadi milik kamu, seperti mama”
“Mam.....”panggil gira melihat mamanya yang juga terlihat rapuh
“Mama akan mendukung setiap keputusan putri mama kamu tau bukan jika mama akan selalu ada saat kamu membutuhkan mama” jelas nessa pada gira lalu kembali memeluk gira
“Eum maaf mam”ujar gira
“Kenapa kamu minta maaf, kamu tidak buat salah sayang, namun kamu harus pergi dari belanda karna mama tidak ingin papa tau semua ini dan papa akan menjodohkan kamu kembali dengan aki aki di sana, kamu bersedia”
“Mmmhhhh”jawab gira mengiyakan ucapan mamanya
“mama sangat menyayangi kamu sayang”
“gira juga sangat menyayangi mama”
gira dan nessa tersenyum bahagia dengan tangan yang masih memeluk satu sama lain
🌿🌿🌿
Ponsel gira berbunyi membuat gira bangun dari duduknya dan melihat siapa yang menelponnya..
“hallo doc”
“Sayang maafkan aku, aku tidak bisa menjemput kamu saat ini tiba tiba seorang perawat menelpon ku ada pasien yang harus melakukan operasi saat ini juga” jelas henzi pada gira
__ADS_1
“Tidak masalah pergi lah gira akan meminta via lagi pula gira sudah lama tidak berjumpa dengan via”
“Baik lah, aku minta maaf sayang”ucap henzi merasa bersalah
“Hati hati doc”
“Miss you sayang, mari kita makan malam bersama”titah henzi membujuk gira
“Baik lah, sampai jumpa di rumah ucap gira lalu menutup panggilannya”
Gira yang sudah siap untuk pulang dengan henzi kini harus menelpon via....
“Viii kamu sedang di mana???”tanya gira pada sahabatnya
“Ada apa, aku sedang di rumah, kenapa” jawab via lembut
“Bisakah kamu menjemput ku” tanya gira sedikit berbisik
“Baik lah tunggu aku, aku akan kesana” ujar via
“Terima kasih vi”
“Mmmhhhh”jawab via mematikan panggilan tersebut
setelah melakukan panggilan singkat tersebut kini gira turun dari kamarnya menuju ruang keluarga di mana disana gira melihat mama dengan neneknya sedang tertawa ria
“Ada apa ini kenapa gira tidak di ajak ketawa bersama”tanya gira melihat mama dan neneknya tertawa begitu keras
“Hahahaha kamu tau sayang, nenek baru saja melihat mantan kekasih mama kamu saat kami sedang di luar”ucap nenek gira yang masih tertawa
“Benarkah, apa di tampan”tanya gira penasaran yang sudah duduk di depan mama dan neneknya
“Tidak kamu jangan percaya pada nenek mu itu”ucap nessa tegas dengan wajah yang sedikit cemberut karna malu pada putrinya
“Nek apa dia tampan”tanya gira lagi
“Sedikit tampan”
“Lalu bagaimana nenek bisa menegenalnya” tanya gira penasara
“Mama.... ”panggil nessa pada mamanya dengan nada memohon
“Apa, kenapa kamu malu pada putri mu??” tanya nenek
“Waaw ternyata mama sangat hebat dalam memilih kekasih”tawa gira
“Gira....”panggil nessa melihat pitrinya tersenyum
“Kenapa kamu memarahi gira, itu adalah kenyataan ”ucap neneknya gira
“Aku tidak memarahinya mam aku hanya sedikit malu....”jelas nessasedikit tersenyum malu
“Good afternoon semuanya” sapa via yang baru saja sampai di rumah tersebut
“Apa kabar sayang”tanya nessa yang bangun langsung memeluk via, karna via juga putri bagi nessa
“Via baik baik saja ”jawab via membalas pelukan tante nessa
“Bagaimana keadaan tante, tante sehat” tanya via
“Sehat seperti yang kamu lihat”
“Kemari berikan nenek pelukan, kamu cucu yang sangat nakal”tegur neneknya saat melihat via
“Nek via tidak nakal hanya saja sedikit keras kepala”jawab via tak mau kalah
“Kamu berani membantah ucapan nenek” ucap nenek sedikit berteriak
“Tidak, maaf kan via nek” ucap via lalu berjalan memeluk neneknya
Via memberikan pelukan yang begitu hanya pada nebeknya bagaimana tidak selama seminggu ini via tidak berkunjung tidak dengan biasanya
__ADS_1
Melihat keadaan fisik via yang tidak begitu sehat juga dengan hatinya yang sedikit terluka
“Maaf via tidak berkunjung dalam minggu ini” ujar via sedikit lesu
“Bagaimana keadaan kamu, kamu baik baik saja”tanya neneknya memeluk cucunya dengan erat
“Via sudah baik baik saja nenek tidak perlu khawatir”
“Apa kalian akan pergi”tanya nessa melihat via dan gira bergantian
“Iya mam, gira akan keluar dengan via, mungkin gira langsung pulang ke rumah doctor henzi jadi jangan menunggu cucu cantik mu ini ya nek”ucap gira tersenyum pada neneknya
“Baik lah hati hati ”
“Oke” jawab gira dan via bersamaan lalu keduannya pun memeluk nenenknya
“Aku pamit mam” ucap gira dengan memeluk mamanya
“Via pamit ya tan, tolong jaga nenek via khawatir nenek akan merindukan via” ujar via dan juga memberikan pelukan hangat untuk nessa
“baik lah hati hati di jalan” tawa nessa melihat via yang menjahilin neneknya
Kini gira dan via sudah masuk ke dalam mobilnya
“Kenapa doctor henzi tidak menjemput kamu”tanya via yang sesang memakai seatbelt nya
“Ada pasien dadakan”jawab gira datar
“Benarkah”titah via yang kini sudah fokus menyetir
“Berhenti curiga”tegas gira pada via karna gira sudah menceritakan semua tentang henzi pada via
Awalnya via sangat kesal dan ingin meminta penjelasan pada doctor henzi, namun gira melarangnya karna gira tidak ingin maslah ini semakin rumit
“Kamu sudah menceritakan semuanya pada mama dan nenek”tanya via
“Tidak nenek namun sudah pada mama” ucap gira lesu
“Kenapa???”
“Aku khawatir dengan keadaan nenek, kamu tau pasti bukan nenek sangat menyukai doctor henzi”jelas gira
“Lalu kamu akan terus diam ” tanya via sedikit tegas
“Aku juga tidak tau vii”jawab via
Kedua sahabat itu terdiam untuk sesaat hingga kini via bersuara
“Aku akan singgah di restorant tersebut untuk beli cemilan, kamu mau nitip sesuatu” tunjuk via saat membuat seatbelt nya
“Tidak, pergi lah” ucap gira
Namun melihat pemandangan di depannya kini gira menarik tangan via yang ingin membuka pintu mobilnya
“Tunggu viii”ucap gira menahan tangan via
“Ada apa, kamu ingin sesuatu???” tanya via yang melihat gira menghentikan nya
Tidak ada jawab dari gira, pandangan gira hanya terfokus pada restorant yang akan di datangin oleh via
Hati gira hancur melihat pandangan yang ada di depannya saat ini, sangat jelas terlihat di depan nya seorang pasangan sedang tersenyum bahagia sambil menikmati makan yang di sajikan di atas meja tersebut
Tangan gira gemetaran begitupun dengan matanya yang sudah berkaca kaca, melihat perubahan yang ada di wajah gira kini via juga melihat kemana arah titik fokus mata gira
“Girrr” panggil via lirih
“Jangan vii....”tegas gira melihat tatapan via yang sudah sangat marah dan kesal melihat pandangan di depannya
“Tapi kita tidak bisa hanya melihat begitu saja”ucap via melepaskan tangannya dari genggaman gira
“Viiii....”panggil gira dan melihat wajah via dengan air mata yang sudah jatuh dan wajah yang memohon untuk via tidak keluar
__ADS_1
Kini via langsung memeluk sahabatnya.....
“Maaf”ucap via yang mengelus elus rambut gira.....