
“Hubby sudah selesai” teriak gira dari bawah
“Nurse bawa isabell ke mobil ya, saya liat hubby dulu ya”
“Hubby kenapa belum selesai, kita akan telat” ujar gira membuka pintu
Gira menghembuskan nafasnya saat melihat henzi yang masih mengancing bajunya..
Gira mendekat ke arah henzi dan membantu henzi memasangkan dasi..
“Sayang aku tidak bisa hidup tanpa mu” ucap henzi membuat gira tersenyum
“Berhenti menggoda hubby kita akan terlambat”
“Tapi ini kenyataannya”
“Gira tau sebab itu cepat” ujar gira
Lalu memerikan kecupan di bibir henzi dan berlalu meninggalkan henzi..
“Jika kita telat tidak ada jatah untuk hubby malam ini”
Teriak gira membuat henzi bergegas memakai jasnya dan menyusul gira yang sudah turun tangga…
“4 ronde sayang” tanya henzi pada gira dan memeluk gira dengan erat
“2 ronde” balas gira langssung masuk ke dalam mobil
“2 ronde mana cukup sayang” ucap henzi lirih namun masih bisa di dengan oleh gira
Kini mobil mereka sudah melaju cepat menuju gedung di mana pesta mewah itu di jelar..
Nuansa putih yang mewah di padukan dengan biru langit membuat pesta itu semakin elegan…
Via terlihat sangat cantik dengan balutan gaun berwarna putih, dengan mahkota yang mewah dan kalung yang cantik dan simpel…
Sesampainya gira dan henzi di gedung acara, henzi mengandeng gira dan mengendong baby isabell masuk ke dalam gedung acara….
Gira dengan balutan gaun yang berwarna coksu di padukan dengan blazer coksu membuat wanita satu itu terlihat sangat cantik, dan henzi juga tidak kalah tampan dengan warna baju yang senada dengan gira…
“Gira akan ke ruangan via dulu” ujar gira pada henzi
“Baik hubby dan isabell akan ke ruangan berend sebentar, setelah itu hubby akan menemui via”
“Baiklah hati hati hubby baby momy ke ruangan tante via dulu baby pergi sama daddy dulu” ujar henzi pada babinya
Gira dan henzi berjalan ke arah yang berbeda…
“Hy darling you look so beautiful” ujar gira pada via memberikan pelukan hangat pada via
“Thanks”
“Aku bahagia banget kamu akhirnya menjadi istri dari pria yang kamu cintai sejak lama, dan kamu terlihat 100 kali lebih cantik hari ini”
“Benarkah, aku gugup sekali, bagaimana ini”
“Kamu tidak perlu gugup, focus pada satu arah” ujar gira
“Kemana”
“Kak berend”
“Gir aku serius”
“Aku juga serius, jika kamu focus pada yang kamu sukai ke gugupan kamu akan hilang percaya sama aku”
“Kamu yakin aku bisa”
“Aku yakin, lihatlah kamu sudah sangat cantik apa yang kamu takutkan”
“Kamu sudah siap sayang” tanya mevva pada via
“Sudah ma”
“Putri mama sangat cantik, tidak ada yang bisa ngalahin ke cantikan putri mama hari ini” ujar mevva memeluk via
“Makasih ma”
“Kamu juga sangat cantik sayang” ujar mevva pada gira
“Mama juga sangat cantik” sambung gira membalas pelukan mama mevva
“dimana isabell”
“ada ma sama hubby”
“Papa mana ma?”
“Papa ada lagi sapa tamunya”
__ADS_1
“Mana isabell sayang”
“Ada ma sama hubby”
“Cantik sekali putri”
Via tersenyum mendengar pujian nessa
“Udah mau jadi istri orang, jadi jangan manja lagi” sambung mevva tersenyum
“Eum betul kata mama mau jadi istri orang tidak hanya nemanin saat senang, tapi juga ada si saat susah ya sayang” ujar nessa lembut
“semangat sayangnya aku” gira memberikan pelukan pada via
“Jadi via enggak boleh manja lagi nie sama mama” tanya via menatap nessa dan mevva sekilas
“boleh sayang” ....
Di lain tempat berend terlihat sangat tampan dengan jas yang berwarna kream keputihan….
“Kamu sangat keren” ucap henzi pada berend
“Aku sangat gugup kak”
“Tenang, aku tidak akan menolong kamu jika kamu pingsan di tengah acara” sambung vino membuat henzi tertawa
“Kalian tidak membantu sama sekali”
“Mana gira kak” tanya berend
“Di ruangan via”
“Tarik nafas acaranya akan di mulai” ujar henzi
“Baby doakan om berend agar tidak membuat kesalahan sayang” ucap berend mencium pipi gemoy baby isabell
“Kamu sudah siap menemui pengantin wanita mu” tanya vino menepuk pundak berend
“Siap kak”
Kini acara yang di tunggu tunggu sudah di mulai…. Berend berdiri menunggu wanitanya dengan gugup..
Saat pintu di buka kini terlihat wanita cantik itu keluar dengan dengan pria paruh baya yang bukan laian adalah papa venus..
Terlihat sangat jelas di wajah venus menggandeng putrinya menuju pria yang akan menghabiskan sisa waktu putrinya bersama pria tersebut… via menatap bahagia ke arah papanya senyum di wajah via membuktikan jika dirinya sangat bahagia….
Tepuk tangan meriah di berikan oleh para tamu undangan, dari teman via sahabatnya, juga para partner kerjanya, begitu juga dengan sahabat dan juga partner pembisnis berend…
Via tersenyum lebar pada gira dan juga henzi yang ada di antara para tamu undanganya…
“Hubby via bilang gugup, jadi tadi gira bilang untuk fokus pada sesuatu yang via suka, yaitu kak berend, sama seperti saat gira sedih dan stress gira lihat hubby..”
ujar gira menampilkan senyuman yang indah
henzi tersenyum lebar...
Berend tidak bisa memalingkan padanganya dari diri via tidak ada satupun yang di lewatin oleh berend.. Hingga kini via sudah sampai di hadapannya
“Jaga putri papa” pesan venus sebelum meninggalkan berend dan via
Suasana haru tidak bisa di bendung saat melihat pasangan pengantin tersenyum bahagian, tak kala saat mengingat bagaimana besarnya cinta via terhadap berend, memendamnya bertahun tahun hingga kini pria yang di cintainya sudah menjadi pengantin prianya…
“Kamu sangat cantik sayang” ucap berend bahagia
“Kakak juga sangat tampan”
Kini semua orang bertepuk tanga untuk kedua pengantin… mereka memakai cincin pernikahan …dan kini yang di tunggu tunggu, berend mendekatkan wajahnya pada via, mengecup sekilah bibir via membuat semua tamu berteriak histeris begitupun dengan gira dirinya sangat bahagia melihat sahabatnya sudah sah menjadi istri orang….
“I love you my wife Savia calinza” ujar berend mencium dahinya via
Air mata tidak bisa di tahan oleh via, air tumpah karna dirinya sangat bahagia, berend menghapus air mata via dan tersenyum..
“I love you too my husband Vino branova” jawab via tidak hanya berend semua orang juga bahagia
Setelah semua selesai kini mereka bertemu dengan para tamu yang sudah datang…
“Selamat sayang sekali lagi selamat sahabat aku, aku bahagia kamu sudah sah jadi istrinya kak berend, aku bahagia banget kini sahabat aku tidak sendiri lagi” ujar gira memeluk via
“Terima kasih gir, walaupun aku udah nikah jangan ninggalin aku, kamu sahabat aku, aku enggak mau kamu ninggalin aku gira” ujar via membuat gira tertawa
“Itu tidak akan pernah terjadi, kamu terlalu banyak berfikir” ujar gira lagi
“Kak gira titip via, jika via sampai terluka sedikit saja, kakak akan berhadapan dengan gira” tegas gira pada berend
“Siap gir, terima kasih untuk semua yang kamu lakukan untuk kami..”
“Sekali lagi selamat untuk kakak dan via”gira kembali memeluk via dan berend...
Kini berend adalah masa lalu gira, sedangkan via adalah masa depan via.... gira sadar jika cinta yang indah dan terbaik akan datang bersama takdir yang terbaik pula...
__ADS_1
“Terima kasih gir”ujar berend
“Selamat untuk pengantin yang cantik dan tampan” ujar henzi
“Kak henzi akuin jika aku cantik”
“Aku tidak ingin di cubit oleh istriku” bisik henzi membuat via tersenyum lebar
“Terima kasih kak”
“Jaga via baik baik, kamu berhadapan dengan kakak jika via terluka” ancam vino pada berend
“Selamat sayang, kamu cantik sekali hari ini, ingat kakak akan selalu menjadi yang utama jika kamu membutuhkan kakak” ujar vino sambil memeluk via
“Terima kasih kak”
“Selamat sayang,putri papa sangat cantik hari, papa tidak pernah berfikir jika hari ini akan tiba, putri papa akan memulai hidup baru, ingat sayang apapun yang terjadi kamu tetap putri papa, tidak perduli sebesar apa nanti masalah yang datang, jika kamu butuh papa papa akan selalu ada untuk kamu, kamu putri yang hebat untuk papa” ujra venus memeluk putrinya dan juga mengecup dahi putri
“Terima kasih pa, papa juga sudah menjadi papa yang hebat untuk via” balas via
“Papa titip putri papa, ingat jika di terluka kamu papa bunuh” ancam venus pada berend sambil memberikan pelukan pada menantunya
“Selamat sayang, jadilah istri yang baik untuk suami kamu di setiap sintuasi apapun, mama tau kamu wanita yang hebat, dan jangan pernah ragu pada apa yang kamu ambil dan mama juga berterima kasih kamu sudah hadir di hidup mama”
“Via yang harus berterima kasih mam, sudah menjaga via dengan sangat baik, terima kasih ma untuk semua rasa sayang yang mama berikan untuk via” ujar via membalas pelukan mamanya
Mevva menghapus air mata yang ada di pipi via, sampai detik ini mevva telah merawat via dengan baik....
“Jangan nangis. nanti cantiknya hilang”
ujar mevva tersenyum lebar pada putrinya
“Maksih ma”
“Jagain putri mama ya”
“Tentu ma” ujar berend hormat pada mama mevva
“Selamat sayang, kamu sekarang sudah menjadi istri orang, sifat manjanya udah boleh di kurangin” ujar nessa memeluk via
“Makasih ma, sesekali bolehkan ma”
Nessa tersenyum lebar mendengar jawaban via
“Jangan putri mama ya berend, tidak boleh sampai terluka putri mama”
“Baik ma”
Setelah para keluarga kini via dan berend juga dapat selamat dari para pembisnis berend dan juga partnernya kerja….
Mereka semua terlihat sangat bahagia…
Gira juga bahagia kini seolah hidupnya sudah tersusun rapi, memiliki mama, dan kini papa venus juga mencintainya, gira merasa semua orang yang berada di dekatnya semua menyayanginya…
Gira tersenyum bahagia melihat papa venus tersenyum lebar pada isabell yang ada di gendongannya dan mama mevva, mama nessa yang tersenyum bahagia pada temannya….
Kini hidup gira benar benar sudah lengkap, memilih suami yang sangat mencintainya dan putri yang begitu cantik….
(Nenek gira udah bahagia, sangat bahagia, semua orang yang di samping gira menyayangi gira dengan tulus, bahkan kini gira mempunyai putri yang cantik, dan gira juga sudah merasakan bagaimana di cintai dengan tulus oleh seorang papa, jadi nenek tidak perlu khawatir lagi) batin gira sambil melihat henzi via dan lain lain yang tersenyum bahagia
“Sayang kemari” ajak henzi keluar dari acara
“Kita akan kemana hubby” tanya gira penasaran namun tidak ada jawaban dari henzi henzi hanya tersenyum
Henzi membawa gira ke kursi yang ada di luar, mendudukan gira dan mengambil satu ikat bungan mawar merah memberikannya pada gira…
“Terima kasih sayang sudah menjadi istri yang hebat untuk aku, dan kamu sudah mau menjadi ibu yang hebat juga untuk anak kita isabell” ujar henzi memberikan Bunga itu untuk gira
“Terima kasih hubby”
Henzi mencium bibir ranum gira sekilas hanya kecupan penuh cinta, lalu kembali mencium dahi dan kedua tangan gira….
Henzi duduk di samping gira membawa gira ke dalam dekapannya, mencium kepala gira berulang kali, dan tangan kirinya melus bahu gira sedangkan tangan kananya mengenggam erat tangan gira sesekali mencium tangan gira…
Mereka menghabiskan waktu bersama menikmati sejuknya angin malam yang menerpa mereka…
“Hubby tidak tau bagaimana hidup hubby tanpa kamu... hubby berharap kamu selalu di samping hubby sayang....”
Gira menatap henzi dengan lekat.. lalu mencium pipi kiri henzi, dan memberikan senyum yang terbaik untuk suamminya, gira kembali memeluk henzi dengan erat
“Terima kasih sayang sudah sudi menjadi istri dati pria tua ini, hubby bahagia banget karna sayang yang ada di samping hubby saat ini, wanita yang tanpa mengelus dan juga selalu ada di saat hubby membutukah sandaran, terima kasih sayang, kamu juga memberikan hubby hadiah terbaik di hidup hubby, tidak ada yang lebih indah dari kehadiran kalian berdua dan hubby sangat berterima kasih berkat neneka dan oma, kamu menjadi istri hubby, hubby beruntung kamu adalah wanita itu, wanita yang membuat hidup hubby berwarna sangat berwarna, terima kasih sayang…”
“Gira juga mau bilang terima kasih karna hubby mau menunggu gira dalam waktu yang lama, hubby juga udah menjadi tempat yang hangat untuk gira, memberikan gira kebahagian yang luar biasa, gira sangat beruntung menjadi istri hubby”
“I love you my little wife Amelia agiralia……” ujar henzi mengecup dahi gira singkat
“I love you too my hubby Henzi defran….” Ujar gira memeluk hangat suaminya
END
__ADS_1