
`Gila kenapa hari ini dia terlihat sangat manis an anehnya pagi ini dia terlalu banyak senyum biasanya enggak pernah, bahkan aku tidak pernah melihat dia senyum, gila ini bocah`
Henzi akhirnya mandi tanpa memperdulikan apa yang di lihat pagi ini
Selesai mandi henzi terkejut melihat apa yang ada di sofa nya
`Apa ini, siapa yang menyiapkan ini, ahh gira!! Gila atau sinting gira menyiapkan baju seperti ini untuk ke rumah sakit, enggak aku tidak akan memakai pakaian seperti ini bisa di kira salah makan aku sama orang di rumah sakit`
Akhirnya henzi dengan keputusannya untuk tidak memakai pakai yang sudah di siapakan oleh gira yaitu kemeja merah gelap dan jas hitam yang di padukan dengan kemeja yang berwarna merah gelap dan dengan dasi yang berwarna hitam dan celana yang berwarna hitam
namun doctor henzi malah memakai kaus hitam dan celana hitam di tambah dengan bleazer hitam seperti yang di pakai hari hari biasa saat doctor henzi ke rumah sakit.
jujur saja doctor henzi terlihat tanpam saat memakai pakaian sesimpel itu namun gira tidak ingin orang lain berkata gira tidak mengurus suaminya dengan benar, buka orang lain tapi sahabatnya dan juga neneknya terutama gira ingin membuktikan kepada mama dan papanya bahwa gira bahagia dengan pilihan neneknya
setelah selesai akhirnya henzi keluar dari kamarnya dan henzi terkejut melihat sudah ada makan yang sudah di siapakan di atas meja makan, nasi goreng dan telor goreng gira juga tidak lupa menyiapkan kopi untuk doctor henzi, lalu perhatian doctor henzi teralih ke wanita yang sudah menyiapkan sarapan untuknya, doctor henzi melihat gira sedang termenung
akhirnya henzi menarik kursinya hingga gira tersadar dari lamunannya
`kamu pasti terkejut malihat aku memakai pakain ini, kamu pikir aku mau memakai pakai yang sudah kamu siapakan, kamu pasti akan sedih tentu saja` batin henzi
Senyum henzi pada gira, henzi berfikir gira akan sedih dengan apa yang sudah di perbuat oleh henzi dengan menolak mentah mentah pakaian yang sudah gira siapakan untuk henzi namun dugaan henzi salah gira tidak akan tinggal dia
Gira pov
__ADS_1
~Kenapa aku berfikir bahwa rumah ini sudah pernah di tepati oleh orang lain selain aku ya, apa ini hanya pikiran ku saja, apa ini rumah masa depan doctor henzi dengan istri nya nanti, rumah ini sangat besar, tidak mungkin doctor henzi baru membeli rumah ini, terlihat rumah ini sudah lama dan semua perlengkapan dapur juga sangat lengkap, semoga yang aku pikirkan enggak benar, aku tidak ingin menjadi orang ke tiga dalam hubungan orang lain~
Mendengar suara tarikan kursi membuat aku terkejut dari lamunan ku, sejak kapan doctor henzi sudah ada di depan ku dan yang membuat ku lebih terkejut melihat doctor henzi tidak memakai pakaian yang sudah aku siapkan
“Kenapa doctor tidak memakai pakaian yang sudah aku siapakan” Tanya ku jujur saja aku sangat kesal bisa bisanya dia tidak memakai pakaian yang sudah aku siapkan, padalah aku rela rela bangun pagi untuk menyiapkanya pakain untuknya hari ini
Sebelum doctor henzi menjawab pertanyaan ku aku langsung menarik doctor henzi ke dalam kamar
“Apa yang sedang kamu lakukan” Tanya doctor henzi saat aku memegang tangannya dan menariknya ke kamar kami
Aku tidak menjawabnya aku langsung membuka pintu kamar dan menarik doctor henzi ke sofa dimana aku sudah menyiapkan pakaian untuk doctor henzi
“pakai ini, aku sudah menyiapkannya” ucap ku sambil memberikan baju yang sudah ku siapkan
“Tidak aku tidak mau ganti, aku sudah memakai baju ini dan aku tidak ini menggantikannya” jelas doctor henzi
“Tapi aku sudah menyiapakan baju ini untuk doctor, dan lagian baju ini doctor pun sudah memakainya kemarin bahkan hampir seharian”ucap gira menjelaskannya
“Kamu tidak berhak atas diriku”yegas doctor henzi, jelas membuat gira sakit hati
(aku disini istri doctor, aku sedang berusaha menjalankan tugas ku, aku harus lebih tegas) batin gira
“Aku berhak (teriak gira) karna kenapa, aku ini istri doctor henzi yang sah, dan jika pun aku istri sementara di perjanjian kita tidak ada tertulis aku dilarang untuk menentukan dan menyiapkan baju doctor, aku hanya di larang untuk mengikut campur dalam urusan doctor henzi dan itu pun di luar kawasan rumah” jelas gira pada doctor henzi
__ADS_1
Doctor henzi terdiam mendengar penjelasan gira, doctor henzi tau gira akan marah karena dia tidak memakai baju yang gira siapkan, tapi doctor henzi tidak berfikir jika gira akan semarah ini Cuma karna perkara baju
“Satu hal yang harus doctor tau, aku juga tidak ingin meyiapakan baju untuk doctor, aku sama sekali tidak ingin (teriak gira) doctor ingat itu, tapi aku harus bagaiman ini sudah kewajiban aku untuk menyiapakan kebetuhan doctor sama halnya juga doctor harus menafkahi aku padahal aku tidak ingin, tapi karna doctor bilang itu kewajiban doctor dan aku mengiyakan nya tanpa berkomentar”ucap gira kini mata gira berkaca kaca
“terserah doctor memakainya atau tidak aku juga tidak peduli, aku akan pergi ke rumah sakit, aku sudah memasak jika doctor ingin makan makanlah, jika tidak ingin makan buang saja, aku sudah telat aku pergi dulu, dan gira mau minta izin enggak pulang ke rumah malam ini gira akan menginap di rumah nenek” aku pergi dan aku juga tidak lupa mencium tangan doctor henzi sebelum pergi
doctor henzi terdiam di dalam kamarnya entah apa yang dipikirkan jelas perkataan dan perlakuan gira benar benar membuat henzi tersentuh
Aku langsung keluar dari kamar itu dan mengambil kunci mobil dan masuk ke dalam mobil ku, aku benar benar sudah gila padahal ini adalah hari peetama kami menjadi satu ikatan suami istri namun doctor henzi malah merusak semunya
“Akkkkkhhhhh apa susahnya si memakai pakaian yang sudah aku siapkan, jika aku tau dia tidak memakai pakaian yang apa yang sudah aku siapkan, aku tidak akan bangun pagi pagi hanya untuk menyiapkan makan dan pakaianya dasar kutub es, aku tau doctor henzi pasti ingin berdebat dengan ku pagi ini”
Aku segera mengambil ponsel yang ada di dalam tas ku dan menghubungi via
“ada apa gir”tanya via yang terkejut aku menelponya pagi pagi begini
“kamu di mana”tanya ku lagi
“kantin rumah sakit”
“Aku akan kesana tunggu aku”
Akhirnya gira pun pergi dari rumahnya doctor henzi dan menyusul via yang ada di rumah sakit
__ADS_1