My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Rumah Nenek


__ADS_3

Gira hanya tardiam saat apa yang sedang di lakukan oleh henzi saat ini, henzi menarik gira keluar dari mobilnya dan henzi membawa gira menuju mobilnya membuka pintu mobilnya, melihat apa yang di lakukan oleh doctor henzi jujur saja gira saat bahagia, akhirnya henzi masuk ke dalam mobilnya dan melihat gira hanya dia tanpa berkutik akhirnya henzi pun mendekat sangat dekat ketika itu pun gira menoleh ke sisi kanannya dan melihat wajah doctor henzi tepat di dekatnya


Seketika mata mereka saling menatap gira di buat gugup oleh doctor henzi


“Pakai seatbelt nya” ucap henzi sambil memakai seatbelt pada gira


Gira hanya terdiam sambil melihat henzi mengemudi mobilnya


(Ada apa dengan doctor ini, gila benar benar cool banget, bisa bisa aku jatuh cinta sama doctor henzi) batin gira sambil melihat doctor henzi


Sunyi bahkan tidak ada satu pun suara yang terdengar di dalam mobil itu, yang ada hanya lah suara music sapanjang perjalananan tidak ada pembicaraan yang terjadi di antaran pasangan itu, hingga suara bunyi ponsel gira membuat puncak focus doctor henzi teralihkan ke arah ponsel gira, gira terkejut melihat nama yang tertera di ponsel gira


(tidak saat ini, ini bukan waktu yang tepat) batin gira dalam hatinya sambil melihat nama itu


Gira terdiam tidak menjawab namun tidak juga mematikannya hingga ponselnya mati dengan sendirinya namun saat itu gira langsung mengalihkan ponselnya ke nada getar, saat itu pun gira melihat doctor henzi


(kenapa dia diam saja, apa doctor henzi tidak penasaran siapa yang menelpon ku, mungkin tidak karna dia tidak tertarik dengan ku) batin gira lesu sambil melihat ke depan


(kenapa bocah itu tidak menggangkat ponselnya siapa yang menelponya hingga dia tidak berani menganggkatnya di depan ku, apa itu kekasihnya???) batin henzi


pernasaran namun kembali terfokus pada mengemudi


Namun apa yang di pikirkan oleh mereka sama sekali tidak di keluarkan, sepanjang jalan mereka masih betah dengan diam hingga akhirnya tujuan mereka pun sampai,


henzi langsung turun namun tidak dengan gira, gira berusahan mencari tasnya, sampai akhirnya doctor henzi punya kesempatan untuk membuka pintu untuk gira


“Ayo masuk” ajak henzi pada gira sambil mengulurkan tangan nya


Gira terdiam melihat apa yang di lakukan oleh doctor henzi, akhirnya gira memberikan tanganya pada doctor henzi


Gira melihat tangannya di genggam oleh doctor henzi


“Doc” panggil gira


“Iya, ada ap” Tanya doctor henzi pada gira lalu menghentikan langkahnya


“Tas, dan dompet aku tertinggal di mobil”


“Penting banget” Tanya doctor henzi lembut


“Enggak juga sih tapi aku berencana ingin membelikan hadiah untuk nenek besok” jawab gira sambil melihat doctor henzi

__ADS_1


Doctor henzi tersenyum melihat tingkah gira (aku enggak habis pikir kamu ingat oleh oleh untuk nenek padahal kita pulang nya besok kenapa kamu pikirnya hari ini) batin henzi


“Kamu tenang aja aku ada bawa dompet” ucap doctor henzi mencoba untuk menenangkan gira


“Tapi gira ingin membelikannya dengan uang gira” tegas gira jujur saja gira ingin membelikan kado untuk nenek nya henzi memakai uangnya sendiri


“Kan sama aja uangnya aku yang kasih” tegas henzi


“Tapiii__”


“Kamu tidak ingin masuk” ucap henzi cepat mengalihkan pembicaraan, jika ini berlanjut pembicaraan ini tidak akan selesai selesai


“Ayo masuk” jawab gira cepat kini giliran gira yang menarik tangan doctor henzi untuk masuk ke dalam rumah nya


Nenek” panggil gira cepat


“Cucu kesayangan nenek sudah pulang” jawab nenek


Gira langsung menghampiri neeneknya yang sedang ada di meja makan, memelukmya dan juga mencium nenek nya


Lalu gira beralih memeluk mamanya mata gira mencari seseorang yang yang gira sebut dengan sebutan papa


“Mana papa ma” Tanya gira


“Mari makan dulu kalian pasti belum makan malam kan, doctor henzi duduk lah” ucap nenek


“Iya nek kami bergesa untuk bisa makan malam di sini”


Doctor henzi duduk di sebelahan nenek dan gira duduk di dekat mama nya sunyi saat ini semua orang sedang menikmati makan siang, namun saat gira ingin mengambil ayam tiba tiba mama gira membantu mengambilnya dan memberikan paha ayam untuk gira seolah tau jika putrinya sangat menyukai paha ayam


(ada apa dengan mama bagaimana mama bisa memberikan aku paha ini seolah olah dia tau aku menyukai paha ayam atau jangan jangan mama memang tau aku suka paha ayam, tapi sepertinya tidak ini hanya kebetulan bagaimana mama bisa tau bahkan saat kecil sampai sekarang mama tidak pernah ada untuk ku) batin gira sambil menatap ayam yang di berikan oleh mama nya


“kenapa gira tidak mau paha ini biar mama gantikan” Tanya mama gira


“Tidak ma aku suka” cegah gira saat mamanya ingin menukarkan paha ayamnya


🌿🌿🌿


Di lain waktu dan tempat di sebuah mobil terlihat kedua insan itu tidak berbicara hanya diam hingga akhirnya vino membereranikan diri


“Jujur saja aku tidak pernah melihat henzi senekat itu untuk seorang wanita, gira benar benar bisa membuat harimau keluar dari sangkarnya"

__ADS_1


“Benarkan” Tanya via


“Tentu aku saja baru lihat sisi lain dari sahabat ku selama 30 tahun mengenal henzi” jelas vino


“30 tahun” jawab via sedikit berteriak


“Iya kenapa”


“Tidak hanya sedikit terkejut, berarti umur doctor henzi 30 tahun”


“Iya, kamu baru tau”


“Tidak aku sudah tau tapi sedikit tidak percaya saja karna doctor henzi sangat tampan” jawab via


“Bagaimana dengan ku” Tanya vino penasaran sambil tersenyum melihat via


“Doctor terlihat umur 35 tahun”


“Apa kamu bilang” teriak vino pada via


Via hanya tertawa pada vino ingin marah namun saat melihat via tertawa niat vino terhentikan lalu vino pun ikut tertawa


🌿🌿🌿


Setelah makan mereka menghabiskan waktu bersama di ruang keluarga, gira duduk di dekat neneknya dan henzi duduk di sisi kiri nenek dan mama gira duduk di kursi yang berhadapan dengan mereka


“Kenapa pengantin baru ini pulang kemari” Tanya nenek gira


“Nenek tidak merindukan ku” Tanya gira


“Tentu saja sayang”


“Tapi kamu sudah menikah”


“Gira paham, tapi kami sudah membuat kesepakatan, malam ini gira akan tidur di sini dan malam besok gira akan tidur di rumah


neneknya doctor henzi benarkan doctor” jawab gira sambil menoleh ke arah doctor henzi sambil tersenyum


“Iya nek kami sudah membuat keputusan dan seterusnya kami akan tidur di rumah kami” jelas doctor henzi pada nenek


“Benarkan” ucap nenek

__ADS_1


“Iya nek” jawab doctor henzi dan juga gira bersamaan


“Kalau begitu nenek masuk duluan untuk istirahat, kalian juga harus istirahat” ucap nenek sambil memegang kedua tangan cucu kesayanganya


__ADS_2