My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Pesta Penyambutan Isabell


__ADS_3

Semua orang berkumpul di depan halaman rumah milik henzi dan juga gira, rumah yang di bangun henzi untuk keluarga kecilnya…


Henzi dan gira sepekat untuk membuat acara kecilan untuk kelahiran putri mereka dan juga acara penyambutan keadaan via yang sudah membaik


Henzi mencium bibir gira yang dengan mengaca di depan cermin yang besar dan tinggi itu…


Tidak hanya henzi gira juga ikut membalas ciuman panas milik henzi, ciuman yang di berikan pada bibir kecil gira dengar Sangat bergairah…


Hisapan dan juga ******* bertubi tubi henzi berikan pada istrinya hingga gira hampir terjatuh karna kehilangan ke seimbangan


Namun tangan kekar milik henzi langsung reflek memeluk pinggang ramping gira


Hinga kini tubuh gira berada penuh di dalam pelukan henzi, kedua tanganya melingkar indah di leher henzi, senyum lebar di bibir henzi melebar saat melihat tangan indah milih gira melingkar di lehernya, jika saja bukan mereka peran utama di dalam acara besar itu mungkin gira tidak akan selamat lagi, dan mereka akan berakhir di atas kasur....


Karna posisi saat ini sangat membuat henzi terangsang, meskipun saat ini gira sudah menjadi ibu namun gira sama sekali tidak berubah dalam segi apapun terutama penampilan


Mata yang bulat dengan bulu mata yang lentik juga hidung yang mancung perubahan itu tidak terlihat bahkan saat ini gira sudah menjadi ibu anak tunggal


Henzi bahkan sering khawatir jika istrinya akan bosan dengan dirinya yang sudah terbilang tua di usianya yang sudah memasuki 34 tahun sangat beda jauh dengan istrinya yang masih 24 tahun…


“Kenapa kamu sayang cantik baby” ujar henzi pada istrinya dengan tangan yang beralih memegang pipi gira lembut


“Hubby baru sadar jika istrimu ini sangat cantik” balas gira dengan tangan yang sedikit menyentuh leher belakang henzi dengan lembut dan tersenyum nakal ke arah suaminya


“Kamu mulai nakal baby” ucap henzi menarik gira semakin dekat dengannya lalu mencium pipi gira


“Hubby kita akan terlambat” ujar gira lembut


“Baiklah kamu beruntung baby, tapi lain kali aku tidak akan melepaskan kamu lagi” ujar henzi lembut


Entah ide dari mana namun sifat keusilan gira tiba tiba muncul di benaknya


Saat henzi sudah melepaskan tanganya dari pinggang gira kini gira mendekatkan wajahnya pada telinga henzi dan berbisik


“Hubby aku juga sangat seksi saat di atas kasur bukan terlebih saat di atas” bisik gira dan menghenbuskan nafasnya di telinga henzi


Henzi membeku saat mendengar bisikan gira di telingannya, bukan hanya bisikan namun juga hembusan nafas gira yang berada tepat di telinga dan juga lehernya


Sesaat sebelum gira pergi gira memberanikan diri menyentuh junior henzi yang tertutup celana bukan hanya menyentuh namun juga memegang dengan sedikit lebih keras


Setelah menyentuh junior henzi gira segera lari dengan cepat, jika dirinya telat satu menit maka dirinya akan berada di bawah henzi…


“Gira” teriak henzi keras saat gira sudah di luar pintu kamar


Senyum puas terlihat di wajah cantik gira “aku tidak berfikir ini gila” ujar gira yang melihat tangan yang sudah berani menyentuh junior henzi


“Aku tidak akan mengampuni kamu gadis nakal” ujar henzi yang menatap juniornya sudah bangun


“Kamu tenang junior kita akan menghukum baby malam ini” ujar henzi membuka bajunya lalu masuk ke dalam kamar mandi


Gira keluar dari kamar dengan wajah yang tersenyum lebar, gira meninggalkan kamarnya dan turun ke bawah untuk menyapa tamu undang


Setelah melihat baby isabell yang sudah rapi dan di gendong oleh nessa


“Dimana henzi” tanya nessa


“Ada di dalam kamar ma”


“Henzi belum selesai, ini para tamu sudah mulai berdatangan”


“Hubby sedang mandi ma” ujar gira yang mengambil alih mengendong baby isabell


“Mandi disaat seperti ini, apa yang di lakukan sehingga harus mandi di saat seperti ini” tanya nessa terkejut


“Mungkin hubby kepanasan ma”


“Alasan yang konyol” ujar nessa meninggalkan gira


Gira tersenyum melihat mamanya pergi meninggalkan mereka…

__ADS_1


“Baby, kamu tau daddy kamu saat ini sedang kedinginan” ujar gira pada baby isabell


Baby isabell hanya bisa tersenyum saat pipinya di sentuh lembut oleh gira..


“Malam doctor gira” sapa salah satu tamu undangan


“Malam doctor zina, terima kasih sudah hadir” ujar gira lembut berjabat tangan dengan doctor zina


“Waw imut sekali”


“Isabell” ujar gira


“Hallo isabell” sapa zina


“Hello doctor zinna” ujar gira lembut seolah bayi isabell


“Saya tidak melihat doctor via” ujar lagi zina memperhatikan sekelilingnya


“Saya juga belum melihatnya” ujar gira namun sesaat berend datang dengan mendorong kursi roda bersama via


“Disana via” ujar gira pada zina


Via tersenyum lebar dengan balutan dress biru laut dan rambut yang diikat membuatnya terlihat lebih dewasa…


“Hey are you okey” tanya gira pada via yang duduk di kusi roda dan di dorong oleh berend


“Eum”


“You look so pretty”


“You too, no bad” ujar via melihat gira tersenyum lebar


“Aku ingin mengendong baby gemoy” ujar via mengambil alih baby isabell


“Hello baby”


“Dia sangat cantik saat memakai dress” ujar berend pada baby isabell


Henzi datang dengan wajah yang garang menatap istrinya…


“Maafin gira hubby”


“Kamu sangat nakal, aku tidak akan memaafkan mu malam ini” ujar henzi melayangkan ciuman pada dahi gira


“Hubby banyak orang”


“Kamu yang membuat ku ingin melakukannya” ujar henzi


“Selamat atas kelahiran putrinya doctor defran dan nyonya defran” ujar salah satu tamu undangan


“Terima kasih pak sudah hadir di acara kami” ujar henzi ramah


“Suatu kehormatan pak”


Gira dan henzi terus di sibukkan dengan tamu yang berdatangan…


via yang melihat gira dengan wajah yang tersenyum membuat via mendekat karna rasa penasaran…


setelah kejadian di rumah sakit 1 minggu yang lalu, venus dan mevva menemui nessa di kediamannya, berniat untuk meminta maaf, semuanya di sambut hangat oleh nessa terlebih kedua saudara yang dulu berpisah kini kembali akrab lagi, bukan hanya gira, nessa juga sudah lebih dekat dengan mevva, tidak butuh waktu yang lama untuk mereka akrab seperti adek kakak, karna memang dasarnya mevva dan nessa wanita yang tulus….


“Kenapa kamu ketawa sendiri”


“Tidak ada” ujar gira


“Aku merasa ada yang aneh dengan dia” ujar via menyindiri gira


“Aku bahagia, melihat mama dan papa venus sudah akur kembali” ujar gira menatap venus mevva dan juga nessa bicara dan juga tersenyum bersama


“Aku juga bahagia” sambung via

__ADS_1


“Terima kasih sudah tetap bersama ku dalam waktu yang lama” ucap via menatap gira


“Terima kasih kembali karna tidak meninggalkan ku sendiri” ujar gira memeluk via


Kini giliran venus, mevva dan nessa yang bahagia melihat via dan gira yang berpelukan


“Aku pikir aku tidak akan melihat hal ini lagi” ujar Stefan pada via dan juga gira


“Kenapa?”


“Karna kalian sudah tua masih aja kayak anak kecil, yang satu sudah jadi ibu yang satu sudah hampir menikah” ujar Stefan tersenyum


Gira dan via tersenyum lebar….


“Selamat gira atas kelahiran putrimu” ujar Stefan


“Terima kasih sudah hadir”


“Mana doctor henzi”


“Ada disana” ujar gira menunjukan pandngannya pada henzi yang sednag bicara dengan tamu lainya


“Terima kasih doctor Stefan” ujar via


“Sudah cukup berterima kasih, sampai kapan kamu akan berterima kasih” ucap Stefan mengingat via terus berterima kasih pada stefan


Kini acara sudah di mulai dimana semua orang menyambutnya dengan antusia, henzi mengucapkan terima kasih untuk para tamu undangan yang sudah hadir di pesta malam ini


Henzi dan gira berdiri di depan kolam renang, disampingnya berdiri mama nessa, mevva dan juga papa venus


“Dan terima kasih juga untuk istri saya yang sudah menemani dan berjalan di samping saya dalam waktu yang sedikit lama, meskipun kami sempat di pisahkan oleh jarak dan waktu, namun akhirnya takdir mempersatukan kami kembali, hingga sekarang sudah ada baby isabell di antara kami, saya perkenalkan putri pertama kami, ISABELL LARANDRA DEFRAN”


Semua tamu yang hadir menepuk tangan dengan penuh bahagia…


Henzi mencium gira dan juga isabell yang ada di pelukan gira..


Henzi menaikan gelas untuk membuka pesta mereka…. Semua orang juga ikut bahagia melihat keluarga kecil henzi yang bahagia..


“Kak mari kesana” ajak via menunjukan pandanganya pada henzi dan gira


Berend tersenyum lalu mendorong kursi roda via mendekat ke arah henzi dan gira


Sesampainya di dekat henzi dan gira…


“Kak baby isabell sangat mirip dengan ku” bisik via di dekat henzi membuat henzi menatap ke arah via tajam


“Kenapa putriku mirip dengan mu” tanya henzi membuat semua orang di samping mereka tertawa


“Karna kakak suka menjelekan ku, lagi pula mamanya baby isabell selalu di samping ku” sambung via lagi tak ingin kalah


“Tidak dia lebih banyak bersama ku dari pada bersamamu” sambung henzi tak ingin kalah


Gira dan orang yang di sampingnya hanya bisa tertawa melihat tom and jerry bertengkar…


“Kak kakak sadar gak si baby isabell mempunya mata yang bulat seperti mataku” ujar via lagi


Namun kali ini henzi hanya bisa diam dan melihat mata isabell, dan itu benar adanya mata baby isabell memang bulat dan henzi tidak bisa membantah ucapan via…


Melihat henzi diam via tertawa lepas atas ke menangnya, begitu juga dengan gira dan orang sekelilingnya….


“Udah hubby mengaku kalah aja dengan via, dia selalu menang saat berdebat” ujar gira membuat henzi memandang gira sedih


“Kak henzi udah tua masih aja tidak mau mengalah”


“Kamu bilang aku tua” tanya henzi cepat


“Enggak kak henzi masih tampan kok enggak tua” ujar via cepat saat melihat wajah henzi yang sudah mulai panas


“Sini isabell sama kakak gir, dari pada isabell pusing dengan papanya bertengkar dengan tantenya” ujar vino mengambil isabell dari gira

__ADS_1


“Baik kak” ujar gira tersenyum…


“Sebaiknya jauhkan isabell dari kedua tom and jerry itu” ujar venus meninggalkan mereka dan menyapa para tamu, namun nessa dan mevva hanya bisa tersenyum melihat semua drama mereka....


__ADS_2