My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Ldr


__ADS_3

Vino dan henzi harus keparis untuk beberapa urusan dari rumah sakit, dan mereka akan berada di paris untuk 1 minggu kedepan, henzi harus meninggalkan istrinya yang sedang hamil besar karna pekerjaan, namun apa boleh buat itu semua sudah menjadi tangung jawab henzi ….


“vi bagaimana dengan kak berend” tanya gira saat mereka sudah ingin berangkat ke bandara


“Beberapa menit yang lalu kak berend kabarin aku sudah sampai di paris” ujar via


“Kak, apa kak berend akan jemput kalian di bandara” tanya via pada vino


“Vi tidak mungkin kekasih kamu tidak jemput calon kakak iparnya” ujar henzi menatap via di balik kaca _____


“Via menatap henzi tajam, membuat henzi tersenyum simpul, jujur henzi sangat suka membuat via marah


“Ya isanim, jangan memancing emosiku” ujar via tajam


“Aku tidak tau mengapa berend sangat mencintainya, jelas saja dirinya tidak memiliki sisi yang manis” ucap henzi menatap via, lalu tersenyum ke arah gira


“Aku juga ingin tau, bagaimana kamu mencuri hati kak berend” tanya gira lagi


“Gir” panggil via tdak terima


“Kakak juga penasaran” sambung vino


“Kaaakk” rengek via membuat henzi tertawa terbahak bahak..


Begitupun dengan semua orang tawa mereka pecah saat vino juga ikut bertanya…


“Aku tidak mood” ujar via menatap kesal ke arah semua orang


“Maaf maaf, hubby berhenti membuat via marah, hubby tidak tau via memiliki sifat yang sangat manis” jelas gira


Mobil itu terus melaju cepat menuju bandara, begitupun dengan cerita yang mereka ceritakan dan tertawa bersama di dalam mobil…


Mengingat waktu mereka besama sangatlah mini terlebih mereka terlalu sibuk dengan aktifitas mereka masing masing,karna itu saat mereka bersama mereka akan menghabiskan waktu untuk berbgi certia bersama…


Waktu untuk berkumpul dengan orang yang kita sayangi sangat berarti bagi mereka….


Sesampai di bandara mereka langsung menuju ke ruang tunggu, mereka masih punya waktu 30 menit lagi untuk penerbangan henzi dan vino ke paris


Gira memeluk henzi dengan erat, meskipun di antara keduanya terdapat junior yang sudah mulai membesar..


“Ingat jangan lakukan hal yang membuat kamu lelah, minum vitaminya, makan buah buahan dan juga sayur, minum susu, dan jangan makan makanan yang tidak bergizi, hubby sudah memesan buah buahan dan sayuran yang segar, dan di antar kerumah setiap pagi, jadi habiskan semuanya” jelas henzi dengan cerewet


“Iya pak doctor” sambung gira “Kabarin gira saat hubby sudah sampai di sana”


“Tentu baby, jaga junior kita” ujar henzi yang kini berjongkok di depan perut gira


“Junior, papa tau kamu sangat aktif dan cerdas, tapi jangan terlalu kencang menendang perut mama sayang, karna papa khawatir mama terluka dan kesakitan” ujar henzi


“Jadi kamu harus menjaga mama saat daddy tidak ada, daddy akan pergi untuk 1 minggu dan kamu harus menjaga mama dengan baik saat daddy pergi, daddy ingin mama dan junior sehat saat daddy pulang” henzi mencium perut gira dan juga memeluknya


“Hubby pergi ya baby, jaga junior” ucap henzi mencium gira


“Iya hubby hati hati”


“Kami akan pergi jaga diri kamu di sini, jangan terlalu keluar larut malam” jelas vino memeluk via


“Baiklah, hati hati kak, kakak juga jangan terlalu bekerja keras di sana” balas via


“Titip gira vi, meskipun aku tau kamu akan menjaga gira” jelas henzi memeluk via


“Hati hati kak” ujar gira memeluk vino


“Jaga kesehatan kamu ya gira” ujar vino


“Baik kak” sambung gira


Henzi dan vino pergi meninggalkan gira dan juga via, saat henzi dan vino menghilang dari pandangan mereka gira dan via juga ikut meninggalkan bandara…


🌿🌿🌿


gira bangun dari tidurnya dan melihat sekeliling tidak menemukan ke beradaan via, girapun turun dari ranjang dan keluar dari kamar mencari keberaan via di luar kamar…

__ADS_1


“Via kamu sedang apa” tanya gira saat melihat via yang sedang memotong sayuran


“Aku sedang membuat kamu sarapan yang sehat, dan junior harus memakan sayuran yang segar juga” jelas via lalu melanjutkan pekerjaannya


“Terima kasih vi, junior lihatlah tante via sangat baik, dia bahkan sangat perduli pada makanan kamu” ujar gira pada junior yang mengelus elus perutnya


“Kamu juga harus tau baby, tantemu ini sangat cantik dan baik hati seperti malaikat” ujar via, memberikan gira satu tomat kecil


Gira langsung membuka mulutnya dan memakan tomat ceri yang di berikan oleh via…


“Wah ini segar banget sayuranya ” ujar gira


“Duduklah di meja makan aku akan membawa ini” ucap via membawa salat dan juga jus dan susu untuk gira


Setelah menyiapkan sarapan kini via menyiapkan minuman untuk gira dan membawanya ke meja makan…


“Terima kasih makanannya via” ujar gira memakan makanan yang sudah di siapkan oleh via


“Bagimana rasannya”


“Enak, sangat enak”


Gira dan via kembali menajutkan sarapannya, selesai makan meraka akhrinya membesihkan meja dan juga piring yang kotor


Gira yang hanya duduk di kursi di dekat via membersihkan piringnya, karna via tidak membiarkan gira menyentuh piring piring kotor itu sedikit pun


Ponsel gira berbunyi melihat siapa yang menelponya membuat gira tersenyum lebar…


“Iya hubby”


“Kamu sedang ap baby” tanya henzi di balik ponsel itu


“Sedang menemani via membersihkan piring kotor”


“Kalian sudah sarapah”


“Sudah”


“Tentu hubby, hubby sudah sarapan”


“Sudah kami sarapan di luar, baby jangan terlalu capek aku khawatir”


“Baik hubby”


“Nanti aku hubungi lagi, aku akan bekerja sekarang, jaga junior”


“Tentu, semangat hubby”


“I love you”


“Love you hubby”


Via ikut tersenyum mendengar ucapan gira…


“Belum 24 jam kalian bepisah namun sudah bermanja manja, aku menyerah” ujar via lalu mengambil cake coklat yang ada di lemari es dan membawanya ke ruangan tamu..


“Bernakah, kamu tidak manja” tanya gira yang kini sudah duduk di dekat via


“Eum” jawab via cepat


“Tapi tadi malam aku seperti mendengar suara kak berend” ujar gira memakan sepotong cake coklat


“Tidak” jawab via cepat membuat gira tertawa lebar


Via dan gira kembali tertawa bersama, menceritakan segala hal yang lucu...


🌿🌿🌿


Gira dan via duduk taman belakang rumah via menikmati suasana petang yang cerah…


Sudah hampir 2 hari henzi tidak mengabari gira, dan saat gira menghubungi henzi ponselnya juga tidak bisa di hubungin, biasanya henzi selalu menelpon gira..

__ADS_1


Meskipun gira tau henzi sedang sibuk, dan berend juga sudah berulang kali memgatakan pada via jika henzi sedang sibuk dan dia juga baik baik saja di sana, namun tetap saja gira merindukan henzi, karna ini kali pertama mereka berjauhan..


“Vi kamu tidak rindu sama kak berend” tanya gira yang memegang ponselnya menunggu telpon dari henzi


“Kamu rindu sama kak henzi” via tersenyum


“Sedikit”


“Kamu tunggu telpon dari kak henzi” tanya via penasaran


“Iya” jawab gira lesu, melihat itu membuat via juga ikut sedih


Via mengambil ponselnya dan menekan nama kak vino di ponselnya, dan akhirnya vinopun menjawab panggilan dari via


*Hai kak* sapa via membuat gira menoleh ke arah via


*Hai sayang, kamu baik baik saja* tanya seseorang


*Eum, bagaimana dengan kakak, kakak baik baik saja buka* tanya via hingga membuat gira semakin penasaran


*Ada apa* terdengar jelas suara vino karna via menekan tombol speaker


*Via ingin tau, apa kak henzi sedang sibuk*


*Ahh henzi masih di ruangan operasi, apa gira merindukan henzi* tanya vino


*Iya kak, katanya hanya sedikit* ujar via menatap gira


*Kamu merindukan henzi gir* tanya vino


*Tidak kak, tapi hanya sedikit* jawaab gira tersenyum simpul


*aku tidak percaya jika istriku merindukan aku hanya sedikit* ujar seseorang membuat gira tersenyum lebar


*hubby* panggil gira


*Yes baby*


*Bukanya tadi kak vino bilang hubby sedang di ruangan operasi, apa hubby bohong*


*Tidak aku baru saja keluar, dan sayang aku akan hubungi kamu lagi nanti, karna sekarang aku ada rapat*


*Baik lah*


*I miss you baby*


*Miss you more*


“Kamu sudah bisa tersenyum” tanya via setelah panggilan itu berakhir


“Eum makasih vi” ujar gira mencium pipi kanan sahabatnya


“Aku hanya tidak ingin jika keponakan aku menganggap tantenya jahat karna sudah membuat mamanya sedih” ujar via menyentuh perut gira lembut


“Junior kamu harus tau sayang jika tante kamu ini sangat baik” ujar gira tersenyum simpul


“Kamu ingin buah, aku ambilkan”


“Boleh”


“Aku akan kembali”


Saat via sedang di dalam rumah tiba tiba seseorang datang mambuat gira terkejut…


“Papa” ucap gira saat melihat sosok pria yang ada di depanya saat ini


“What are you doing in here??”


“Sayang papa ingin kamu ikut papa ya, sebentar lagi kamu akan melahirkan bukan papa ingin kamu bersama papa”


Mendengar itu gira sempat berfikir jika papanya sudah mulai menyayanginya hingga….

__ADS_1


__ADS_2