My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Kesalahan Kecil


__ADS_3

🌿🌿🌿


Henzi pov


“Aku heran kenapa dia bisa semarah ini Cuma masalah sepele, benar benar ya bocah ingusan ini, kenapa aku harus menikahi bocah ingusan, ini yang nenek bilang terbaik, aku bisa gila baru pertama menikah, kenapa saat bersama dia aku tidak harus berdebat seperti ini, haruskah aku memakai jas ini” Tanya henzi bingung pada dirinya sendiri


Setelah selesai mondar mandir akhirnya henzi memutusan untuk memakai kemeja yang sudah di siapkan oleh gira, setelah memakai pakaian lengkap akhirnya henzi keluar dan melihat sekilas ke ruangan makan gira sudah menyiapkan makan di meja makan


`bagaimana aku menghabiskan makan ini, aku harus menelpon vino`


“Ada apa ini, pagi pagi pengantin baru menelpon ku” Tanya vino sambil tertawa renyah


“Diam aku sedang tidak ingin bercanda” jawab henzi kesal


“Ok ok ada apa” ucap vino pun serius


“Kamu dimana sekarang” Tanya henzi


“Di rumah sakit”


“Sudah makan” Tanya henzi pada vino


“Tunggu” jawab vino


“Ada apa” Tanya henzi penasaran


“Tidak aku hanya memastikan ini benaran nomor doctor henzi defran”


“Sudah ku katakana aku sedang tidak ingin bercanda”tegas henzi lagi


“Ok ok kenapa???” jawab vino lesu


“Sudah makan”tanya henzi


“Belum aku baru saja berencana ke cantin, ada apa”


“Tunggu aku di atas kita makan bersama aku akan bawa makanan”


“Kenapa tiba tiba”


“Aku tutup”


Aku harus membungkuskan makan ini jika dia buang kasian, kenapa begini harus makan di rumah sakit padahal makanan nya saudah ada di depan mata, andai saja bocah itu tidak marah aku pasti sudah makan dirumah


🌿🌿🌿


Sesampai di rumah sakit gira langsung bergegas ke kantin


“Hai” sapa gira lesu


“Hey, ada apa dengan penganti baru ini”


Tanya via sambil terseyum pada sahabatnya


“Entah lah vii, apa aku terlalu berlebihan” Tanya gira pada sahabatnya


“kenapa, ayo cerita”


“tadi pagi aku bangun awal banget kamu tau kan aku enggak pernah bangun awal orang nya, tapi karna aku pikir aku sudah jadi istri orang aku ingin jadi isrti yang baik, jadi aku siapinlah kemeja untuk doctor henzi tapi dia enggak mau pakai malah memakai baju yang dia pakai kemaren siang”


“Ok lalu” Tanya via


“Ya aku marah lah, kamu tau vi dia bilang `kamu tidak berhak atas diriku` sakit banget padahal aku ini istrinya meskipun kontrak” ucapa gira sedih


Via tau kalau sahabatnya sedang tidak baik baik saja, via berusaha menenangkan sahabatnya dengan memberikan pelukan yang hangat untuk sahabatnya


sayang nya ada mata yang curiga, saat mereka sedang berpelukan vino sedang melihat mereka dari kejauh vino tau pasti hubungan pengantin baru ini sedang tidak baik baik saja



Hand phone vino berdering melihat siapa yang yang menelponnya vino langsung menjawabnya



“Dimana kamu, cepat kemari”



“Aku pergi, tunggu saja di situ”



Vino langsung pergi meninggalkan gira dan via yang sedang berpelukan di kantin, padahal awalnya niat vino ingin menyapa gira, namun niatnya di urungkan saat melihat gira sedang dipeluk oleh via



Sesampainya di atas atap vino duduk di dekap henzi


__ADS_1


“Kalian berkelahi” Tanya vino pada henzi



“Apa maksud mu”



"kamu dengan gira" tanya vino sambil melihat henzi curiga



"tidak" jawab henzi cepat



“Aku melihat gira menangis”



“Kapan dimana” Tanya henzi khawatir



“Di kantin saat kamu menelpon ku barusan” jawab vino sambil melihat henzi



“Tunggu, ada apa dengan pakaian mu hari ini” Tanya vino heran seorang henzi datang ke rumah sakit dengan pakaian serapi ini dan itu belum pernah terjadi



“Ini lah masalahnya, pakaian ini adalah puncak dimana aku harus makan barengan sama kamu pagi ini”



“Kenapa kamu jadi nyalahin baju”



“Ya karna gira marah gara gara hal sepele, kamu tau sifat dia sangat kekanak kanakan, bisa bisanya dia marah karna aku tidak memakai baju yang sudah di siapkan”



"jadi ini baju yang di siapkan oleh gira" tanya vino sambil melihat seluruh penampilan henzi sambil terseyum




"waw ini gila bro" ucap vino sambil bertepuk tangan dan tertawa mengejek henzi



"dan kamu pakai baju ini" tanya vino lagi memastikannya



"terpaksa" ucah henzi lesu



“Jika aku di posisi gira saat ini aku juga marah bro, mungkin gira sudah capek capek bangun tadi pagi untuk mempersiapkan pakaian kamu tapi tidak di hargi jelas dia marah”



“Kamu sahabat aku atau dia”



“Gini logika aja kamu pasti akan marah jika sesuatu yang sudah kamu persiapkan namun orang itu tidak menghargainya, jelas kamu marah”



“Tapi agnes tidak seperti itu” jawab henzi santai, namun tidak dengan vino mendengar nama agnes saja sudah membuat vino marah



“Disitu letak kesalahan kamu zi. (teriak vino) Jangan sama kan gira dengan agnes, kamu harus tau satu hal zi saat kamu sudah menikah kamu akan menjadi prioritas bagi seorang istri, gira begitu karna dia sadar akan posisinya yang sedang ia tepati saat ini adalah seorang istri, istri dari doctor henzi defran yang sah, meskipun gira masih muda dan kekanak kanakan tapi setidaknya gira tau apa yang harus dia lakukan sebelum dia melakukan tugasnya sebagai doctor, buktinya kamu tidak kelaparan di hari pertama kamu menjadi suaminya bahkan gira sudah menyiapkan makanan untuk kamu” vino benar benar tidak habis pikir dengan sabahatnya



Henzi terdiam saat vino menjelaskan tentang statusnya



“apa yang akan kamu lakukan sekarang”tanya vino sambil melihat sabahatnya


__ADS_1


“Entah lah aku juga tidak tau



“Minta maaf lah, buang sedikit gensi mu” ucap vino sambil melihat isi kotak yang ada di dekat henzi



“Ok aku ingin merasakan bagaimana masakan gira”ucap vino



“Ini” henzi memberikan satu kotak makanan untuk vino



Akhirnya vino merasakan makanan yang di buat oleh gira



“Enak, seriusan ini gira yang masak, enak banget”



“Enak banget” Tanya henzi penasaran, lalu henzi membuka kotak nya



“Eum coba kamu makan, kalau kamu udah cerai kabarin aku ya”



“Untuk ap” Tanya henzi sambil memakan satu suapan nasi



“Biar aku jadikan gira istri aku” jawab vino singkat membuat semua makan yang ada di mulut henzi kini beterbanganan keluar



“Gila lo!!! Istri gua” teriak henzi



“Hahahahaa slowly bro aku bercanda” jawab vino sambil melanjutkan makan



“Gila!!!”



Akhirnya vino dan henzi menghabiskan makanan yang di buat oleh, selesai makan mereka pun turun



Namun siapa sangka saat berjalan menuju ruangan nya henzi dan vino berjumpa dengan gira dan via



“sekarang waktunya, minta maaf lah” bisik vino tepat di telinga sahabatnya



Jujur saja gira bahagia saat melihat doctor henzi memakai pakai yang sudah di siapkan namun gira masih kesal dengan perdebatan tadi pagi



Saat mereka berpapasan di jalan yang kebetulan sepi henzi menarik tangan gira dan ketika itu pun gira dan via berhenti



“boleh kita bicara sebentar” Tanya doctor henzi



“Maaf doctor, bisa kita bicara lain waktu karna aku harus melakukan visit bersama doctor Guntur”



“Bagaimana dengan nanti siang” henzi tidak menyerah begitu saja



“Maaf doc, aku tidak bisa kebetulan aku sudah ada janji, permisi doc”



Gira langsung melanjutkan perjalanan nya meninggalkan henzi yang terdiam

__ADS_1


__ADS_2