My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Melepaskan


__ADS_3

“Apa doctor vino sudah tau semuannya” ucap via berteriak, membuat seisi ruangan menjadikan drinya titik fokus mereka


“Shhhh diam lah” ucap gira menunjukan terlunjuknya pada bibirnya membuat isyarat agar via sedikit lebih tenang, saat melihat semua orang melirik via saat ini


“Bagaiman aku bisa diam, sejak kapan kalian berdua dekat” Tanya via sedikit berbisik di ujang kalimat dan melihat vino dan gira bergantian dengan tatapan yang sangat curiga


“Maaf vii, aku tidak berniat berbohong, namun doctor vino tau semuannya” jelas gira menundukan wajahnya ke bawah karna gira tau jika


“bagaimana isi bisa terjadi????” Tanya via menatap tajam gira dan vino


Flashback on


“Doc” panggil gira melihat doctor vino di jalan menuju ruangan rawat inap


“Gira! ada apa???” Tanya vino sedikit terkejut


“Bisa kita bicara sebentar” ucap gira


“Tentu” ujar vino “Mari bicara di atas saja” ajak vino pada gira


Gira hanya mengikuti vino dari belakang hingga kini mereka menaik lift tersebut


“Ini minum lah” titah vino memberikan minum pada gira yang duduk di kursi


“Terima kasih doc” ucap gira menerima minuman dari vino


“Tidak masalah” ucap vino lalu duduk di samping gira


“Boleh gira tanya sesuatu???” tanya gira lirih setelah lama mereka terdiam


“Tentu Tanya kan saja” ujar vino tersenyum, vino sudah menyangkan jika dirinya akan ada di posisis saat ini


Gira hanya terdiam tidak tau dari mana dirinya harus memulai pertanyaan yang sudah sangat banyak di pikirannya saat ini


“Ada apa????” Tanya vino saat melihat gira hanya terdiam


“Doctor henzi punya kekasih bukan?, tidak! namun mantan istrinya” kini gira memberanikan diri untuk bertanya meskipun tangannya sudah gemetaran karna takut akan kebenaran yang akan di hadapinya


Kini wajah vino lalu menatap wajah gira yang tentunduk “Bagaimana kamu tau??” Tanya vino terkejut mendengar pertanyaan dari gira


“Sepertinya itu adalah kebenaran” ucap gira lirih


“Maaf” ucap vino menyesal, melihat perubahan emosi di wajah gira saja sudah


membuat vino sadih dan merasa bersalah


“Gira ingin tau semua kebenarnya doc” ujar gira dengan wajah yang kini focus pada pandangan ke depannya


“Sebaiknya kamu Tanyakan pada henzi” ucap vino lembut


“Gira tau doctor henzi hanya akan membicarakan kebohongan” ujar gira melihat vino dengan belas kasihan “Tolong bantu gira doc, gira ingin tau kebenarannya, jika benar doctor henzi tidak mencintai gira gira akan melepaskan doctor henzi” sambung gira lembut


Melihat mata gira yang berkaca kaca membuat vino iba pada gira….


“Henzi menikahi kamu karna henzi ingin nenek berfikir jika hubungannya dengan agnes sudah usai, namun pada kenyataannya mereka hanya berpisah karna jarak, meskipun awalnya henzi berpisah dengan agnes karna agnes mengkhianatinya namun karna henzi sangat mencintai agnes henzi memutuskan untuk memaafkan agnes dan memberikan agnes kesempatan ke dua” jelas vino pada gira


“Agnes berjanji akan menetap di belanda dengan henzi setelah agnes melakukan pemotretan di paris, karna setelah itu agnes akan berhenti menjadi model, untuk membuktikan cintanya pada nenek jika dirinya tidak akan lagi berkerja sebagai artis dan akan hidup bersama henzi selamamnya” sambung vino dan berhenti sejenak melihat gira


“Kamu baik baik saja” Tanya vino melihat gira yang sudah meneteskan air mata


Jadi ini semua adalah drama yang di mainkan oleh semua orang” ucap gira parau karana insakan tangisnya mendengar kebenaran dari doctor vino


“Bukan begitu girr”


“Semua orang tau doctor henzi sudah menikah hanya gira yang tidak tau” ucap gira pada dirinya

__ADS_1


“Maaf girr”


“Bahkan nenek doctor henzi juga tau” Tanya gira pada vino


“Iya tapi nenek tidak tau jika henzi masih berhubungan dengan agnes” jelas vino pada gira karna vino tidak ingin jika gira eras di bohongi oleh semua orang


“Kenapa mereka bercerai???? Karna agnes selingkuh, Lalu mereka akan kembali bersama??? Karna doctor henzi mencintai agnes, Lalu kenapa doctor henzi menikahi aku??? Karna sebuah permainan” ucap gira


Lalu air mata gira jatuh dengan sendirinya betapa sakit hati gira saat mengetahui semua kebohongan ini dan di balik kebenaran itu ini semua hanya lah permainan yang di mainkan oleh henzi dan gira hanya menjadi pemeren pembantu di dalam drama ini….


“Gir…” panggil vino khawatir melihat gira sudah menangis


“Doctor mau membantu gira” ucap gira menghapus air matanya yang sduah membasih semua pipinya


“Apa itu” Tanya vino melihat gira yang sedikit lebih tenang


“Gira ini keluar dari permainan ini gira berpikir jika game ini akan game over jika gira keluar” ujar gira membuat vino terheran heran dengan ucapan gira


“Apa maksud kamu girr??” Tanya vino penasaran


“Doctor mau membantu gir” Tanya gira lagi melihat mata vino yang dalam


“Iya tapi…..” ucapan vino terhentikan karna ucapan gira


“Gira akan pergi dari hidup doctor henzi” ucap gira tegas pada vino, membuat vino lebih terkejut dari sebelumya


“Maksud kamu???” Tanya vino terkejut


“Eum gira kan berpisah dengan doctor henzi” ujar gira lagi lebih tegas dari sebelumya


“Tapi girr”


“Tolong gira doctor, gira tau doctor vino sahabat dekat doctor henzi bukankan doctor juga ingin doctor henzi bahagia” ujar gira tersenyum lembut


“Tapi gir ini tidak benar, kamu istri henzi saat ini, agnes hanyalah masa lalu henzi kamu berhak atas henzi gir” jelas vino tak kalah tegas pada gira


Melihat gira yang begitu terluka ingin vino memukul henzi dengan keras namu aa dayanya jika henzi juga sabahatnya


“Baik lah aku akan membantu kamu, apa yang ingin kamu lakukan???” Tanya vino lagi melihat gira yang benar benar terluka karna ulah sahabatnya


“Tolong bantu gira urus surat cerai tanpa sepengetahuan orang lain” ujar gira memohon pada vino karna gira tau vino bisa melakukan semua itu tanpa sepengatahuan otang lain


“Baik lah” ucap vino mengiyakan permintaan gira


“Gira ingin surat tersebut sampai ke tangan doctor henzi pada hari doctor henzi ulang tahun” ujar gira membuat vino kembali terkejut hari ini gira benar benar di luar dugaan vino


“Apa” teriak vino melihat gira yang hanya tersenyum pada dirinya


“Eum ini akan jadi hadiah yang paling di nantikan oleh doctor henzi” jelas gira


“Kenapa” tanya vino penasaran


“Karna gira dengan doctor henzi ingin bercerai dengan gira namun di surat perjanjian kami 3 bulan, jadi gira ingin menyelesaikannya secepat mungkin” jelas gira mengingat pembicaraan agnes dengan henzi pada hari itu


“Kamu mendengarnya, kapan???” Tanya vino terkejut dan penasaran


“Saat doctor henzi berbicara dengan agnes di ruangannya” jawab gira datar namun hatinya terluka mengingat kembali kejadian hari itu dimana semua luka itu tergores di hati gira


“Baik lah aku akan menbantu kamu” ucap vino tegas dan tersenyum pada gira


(aku akan membantu mu gir, cukup sudah kamu terluka karna henzi) batin vino


“Terima kasih doc”


Flashback off

__ADS_1


“Ini suratnya, bagaimana selanjutnya, apa rencana kamu” ujar vino menyerahkan surat cerai pada gira


“Gira akan pergi dari Negara ini” ujar gira pada vino mengambil surat tersebut dan memasukannya ke dalam tasnya


“Kemana” Tanya vino


“Gira juga tidak tau” jawab gira datar


“Kamu akan pergi girr” Tanya viaa terkejut


“Iya vi sepertinya bagitu” ujar gira tersenyum simpul pada via


“Dengan siapa” tanay via curiga dan menatap tajam kea rah vino


“Tidak dengan ku” ucap vino cepat saat melihat tatap yang nenusuk milik via, lalu vino tersenyum melihat via yang sangat imut


“Seseorang” jawab gira membuat tatapan via kini teralihkan ke arah gira


“Siapa lagi kali ini” Tanya via curiga di tambah rasa penasarannya


“Kamu akan tau nantinya” jawab gira gampang tanpa peduli tatapan via yang sudah setajam pisau


“Apa yang doctor senyumin” Tanya via melihat vino terus terusan melihat dirinya membuat via sedikit kesal


“Ah tidak ada” jawab vino lalu secepat kilat vino memindahkan tangan nya ke bawah


“Vii kamu tidak sadar jika doctor vino melirik kamu dari tadi” ujar gira tersenyum


“Gira kamu tau sabahatmu sangat susah di dekatkan” keluh vino pada gira dan beralih melihat wajah via yang sudah menantap vino tajam sepertir akan membunuhnya


“Kamu sangat imut vii” ujar vino tesenyum manis pada via


“Doctor ingin ku bunuh” dibalas dengan tatapan yang tajam oleh via


“Jika kamu yang bunuh aku akan merelakan tubuhku” balas vino tak kalah manis


“Diam” tegas gira pada vino


“Hahahaha” tawa gira dan doctor vino bersamaan, membuat via semakin kesal


“Apa itu lucu” Tanya via lalu melirik gira dan vino bergantian


“Tidak” ucap vino cepat melihat perubahan pada wajah via seakan memakan dirinya


“Gir apa henzi tau” Tanya vino serius


“Belum” jawab gira lalu meminum jusnya


“Kamu serius dengan semua ini” Tanya vino meyakinkan keraguanya


“Iya” tegas gira pada keputusannya


“Baik lah jika itu keputusan kamu, kami tidak bisa berbuat apa apa lagi semoga saja kamu bahagia setelah perpisahan ini, dan semoga kamu bisa cepat melupakan henzi” Ujar vino melihat gira yang terluka juga membuat dirinya terluka, karna gira hanyalah korban antaran henzi dan agnes


“ Terima kasih doc” ujar Gira hanya tersenyum


“Kamu salut bukan pada ku”ujar vino melihat via


“Tidak sama sekali”balas via menatap vino tajam


“Aku bisa melihatnya”ucap vino tersenyum


“Tolong jangan berharap lebih doctor vino”balas via lebih tajam hingga membuat gira tertawa


“Hahahaha”........

__ADS_1


Gira dan via pamit untuk pulang setelah acara makan siang bersama vino…..


__ADS_2