My Little Wife (My Doctor)

My Little Wife (My Doctor)
Perlahan Indah


__ADS_3

“Bagaimana pekerjaan kamu” tanya henzi pada sahabatnya


“Seperti yang kamu lihat, belakangan ini aku sangat hebat bukan” oceh vino membuat henzi hanya menatapnya malas


“Lalu bagaimana hubungan kamu dengan gira” tanya via menatap lekat wajah henzi yang kini lebih cerah dari sebelumnya


“Baik, tentu saja sangat baik” balas henzi tersenyum simpul


“Baguslah”


“Eumm”


“Disaat keduanya terdiam henzi memberanikan diri untuk bertanya…


“Kemarin aku bertemu dengan berend di jalan saat aku ingin membelikan cake kesukaan gira” jelas henzi


“Ah berend sudah kembali” ucap vino meminum kopinya


“Eum”


“Aku tau kamu sangat menyayangi via vin, tapi via juga berhak bahagia”


“Aku tidak melarang itu”


“Tapi kamu terus menentang pertemuan berend dan via, itu sama saja kamu melarang mereka untuk bertemu”


“Aku hanya khawatir”


“Apa yang kamu khawatirkan, kamu kenal berend dari dulu vin, kamu bahkan tau bagaimana kehidupan dia dari kecil sampai dia menjadi ceo sekarang ini, bahkan sesibuk apapun kamu kamu tetap saja bersama berend meskipun waktu yang singkat”


“Sebab itu aku khawatir zi, kamu tau aku sangat menyayangin berend sama seperti kamu, dan kamu juga tau via juga sangat berarti untuk aku zi, belasan tahun aku mencari via dan aku tidak ingin kehilang via”


“Aku tau itu tapi berend sudah dewasa vino, kamu lihat bahkan berend melepaskan semua hal yang penting hanya untuk bersama via, aku harap kamu bisa melihat semuanya dengan hati yang terbuka” ujar henzi lalu mengambil jasnya


“Kamu akan kemana” tanya vino saat melihat henzi memakai jasnya dan berjalan di depannya


“Tentu saja aku akan menjemput istriku, maaf bro aku tidak bisa bersama mu aku tidak ingin istriku menunggu ku” ujar henzi menepuk pundak vino lalu keluar dari ruangannya


Meninggalkan vino yang bingung dengan fikirannya…


Henzi berjalan melewati beberapa perawat yang menunduk sekedar memberikan hormat pada direktur rumah sakit…


Saat henzi sudah hampir sampai di dekat tempat tinggal via henzi menganbil ponselnya dan menghubungi istrinya


*Good morning baby*


*Good morning hubby*


*Kamu sudah sarapan baby*


*Belum gira baru akan membuat sarapan*


*Tidak perlu mari kita sarapan di luar*


*Hubby belum sarapan*


*Aku menunggu istri kecilku*


*Bagaimana jika gira sudah sarapan*


Baiklah mari temankan aku sarapan*


*Heuum tentu gira akan kesana, hubby kirimkan alamatnya*


*Tidak baby, keluarlah aku sudah di depan*


*Hubby di depan*


*Eum jangan terlalu lama*


Henzi mematikan panggilnanya dan menunggu gira di dalam mobil…

__ADS_1


Setelah berpamitan pada via yang masih tertidur gira akhirnya keluar untuk bertemu dengan suaminya, melihat mobil henzi gira tersenyum lebar


“Bagaimana bisa hubby disini” tanya gira saat gira sudah berada di dalam mobil bersama henzi


“Lalu aku tidak boleh menjemput istriku”


“Buka begitu hanya saja gira tidak berfikir hubby akan datang, karna seingat gira hubby tidak bilang jika akan menjemput gira pagi ini”


“Aahh aku lupa” ujar henzi berbohong dan melajukan mobilnya


“Dimana kita akan sarapan” tanya gira penasaran


“Sesuatu yang indah”


Mendengar jawaban henzi membuat gira heran “indah”


Setelah beberapa menit akhirnya mobil henzi berhenti di depan satu tempat yang cukup unit…


Gira ingin turun namun tangan gira di tarik oleh henzi…


“Kenapa bukan tempat inikah?” tanya gira penasaran


“Iya benar tempat ini”


“Lalu ada apa dengan hubby”


“Baby kamu melupakan sesuatu” ucap henzi membuat gira heran


Gira lalu berfikir sejenak, apa dia melupakan sesuatu, tapi apa itu, hingga beberapa saat kemudian henzi menunjukan telunjuknya pada bibirnya sendiri


“Morning kiss baby” ucap henzi membuat gira menghembus nafas panjang


“Hubby… “ panggil gira geram pada tingkah suaminya


“Ayolah baby pagi ini kamu belum memberikan ku vitamin, bagaimana bisa aku semangat bekerja jika tidak ada vitamin”


“Are you kidding me hubby”


“Tidak aku serius” ucap henzi dengan wajah marah


Tidak menunggu waktu yang lama akhirnya gira mendekatkan wajahnya dengan wajah henzi dan cuppp… satu kecupan mendarat di bibir henzi dengan cepat gira membuka mobil dan turun dari mobil..


Gira tidak ingin henzi melihat wajah merah tomat milik dirinya, meskipun mereka sudah sering berciuman namun untuk memulainya gira belum pernah sekali pun hingga saat ini;…


Entah keberanian dari mana membuat gira berani mencium bibir henzi, bebera hari yang lalu berbagai alasan gira berikan agar menghindar dari keinginan henzi yang meminta gira untuk menciumnya, namun pagi ini gira duluan yang mencium henzi..


Di dalam mobil henzi masih tidak percaya dengan apa yang di lakukan oleh istri kecilnya bagaimana tidak dirnya hanya bergurau agar gira menciumnya namun kali ini guraunya menjadi kenyataan tidak seperti sebelumnya henzilah yang harus memulainya….


Henzi keluar dari mobil dengan tangan yang masih di bibirnya, mungkin mereka sudah sering berciuman namun mendapatkan ciuman dari gira sungguh itu suatu yang sangat langka dan itu bisa membuat henzi terbang melayang akibat kecupan itu…


🌿🌿🌿


“Ini sangat indah” ujar gira pada henzi melihat tempat yang ada di sampingnya


Dekor yang unik dengan nuasan yang sedikit berwarna hijau dan juga atap yang jelas menampakan langit pagi yang indah di tambah dengan angin dan juga burung yang sesekali melintas di atas mereka…Pagi yang indah


“Kamu menyukainya” tanya henzi pada gira


“Euum ini sangat indah doc”


“Kamu lebih indah gir” ujar henzi membuat gira menatap henzi


Saat keduanya saling bertatapan henzi mengeluarkan satu kotak kecil yang ada di balik jasnya lalu menyerahkan ke hadapan gira…


“Apa ini” tanya gira saat melihat kotak hitam itu


“Bukalah jika kamu penasaran”


“Gira membuka kotak hitam itu, dan betapa terkejutnya gira melihat gelang tangan yang cantik, jelas itu sangat cantik dengan rantai yang putih dan juga memiliki lionting kecil berbentuk love mambuat gelang itu terlihat lebih menawan…


“Hubbyy..”

__ADS_1


“Baby mungkin aku terlalu bodoh hingga kehilangan kamu, dan aku tidak ingin itu terulang kembali, saat ini detik ini aku hanya ingin kamu bahagia baby dan aku harap alasan kebahagian kamu adalah aku” ujar henzi


“Hubby di samping gira saat ini itu semua sudah membuat gira bahagia jadi hubby tidak perlu melakukan ini semua” ucap gira meyakinkan henzi


“Terima kasih baby, untuk tetap di sampingku dan berjalan bersama untuk masa depan kita”


“Gira juga berterima kasih sama hubby, karna sudah menunggu gira dalam waktu yang lama”


“I love you gir, I love you so much” ujar henzi tulus dan mencium tangan kanan gira


“I love you to hubby” balas gira


Keduanya tersenyum lebar….


“Tapi baby aku ingin menciummu” ujar henzi tiba tiba


Mendengar itu membuat gira melebarkan kedua matanya, ucapan henzi jelas membuat gira terkejut dan shock bagaimana bisa henzi mengeluarkan kata kata itu tanpa beban di saat mereka sedang berada di tempat keramaian..


“Hubby”


“Kenapa tidak ada salahnya bukan aku ingin mencium istri ku”


“Hubby kita tidak sedang di rumah, jadi jangan macam macam” ujar gira kesal


“Baiklah, padahal jelas aku ingin menciumnya”


“Huubbyyy” panggil gira lirih tidak ingin orang lain mendengarkan ocehan henzi yang enggak jelas itu


“Selesaikan sarapan hubby gira ada operasi sebentar lagi” ujar gira memakan sarapannya dan di ikutin oleh henzi


Setelah sarapan baik henzi maupun gira kembali ke rumah sakit, henzi mendaratkan satu ciuman di dahi gira sebelum dirinya akan keruanganya…


🌿🌿🌿


Gira dengan semangat menyiapkan makan siang untuk henzi, karna hari ini gira tidak ada jadwal di rumah sakit gira memutuskan untuk membuat makan siang ke sukaan henzi…


Setelah semuanya siap, gir melihat jam sudah menunjukan pukul 11:30 dan gira langsung naik ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang sudah sedikit lengket akibat keringat…


Selesai berhias gira turun, mendengar suara mobil henzi gira tersenyum dan menghampiri henzi…..


Melihat gira yang sudah menunggu di depan pintu membuat senyum di wajah henzi melebar…


Henzi berjalan ke arah gira langsung memeluk istrinya dengan erat, seolah semua bebabnya hilang jika henzi melihat senyum di wajah gira..


“Baby aku sangat lelah” ujar henzi di balik pelukannya


“Gira tau, sebab itu gira akan memeluk hubby dengan erat, memberikan sebagian tenaga gira untuk hubby” jelas gira mempererat pelukanya di tubuh henzi membuat henzi langsung tersenyum lebar


“Benarkah” ujar henzi memeluk gira dan mengendong gira


“Hubby” panggil gira terkejut saat tubuhnya melayang


Namun henzi tidak perduli itu, dirinya mengendong gira dan menurunkan gira di sofa, lalu kembali memeluk gira dengan erat…


Gira hanya tersenyum saat henzi memeluk tubuhnya, gira mencium dahi henzi yang ada tepat di dadanya, memainkan rambut henzi…


Setelah beberapa menit mereka tediam, hanya nafas henzi yang terdengan oleh gira, tangan gira yang memainkan rambut henzi membuat henzi seolah terhipnotis …


“Baby kamu sangat harum” ujar henzi membuat gira kembali tersenyum lebar “Aku ingin memakannya” sambung henzi yang kini sudah mencium dada gira membuat gira geli…


“Hubby berhenti” ujar gira “mari kita makan gira sudah memasakan makanan kesukaan hubby” ujar gira membuat henzi berhenti mencium dada putih milik gira


“Baiklah” jawab henzi cepat, lalu bangun dari tidurnya dan mencium leher gira membuat bulu di tubuh gira bangun seketika


Tidak hanya cium biasa namun henzi mencium seolah itu lollipop, dan meninggalkan bekas di leher gira


“Ahw hubby” teriak gira kesakitan


“Sampel ini hanya aku yang bisa membuatnya” ujar henzi lalu bangun menuju ruangan makan


Gira hanya tersenyum melihat keprgian henzi yang perlahan menghilang di pandanganya….

__ADS_1


Rutinitas itu terjadi dengan lancar begitupun dengan hubungan henzi dan gira kini kian membaik, kebucinan henzi kadang membuat gira lelah, bahkan kadang sudah sangat kekanak kanakan….


Bahkan hingga gira ke rumah sakit hanya karna operasi dadakan henzi pun ikut curiga hanya karna alasan dirinya tidak ingin gira meninggalkan dirinya…


__ADS_2