My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 25 Sepasang Mata


__ADS_3

*****


Di dalam mobil Eros...


" Kamu udah cari apartemen Mel? "


" Udah ma..."


" Di mana sayang? "


" Di dekat restoran tadi ma...tapi aku lupa nama nya apa..."


" Oh ya mama tau, tapi itu kan sangat jauh dari butik kamu Mel? "


" Iya nggak apa-apa ma...lagian apartemen nya dekat sama lokasi hotel yang lagi di bangun Reihan, dan rumah kami yang sedang di bangun juga di dekat situ ma.."


" Oh begitu? Jadi nantinya Reihan antar jemput kamu ya Mel? "


" Kemungkinan begitu ma..."


" Ahh, lagi-lagi aku harus bohong sama mama...mana mungkin Reihan mau antar aku? Jangan berharap deh...malah sakit nantinya. " Batin Melodi.


" Wahh, beruntung banget kamu Mel, Reihan sangat perhatian ya, bahkan dia mau antar jemput kamu, mama salut sama Reihan. "


" Aduh...mama kenapa harus puji-puji Reihan sih, kalau mama tau yang sebenarnya...mama pasti tidak akan berbicara seperti itu. " Batin Melodi.


Setelah itu, Dewi pun sudah sampai di kantornya.


" Mel...mama masuk kantor dulu ya...kamu biar di antar Eros. " Pamit Dewi lalu keluar dari dalam mobil Eros.


Setelah Dewi pergi meninggalkan Melodi dan juga Eros, Eros pun meminta Melodi untuk mengganti posisi duduk nya. Eros meminta Melodi agar duduk di depan. Namun Melodi menolak dan ia merasa lebih nyaman jika duduk di belakang.


" Ayolah Mel, ada yang perlu aku bicarakan juga sama kamu. " Eros pun masih mencoba untuk membujuk Melodi agar Melodi mau menurutinya.


" Sudah tidak ada yang perlu di bicarakan Eros. "

__ADS_1


" Kamu masih marah? Ok...aku minta maaf atas kejadian di klub malam itu. Tapi itu juga bukan sepenuhnya salahku Mel. "


" Terus? Aku yang salah? "


" Kalau aja kamu menolak perjodohan ini, mungkin aku tidak akan melakukan hal bodoh seperti malam itu. "


" Kenapa aku harus menolak perjodohan? Dan apa alasannya? "


" Kamu kan tau kita belum lama putus, dan tiba-tiba kamu menikah. Apa itu adil buatku Mel? "


" Kenapa kamu mempertanyakan keadilan di sini? Seharusnya aku yang merasa tidak adil dengan semua yang ada. Dan dari awal juga, aku yang ingin terus memperjuangkan hubungan ini. Tapi kamu? Apa yang kamu lakukan? Kamu malah dengan gampangnya meminta aku untuk mencari laki-laki lain untuk membahagiakanku. Apa itu adil buatku Eros? "


" Saat itu aku tidak bisa berfikir dengan jernih Melodi. "


" Jangan beralasan, lebih baik aku turun dari mobil ini. "


Saat Melodi ingin turun dari mobil Eros, tiba-tiba saja Eros melajukan mobil nya.


" Diam di situ, dan aku akan mengantarmu dengan selamat sampai butik. " Eros mencoba meyakinkan Melodi.


Melodi sedikit merasa takut, ia masih mengingat kejadian itu dengan jelas. Karena perlakuan Eros yang lalu-lalu. Kini Melodi menjadi lebih waspada terhadap Eros.


" Maafkan aku...aku benar-benar minta maaf, aku menyesal. Jadi aku mohon, berhenti bersikap dingin kepadaku Melodi. Hatiku hancur, please kasih aku waktu untuk bisa sepenuhnya merelakan kamu dengan orang lain. Saat ini perasaanku benar-benar tidak karuan. Kamu satu-satunya wanita yang pernah aku cintai selama ini. Dan sangat sulit untuk melupakan semua itu. "


Melodi sedikit terkejut, kemudian ia mendorong tubuh Eros dengan perlahan.


" Jangan lakukan hal seperti itu lagi Eros, aku benar-benar tidak mengenali kamu saat itu. "


" Iya...aku janji...jadi kamu mau kan maafin aku? "


Melodi pun mengangguk dan menerima permintaan maaf dari Eros. Kemudian raut wajah Eros seketika berubah menjadi senang dan juga gembira.


" Makasih Mel..." Eros kembali memeluk tubuh Melodi.


Dan tanpa mereka sadari, sedari tadi sudah ada sepasang mata yang sedang memperhatikan mereka berdua.

__ADS_1


" Apa yang sedang kalian lakukan? Apa maksud dari perkataan Eros barusan? Jadi selama ini kalian? "


" Reivan?? " Ya...ternyata sepasang mata itu adalah milik Reivan.


" Aku bisa jelasin Van, ini tidak seperti yang kamu bayangkan Van. " Melodi mencoba menjelaskan posisinya saat ini kepada Reivan.


" Kalian saling mencintai? "


" Iya..." Kata-kata yang keluar dari mulut Eros pun lebih mengejutkan lagi.


" Eros...!! Kamu? Van please percaya sama aku, "


" Aku nggak nyangka Mel...selama ini aku kira kamu orang yang jujur. Ternyata kamu penuh dengan kebohongan. Jadi selama ini benar apa yang di katakan Reihan? Kamu menyukai Melodi Ros? Dan bahkan sebenarnya kalian saling mencintai. "


" Bukan begitu Reivan, kita memang pernah saling mencintai, tapi itu dulu. " Melodi masih terus berusaha untuk menjelaskannya kepada Reivan.


" Apa Reihan tau Mel? "


Kemudian Melodi menggelengkan kepala nya dan tertunduk di hadapan Reivan. Melodi tidak menyangka kalau Reivan bisa ada di butik nya saat ini.


" Jahat kamu Mel, Reihan udah jujur kan sama kamu? "


Melodi hanya mengangguk, ia pun merasa bersalah karena ia sulit untuk bisa terbuka dengan Reihan.


" Van, please kamu rahasiakan ini dari Reihan. Aku sama Eros sudah tidak ada hubungan apa-apa. "


" Kamu tau kenapa aku di sini Mel? Mungkin Reihan sudah mulai membuka hatinya untuk kamu Mel, walau hanya sedikit. Dan karena dia khawatir, dia minta aku buat nemenin kamu di butik dan dia minta aku buat antar kamu pulang nantinya. "



" Apa ada yang salah dengan Melodi Van? Reihan juga masih mencintai wanita lain. Jadi apa salahnya kalau Melodi masih menyimpan rasa juga dengan laki-laki lain? "


" Eros...hentikan, lebih baik kamu pergi dari sini sekarang. Aku nggak mau ada keributan, kalau kamu mau aku maafin, please...aku mohon banget sama kamu, pergi Ros. "


Eros pun akhirnya dengan terpaksa menuruti permintaan Melodi, ia hanya tidak ingin Melodi marah lagi kepada nya. Setelah Eros pergi, Melodi kembali berusaha menjelaskan apa yang sedang terjadi di antara nya dan juga Eros kepada Reivan.

__ADS_1


" Van...aku nggak ada maksud sama sekali untuk membohongi Reihan. Tetapi aku benar-benar harus merahasiakan ini semua. Demi papa dan juga mama ku Van, aku nggak mau merusak kebahagiaan mereka. Lebih baik aku yang tidak bahagia dibandingkan aku harus melihat orang-orang yang selama ini menyayangiku hancur berkeping-keping perasaanya, hanya karena hubungan ku dengan Eros. Kamu paham maksud ku kan Van? tolong rahasiakan dari Reihan ya...Kalau Reihan tau aku dan Eros pernah saling mencintai, aku takut jika Reihan akan mengungkap semuanya. Karena dari awal Reihan sudah memberitahu ku, bahwa hanya aku yang bisa membatalkan perjodohan ini. Tetapi aku lebih memilih untuk melanjutkan perjodohan ini Van. Please...aku minta tolong kamu untuk rahasiakan ini dari Reihan, ya? "


Reivan pun terdiam, ia tidak tau harus berada di pihak mana. Dua-duanya adalah orang-orang yang sangat berarti untuk Reivan.


__ADS_2