My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 58 Untuk Menjaga mu


__ADS_3

*****


" Selamat pagi pak Reihan, ini Erwin, dia yang akan menjadi supir pribadi ibu Melodi sekaligus menjadi bodyguard nya ibu melodi. " Sapa Roni, lalu memperkenalkan Erwin kepada Reihan dan juga Melodi.


" Ok, tolong mulai hari ini kamu saya beri tanggung jawab untuk menjaga istri saya selama saya tidak bersama nya. Dan jika ada sesuatu yang mendesak tolong langsung kamu beritahukan kepada saya. " Pesan Reihan kepada Erwin.


" Baik pak. " Ujar Erwin dengan sangat lantang dan juga tegas.


Kemudian Reivan yang baru saja menyelesaikan sarapannya itu datang dan terlihat heran melihat kedatangan Roni dan juga Erwin.


" ada apa ini Rei? Kenapa Roni ada di sini bukannya di hotel, dan dengan siapa dia ? " Tanya Reivan yang menjadi cukup penasaran dengan kehadiran Roni dan juga Erwin.


" Oh, ini supir baru sekaligus bodyguard Melodi Van, aku kan nggak bisa terus mantau Melodi, dan dia bersikeras pengen ke butik, jadi ya apa boleh buat. Jadi aku carikan Melodi supir sekaligus bodyguard. " Jelas Reihan kepada Reivan.


Reivan pun hanya mengangguk lalu pergi begitu saja dan langsung berangkat ke kantor nya.


Kemudian setelah itu Reihan dan Melodi pun sama-sama berangkat ke tempat bekerja mereka masing-masing.


Sesampainya di butik, Melodi langsung masuk ke dalam butik dan mengejutkan Arini yang saat ini sedang sibuk merapihkan beberapa sketsa milik Melodi.


" Permisi..." Ujar Melodi, kemudian Arini menoleh ke arah Melodi dan betapa terkejut nya Arini melihat Melodi yang saat ini sudah ada di hadapannya itu.


" Mel...ya ampun, kamu udah sehat? Ah...kangen, maaf ya aku belum sempet ke rumah kamu lagi kemarin, banyak banget yang harus di kelarin, pelanggan kita juga udah banyak banget yang nunggu barang-barang yang ke pending kemarin. " Ujar Arini sambil melepaskan pelukannya dari Melodi.


" Iya, nggak apa-apa Ar, aku malah bersyukur banget karena ada kamu, jadi pekerjaan aku nggak terbengkalai. "


" Iya Mel, kamu sama siapa? Sama Reihan? "


" Enggak, aku di anter sama supir baru. "

__ADS_1


" Wow, aku kira kalau nggak di antar Reihan kamu bakal naik taksi, ternyata kamu di cariin supir baru. " Ledek Arini sambil tersenyum jahil kepada Melodi.


" Apa sih Ar, Reihan tuh agak lebay semenjak dia tau aku hamil. "


" Ya wajar dong Mel, itu tandanya dia perhatian dan khawatir sama kamu, tapi serius deh....aku aja yang sebagai sahabat kamu nggak nyangka kalau Reihan bakal se care ini sama kamu Mel, apa lagi kan kalian di jodohkan. " Ungkap Arini yang sungguh tidak menyangka Reihan bisa begitu cepat mencintai Melodi.


" Aku juga nggak nyangka sih Ar, awal nya Reihan itu susah di tebak, dan agak cuek, aku juga nggak tau mulai kapan dia bisa se perhatian itu sama aku. "


Kemudian setelah berbincang-bincang selama hampir lima belas menit, Melodi dan juga Arini pun kembali bekerja. Mereka saling membagi tugas mereka masing-masing. Dan karena Melodi sedang hamil, jadi Arini mengambil bagian pekerjaan yang berat-berat, sedangkan Melodi hanya beberapa pekerjaan saja yang cukup ringan dan tidak melelahkan.


Karena kesibukan yang sangat padat, mereka berdua pun sampai tidak sadar kalau hari sudah semakin siang, dan tidak terasa mereka sudah melewatkan jam makan siang.


" Hah? Jam dua? " Pekik Arini yang melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul dua siang.


Arini pun langsung bergegas menuju ruangan Melodi, Melodi pun masih sibuk menggambar sketsa desain milik nya.


Kemudian Melodi beranjak dari duduk nya dan dengan segera berjalan menyusul Arini yang sudah berjalan terlebih dahulu di depannya.


" Mau makan apa Ar? " Tanya Melodi yang kini sudah menyesuaikan langkah nya dengan Arini.


" Kamu pengen makan apa? " Kemudian Arini menutup butik nya dan mengunci nya.


" Apa ya? Aku malah pengen masak Ar.. "


"Hah? Serius Mel? Ah jangan aneh-aneh deh, jangan bilang kamu lagi ngidam pengen makan masakan kamu sendiri. " Ujar Arini yang menebak-nebak itu.


Melodi pun mengangguk...


" Ahh Mel, terus kita mau masak di mana? Rumah aku kan juga lumayan dari sini. Dan rumah kamu apa lagi, udah nanti aja kamu masak sendiri nya pas makan malem aja ya di rumah kamu. " Ujar Arini yang cukup gelisah karena Melodi ingin memakan masakan buatannya sendiri.

__ADS_1


" Yaudah, tapi aku nggak mau makan nasi, kita beli burger atau hotdog gimana? " Usul Melodi yang akhirnya menyerah dengan keinginannya untuk memakan masakannya sendiri itu.


Lalu Melodi dan Arini pun naik ke mobil Arini dan mereka mencari restoran siap saji di dekat butik. Setelah mereka sampai di restoran, mereka langsung memesan makanan yang ingin mereka makan.


Kemudian, setelah mereka selesai makan siang, mereka pun kembali ke butik dan kembali mengerjakan pekerjaan mereka. Sampai hari sudah mulai gelap dan matahari sudah tidak terlihat lagi.


" Ar, aku duluan ya..." Pamit Melodi yang sengaja ingin pulang lebih awal karena ingin segera pulang dan memasak untuk makan malamnya.


" Oke Mel, hati-hati ya, salam bua oma Nina ya. ' Ujar Arini sekalian menitip salam untuk oma Nina.


Dan kemudian Melodi pun segera pulang, dan sesampainya di rumah, Melodi langsung menuju dapur, ia sudah sangat bersemangat untuk memasak.


" Kamu lagi apa Mel?? " Tanya Ayumi yang saat itu melihat Melodi yang sedang sibuk di dapur.


" Aku lagi pengen masak sup ma, oma sama eyang kemana ma? " Jawab Melodi, kemudian menanyakan tentang keberadaan oma Nina dan juga eyang Sari.


" Oma sama eyang lagi jalan-jalan sama Reivan, tadi pas Reivan pulang ngantor, oma sama eyang kamu langsung maksa Reivan buat nganter mereka jalan-jalan. Padahal mama tau banget dari mimik wajah nya Reivan, kalau dia sebenernya capek dan pengen istirahat. " Jelas Ayumi sekaligus menceritakan apa yang terjadi kepada Reivan ketika oma dan eyangnya meminta nya untuk mengantarkan mereka jalan-jalan.


" Serius ma? Wah, kalau ada aku, udah aku ledekin Reivan. Pasti lucu banget deh mimik muka nya, antara nggak ikhlas dan tepaksa. " ujar Melodi dan kemudian ia tertawa terbahak-bahak.


Setelah itu, Ayumi pun membantu Melodi memasak dan menyiapkan makanan untuk makan malam mereka, setelah satu setengah jam mereka berdua sibuk di dapur, akhir nya mereka pun selesai dengan hidangan masakan yang telah mereka buat.


Tidak lama setelah itu, Reivan dan oma Nina serta eyang Sari pun datang, di susul oleh Reihan setelah nya. Dan mereka pun berkumpul dan menikmati makan malam mereka bersamaan.


" Wah, harum sekali, siapa yang masak nih? Mama atau istri ku tercinta ini? " Tanya Reihan kemudian mencium pipi Ayumi dan kemudian mencium pipi Melodi.


" Udah deh, kalian kalau mau mesra-Mesraan jangan di sini, udah langsung makan aja. " Ujar Reivan yang terlihat risih melihat kemesraan di antara Reihan dan Melodi, mengingat hari ini suasana hati nya yang sedang tidak bagus itu.


Jangan lupa klik tombol Like, Komentar dan Favorit ya... Terimakasih untuk dukungannya... 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2