My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 71 Ingin Memastikan


__ADS_3

*****


Melodi pun masuk ke dalam kamar nya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi. Reihan masih menunggu Melodi sampai Melodi selesai mandi. Dan setelah Melodi selesai mandi, Melodi langsung mengambil posisi tidur nya, lalu tiba-tiba saja Reihan memeluk tubuh Melodi dari belakang.


" Ada apa? " Tanya Melodi yang sudah tau apa yang ingin Reihan lakukan.


" Ayo kita coba lagi, aku ingin mempunyai keturunan. " Ujar Reihan sambil membalikkan tubuh Melodi.


" Aku lelah, dan malam ini aku hanya ingin beristirahat. " Tolak Melodi kemudian kembali membelakangi Reihan.


Reihan yang kini hanya bisa melihat punggung Melodi itu pun terlihat tampak kecewa. Entah apa yang ada di benak Melodi saat ini, tapi semenjak kejadian itu, Melodi menjadi seperti menjaga jarak dengan Reihan. Ia terkadang terlihat perhatian, namun juga kadang sebaliknya.


" Kamu masih marah sama aku? " Tanya Reihan dengan nada suara yang sudah melemah.


" Aku benar-benar lagi capek Rei, dan aku mau istirahat, udah ya, aku lagi nggak mau berdebat sama kamu. "


Setelah mendengar ucapan Melodi itu, Reihan pun mencoba untuk memejamkan mata nya, namun ia benar-benar tidak bisa tidur, sampai-sampai Reihan memikirkan hal yang belum pernah ia lakukan bersama dengan Melodi.


" Melodi..." Panggil Reihan sambil menyentuh bahu Melodi.


" Hmmm..." Melodi pun hanya berdehem.


" Dari awal pernikahan kita sampai sekarang, kita belum pernah honeymoon ya Mel? Kalau kita punya waktu untuk honeymoon, kira-kira kamu mau kemana? " Tanya Reihan yang begtu sangat menantikan jawaban dari Melodi.


" Besok aja ya kita bahas nya, aku benar-benar ngantuk banget Rei. " Jawab Melodi kemudian melanjutkan tidurnya.


Dan Reihan pun akhirnya berhenti bertanya dan ia memaksakan mata nya untuk terpejam...


Keesokkan hari nya, seperti biasa Melodi dan juga Reihan sebelum berangkat bekerja, mereka berdua sarapan kemudian setelahnya mereka langsung sibuk dengan pekerjaan merek masing-masing.

__ADS_1


Reihan yang baru sampai di hotel nya itupun masih galau, ia masih ingin menanyakan tentang honeymoon kepada Melodi, tapi Reihan takut jika suasana hati Melodi sedang tidak baik lagi.


Lalu karena pekerjaannya hari ini tidak terlalu banyak, dan tidak ada klien yang harus ia temui, Reihan pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke butik Melodi.


Sesampainya di butik Melodi, Reihan yang sedang ingin membuka pintu butik Melodi itu pun di kejutkan oleh Eros yang baru saja tiba, dan ia juga ingin masuk ke dalam butik Melodi.


" Sedang apa kamu di sini? " Tanya Reihan dengan tatapan tajam nya.


" Aku hanya ingin melihat kondisi Melodi. " Jawab Eros. kemudian Eros membuka pintu butik nya dan langsung masuk ke dalam butik.


Reihan sangat geram melihatnya, kemudian Reihan meraih baju belakang Eros dan seketika itu membuat Eros hampir terjatuh.


" Apa-apaan kamu Rei.? " Bentak Eros yang tidak terima Reihan memperlakukannya dengan seperti itu.


Kemudian Arini yang mendengar suara keributan itu pun langsung menghampiri Reihan dan juga Eros.


" Aku jelas ingin melihat istriku, tapi aku tidak mengerti dengan pria satu ini. " Jawab Reihan dengan sangat percaya diri dan kemudian berlalu pergi menuju ruangan Melodi.


Eros pun saat itu ingin mengikuti Reihan ke ruangan Melodi, tetapi Arini menghalanginya, Arini menghadang Eros dengan tubuh nya sehingga saat Eros ingin berjalan tiba-tiba saja ia menabrak tubuh Arini, dan seketika itu juga tubuh Arini menjadi tidak seimbang dan hampir terjatuh.


Eros dengan sigap pun langsung meraih pinggang Arini, mereka saling menatap, hingga Eros dan Arini tersadar dan membenahi posisi mereka saat ini.


" Apa yang kamu lakukan? Kalau kamu terjatuh bagaimana? " Gerutu Eros kepada Arini yang terlihat dengan jelas di wajah Arini kalau ia sangat kesal karena ia harus menempel di tubuh Eros karena Eros yang harus menolongnya itu.


" Aku hanya ingin menghentikan mu, kamu jangan mengganggu Melodi lagi, aku kan sudah memberitahu mu kemarin. " Ujar Arini kemudian menarik tangan Eros untuk keluar dari dalam butik Melodi.


" Apa salah nya aku menemui Melodi, kenapa kamu terlalu ikut campur." Ujar Eros kemudian menghempaskan tangan Arini.


" Awwww..." Arini pun meringis kesakitan karena Eros menghempaskan tangan Arini sampai tangannya membentur ujung pintu butik.

__ADS_1


Maaf aku tidak sengaja, kamu baik-baik aja kan? " Tanya Eros yang spontan saja langsung meraih tangan Arini.


Arini pun dengan kasar menarik tangannya dari tangan Eros, ia sangat kesal saat ini. Dan Arini juga mendorong tubuh Eros agar Eros menjauh dari pintu butik Melodi. lalu Arini menutup pintu butiknya.


Lagi-lagi Eros harus kembali meninggalkan butik Melodi dengan perasaan sedih dan kecewa. Ia hanya ingin melihat keadaan Melodi, tapi entah kenapa semua orang menghalangi nya.


" Kenapa mereka semua memperlakukanku seperti itu? Aku hanya ingin melihat keadaan Melodi dan memastikan, hanya itu saja, tetapi reaksi mereka berlebihan sekali. " Batin Eros.


Dan saat Eros ingin melajukan mobil nya, tiba-tiba saja handphone nya berdering, dan ternyata Yura yang menghubunginya, Yura meminta Eros untuk menemuinya di dekat hotel Reihan. Dan tanpa berpikir panjang, dan tanpa mencurigai Yura juga, Eros pun langsung datang ke tempat yang tadi Yura sebutkan di dalam telfon.


Setelah sampai di sebuah restoran, Eros pun masuk ke dalam restoran tersebut dan mencari keberadaan Yura, lalu setelah menemukan Yura, Eros langsung berjalan menghampiri Yura dan kemudian ia mengambil tempat duduk nya tepat di depan Yura,


" Ada apa? Aku kira kamu sudah tidak memperdulikan ku. " Tanya Reihan yang sebenarnya heran karena, selama ia di rawat di rumah sakit. Yura tidak pernah menghubunginya sama sekali.


" Maaf, aku sedang sibuk. Banyak hal yang harus aku kerjakan di sini, dan saat ini aku butuh bantuan mu. " Jawab Yura yang beralasan agar Eros tidak mencurigainya.


" Bantuan apa? "


" Tolong sewa kan tempat untukku. Aku akan memulai bisnisku di indonesia. " Pinta Yura pada Eros.


" Kau ingin membuka bisnis apa? "


" Aku ingin membuka bisnis clothing, dan ingin membuat brand sendiri menggunakan nama ku. " Jelas Yura yang memang dari dulu sudah bercita-cita ingin memiliki brand sendiri.


" Baiklah nanti akan aku cari kan. Hanya itu saja? " Ujar Eros kemudian bertanya kepada Yura, Eros ingin memastikan apakah tujuan Yura yang sebenarnya hanya ingin membicarakan soal bisnis dengannya.


" Tidak hanya itu saja, aku juga ingin membahas soal Melodi, aku bertemu dengan Reihan kemarin, dan Reihan memberitahuku bahwa Melodi sudah kehilangan janin yang di kandung nya. Buat ku ini adalah pertolongan dari tuhan, bagaimana menurut mu? Apakah kamu masih ingin memperjuangkan Melodi? "


Eros terdiam sejenak, dan kemudian ia mengingat kejadian saat ia tertabrak mobil. Sebenarnya saat Eros menyelamatkan Melodi yang hampir tertabrak mobil hari itu, Eros dengan samar-samar melihat wajah seseorang yang mengendarai mobil itu. Tapi ia tidak begitu bisa dengan jelas mengingatnya, karena pandangan mata nya langsung memudar saat itu.

__ADS_1


__ADS_2