My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 62 Ingin Memiliki


__ADS_3

*****


Keesokan hari nya.....


Melodi terbangun dari tidur nya, ia melihat ke sekelilingnya dan tidak menemukan sosok Reihan. Kemudian Melodi beranjak dari tempat tidur nya dan berjalan keluar dari kamar nya.


" Cucu mantu eyang sudah bangun...ayo kita sarapan..." Sapa eyang Sari lalu mengajak Melodi untuk sarapan bersama.


" Eyang, apa eyang melihat Reihan? " Tanya Melodi yang masih mencari sosok Reihan.


Dan belum sempat eyang Sari menjawab, Reihan pun sudah muncul dan sedang berjalan ke arah Melodi. Ketika Melodi melihat Reihan yang sedang berjalan menuju ke arah nya itu, hati Melodi pun terasa jauh lebih tenang.


" kamu cari aku? Aku keluar cari angin pagi sebentar, sekalian jogging . " Ujar Reihan yang mendengar percakapan Melodi dengan eyang Sari barusan.


" Yasudah, ayo kita sarapan, nanti lagi kalau kalian mau mengobrol. " Tegur eyang Sari kemudian langsung menggandeng tangan Reihan dan juga Melodi.


*****


Di tempat lain...


Eros yang saat ini berada di rumah nya itu, ia terus merasakan kegelisahan,ia juga tidak tenang. Ia selalu terbayang wajah Melodi. Eros masih sangat mengkhawatirkan Melodi, ia ingin menghubungi Melodi tapi ia masih belum punya cukup keberanian.


Eros terus menerus menggenggam handphone di tangannya, ia selalu saja mengurungkan niat nya saat ia ingin menekan nomor Melodi. Ketakutan terbesar nya adalah, ia takut jika Melodi tidak mau menemui nya lagi.


Eros semakin frustasi, lalu ia memutuskan untuk keluar dari rumahnya dan pergi ke sebuah bar. Eros terus melampiaskan semua penat yang ada di dalam diri nya pada alkohol yang terus menerus ia teguk tanpa henti.


Dan saat keadaan nya sudah semakin kacau dan Eros semakin hilang kesadarannya lalu ia juga sudah di pengaruhi oleh alkohol. Eros pun jadi memiliki keberanian untuk menghubungi Melodi.


Eros pun dengan cepat menemukan kontak Melodi dan langsung menghubungi nomor Melodi. Sudah beberapa kali Eros menghubungi Melodi, namun Melodi tidak kunjung mengangkat telfon dari nya.


Eros pun semakin kalut, ia benar-benar tidak ingin kehilangan Melodi. Rasa cinta nya kepada Melodi saat ini sudah seperti sebuah obsesi. Dan di dalam benak Eros, Eros berjanji tidak akan membiarkan Melodi hidup dengan Reihan. Ia hanya ingin Melodi bisa menjadi miliknya seutuh nya.

__ADS_1


Eros tidak menyerah, ia terus menerus menghubungi nomor Melodi, namun nihil....Melodi sama sekali tidak menjawab panggilan telfon dari Eros. Kemudian Eros pun mengirim sebuah pesan kepada Melodi.


{ Aku akan menunggu mu di tempat pertama kali kita bertemu, aku ingin meminta maaf dengan tulus kepada mu. Dan aku bersungguh-sungguh ingin memperbaiki sikap ku. Aku akan menunggu sampai kamu datang, bahkan jika harus sampai berhari-hari pun aku tidak masalah. }


Lalu dengan keadaan mabuk Eros mengendarai mobil nya, ia beberapa kali sempat hampir kecelakaan, tapi nasib baik berpihak kepada nya, hingga ia sampai di taman, tempat pertama kali nya ia bertemu dengan Melodi.


*****


Di rumah Reihan....


Setelah selesai dengan sarapannya, Melodi dan Reihan pun kembali ke kamar nya. Reihan yang sudah masuk ke dalam kamar nya itu pun langsung berjalan ke arah kamar mandi.


Sedangkan Melodi, ia masih duduk-duduk di pinggir tempat tidur nya sambil membuka handphone yang tadi ia tinggalkan di atas tempat tidur nya.


Dan saat membuka handphone nya betapa terkejutnya Melodi, melihat ada 65 panggilan tidak terjawab dari Eros. Dan Melodi pun membuka pesan dari Eros.


Perasaan itu kembali muncul, sakit, perih, dan perasaan yang selalu menyiksa diri nya. Melodi terus membaca hingga berulang-ulang kali pesan dari Eros, ia berfikir sambil mempertimbangkan apa yang akan dia lakukan saat ini.


Hati nya yang sudah penuh dengan luka itu sangat sulit untuk bisa memaafkan Eros. Melodi masih saja menatap layar handphone nya, ia mencoba untuk menahan air mata nya dan tidak ingin berlarut dalam kesedihannya. Tapi, usaha nya itu sia-sia, air mata yang sudah susah payah ia tahan itu akhirnya keluar dari sela-sela matanya.


[ Via telfon ]


" Halo...."


" Melodi...akhirnya kamu menghubungi ku...aku ingin bertemu dengan mu, bagaimana keadaanmu? Aku sangat ingin menanyakan keadaanmu. Aku mengkhawatirkan mu. Aku memang bodoh, tapi perasaanku kepada mu sungguh-sungguh Melodi. Kali ini aku hanya ingin memastikan keadaan mu. Dan bisakah kita bertemu sebentar saja di tempat pertama kali kita bertemu? '''


Melodi masih terdiam,hanya isak tangis yang terdengar.


" Apa kamu menangis? Apa aku berbuat salah ? Kenapa kamu menangis? "


" Ada apa dengan mu? Jangan seperti ini, hentikan Eros. Jangan menyiksa dirimu sendiri, dan berhenti membuatku terluka. Aku tidak bisa melupakan semua hal baik tentang mu, jadi berhentilah melakukan sesuatu yang jelas-jelas itu bukan lah diri mu. "

__ADS_1


" Aku ingin bertemu walau hanya semenit, tolong kabulkan keinginanku. "


" Apa kamu masih mau menyakiti anak dalam kandungan ku? Apa kamu akan melakukan hal yang sama kepada ku seperti kemarin? "


" Tidak, aku tidak akan melakukanya, aku hanya ingin bertemu saja dengan mu, dan itu sudah cukup, jadi kemari lah Melodi. "


" baiklah, jika kamu mencoba untuk menyakiti anak ku, akan ku pastikan kamu tidak akan pernah bertemu dengan ku untuk selama nya, dan akan ku pastikan aku akan meninggalkanmu tepat di hadapanmu, di depan mata mu. "


" Aku berjanji Melodi, percayalah, kali ini aku sungguh-sungguh dengan perkataan ku. "


Lalu Melodi menutup panggilan telfon dari Eros dan tanpa meminta izin dari Reihan Melodi pun meminta Erwin supirnya itu untuk segera mengantar nya menemui Eros.


Sesampainya di taman, Melodi berjalan ke arah bangku yang ia duduki saat ia pertama kali bertemu dengan Eros, dan di sana Melodi sudah bisa melihat Eros yang sudah duduk degan pakaian yang sudah sangat berantakan.


" Apa kamu mabuk ? Apa yang kamu lakukan Eros? " Tanya Melodi yang langsung tau kalau Eros tengah dalam pengaruh alkohol.


Kemudian Eros menatap Melodi dan langsung berlutut di hadapan Melodi, bahkan Eros sampai mencium kaki Melodi.


" Hentikan Eros, apa yang kamu lakukan? " Melodi pun langsung duduk berlutut berhadap-hadapan dengan Eros.


" Aku salah, maafkan aku...aku tidak bisa berhenti untuk memikirkan mu Mel. Kamu terus menghantui pikiranku, aku harus bagaimana? Apa yang harus aku lakukan? aku benar-benar mencintaimu. " Eros pun menangis dan terjatuh di pelukan Melodi.


Hati Melodi seperti di sayat-sayat melihat keadaan eros yang semakin tidak karuan. Hatinya hancur berkeping-keping, ia benar-benar tidak tau harus bagaimana menghadapi Eros.


" Eros, dengarkan aku baik-baik, ini adalah takdir dari nya, kamu tau? Bagi ku semua takdir yang telah tuhan berikan itu sangat berat, tapi aku terus berusaha untuk menerimanya, walau terkadang aku menjumpai titik terendah ku. Kamu juga harus bisa melalui nya. Ini adalah takdir kita. " Ujar melodi yang kini sudah beruraian air mata.


" bantu aku, apa yang harus aku lakukan, aku hanya ingin diri mu Melodi. "



Kemudian Melodi berdiri, ia sudah kehabisan kata-kata. Dan ia tidak bisa melihat kondisi Eros yang seperti ini terlalu lama. Itu amat sangat menyakitkan bagi nya. Melodi pun berlalu pergi meninggalkan Eros. Dan di saat Melodi ingin menyebrangi jalan untuk menghampiri mobil nya yang terparkir di sebrang jalan.

__ADS_1


Dari kejauhan, terlihat Yura yang sudah mengawasi Eros dan juga Melodi dari tadi. Yura memang sengaja membuntuti Eros, dan tanpa berpikir panjang Yura melajukan mobil nya ke arah Melodi dan...


Brakkkkk.....


__ADS_2