My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 35 Lelah


__ADS_3

*****


Melodi terus berjalan dengan langkah nya yang semakin cepat. Melodi sudah lelah akan semua hal yang terjadi di dalam hidup nya. Kemudian Eros yang berhasil mengejar langkah Melodi itu pun dengan segera meraih tangan Melodi dan menarik nya hingga Melodi berbalik ke arah Eros.


" Apa lagi Eros?? Sudah cukup.!! Biarkan aku sendiri, dan jangan pernah kamu mengharapkan hubungan kita bisa kembali seperti dulu. " Kemudian Melodi menghempaskan tangan Eros dengan kasar.


" Melodi...maafin aku..." Eros masih terus berusaha mengejar Melodi.


Kemudian Melodi menghentikan langkah nya dan berbalik ke arah Eros. Ia menatap mata Eros dengan wajah murung dan tatapan hampa.


" Apakah dengan kata maaf kamu bisa mengubah segalanya? Apakah maaf mu bisa mengembalikan papa dan mama? Kamu keterlaluan Eros, aku bahkan nggak tau kalau kamu begitu egois. Dan satu lagi, perceraian?? Kamu ingin aku dan Reihan bercerai?? Apa kamu ingin hidupku lebih hancur lagi Eros?? Kenapa kamu berbohong kepada Yura?? " Amarah Melodi yang sudah mulai terbakar akhirnya mencapai puncak nya.


" Semua itu demi kamu Melodi...aku cuma mau kamu kembali kepada ku. Apa itu salah? Aku memang egois, tetapi semua ini karena kamu. Karena aku begitu mencintai kamu Melodi, dan soal perceraian. Apa salahnya dengan perceraian? Kamu dan Reihan tidak saling mencintai kan? Jadi untuk apa pernikahan itu di pertahankan? " Eros pun semakin melewati batas.


" Setelah aku bercerai, aku akan menjadi janda, dan semua orang akan mencibir ku. Apa kamu nggak perduli sama sekali Eros? Apa yang akan di katakan orang di luar sana tentang diriku Eros? "


" Ada aku, nggak ada satu pun orang yang berani mencibir kamu Melodi. " Eros mulai mendekatkan dirinya kepada Melodi. Namun Melodi perlahan melangkah mundur menghindari Eros.


" Kenapa kamu menghindar? Apa kamu sudah tidak mencintaiku? " Eros terlihat kesal melihat Melodi yang terus menghindar dari nya.


" Hentikan Eros, jangan mendekat...aku ingin sendiri, aku butuh waktu untuk memahami semua ini. "


Kemudian Eros pun menghentikan langkahnya dan membiarkan Melodi pergi meninggalkannya.


Melodi dengan segera menghentikan sebuah taksi dan ia langsung pergi ke rumah nya. Saat ini Melodi hanya ingin sendiri, ia tidak ingin bertemu dengan siapapun. Semua terasa melelahkan bagi nya, hanya rumah Arman lah yang tersisa.


*****


Di tempat lain...


Reihan pun akhirnya mengantarkan Yura kembali ke rumah nya.


" Kamu nggak mau mampir dulu Rei? "

__ADS_1


" Nggak usah Ra...Ra...?? "


" Ya? "


" Boleh aku tanya sesuatu sama kamu? "


" Boleh dong, mau nanya apa?? "


" Soal perkataan kamu tadi di butik Melodi, tentang Eros dan Melodi, maksud kamu apa ya bilang kalau Eros itu pacar Melodi? " Reihan yang penasaran dengan hubungan Eros dan Melodi pun akhirnya menanyakannya kepada Yura.


" Ya...mereka pacaran, udah lama...dari sebelum orang tua mereka menikah, dan Melodi terpaksa menikah dengan kamu karena ingin melupakan Eros. Dan aku juga dengar dari Eros, kalau kamu sebenarnya masih menunggu ku Rei..." Yura pun menjelaskan tentang hubungan Eros dan juga Melodi, selama ini Yura dan juga Eros memang sering berkomunikasi tanpa sepengetahuan Reihan.


Reihan pun terdiam, ia masih memikirkan Melodi, entah kenapa perasaan Reihan sudah tidak sama lagi seperti dulu. Ia merasa biasa saja setelah bertemu dengan Yura.


" Rei..."


Suara Yura pun menyadarkan Reihan dari lamunan nya.


" Yaudah, aku pulang dulu ya..." Reihan pun berpamitan kepada Yura.


" Cerai?? Maksud kamu apa?? " Reihan terlihat sangat terkejut dengan pertanyaan yang di berikan oleh Yura kepadanya.


" Iya cerai...Eros bilang kalian akan cerai dalam waktu dekat ini. Jadi kapan itu? Aku penasaran...aku udah nggak sabar nunggu duda kamu Rei..."


Reihan sangat amat terkejut, ia tidak tahu harus berkata apa kepada Yura. Semua itu di luar dugaannya. Bahkan Reihan sampai berfikir kalau perceraian yang di maksud Yura mungkin saja atas kehendak Melodi.


" Aku pulang dulu ya...nanti aku kasih tau kamu, tapi nggak sekarang. "


Kemudian Reihan pun segera meninggalkan Yura dan bergegas menuju apartemen nya. Reihan sudah sangat tidak sabar ingin menanyakan soal perceraian yang di maksud Yura kepada Melodi.


Setelah sampai apartemen nya Reihan mencoba untuk menemui Melodi, ia mencari-cari keberadaan Melodi, namun Reihan tidak menemukan Melodi sama sekali di apartemen nya.


Dan akhirnya Reihan pun mencoba menghubungi Melodi, tetapi Melodi sama sekali tidak menjawab panggilan telfon dari Reihan. Lalu Reihan teringat, ia ingat bahwa tadi Eros berusaha mengejar Melodi. Dan dengan perasaan yang sudah sangat kesal Reihan pun menghubungi Eros.

__ADS_1


[ Via telfon ]


" Dimana kalian? "


" Maksudnya apa? "


" Apa yang kalian lakukan di belakang ku? "


" Hei, apa maksudmu Reihan? "


" Cepat antar kan Melodi pulang sekarang juga. "


" Melodi nggak sama aku Rei, bukannya dia udah pulang? Tadi Melodi nggak mau aku antar pulang. "


" Oke. "


Kemudian Reihan pun menutup telfonnya, ia mencoba untuk menunggu Melodi sampai Melodi kembali ke apartemen.


Sudah hampir tengah malam namun Melodi tidak kunjung kembali ke apartemen, Reihan pun mulai mencemaskan Melodi. Sudah puluhan kali Reihan mencoba untuk menghubungi Melodi, namun Melodi tak kunjung menjawab telfon dari nya.


Reihan yang semakin cemas itu pun akhirnya memutuskan untuk mencari Melodi. Reihan mengendarai mobil nya dengan perlahan. Pandangannya terus mencari sosok Melodi, Reihan pun selalu menghentikan mobil nya di setiap restoran dan juga cafe yang ia jumpai.


Namun setelah berjam-jam Reihan menyusuri jalan, Reihan tak kunjung menemukan Melodi. Reihan hampir saja putus asa, tetapi tiba-tiba saja terbersit di benaknya, Reihan tiba-tiba saja teringat rumah Melodi. Dan dengan segera Reihan melajukan mobil nya menuju rumah Melodi.


*****


Rumah Melodi...


Melodi masih meringkuk di atas tempat tidur nya, ia bahkan enggan untuk beranjak dari tempat tidurnya. Melodi merasa hidupnya sudah tidak berguna dan menjadi sangat sia-sia. Tidak ada lagi tujuan hidup bagi nya.


Kemudian Reihan yang sudah sampai di rumah Melodi itu pun membuka pintu rumah Melodi. Reihan mulai merasa lega setelah membuka pintu rumah Melodi yang ternyata sudah tidak terkunci itu.


" Akhirnya aku menemukanmu Melodi..." Batin Reihan.

__ADS_1


Reihan pun menaiki anak tangga dan berjalan menuju kamar Melodi. Ia melihat ke arah kamar Melodi dan mendapati pintu kamar Melodi yang sudah terbuka. Reihan mencoba melihat ke dalam kamar Melodi dan benar saja, Melodi sudah berada di dalam kamar nya.


Reihan berjalan perlahan, rasa amarah dan kesal yang ia ingin luapkan kepada Melodi tiba-tiba menghilang dengan begitu saja. Reihan mulai mendekati Melodi dan menyentuh bahu Melodi.


__ADS_2