My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 61 Berhati-hati


__ADS_3

*****


Setelah Melodi tertidur pulas, Reihan dengan perlahan beranjak dari tempat tidur nya. Rasa kesal, dan amarah masih menyelimuti nya. Reihan dengan segera mengambil kunci mobil nya dan bergegas ingin segera menemui Eros.


" Rei, mau keman? " Tanya Reivan yang kebetulan tidak tau apa-apa dan baru saja pulang dari kantor.


Reihan tidak menghiraukan Reivan yang sedang bertanya kepada nya itu, lalu ia dengan segera melajukan mobil nya. Dan setelah sampai di rumah Eros, Reihan menggedor-gedor pintu rumah Eros, namun Eros tak kunjung membukakan pintunya, kemudian saat ia ingin meninggalkan rumah Eros, Reihan berpapasan dengan Arini yang sedang ingin menemui Eros juga.


'' Reihan? Kamu juga di sini? " Tanya Arini yang tidak tau maksud dan tujuan Reihan mendatangi rumah Eros.


" Iya, apa kamu mau menemui Eros? " Reihan pun kembali bertanya kepada Arini.


" Iya, oh ya...bagaimana Melodi? Apa benar Yura yang melakukannya? " Tanya Arini yang juga masih mengkhawatirkan keadaan Melodi.


" Dia sudah membaik, kalau aku boleh tau, untuk apa kamu menemui Eros? " Tanya Reihan yang ingin tau kenapa Arini datang ke rumah Eros.


" Ini, kemarin dia sempat memesan baju dan ingin mengenakannya besok, dia minta aku untuk secepatnya mengantarkannya. " Ujar Arini sambil memperlihatkan sepasang baju pria dan wanita yang ada di tangannya.


Dan saat Arini dan Reihan sedang membicarakan Eros, kebetulan sekali Eros menelfon Arini. Kemudian Arini mengangkat telfon dari Eros tersebut. Eros mengatakan bahwa ia sedang tidak ada di rumah dan saat ini ia sedang berada di rumah Yura, kemudian Eros meminta Arini untuk segera mengantarkan pakaiannya itu ke tempat nya sekarang berada.


Setelah selesai berbicara dengan Eros, Arini yang berniat ingin langsung ke rumah Yura itu pun dihalang-halangi oleh Reihan.


" Ar, biar aku saja, kamu kembali saja pulang dan istirahat lah, kamu pasti lelah karena seharian tadi kamu juga ikut membantuku mencari Melodi. " Ujar Reihan kemudian meraih pakaian yang ada di genggaman Arini.


Arini tampak bingung, dan kemudian Arini merasa ada yang janggal dengan sikap Reihan, lalu Arini pun akhir nya bertanya kepada Reihan.

__ADS_1


" Sebenarnya apa yang terjadi? Melodi baik-baik saja kan? Kenapa kamu tampak sangat marah dan wajah mu terlihat sangat menyeramkan Rei. " Tanya Arini yang sedari tadi mengamati mimik wajah Reihan yang tidak seperti biasanya itu.


Reihan menarik nafas dalam, sebenarnya sangat berat bagi nya untuk menceritakan apa yang sebenar nya terjadi, tapi menurut Reihan. Arini juga harus tau yang sebenarnya,karena Melodi adalah sahabat nya.


" Aku menemukan Melodi di sebuah pemukiman yang jarang ada penduduk. Aku memang tidak melihat nya sendiri, tapi Melodi bilang kepada ku, bahwa Eros terlibat dalam penculikan Melodi. " Jelas Reihan, dan saat mendengar apa yang dikatakan oleh Reihan itu, Arini pun langsung membelalakkan kedua mata nya. Ia sangat amat terkejut dengan apa yang barusan ia dengar itu.


" Apa maksud mu Rei? Jadi Eros juga ada dibalik penculikan Melodi? "


" Iya, dan saat ini aku sudah tidak bisa bersabar lagi, aku akan menemuinya dan menghajar nya. "


" Tunggu Rei...amarah mu tidak akan menyelesaikan segala nya, kita harus berhati-hati dan juga harus memiliki bukti yang kuat, jangan sampai karena emosi mu saat ini, kamu malah menyulitkan Melodi. Aku tidak ingin Melodi menjadi menderita lagi, sudah cukup penderitaannya selama ini. " Ujar Arini yang tidak ingn Reihan membahayakan dirinya sehingga akan melukai perasaan Melodi nanti nya.


Reihan pun terdiam sejenak, ia masih merenungkan perkataan Arini barusan, kemudian ia sadar bahwa diri nya tidak boleh terlalu gegabah untuk menangani masalah ini.


" Baiklah Ar, tapi bagaimana cara nya mendapatkan bukti? Di sana tidak ada cctv, dan bawahan ku yang di manfaatkan oleh Yura dan juga Eros pun menghilang. "


Reihan pun setuju dengan usulan Arini dan membiarkan Arini untuk membawakan baju Eros ke rumah Yura tanpa Reihan, kemudian Reihan pun kembali ke rumah nya.


Ketika sampai di rumah Yura, Arini bersikap seolah ia tidak mengetahui apapun, lalu ia memencet bel rumah Yura, dan Eros pun keluar dari rumah Yura dan menghampiri Arini yang masih berdiri di depan pagar rumah Yura tersebut.


Lalu, Arini memberikan pakaian itu pada Eros, dan kemudian Arini memberitahu Eros bahwa Melodi sempat hilang dan sekarang sudah kembali.



" Makasih Ar... "

__ADS_1


" Ros..."


" Iya, ada apa? "


" Tadi siang Melodi di culik. " Ujar Arini sekaligus mengamati reaksi apa yang akan keluar dari wajah Eros.


Eros pun terlihat terkejut, namun ia mencoba untuk tetap tenang, dan dengan segera ia menjadi cemas dan terlihat panik.


" Apa? Di culik? Lalu dimana Melodi sekarang? " Tanya Eros yang kini tengah berakting panik dan begitu mengkhawatirkan Melodi. Sebenarnya Eros benar-benar sangat khawatir dengan keadaan Melodi, karena tadi ia melihat Melodi yang terbentur kepala nya sampai mengeluarkan banyak darah.


" Melodi sudah baik-baik saja, untung nya Melodi bisa kabur dari para penculik itu, tapi Reihan memberitahukan kepada ku tentang sesuatu yang mengejutkan mengenai penculik itu. "


Dan seketika itu juga setelah mendengar apa yang di katakan Arini barusan wajah Eros berubah menjadi sangat tidak nyaman. Ia terlihat gugup dan sedikit berkeringat.


" Apa yang di katakan Reihan? " eros pun mencoba untuk berusaha tenang dan bertanya kepada Arini.


" Yura, Reihan yakin kalau Yura lah dalang di balik penculikan Melodi. Karena sebelum Melodi menghilang, Yura menemui Reihan di hotel nya dan memberitahukan kepada Reihan bahwa dia ingin memberikan kejutan. Dan setelah itu terjadilah penculikan Melodi. " Jelas Arini yang sengaja memancing reaksi Eros.


" Apa? Yura? Tidak mungkin Ar, Yura dari tadi dia bersama dengan ku, dan tidak mungkin dia melakukannya. " Elak Eros yang mencoba untuk menutup-nutupi perbuatannya dengan Yura itu.


" Benarkah? Tapi aku juga sangat yakin kalau Yura ada di balik penculikan Melodi, dan untuk memastikan saja, aku minta tolong kepadamu Ros, kamu kan cukup dekat dengan Yura, coba saja kamu tanyakan kepada Yura dengan perlahan. " Usul Arini yang langsung di setujui oleh Eros, karena Eros merasa tidak nyaman dan ingin Arini untuk segera meninggalkannya.


" Baiklah, kalau begitu aku masuk dulu, masih ada hal yang harus aku selesaikan " Kemudian eros terlihat sangat terburu-buru dan ingin segera masuk ke dalam rumah nya Yura,


Lalu Arini pun pergi meninggalkan rumah Eros, dan membiarkan Eros berdua dengan Yura, dari gerak-gerik Eros yang di amati oleh Arini, Arini pun langsung bisa menyimpulkan bahwa memang Eros juga terlibat dalam penculikan Melodi.

__ADS_1


Dan setelah Eros masuk ke dalam rumah Yura, Eros dengan segera memberitahukan kepada Yura apa yang barusan ia dengar dari Arini. Yura terlihat tenang, ia memang sengaja membuat Reihan mengetahui nya, karena Yura juga ingin Reihan merasakan sakit yang sama dengan yang di alami nya.


__ADS_2