My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 75 Menikmati Hari Libur


__ADS_3

*****


" Yaudah, sana kamu ke hotel, aku masih banyak pekerjaan juga. " Pinta Melodi yang ingin segera menyelesaikan pekerjaannya.


" Aku tidak ke hotel hari ini, hari ini kan weekend, kamu masih akan tetap kerja sampai malam?


" Ah, iya, aku lupa...pantas saja Arini sampai jam segini belum datang, ini semua karena kamu Rei. " Ujar Melodi lalu menyalahkan Reihan, karena awal nya Melodi kesal dengan Reihan dan ingin menyibukkan diri nya di butik.


" Kenapa aku? Ada apa? Apa hubungannya aku dengan pekerjaan mu? " Tanya Reihan yang cukup bingung karena ia telah disalahkan oleh Melodi.


" Iya, semua karena kamu, aku kesal dengan mu, aku sangat marah ketika membaca pesan mu semalam, jadi aku berniat ingin menyibukkan diri di butik dan tidak ingin bertemu dengan mu Rei. "


Reihan hanya tersenyum sambil mengacak-acak rambut panjang Melodi.


" Ah, jangan seperti itu, rambut ku jadi berantakan. " Ujar Melodi lalu menghalangi tangan Reihan yang ingin kembali menyentuh rambut nya.


Reihan pun tertawa melihat tingkah Melodi yang menggemaskan itu. Kemudian Melodi yang terlihat sedikit kesal itu pun akhir nya ikut tertawa bersama dengan Reihan.


" Yasudah, aku juga pulang deh. "


Kemudian Melodi beranjak dari duduk nya dan merapihkan meja kerja nya, dan ia juga mengemasi beberapa barang-barang bawaannya.


" Ayo kita pulang, kamu bawa mobil kan? Erwin biar pulang saja, dan aku pulang bersama mu. "


Mereka pun akhirnya pulang bersama, sampai nya di rumah Melodi tidak langsung ke kamar nya, melainkan ia langsung menuju dapur dan Melodi pun mulai mengganggu bi Rosmala.


" Bi...bibi masak apa? " Tanya Melodi dengan nada bicara yang cukup riang pagi ini.


" Bibi lagi siapin bahan-bahan buat di masak untuk nanti makan siang non, bibi juga belum tau mau masak apa, non Melodi mau di masakin apa non? "


Melodi terlihat sedang berpikir, kemudian ia meminta bi Rosmala untuk menunggu nya sebentar karena Melodi ingin menanyakan dulu kepada Reihan.


Melodi pun berjalan ke arah Reihan yang saat ini sedang ingin melangkah kan kaki nya untuk menaiki anak tangga.

__ADS_1


" Rei, tunggu sebentar. " Panggil Melodi, kemudian Reihan menghentikan langkah nya.


Reihan berbalik, dan menunggu Melodi sampai di hadapannya.


" Kamu mau makan apa? " Tanya Melodi yang saat ini sudah berada di hadapan Reihan.


" Emmppp, apa ya? Kebetulan aku belum sarapan, bibi bikin menu sarapan apa? " Ujar Reihan yang memang ia belum sarapan, begitu juga dengan Melodi.


" Ah, aku tidak tau, bi Rosmala sedang menyiapkan bahan untuk makan siang nanti, aku lupa kalau ternyata ini masih pagi, dan aku juga belum makan apapun, yasudah, kamu mandi dulu nanti aku siapkan. " Ujar Melodi yang kemudian langung kembali menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuk nya dan juga Reihan.


" Bi, bibi masak apa pagi tadi? Aku mau sarapan sama Reihan. "


" Oh, bibi bikin omelet dan nasi goreng non, pantas saja tadi masih ada sisa, ternyata non Melodi dan tuan Reihan belum sarapan. Yasudah, bibi siapkan dulu ya non. "


Kemudian bi Rosmala pun menyiapkan meja makan untuk Reihan dan juga Melodi. Melodi masih saja sibuk di dapur dan memilih-milih beberapa bahan makanan yang ingin ia olah untuk makan siangnya nanti.


Dan saat Melodi sedang hanyut dalam keseriusannya soal bahan-bahan makanan yang sedang ia susun dan akan ia masak nanti nya itu. Tiba-tiba saja Reihan menghampiri nya dan memeluk Melodi dari belakang.


" Wah, istri ku lagi apa? " Tanya Reihan kemudian menyandarkan kepala nya di bahu Melodi.


" Yaudah, ayo kita sarapan dulu, bi Rosmala pasti sudah selesai menyiapkan meja makan. " Lanjut Melodi kemudian menggandeng tangan Reihan.


Mereka pun menikmati makanan mereka sampai habis dan tidak tersisa. Karena kebetulan hari ini weekend, suasana di rumah pun menjadi sepi, oma Nina, eyang Sari dan juga Ayumi, sedang pergi jalan-jalan dengan Reivan, dan itu sudah menjadi rutinitas mereka di saat weekend seperti ini.


" kalau nggak ada oma sama eyang, rumah jadi sepi banget ya Rei. " Ujar melodi yang sudah selesai dengan sarapannya itu sambil melihat ke arah sekelilingnya.


Reihan hanya tersenyum kecil ke arah Melodi, dan setelah selesai makan. Reihan beranjak dari duduk nya dan menghampiri Melodi.


" Karena ini weekend, gimana kalau kita kencan. " Usul Reihan yang tiba-tiba saja tanpa rencana.


" Kencan? "


" Iya kencan, selama ini kita sama sekali belum pernah melakukan hal-hal yang biasa di lakukan oleh pasangan. Bahkan kita tidak pernah merasakan kencan sebelum nya. "

__ADS_1


"Baiklah, tapi kita mau kemana? "


" Kamu mau kemana? Gimana kalau kita ke bioskop? "


" Baiklah, tunggu sebentar, aku akan bersiap-siap dahulu. "


" Mel, " Panggil Reihan dengan tiba-tiba.


" Ya? " Melodi menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Reihan.


" Berarti kamu nggak jadi masakin aku makanan spesial buat makan siang kita nanti dong. " Keluh reihan sambil memasang wajah masam.


" Ya, nanti saja lain waktu, kamu sudah mengajakku berkencan, jadi kamu harus menepati nya, aku sudah terlanjur bersemangat. " Ujar Melodi yang terlihat sedikit kesal dengan ucapan Reihan.


" Iya...iya, aku hanya bercanda, yasudah sana kamu dandan yang cantik, ya walaupun tanpa dandan kamu sudah cantik. " Ujar Reihan yang membuat wajah Melodi seketika itu juga menjadi memerah.


" Jangan begitu Rei, sudahlah, tidak ada habisnya kalau terus berbicara dengan mu seperti ini. "


Kemudian Melodi pun langsung berlalu meninggalkan Reihan dan segera berganti pakaian dan bersiap-siap. Setelah Melodi siap, Melodi langsung menghampiri Reihan. Dan mereka pun langsung menuju bioskop yang akan mereka tuju.


Sesampainya di bioskop Melodi dan juga Reihan terlihat sangat canggung, karena ini juga kali pertama mereka berkencan, dan kali pertama bagi mereka melakukan hal-hal yang biasa di lakukan pasangan lainnya.


Reihan pun terlihat sangat gugup, selama ini Reihan tidak pernah sama sekali melakukan hal-hal semacam itu. Dulu saat ia berpacaran dengan Yura, Reihan juga tidak pernah berkencan seperti ini, karena Yura dulu sangat sibuk dengan kegiatan studi nya.


" Mel..." Panggi Reihan dan kemudian Melodi pun melihat ke arah nya.


" Ada apa? "


" Apa kamu pernah melakukan hal-hal semacam ini sebelum nya? " Reihan pun dengan penuh keberanian mencoba bertanya kepada Melodi, padahal diri nya cukup malu untuk menanyakannya.


" Aku? Ya...aku sering, tapi ini pertama kali nya aku datang ke bioskop bersama dengan mu. "


" Apa saat dengan Eros kamu juga datang ke tempat seperti ini? " tanya Reihan yang terlihat ingin membandingkan diri nya dengan Eros.

__ADS_1


" tidak, aku dan Eros saat itu sedang sibuk dengan pekerjaan, jadi kita kencan sambil bekerja di luar kota, kalau dengan mantan-mantan ku yang sebelum-sebelumnya , aku sering sekali ke tempat-tempat seperti ini."


Saat Melodi menyebutkan mantan-mantan nya yang sebelum ya, ekspresi Reihan pun langsung berubah. Ia tidak menyangka kalau sebelum nya Melodi pernah memiliki pacar selain Eros. Dan saat ini wajah nya pun terlihat sedikit cemburu dengan mantan-mantan Melodi yang ia juga tidak mengenal nya. Dan tidak tau juga siapa namanya.


__ADS_2