My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 89 Tiba-tiba


__ADS_3

*****


" Ada apa sebenarnya?? Memangnya ada apa dengan Reivan? " Arini pun akhirnya bertanya karena cukup penasaran.


" Ah...nggak kok Ar..." Jawab Eros, yang tau bahwa Reivan belum menyatakan perasaannya kepada Arini.


" Sebenarnya, aku juga nggak tau ada apa, makanya aku tanya kamu Ar, tadi Reivan nggak biasanya ketus. Aku cuma nanya kabar tentang kamu, dan dia jawab nya ketus banget. " Jelas Melodi yang juga heran dengan sikap Reivan.


Arini pun terdiam, ia mengingat-ingat apa yang terjadi saat di perjalanan menuju rumah nya tadi dengan Reivan. Dan seingat Arini semua nya baik-baik saja, dan Arini merasa kalau ia sama sekali tidak menyinggung perasaan Reivan.


" Ah nggak usah di pikirin Ar, mungkin bukan gara-gara kamu, bisa aja pas Reivan abis antar kamu, dia ada something di jalan, kan kita nggak ada yang tau. " Ujar Melodi yang menyadari jika Arini sedang berpikir tentang nya dan juga Reivan.


Kemudian mereka bertiga banyak berbincang-bincang bersama-sama. Di tengah-tengah perbincangan mereka, tiba-tiba saja handphone Eros berbunyi, Eros pun segera mengangkat telepon nya itu.


Dan saat Eros sedang mengangkat telfon, tampak terlihat sangat jelas jika Eros sedang terkejut akan suatu hal. Setelah Eros selesai dengan panggilan telefon tersebut, Eros langsung berpamitan untuk segera pergi meninggalkan rumah Arini.


" Ada apa Ros? " Tanya Melodi yang penasaran dengan apa yang terjadi.


" Aku mau ke kantor papa Mel, tiba-tiba aja ada klien datang tanpa buat janji. Aku duluan ya .." Jawab Eros kemudian berlalu pergi begitu saja.


Arini pun terlihat berat dan sangat tidak rela di tinggalkan Eros. Dan saat itu Melodi menangkap basah ekspresi Arini yang tidak biasa itu.


" Ar...segitunya kamu liatin Eros, hayooo...ada apa? " Tanya Melodi yang mulai menyelidik.


" Ah...ahahaha...apaan sih Mel, muka aku kan emang gini, ada-ada aja kamu. " Elak Arini yang tidak ingin Melodi mengetahui perasaan nya yang sebenarnya kepada Eros.


" Oke deh...tapi kan Eros jomblo, nggak apa-apa juga Ar. " Ujar Melodi yang sengaja menggoda sahabatnya itu.


" Melodi...!!!"


" Ahahahaha...iya...iya...aku nggak bahas Eros deh. Yaudah, kamu udah minum obat belum? "


" Udah, barusan tadi sebelum kamu ke sini. "

__ADS_1


" Bagus deh, yaudah malam ini aku temani kamu ya...aku juga udah minta izin oma,eyang, mama dan Reihan. "


Arini pun mengangguk mengiyakan tawaran dari Melodi barusan. Dan mereka pun kembali berbincang.


*****


Tiga hari kemudian...


Arini sudah mulai melakukan pekerjaannya lagi di butik, Reihan juga sudah kembali dari perjalanan bisnisnya.


" Pagi sayang..." Ujar Reihan yang baru saja tiba dan langsung menghampiri Melodi yang sedang menyantap sarapan nya itu.


" Pagi...kok kamu nggak bilang kalau sampe hari ini? Aku kira masih besok. "


" Surprise...aku sengaja..." Ujar Reihan lalu kemudian memeluk tubuh mungil Melodi.


" Aduh...anak mama pagi-pagi udah peluk-pelukan aja. Kasihan tuh adik kamu Reivan, pasti hati nya meronta-ronta karena belum punya pasangan. " Celetuk Ayumi yang saat itu melihat raut wajah Reivan yang terlihat masam melihat kemesraan Reihan dan juga Melodi.


" Apa sih ma...aku biasa aja tuh. " Reivan pun terlihat sedikit kesal dengan celetukan Ayumi.


Lalu kemudian Reihan pun tertawa dan menghampiri Reivan. Reihan duduk di samping Reivan sambil merangkul adik nya itu.


" Kamu mau dicariin wanita yang seperti apa? " Tanya Reihan agak sedikit meledek kepada Reivan.


" Udah deh Rei...aku jadi nggak nafsu makan, gara-gara kalian bahas pasangan. Nanti kalau udah saat nya pasti aku bawa pasangan aku ke sini. " Jawab Reivan kemudian melepaskan tangan Reihan dari tubuh nya.


" Oke...di tunggu ya. " Ucap oma Nina sambil melemparkan senyuman dan mengedipkan sebelah matanya kepada Reivan.


Setelah menghabiskan sarapan nya, Melodi pun segera bergegas menuju butik nya. Ia mencium tangan Reihan dan kemudian Reihan mengecup kening Melodi.


" Aku langsung ke butik ya, kamu free kan hari ini? Buat istirahat aja ya..." Ujar Melodi kemudian langsung masuk ke dalam mobil nya.


Reihan hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Melodi. Ia juga melambaikan tangan nya ke arah Melodi, ketika mobil Melodi sudah melaju dan melewati nya.

__ADS_1


Sesampainya di butik, Melodi di kejutkan dengan kedatangan Eros dan juga Yura. Melodi melihat ke arah Yura dengan tatapan sinis nya.


" Kamu kenapa kelihatan tidak senang melihat ku di sini? Apa kamu tidak senang karena aku bersama dengan Eros? " Tanya Yura sambil berjalan menghampiri Melodi.


Melodi mengacuhkan Yura dan berjalan melewati nya. Ia sengaja tidak ingin meladeni Yura karena tidak ingin mendebatkan hal yang tidak penting.


" Kamu udah datang Mel..." Ujar Eros yang baru melihat Melodi masuk.


" Iya...tumben kamu kesini? Ada apa? "


" Ah, aku sama Yura mau pesan beberapa gaun dan jas, minggu depan Yura akan launching brand clothing milik nya. " Ujar Eros menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke butik Melodi bersama dengan Yura.


" Oh...jadi begitu, kalian ingin desain yang seperti apa? Sebentar, Ar...tolong berikan Eros contoh desain gaun dan jas. " Ujar Melodi yang kemudian meminta Arini untuk memberikan sebuah album sketsa contoh desain gaun dan juga jas kepada Eros.


Eros dan juga Yura pun melihat-lihat beberapa contoh desain yang sudah di rancang oleh Melodi dan juga Arini tersebut. Lalu setelah sekitar dua puluh lima menit mereka memilih, akhirnya mereka menemukan gaun dan jas yang cocok untuk acara mereka nanti nya.


" Mel, aku sama Yura pilih yang ini. " Ujar Eros sambil menunjuk ke gambar yang telah ia pilih.


" Oke..."


" Melodi...boleh aku ke toilet sebentar? Dimana toiletnya? " Tanya Yura sambil mendekat ke arah Melodi.


" Sini aku antar. " Ujar Arini menawarkan diri, Arini tau kalau Melodi merasa tidak nyaman dengan kehadiran Yura.


" Ah, kamu tunjukan saja dimana toiletnya, biar aku yang ke sana sendiri. " Yura pun menolak tawaran Arini.


" Kamu lurus aja, nanti belok kanan, toiletnya di sebelah ruangan Melodi. " Arini pun menunjukkan arah kepada Yura.


Yura dengan segera berjalan menuju toilet, namun, sebelum ia masuk ke dalam toilet, Yura masuk ke dalam ruangan Melodi. Yura melihat ada secangkir teh di atas meja kerja Melodi, dengan cepat Yura pun memberikan serbuk ke dalam cangkir Melodi tersebut.


Setelah itu, Yura bergegas meninggalkan ruangan Melodi dan kembali ke tempat sebelumnya tadi.


" Kok cepat banget kamu ke toilet? " Tanya Eros yang heran karena Yura hanya sebentar di toilet.

__ADS_1


" Ah, aku hanya membenahi make up ku saja. " Jawab Yura beralasan.


__ADS_2