My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 86 Perubahan


__ADS_3

*****


Akhirnya Melodi menunggu mobil nya sampai selesai di perbaiki. Setelah itu ia langsung menuju butik nya. Melodi kembali sibuk dengan pekerjaannya.


Dan di saat jam makan siang, Melodi mendapatkan panggilan telfon dari Eros. Eros meminta izin untuk menemuinya sebentar saja sambil makan siang bersama dengannya.


Melodi pun setuju dan ia langsung bergegas menuju tempat yang di sebutkan Eros di dalam percakapannya tadi.


Setelah sampai tempat tersebut, Melodi langsung menghampiri Eros yang sudah terlihat duduk di kursi yang sudah ia pesan itu.


" Maaf, kamu nunggu lama? " Tanya Melodi kemudian duduk berhadap-hadapan dengan Eros.


" Enggak kok, baru aja. " Eros menjawab pertanyaan Melodi, tapi ia tampak terlihat sangat murung.


" Ada apa? Dan apa yang ingin kamu bicarakan dengan ku? "


" Kita pesan makan dulu aja, nanti setelah selesai makan aku kasih tau kamu."


" Oke. " Ujar Melodi sambil menatap Eros dengan heran.


Mereka pun memesan makanan, dan setelah mereka selesai makan. Eros dengan perlahan beranjak dari duduk nya dan berpindah duduk di samping Melodi.


" Mel..." Tiba-tiba Eros menggenggam kedua tangan Melodi.


Melodi melihat ke arah Eros dengan kebingungan.

__ADS_1


" Ada apa? "


" Aku belum sanggup melupakan semua yang sudah kita lakukan sebelum nya. Apa yang harus aku lakukan Mel? Aku ingin mendapatkan mu kembali dengan cara apapun, tapi sekarang aku sadar. Cara ku selama ini salah, dan semakin aku mencoba untuk mendapatkan mu, kamu semakin menjauh dari ku. Sekarang aku sudah tidak tau lagi harus berbuat apa. " Eros berbicara sambil menundukkan kepalanya.


" Eros...coba kamu buka hati kamu untuk orang lain, walau awalnya itu sulit, tapi aku yakin...lambat laun kamu akan bisa menerima orang lain selain diri ku. "


" Tapi bagaimana cara nya? Semakin aku ingin melupakanmu, bayang-bayang mu selalu muncul dalam pikiran ku. "


" Kamu pasti bisa...aku yakin kamu pasti bisa...jadilah Eros yang dulu aku kenal, dan kamu pasti akan mendapatkan tempat untuk orang lain supaya bisa menempati hati mu yang sedang kosong itu. "


Kemudian Eros menatap Melodi, ia benar-benar sulit melupakan Melodi, bahkan untuk merelakan Melodi itu terlihat sangat sulit bagi nya.


" Eros...jadi lah Eros seperti yang aku kenal dulu, jangan berubah hanya kerena cinta yang kamu perjuangkan untukku. Jangan jadikan segala macam cara mengatasnamakan cinta. Jika kamu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan ku kembali, itu bukan cinta nama nya, tetapi itu adalah obsesi. " Ujar Melodi sambil mengusap-usap bahu Eros.


Kemudian Eros memeluk tubuh mungil Melodi, dan saat Melodi ingin melepaskan pelukannya dari Eros, tiba-tiba saja Eros berbicara sambil sedikit terisak, sehingga membuat Melodi membiarkan Eros untuk memeluk tubuh nya.


Setelah selama lima menit Eros memeluk Melodi, akhirnya ia melepaskan pelukannya dari tubuh mungil Melodi.


" Makasih Mel...kamu mengajarkan banyak hal tentang cinta dan kasih sayang kepada ku. Kamu juga mengajari ku cara untuk kembali menjadi diri ku yang dulu. Maaf kalau selama ini aku sudah banyak menyakiti mu. Benar apa yang kamu katakan, mungkin cinta yang aku miliki sudah menjadi obsesi ku untuk mendapatkan diri mu. Tapi, berkat kamu aku bisa memahami semua itu. Maaf karena sudah membuat mu menderita, dan karena aku kamu kehilangan calon bayi mu. "


Hati Melodi terasa sedih mendengarkan perkataan Eros. Terlebih lagi ia mengingat kejadian dimana dia kehilangan buah hati nya. Dan Melodi pun teringat dengan mobil yang di kendarai Yura.


" Eros...boleh aku bertanya sesuatu kepada mu? "


" Iya...tanya saja, dan aku pasti akan menjawab nya. "

__ADS_1


" Soal hari itu, dimana kamu menolongku dari kecelakaan mobil, apa kamu tau siapa yang mengendarai mobil itu? " Tanya Melodi sambil menatap Eros dan mengamati raut wajah Eros.


" Aku tidak tau, apa kamu sempat melihat orang yang mengendarai mobil itu? Saat itu aku sedang mabuk, jadi aku tidak memperhatikannya, aku hanya fokus menyelamatkan mu. " Jawab Eros yang terlihat dengan jelas di wajah nya bahwa ia benar-benar tidak tau mengenai orang yang menabraknya.


" Sepertinya orang itu sengaja ingin menabrak ku. Apa tidak ada seseorang yang terpikirkan oleh mu? Orang yang sangat ingin menyingkirkan ku. " Melodi kembali bertanya, dan ingin Eros mencoba menebak siapa orang yang ingin menabrak Melodi.


" Hanya satu orang, tapi aku tidak bisa asal berbicara, karena aku tidak tau yang sebenarnya, dan tidak ada cukup bukti. "


" Siapa orang itu? "


Eros terdiam, ia tidak berani berkata kepada Melodi, namun di pikiran Eros hanyalah Yura. Tapi Eros juga tidak yakin jika Yura yang melakukan nya.


" Apa Yura? " Tanya Melodi, dan kemudian Eros pun terlihat terkejut.


" Apa kamu bisa membaca pikiran ku? " Eros kembali bertanya karena heran Melodi bisa tau apa yang sedang ada di dalam pikirannya.


" Ya, memang Yura...dan aku sudah menduga nya, kamu tidak tau apa-apa. Dan aku yakin kamu juga pasti tidak ingin mencelakai ku. Terakhir kali saat kamu menculik ku bersama dengan Yura, kamu meminta Yura untuk tidak menyakiti ku. Setidak nya kamu masih memiliki hati nurani. " Ujar Melodi sambil tersenyum ke arah Eros.


" Apa? Jadi benar Yura? Kamu tau dari mana? Dan bisa-bisa nya kamu tersenyum Mel, maaf aku adalah orang yang paling menyedihkan saat ini. Karena di saat seperti ini kamu malah tersenyum kepada ku. " Ujar Eros yang merasa selama ini diri nya tidak berguna, dan di saat kebenaran terungkap sehingga Melodi tau bahwa Yura yang mencoba untuk membunuh nya. Melodi malah melemparkan senyuman yang selama ini di rindukan Eros.


" Aku tersenyum karena aku bersyukur kamu tidak pernah ingin menyakiti ku, dan kamu masih memiliki hati nurani Eros. Kamu tidak sepenuhnya berubah menjadi jahat, semua itu karena waktu dan keadaan yang membuat mu hilang akal sehat. Dan mengikuti keinginan Yura, aku kenal kamu, dan aku yakin, kamu hanya mengikuti apa yang Yura katakan. Iya kan? "


Eros pun mengangguk, ia masih merasa sangat bersalah kepada Melodi. Tapi Eros cukup lega karena bisa berbicara dengan Melodi dengan senyaman ini. Tidak seperti sebelum-sebelumnya.


" Aku janji sama kamu, aku akan berusaha untuk terus memperbaiki diriku menjadi lebih baik lagi. "

__ADS_1


Melodi pun tersenyum ke arah Eros, sekarang Melodi bisa merasa lebih lega karena Eros tidak terlibat dalam rencana jahat Yura. Dan Melodi juga senang melihat perkembangan Eros, Melodi berharap Eros bisa secepat nya melupakan perasaannya untuk Melodi, dan bisa menemukan orang yang tepat untuk menggantikan posisi Melodi di hati nya.



__ADS_2