My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 7 Tidak Terduga


__ADS_3

****


Melodi sudah siap dan sudah berganti pakaian, Melodi menuruni anak tangga dan berjalan dengan riang menghampiri Eros. Eros yang melihat paras Melodi pun sampai terperanjat.


" Waw...siapa gadis cantik ini? " Tanya Eros menggoda sekaligus memuji paras Melodi.


Melodi tersenyum malu, wajah nya memerah sampai ia salah tingkah. Melodi berjalan melewati Eros dan dengan cepat ia melangkahkan kaki nya keluar dari dalam rumah nya.


Eros mengikuti Melodi dari belakang, ia masih saja mempertahankan senyuman nya. Sebegitu kagum nya Eros kepada Melodi.


" Heii, tunggu aku, kenapa aku jadi di tinggal, " Eros meraih tangan Melodi, sehingga Melodi berbalik ke arah nya.


" Stop puji-puji aku kayak tadi, aku kan jadi malu Ros, " ujar Melodi yang masih salah tingkah di depan Eros.


" Kamu kalau lagi malu gitu semakin cantik Mel, " Eros pun semakin menggoda Melodi.


" Sana..!! Kamu duluan ke mobil, aku mau kunci pintu dulu, " perintah Melodi pada Eros, lalu Melodi mendorong-dorong pelan tubuh Eros.


Eros semakin melebarkan senyuman nya dan menuruti kemauan kekasih tercinta nya itu. Melodi yang sedang mengunci pintu itu sesekali mengatur nafas nya. Detak jantung nya sudah tidak bisa di prediksi karena kata-kata manis Eros.


Eros yang sudah berada di dalam mobil itu, sama sekali tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Melodi. Ia terus mengamati Melodi dari dalam mobil nya.


Setelah selesai mengunci pintu rumah nya, Melodi berjalan menghampiri mobil Eros dan masuk ke dalam mobil nya. Ketika ia sudah di dalam mobil, betapa terkejutnya Melodi yang melihat Eros sudah menatap nya dengan penuh rasa yang mendalam.


" Eros...! " Ujar Melodi dengan wajah nya yang kini berubah kesal.


" Kenapa sih? Emang enggak boleh aku liat wajah pacar aku? " Tanya Eros yang semakin membuat Melodi menjadi salah tingkah.


Melodi pun mendengus diikuti dengan senyuman menyeringai di wajah nya. Kemudian ia memasang sabuk pengaman nya dan Eros pun melajukan mobil nya.


Mereka kini sudah sampai di sebuah mall, Melodi yang gugup karena ingin bertemu dengan Dewi dan akan memperkenalkan diri nya sebagai kekasih Eros itu pun meminta izin kepada Eros untuk pergi ke toilet sebentar. Eros mengizinkan nya dan memberitahukan Melodi dimana letak restoran yang harus ia datangi setelah dari toilet nanti.

__ADS_1


Eros langsung berjalan ke tempat di mana Dewi menunggu. Eros pun sebenarnya sama gugup nya dengan Melodi, namun ia mencoba untuk tetap terlihat tenang. Dan Eros akhir nya sampai di restoran tersebut, Eros masuk ke dalam restoran tersebut dan mendapati Dewi yang sudah bersama dengan seorang pria di samping nya.


Dewi dengan senyuman sumringah nya itu pun melambaikan tangan nya ke arah Eros. Eros yang baru pertama kali melihat Dewi sebahagia itupun ikut senang dan ia juga membalas senyuman Dewi. Eros berjalan dengan senyuman yang terus mengembang di wajah nya. Lalu saat sampai di meja Dewi, Dewi yang terlihat sangat gembira itu pun langsung memperkenalkan laki-laki yang berhasil merebut hati nya itu kepada anak kesayangan nya.


" Sayang, kenalin ini om Arman, laki-laki yang mama sering ceritakan ke kamu tempo hari, " Dewi memperkenalkan Arman kepada Eros dengan mimik wajah yang begitu gembira. Hingga Eros tidak berhenti menatap wajah Dewi yang sangat jarang Eros lihat itu.


" Halo Eros, senang ya nantinya bakal jadi ayah dari anak setampan kamu, " sapa Arman yang juga senang melihat Eros.


Eros yang dari tadi hanya memandangi wajah Dewi itu pun langsung menoleh ke arah Arman yang menyapa nya dengan sangat ramah. Namun saat Eros melihat wajah Arman, ia begitu sangat terkejut. Wajah Arman begitu mirip dengan foto yang baru saja ia lihat tadi di rumah Melodi.


Arman mengulurkan tangan nya dan menjabat tangan Eros. Eros masih terkejut dengan wajah Arman, sampai ia tidak sadar sudah menjabat tangan Arman cukup lama.


" Eros, " suara Dewi menyadarkan Eros.


Kemudian Eros melepaskan tangan nya dari Arman dan mulai duduk di hadapan Dewi. Eros seperti orang yang kehilangan kesadaran, dan menjadi linglung. Dewi yang melihat nya pun merasa aneh.


" Kamu kenapa sayang? Kamu lagi nggak enak badan? " Tanya Dewi yang mulai mengkhawatirkan Eros.


" Oh gitu, oh iya...mana pacar kamu? Kata nya mau kamu kenalin ke mama? " Tanya Dewi yang sudah sangat penasaran dengan sosok gadis yang berhasil memenangkan hati putra nya itu.


" Emppp, dia nggak bisa datang ma, lagi ada kerjaan, maaf ya ma, " jawab Eros berbohong dan asal mencari alasan.


" Papa? " Terdengar suara Melodi yang baru saja sampai itu.


Eros yang mengenali suara itupun langsung menoleh ke arah Melodi. Dan menatap Melodi tanpa ekspresi apapun.


" Papa?? Mas, jadi anak kamu itu Melodi? " Tanya Dewi yang kini semakin terlihat gembira mengetahui bahwa Melodi adalah anak dari laki-laki yang akan di nikahi nya.


Melodi masih berdiri mematung, dan terlihat masih bingung dengan situasi yang terjadi saat ini. Ia melihat ke arah Eros, namun Eros hanya duduk tanpa ekspresi dan itu membuat Melodi semakin bingung.


" Sini duduk Mel, wahh kebetulan banget kamu juga lagi di sini Mel, Papa rencana nya mau bawa tante Dewi ke rumah, buat di kenalin sama kamu malam ini, tapi karena kamu juga ada di sini. Jadi sekalian aja papa kenalin, tapi kayak nya kalian udah kenal ya, " ujar Arman lalu meraih tangan Melodi sehingga Melodi duduk di samping Eros.

__ADS_1


" Maaf tante, jadi tante itu cinta pertama nya papa? " Melodi bertanya kepada Dewi dengan nada yang cukup putus asa.


Dewi mengangguk sambil tersenyum kepada Melodi.


" Papa kamu ini juga cinta pertama tante, " Dewi pun menambahkan kata-kata yang semakin memperjelas hubungan mereka.


" Tapi tante, sebenarnya..." Belum sempat Melodi menyelesaikan kata-katanya. Eros dengan cepat menggenggam tangan Melodi yang ada di bawah meja itu dengan sangat erat.


Melodi menoleh ke arah Eros, dan Eros menggelengkan kepala nya dengan samar. Melodi pun akhirnya tidak melanjutkan kata-katanya itu.


" Kenapa Mel? " Dewi yang fokus kepada Melodi itu pun penasaran dengan apa yang ingin di katakan Melodi.


" Empph, sebenarnya.." Melodi berniat memberitahukan hubungannya dengan Eros.


" Sebenarnya pacar aku sahabat nya Melodi ma, " tetapi Eros langsung memotong kalimat Melodi.


Melodi pun sampai terbelalak dan menatap Eros dengan penuh tanda tanya.


" Wah, bagus dong...kalian udah mau jadi adik kakak dan ternyata yang berhasil merebut hati anak mama ini sahabat nya Melodi, " ujar Dewi yang semakin bahagia.


" Sahabat kamu itu cuma Arini kan Mel? " Tanya Arman yang kenal dengan Arini sejak putri nya itu duduk di bangku SMA.


Melodi yang kebingungan itupun menganggukkan kepalanya dengan ragu-ragu sambil memberikan tatapan tajam kepada Eros.


" Ya tuhan, apa ini? Kamu kenapa diem aja sih Ros? Dan kenapa kamu bilang sahabat aku itu pacar kamu? " Batin Melodi.


Eros pun hanya menatap Melodi sekilas kemudian berpaling dari tatapan Melodi. Ia merasa bersalah dan juga tidak mengerti dengan apa yang sedang di lakukan nya.


" Maaf Mel, aku nggak tau apa yang aku lakuin ini benar apa salah. Tapi yang pasti, aku bisa liat mama sebahagia ini Mel. Maaf Mel, aku nggak tau lagi harus gimana, " Batin Eros.


__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Like, Komentar dan Favorit ya... Terimakasih untuk dukungannya... 🙏🙏


__ADS_2