My Marriage Destiny

My Marriage Destiny
Bab 91 Berusaha Bersama


__ADS_3

*****


Reihan berjalan menghampiri Melodi yang kini tengah berbaring lemah di atas tempat tidur nya. Melodi tertidur karena efek obat yang di suntikkan kepada nya oleh dokter Aris.


Reihan membelai lembut rambut Melodi fan mengecup kening nya, kemudian ia dengan segera menghubungi Eros yang saat ini sedang bersama dengan Yura.


[ Via telfon ]


" Halo Eros..."


" Iya Rei ada apa? "


" Apa Yura masih bersama dengan mu? "


" Tidak, baru saja aku menurunkannya di depan rumah nya. Ada apa? "


" Kamu bisa ke rumah ku sekarang? "


" Baiklah, tapi ada apa? "


" Nanti setelah kamu sampai di sini, aku akan memberitahu mu. Melodi juga sudah menceritakan segala nya tentang mu. Jadi saat ini aku butuh bantuan dari mu. "


" Baiklah, aku segera ke rumah mu. "


Setelah mengakhiri panggilan telefon tersebut, Eros langsung memutar balik mobil nya, dan mengendarai mobil nya menuju rumah Reihan. Sesampai nya di rumah Reihan, Eros langsung di hampiri Reihan.

__ADS_1


Kemudian Reihan membawa Eros ke halaman belakang rumah nya. Eros masih tampak kebingungan dan tidak mengerti kenapa tiba-tiba saja Reihan ingin meminta bantuan dari nya.


" Ros...makasih ya kamu udah mau melepas Melodi. " Ujar Reihan kemudian menepuk bahu Eros.


Eros hanya tersenyum kemudian kembali menatap Reihan dengan wajah yang tampak bingung.


" Sebenarnya kamu ingin meminta bantuan apa dari ku? Oh ya...dan aku sempat lupa menanyakannya tadi saat kita berbicara di telepon. Bagaimana kamu tau aku sedang bersama dengan Yura? " Tanya Eros yang kini menjadi semakin penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh Reihan.


" Ya, aku tau...karena aku mengawasi Yura dan juga Melodi. "


" Ha? Mengawasi? Yura dan Melodi? Ada apa? Apa Yura bertindak macam-macam lagi pada Melodi? " Tanya Eros yang langsung menyimpulkan apa yang di lakukan oleh Yura kepada Melodi.


" Ya, dia mencoba mencelakai Melodi, Yura hampir saja menabrak Melodi dengan mobil nya. Dan itu terjadi tepat sebelum aku berangkat ke luar kota kemarin. "


" Astaga...Yura benar-benar sudah di buta kan dengan obsesi nya untuk memiliki mu Rei...dia memang amat sangat menginginkan mu. "


" Aku tau itu, aku juga pernah berada di posisi Yura, dan itu sangat menyakitkan. Bukan berarti aku membela Yura atau pun membenarkan perbuatannya kepada Melodi. Aku juga sama marah nya dengan mu jika Yura sampai menyakiti Melodi. Tapi, kondisi Yura saat ini benar-benar memprihatinkan Rei, tidak ada yang bisa menghalangi nya untuk tidak melakukan hal jahat pada Melodi. "


" Maka dari itu aku butuh bantuan dari mu, dan ku juga ingin memberitahu mu sesuatu. "


" Apa itu? "


" Waktu itu kamu sempat menyelamatkan Melodi bukan? Dan akhirnya kamu yang tertabrak mobil, mobil yang menabrak mu waktu itu adalah mobil yang di kendarai Yura. Melodi pasti tidak memberitahu mu soal kejadian itu. Melodi terlalu baik untuk mengungkapkan kejahatan orang yang sudah berusaha menyakiti nya. Aku khawatir kalau Yura masih memiliki pikiran seperti itu. "


" Kamu serius Rei? " Eros membelalakkan kedua mata nya.

__ADS_1


" Iya, dan Yura yang mengatakannya sendiri kepada Melodi. Dan saat ini Melodi sedang berbaring lemah di kamar nya. Lagi-lagi Yura ingin menyiksa Melodi secara perlahan. Walaupun tidak ada bukti, tapi aku yakin pasti Yura yang melakukannya. Dia pasti sengaja menaruh obat pencuci perut pada minuman Melodi tadi pagi saat kalian mengunjungi butik Melodi. " Jelas Reihan yang tampak sangat serius wajah nya.


" Keterlaluan, aku juga tidak bisa tinggal diam jika dia sudah berbuat sampai sejauh ini. Aku kira dia akan memainkan beberapa trik untuk mendapatkan mu kembali. Tapi ternyata dia lebih kejam dari apa yang aku bayangkan. Sekarang bagaiman kondisi Melodi? "


" Melodi sudah lebih baik, nanti kalau kamu ingin melihat nya, silahkan saja...aku tidak keberatan. "


" Thanks ya Rei...kali ini aku benar-benar ingin berusaha untuk membuang perasaan ku pada Melodi. Dan aku akan menganggap Melodi seperti adik kandungku sendiri. Itu sudah lebih dari cukup untukku. " Ujar Eros kemudian melemparkan senyuman kepada Reihan.


Reihan juga membalas senyuman dari Eros, kemudian ia memberitahukan Eros rencana yang sudah di buat nya kepada Eros. Eros pun dengan sangat senang hati ingin membantu Reihan supaya semua yang telah di rencanakan nya bisa berhasil.


" Tenang saja Rei, aku juga akan mengawasi setiap gerak-gerik Yura, dan aku akan tetap berpura-pura ingin mendapatkan Melodi jika bersama dengan Yura. "


" Aku cukup lega mendengar nya, aku juga berterimakasih kepada mu, karena kamu sudah bersedia untuk membantu rencana yang telah aku siapkan. "


Dan setelah mereka berdua berbincang-bincang dengan durasi waktu yang cukup lama, Reihan pun menawarkan Eros untuk menjenguk Melodi di kamar nya. Eros terlihat sangat senang dengan perubahannya itu. Ia juga menjadi todak terbebani dengan perasaan cemburu dan amarah yang selama ini menggerogotinya.


Reihan dan juga Eros masuk ke dalam kamar, Eros begitu sedih melihat keadaan Melodi yang kini terbaring tidak berdaya di atas tempat tidur nya.


" Aku tidak pernah tahan dengan keadaan Melodi yang seperti ini. " Ujar Eros masih menatap Melodi dengan tatapan sedih nya.


" Itu juga yang aku rasakan, hati ku terasa hancur berkeping-keping saat melihat Melodi terluka. Dan yang paling membuatku hancur adalah, Melodi menjadi seperti ini karena aku. Karena motif Yura yang berusaha ingin mendapatkan kembali perasaanku. " Reihan berbicara sambil menundukkan wajah nya, ia benar-benar terlihat begitu sedih dengan apa uang terjadi kepada Melodi.


" Dia wanita yang kuat Rei, berhentilah menyalahkan diri mu. Melodi pasti juga sedih jika melihat mu yang seperti ini. Biar waktu yang menentukan segala nya, yang perlu kita lakukan adalah, kita harus tetap berusaha untuk menghentikan kejahatan yang telah dilakukan Yura. " Ujar Eros lalu merangkul bahu Reihan.


Sungguh pemandangan yang sangat indah ketika Reihan dan juga Eros bisa saling mendukung satu sama lainnya. Selama ini yang mereka lakukan hanyalah berkelahi saat mereka berdua bertemu. Namun tidak kali ini, kali ini mereka benar-benar ada di kubu yang sama, mereka sama-sama ingin melindungi Melodi.

__ADS_1


Yang Eros inginkan saat ini hanyalah, ia ingin membuat Melodi tersenyum dan juga kembali mendapatkan kebahagiannya yang selama ini tertunda karena keegoisannya. Eros sudah benar-benar menyesali segala perbuatannya di masa lalu, dan ia juga berharap, kalau suatu saat nanti Yura bisa menjadi seperti dirinya. Dan bisa merelakan Reihan, lalu ia bisa menjalani kehidupannya sendiri dengan perasaan damai tanpa embel-embel kebencian di dalam diri nya.


__ADS_2