Nafsu Atau Cinta

Nafsu Atau Cinta
Apartemen


__ADS_3

Happy reading


Setelah mengantarkan Gloria pulang kerumahnya, Arthur tidak mampir kerumah Gloria melainkan ia pergi ketaman tempat yang dulu dijadikan objek satu satunya jika keluarganya bersama.


"Lu bukan anak kecil lagi Ar," gumamnya dengan senyum.


Walau ia sudah besar tapi dia perlu perhatian orang tuanya setiap waktu. Nenek dan kakeknya sudah tiada hingga membuat Arthur semakin kesepian.


Satu jam sudah Arthur di sana, melihat banyak keluarga yang menghabiskan waktu mereka untuk anaknya. Dalam angan Arthur apa bisa ia seperti mereka?


Arthur bangkit dari duduknya dan belalu meninggalkan taman itu menuju apartemennya.


Ting


Kevin


Bos, ada balap malam ini lu ikut gak?


^^^Anda^^^


^^^Dimana?^^^


Kevin


Seperti biasa.


^^^Anda^^^


^^^Lawannya?^^^


Kevin


Dari club sebelah, masih bocah sih orangnya. Baru 17 tahun.


^^^Anda^^^


^^^Gue ikut. Jam berapa?^^^


Kevin


Jam 11 malam nanti.


Read


Arthur merebahkan kepalanya disofa, hari ini adalah hari yang cukup menguras otaknya. Mulai dari bujukin Gloria, ngampus, dan masalah hidup lainnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 6.23 sore tapi Arthur belum juga menjemputnya.


"Dia lupa kali ya?"


Gloria memanggil nomor Arthur, cukup lama ia menunggu sampai suara perempuan yang sangat ia kenali siapa lagi kalau bukan mbak operator.


"Bu Ria berangkat dulu ya bu," pamit Gloria pada sang ibu.


"Iya, jam 9 harus ada di rumah oke,"pesannya dan diangguki oleh Gloria.


Gadis eh wanita itu memesan ojek online menuju apartemen Arthur yang sudah ia hafal itu.


"Makasih ya bang," ucap Gloria melepas helm dan memberikan ongkos pada abang itu.


"Iya neng sama-sama."


Setelah abang ojek itu pergi, Gloriapun memasuki gedung apartemen itu menuju kamar Arthur.


Sampailah ia didepan pintu apartemen Arthur, tangan lentiknya menekan pin apart itu.

__ADS_1


"Oh, astaga!" kaget Gloria saat melihat banyak cup mie dan bungkus makanan ringan berserakan disana.


"Anak itu," gumamnya mengambil sampah-sampah yang berserakan dimana-mana. Gloria meletakkan tasnya disofa dan membersihkan ruangan itu.


"Sepertinya aku harus mengatur jadwal makannya," gumamnya membuang cup mie itu.


Setengah jam berlalu, akhirnya ruangan itu bersih tanpa ada sampah disana. Gloria menyandarkan badannya disofa empuk itu.


Sedangkan dikamar Arthur yang sudah terbangun itu langsung melihat jam yang melingkar ditangannya.


Dengan cepat Arthur berlari kekamar mandi untuk mencuci mukanya. Pria itu mengambil kaos dan jaket kulit itu tak lupa dengan ponselnya yang terdapat banyak panggilan masuk dari sang pacar.


"Sial! Kenapa aku bisa ketiduran sih. Pasti dia marah nih," gumamnya keluar dari kamar dengan cepat menuruni tangga dan betapa terkejutnya ia saat melihat ruang tamu terlihat bersih tanpa ada dampah sedikitpun.


Deg


"Honey," ujarnya.


Gloria yang tadi memejamkan matanya itu mulai terbangun dan menatap sumber suara.


"Maaf aku tertidur," ucap Arthur meletakkan ponsel dan kunci mobilnya dinakas, tak lupa jaket yang tadi ia bawa dia buang begitu saja.


Arthur memeluk tubuh Gloria yang masih berkeringat itu.


"Aku masih bau keringat Ar," ujar Gloria menolak pelukan itu.


"Gak apa-apa, aku suka bau keringat kamu. Harum," ujarnya mengendus wangi tubuh Gloria.


"Makasih udah mau bersihin ruangan ini," ujarnya dan dianggukkan oleh Gloria.


Puas memeluk tubuh Gloria, Arthur bangkit dan menghidupkan AC ruangan itu.


"Kenapa ngajak aku ke sini? Biasanya kalau malam minggu itu keluar cari angin."


"Kamu mau keluar?"


Krucuk krucuk


"Kamu belum makan ya?" tanya Gloria yang mendengar suara perut Arthur yang hanya mengangguk. Arthur memang makan tak teratur selama ini paling paking cuma makan mie cup saja yang simple.


"Kenapa gak bilang sih? Kalau kamu sakit gimana?" tanya Gloria yang sedikit geram dengan pacarnya ini. Eits pacar ya Glo.


"Gak apa-apa kalau kamu yang rawat, bahkan aku rela sakit setiap hari kalau kamu mau disini rawat aku," ujar Arthur kembali memeluk Gloria.


"Terus kalau kamu sakit, aku harus bolos terus karena jaga kamu? Idih ogah banget!"


Gloria melepas pelukan itu berlalu menuju dapur dan membuka kulkas itu, isinya masih sama seperti yang ia letakkan dulu. Seperti daging ayam, sayur dan telur yang masih lengkap.


"Dia gak pernah masak ya?" tanyanya dalam hati.


Gloria mengambil daging ayam itu dan membumbuinya dengan bumbu instan yang ada disana.


Grep


"Masak apa?" tanya Arthur memeluk Gloria dari belakang.


"Ayam kecap aja yang mudah," jawabnya melepaskan pelukan itu.


"Lepas Ar nanti gak selesai kalau kamu peluk aku terus," ujar Gloria sedikit kesal.


"Jangan lama-lama ya," ujarnys dan diangguki oleh Gloria.


Cups


Arthur mencuri ciuman dibibir Gloria an berlalu begitu saja menuju ruang tamu. Pria itu menghidupkan televisi dan melepas kaos karena gerah padahal ada AC hingga Arthur hanya memakai celana pendek saja.


Berberapa menit berlalu Gloria datang dengan piring yang berisi ayam kecap kearah Arthur.

__ADS_1


Gloria sempat terkejut karena Arthur sudah tak memakai kaosnya hingga tonjolan didada dan perutnya terekspos jelas.


Melihat kedatangan sang pacar membuat senyum dibibir Arthur mengembang. Apalagi melihat ayam kecap yang masih mengeluarkan asap itu dengan aroma yang sudah sampai dihidungnya.


Gloria memberikan sepiring nasi dan ayam kecap itu pada Arthur.


"Kamu gak makan hmm?"


"Aku udah kenyang sebelum kesini tadi aku udah makan," jawabnya mengambil satu ayam dan memakannya.


Arthur mengangguk dan makan dengan lahap ini pertama kali ia memakan masakan pacarnya selain mie kala itu.


Setelah selesai makan keduanya bersantai diruang tamu itu dengan menonton film horor yang sengaja Arthur putar agar pacarnya bisa memeluknya dan sekarang terbukti Gloria yang duduk dipangkuannya itu memeluk erat lehernya sesekali mengumpat saat hantunya muncul.


"Sekarang jam berapa?" tanya Gloria tak mau menatap kearah televisi.


"Masih setengah delapan kenapa?" tanya Arthur pada sang pacar.


"Ibu pesan jam 9 harus dirumah," jawabnya mengendus ketiak Arthur.


"Jangan gitu Ria, kamu membangunkan sesuatu," ucapnya menahan Gloria yang mengendus ketiaknya.


"Wangi sih," ucapnya dengan senyum.


"Nakal,";Arthur menyentil kening Gloria.


"Kenapa pakai hoodie sih?" tanya Arthur pada pacarnya.


"Kenapa emang?"


"Aku haus Honey pingin nyusu," jawabnya tanpa filter yang membuat Gloria malu akan ucapan Arthur.


"Kayak bayi aja sih!!"


"Aku sekarang emang bayi kamu," jawabnya seraya melepaskan hoodie hitam yang dipakai Gloria.


Hembusan AC itu membuat kulit Gloria kedinginan saat hoodie itu terlepas hingga menampakkan dua gunung yang masih terbungkus rapi itu.


"Indah deh, pintar kamu rawat."


"Mes..emmhh"


Ucapannya terhenti saat bibir kenyal itu menempel dibibirnya hingga ia membuka bibirnya membiarkan Arthur mengeksplor mulutnya.


Ciuman itu turun keleher Gloria hingga membuat wanita itu mende sah halus yang membuat terong dibawah sana berkedut. Tapi Arthur sadar jika ia belum bisa memasuki apem lembut itu.


Tangan lincah Arthur membuka pengait bra dan membuangnya begitu saja. Gloria yang merasa bagian atasnya sudah polos itu merapatkan badannya ke dada Arthur.


Arthur mendorong pelan tubuh pacarnya dan meraup dada sintal itu kemulutnya.


"Pelan pelan," ucapnya dan dianggukkan oleh Arthur.


"Shhh...."


"Sial ini sangat nikmat untuk dilewatkan," batin Arthur. Apalagi desa han halus itu membuatnya makin lahap menyusu di dada sang pacar.


Setelah berberapa saat Gloria mulaiengelus rambut hitam itu dengan lembut. Kadang juga mengecupnya singkat. Ia tak tahu kenapa dia melakukan itu tapi ada ketenangan sendiri melihat Arthur seperti ini. Gloria tahu semua ini dosa tapi bagaimana lagi.


Sedangkan Arthur merasa menjadi anak kecil lagi yang butuh perhatian dan kasih sayang dari ibunya. Elusan tangan Gloria dirambut membuatnya nyaman.


Bersambung


📌Stuck Marriage (On going) Kisah Anak Gloria dan Arthur.


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2