Nafsu Atau Cinta

Nafsu Atau Cinta
Berfikir Buruk


__ADS_3

Happy reading


Setelah mengantarkan Kirana ke perusahaan Bara, Riska melanjutkan perjalanannya menuju rumah yang sudah lebih dari 19 tahun ia tempati itu. Tempat yang terdapat banyak kenangan bersama suaminya. Tak pernah terlintas dalam angan Riska untuk menikah lagi.


Tin! Tin! Tin!


"Bukannya mobil Arthur ya, dia belum pulang juga," gumamnya melihat mobil hitam milik Arthur sydah berada didepan rumahnya.


Dari luar terdengar suara Gloria yang mende sah membuat Ibu Riska bergetar. Tak mungkin anaknya melakukan yang tak seharusnya mereka lakukan.


"Ahhh sakit Ar, pelan pelan shhh."


"Tahan honey, sebentar lagi selesai," ucap Arthur.


"Tapi ini sakit, akhh. Arthur udah ini sangat perih," rengeknya tak kuat.


"Ahhh sakit-sakit Arthur, ahhhh."


Ibu Riska yang tak tahan mendengar suara anaknya itu membuka pintu rumah itu dengan raut wajah yang tak bisa digambarkan.


Betapa terkejutnya Bu Riska saat melihat Arthur memegang kaki Gloria yang meringis menahan sakit. Ia juga melihat luka gores dikaki jejang anaknya.


"Ria, kamu kenapa nak?" tanya Ibu menatap putrinya yang sudah mengeluarkan air matanya.


"Ibu sakit."


"Ar, Gloria kenapa," tanya Bu Riska khawatir.


"Keseleo bu, terus dipaksa jalan dan dia jatuh ditangga luar tu," jawabnya menempelkan plaster dikaki Gloria.


"Sakit bu, hiks hiks huaa," tangis Gloria saat kakinya diurut oleh Bu Riska.


"Tahan sayang gak lama lagi sembuh kok," ujarnya menekan kaki Gloria yang membuat Gloria menjerit.


"ADUH BU SAKIT," pekiknya yang membuat Arthur menutup telinganya. Ternyata teriakan sang pacar sungguh kencang.


"Apa aku bisa menikahkan mereka?" tanyanya dalam hati. Melihat saat keseleo saja Gloria masih begini bagaimana dia bisa menjalani rumah tangganya.


"Arthur ibu minta tolong bawa Gloria ke kamar ya, ibu gerah mau mandi dulu. Kamu jangan pulang, nanti makan disini aja," ujarnya pada Arthur.


"Iya bu, siap."


Arthur menggendong Gloria yang masuh menangis menuju kamar wanita itu. Sesampainya dikamar Arthur membaringkan tubuh Gloria di kasur.

__ADS_1


"Ar sakit," rengeknya.


"Nanti sembuh kok, kan tadi udah diurut sama ibu," ujarnya mengelus rambut pacarnya dengan lembut.


"Hm."


"Lagian kanu juga pake lari segala udah tahu keseleo tadi pas keluar dari mobil."


"Kan pengen cepet sampai rumah," jawabnya.


Arthur hanya diam jika melanggati pacarnya ini mungkin sampai magrib juga tak akan kelar.


"Lain kali jangan lari-lari lagi ya, aku gak mau kamu sakit," ujarnya lembut. Gloria hanya mengangguk pelan, elusan Arthur membuatnya ingin tertidur.


Berbeda dengan kamar Bu Riska menatap foto pernikahannya dulu dengan sang suami. Lelaki pertama yang melamar dan meminangnya. Dengan segala kekurangan Bu Riska, Ayah Arga menerimanya dengan tangan terbuka.


"Ayah, Ibu ketemu sama kak Kiran yah. Kakak Ibu waktu dipanti. Ibu terikat janji dengannya yah. Apa ibu harus merelakan Gloria menikah diusia muda? Ibu tak yakin dia sanggup. Tapi bagaimana jika omongan Kak Kiran tadi kenyataan?"


Riska mengingat kembali ucapan Kirana tadi.


Flashback on


"Ya aku ingat, Arthur pernah bilang jika dia punya pacar. Apa itu anak kamu?" tanya Kirana.


"Hmm mungkin iya," jawabnya.


"Dia tak akan tahan dengan perempuan apalagi itu pacarnya. Aku takut Gloria akan kehilangan kesuciannya begitu saja. Kamu tak mau mereka kawin sebelum menikah kan?"


"Apa mungkin anakmu begitu, aku rasa tidak!"


"Kau tak tahu saja Ris, anakku sudah membobol gawang anakmu," batin Kirana menangis.


"Akan aku pikirkan lagi kak," ujarnya.


Kirana hanya mengangguk, ia mengambil minuman itu untuk menghilangkan dahaganya.


"Kamu tak perlu khawatir jika sekolah akan mengeluarkan Gloria. Karena sekolah yang ditempati Gloria adalah salah satu aset perusahaan Bara."


"Ya itulah salah satu yang aku khawatirkan," gumamnya dengan sendu. Ibu mana yang mau anaknya putus sekolah disaat ia menaiki kelas 3.


"Percaya padaku, Arthur akan membahagiakan anakmu."


"Aku pikirkam nanti ya kak. Kalau memang sudah takdirnya juga tak akan kemana," jawabnya pada Kirana.

__ADS_1


Kirana hanya mengangguk walau didalam hatinya ia sangat berharap Riska menerimanya. Jujur ia sangat menginginkan berbesan dengan adik pantinya ini.


Flashback off


"Apa ibu harus menerimanya yah?"


Kadang Bu Riska bingung dengan pilihannya, dulu jika ia ingin memutuskan sesuatu ia akan bertanya dulu dengan suaminya tapi sekarang tidak lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di tempat lain, Kirana kini sedang berbincang serius dengan suaminya yang sedari tadi menggodanya.


"El, aku bicara serius jangan buat aku naik darah deh," geram Kirana saat suaminya malah menanggapi dengan candaan.


"Hei sayang, aku tak bisa berbicara serius juka denganmu," ucapnya dengan tangan yang sudah masuk kedalam baju Kirana.


"Aku mau Arthur menikah dengan anaknya Riska."


"Dijodohin gitu?" tanya Emanuel pada istrinya.


"Iya, aku sudah berjanji pada mama untuk selalu berhubungan dengan Riska karena itu wasiatnya."


"Jika anaknya Riska yang terbaik untuk Arthur aku mengiyakan saja."


"Hmm. Kamu tahu, anaknya Riska adalah pacar Arthur. Mereka sudah begituan El. Aku takut Gloria hamil sebelum menikah," ucapnya.


"Aku akan mencari data Gloria itu, jika perempuan itu baik untuk Arthur aku sih yes yes aja," ucapnya dan dianggukkan oleh Kirana.


"Pantas saja anak itu tak pernah pulang ke rumah," batin Emanuel.


"Dia memang mewarisi kemesumanmu. Tak heran jika dia sudah banyak mencoblos gua cewek-cewek sama kayak kamu."


"Tapi aku sudah tak mencoblos gua lain setelah menikah dengan kamu."


"Hm karena kamu udah aku krangkeng. Awas aja sampai kamu kembali ke sifatmu yang dulu."


"Iya sayang, aku udah insyaf kok."


Emanuel memang sangat takut dengan ancaman istrinya apalagi jika jatahnya hilang. Karena pusakanya tak akan merespon gua cewek lain entah karena apa.


Bersambung


📌Stuck Marriage (On going) Kisah Anak Gloria dan Arthur

__ADS_1


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏


__ADS_2