Nafsu Atau Cinta

Nafsu Atau Cinta
Perjanjian Lama


__ADS_3

Happy reading


"Bu Riska, Anda diminta bos besar untuk mewakili meeting dengan perusahaan Bara bu," ucap wanita yang diketahuinya adalah sekretaris CEO disana.


"Kenapa tidak yang lain saja?" tanya Bu Riska. Walau ia menjabat sebagai manager tapi ia masih saja sungkan jika harus mengikuti meeting yang sebegitu lamanya itu.


"Ini perintah bu. Presdir juga sudah mempercayakan ibu untuk mewakili perusahaan kita."


"Lagian ya Bu, siapa tahu ibu kepincut sama salah satu kolega disana," goda Sekretaris Tiyas pada Bu Riska.


"Bu Riska masih muda tapi kenapa gak mau nikah lagi?" tanya Sekretaris Tiyas.


"Gak ada niatan buat nikah lagi, buat saya Ayah Gloria itu cinta saya. Dan saya tak akan mengkhianatinya," ujarnya dengan senyum.


"Andai kamu masih ada mas, mungkin kamu juga akan melihat putri kecil kita, putri yang selalu ksmu manja. Hingga mengabaikan aku," batinnya tersenyum saat mengingat duli ia marah dengan suaminya karena terlalu memanjakan Gloria kala itu.


Flashback on


"Mas, kamu dari mana aja sih?" tanya Riska yang saat itu baru pulang dari pasar.


"Ajak Glo jalan-jalan bu, kenapa?" tanya Arga paa istrinya. Ia baru saja menidurkan anaknya karena kelelahan bermain tadi.


"Kamu tuh terlalu manjain anak kamu tahu gak. Dia jadi malas buat ngapa-ngapain," ujarnya dengan nada kesal.


"Sayangnya mas sini deh deketan sama mas."


Riska duduk disamping suaminya, Arga mengelus rurai lembut istrinya yang terlihat merajuk itu.


"Anak kita itu belum dewasa sayang, dia masih 5 tahun. Kita harus memberinya kasih sayang dan dengan mengekspor dunia luar dia bisa lebih banyak mengenal."


"Tapi aku juga mau dimanja mas, aku cemburu sama Gloria," ucapnya.


"Hais, kau ini seperti masih ABG aja. Kamu akan selalu aku manja kok yank. Beda dengan Gloria yang nanti akan bersama suaminya. Gak usah cemburu gitu, gak baik. Apalagi sama anak sendiri. Emang kamu gak sayang sama Gloria hmm?"


"Sayang mas, aku yang udah ngandung dan lahirin dia kedunia ini. Ibu mana yang gak sayang sama anaknya. Walau aku sering ketus sama Gloria. Tapi aku juga sayang anak itu. Tapi aku juga sering kesal jika kamu lebih mentingin Gloria daripada aku."


Cups


"Kalau cemburu sama anak sendiri."


"Mau lagi mas, disini," pinta Riska menunjuk bibirnya yang memang sangat menggoda Arga.


"Nakal! Tapi gak apa-apa aku suka kamu yang gini."


Arga mengecup bibir istrinya dengan lembut, dengan senang hati Riska menerimanya. Baginya ciuman suaminya adalah ciuman yang membuatnya candu bahkan sering kali Riska mencuri ciuman binir suaminya saat Arga tidur.


"Kalau mau aku cium bilang ya sayang, jangan mencuri dimalam hari," ucapnya seraya mengusap bibir basah .


"Heem."


Mulai saat itu hubungan mereka makin harmonis Riska tak lagi cemburu dengan anaknya.


Flashback off


"Eee malah ngelamun gimana mau gak?"

__ADS_1


"Iya mau. Kapan?"


"Jam 11 siang," jawabnya dan diangguki oleh Riska.


Setelah ucapan sekretaris CEO tadi Riska menyiapkan apa yang dibutuhkan nanti. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10.30. Bu Riska meninggalkan perusahaan menuju perusahaan Bara.


"Gak kalah gede sih," gumamnya keluar dari mobil.


"Dari PT Garuda?" tanya seorang laki-laki berpakaian serba hitam itu.


"Iya, saya sendiri."


"Ruang metmeting ada dilantai 5 ya Bu. Maaf saya gak bisa antar karena harus menyambut yang lainnya," ujarnya ramah dan dianggukkan oleh Bu Riska.


Bu Riska berlalu menuju ruang meeting dan ternyata disana sudah banyak orang yang datang. Bu Riska duduk di tenlat yang sudah disediakan untuknya.


Tak berapa lama pimpinan disana masuk besama sekretarisnya yang tak lain dan tak bukan adalah istrinya sendiri.


Sekretaris CEO itu kaget melihat Riska yang tak lain adalah sahabatnya. Tapi dengan cepat ia menormalkan raut wajahnya.


Meetingpun dimulai, Riska memaparkan apa yang sudah dipelajarinya tadi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Baik semuanya, meeting saya akhiri terima kasih sudah bekerja dengan baik."


Satu persatu orang disana meninggalkan ruangan itu, saat Riska hendak berdiri suara Kirana menghentikan niatnya.


"Tunggu," cegah Kirana yang membuat Riska dan Emanuel menatap Kirana.


"Kenapa ya bu?" tanya Riska.


"Maaf siapa ya bu?"


"Iya sayang emang kalian ada hubungan apa?" tanya Emanuel pada istrinya.


"Aku Kirana, Ris," ucapnya.


"Kak Kiran?" tanya Riska tak percaya jika kakaknya dipanti dulu menjadi sekretaris CEO.


"Heem kamu gak kangen sama kakak?" tanya Kiran.


Riska tersenyum dan memeluk Kiran yang sudah dianggapnya kakak kandung itu.


"Gak nyangka kita bakal dipertemukan dengan cara seperti ini," ucapnya.


"Memang kamu kenal dia yank?" tanya Emanuel yang bingung.


"Ok ya Ris kenalin dia suamiku. Emanuel namanya," ujar Kirana.


"Dan pah, dia Riska adik pantiku dulu. Aku pernah cerita jika aku punya adik panti yang sudah ku anggap seperti adik kandung kan dulu. Dia adalah Riska tapi sayangnya dia harus pergi saat masuk SMA."


"Kak jangan dibahas," ucapnya tak suka jika masa lalunya di ceritakan pada orang lain.


"Sayang aku keluar sebentar sama Riska boleh?"

__ADS_1


"Tapi kamu janji buat.. "


"Nanti malam aku double," bisiknya membekap mukut suaminya. Riska yang melihat itu hanya tersenyum.


"Janji."


"Iya."


"Aku cuma mau habisin waktu sama Riska kok," ujarnya.


"Iya tapi jam 3 kamu sudah harus sampai kantor," perintahnya dan langsung dianggukkan oleh Kirana.


Cups


"Aku pergi dulu," ucap Kirana mengambil tasnya dan mengajak Riska pergi.


"Permisi tuan," sopan Riska mengikuti kakaknya.


Riska dan Kirana berlalau meninggalkan perushaan besar itu.


"Kemana kak?" tanya Riska pada Kirana.


"Ke kafe anak aku aja gimana?"


"Anak kakak punya kafe sendiri?" kaget Riska.


"Iya. Dulu Papanya memberi satu kafe untuknya untuk melatih tanggung jawabnya sebelum berkecimpung didunia perushaan."


"Oalah."


Sampailah mereka di kafe itu, mereka keluar dari mobil Riska dan masuk keruang VIP.


"Kamu masih ingat perjanjian kita dulu Ris?" tanya Kirana serius.


"Ingat. Tapi aku minta maaf. Anakku sudah memiliki pasangan sendiri kak."


Kirana kecewa mendengarnya, karena ia ingin menantunya adalah anak dari Riska bukan orang lain.


"Kamu bisa melihat dulu anakku, aku mohon Ris. Aku sangat menginginkan berbesan denganmu."


Kirana memperlihatkan foto anaknya yang membuat Riska terlejut bukan main. Melihat foto Arthur terpampang nyata diponsel itu.


"Kak, ini pacar anakku. Arthur namanya. Apa ini anak kak Kiran?" tanya Riska yang tak kalah membuat Kirana terkejut.


"Jadi perempuan yang diceritakan Arthur adalah anak Riska. Bahkan Arthur sudah mengambil kesuciannya," batinnya.


"Iya dia anak tunggalku, emm bagaimana jika kita jodohkan mereka. Aku tak sabar untuk memeiliki menantu."


"Tapi Gloria masih SMA kak, dia masih kelas 2. Aku takut perjodohan ini membuat ia menolak dan dia menjauh dari Arthur," ucap Riska.


"Aku juga menikah saat SMA dan aku menerima itu," ucap Kirana. Ia juga membenarkan apa yang diucapkan Riska tapi mengingat kelakuan Arthur yang seenak udel membobol gawang wanita membuatnya ketar ketir.


Bersambung


📌Stuck Marriage (On going) Kisah Anak Gloria dan Arthur.

__ADS_1


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏


__ADS_2