Nafsu Atau Cinta

Nafsu Atau Cinta
Berusaha melupakannya


__ADS_3

Happy reading


"Bangun Ar, udah siang."


Gloria yang terlebih dahulu terbangun dari tidurnya itu berusaha membangunkan Arthur yang memeluknya erat itu.


"Udah gak panas, tapi kenapa dia masih tidur?" tanyanya dalam hati seraya mengecek suhu tubuh Arthur.


"Ar bangun yuk, badanku pegel nih," ucapnya menggoyangkan badan Arthur.


Arthur yang sebenarnya sudah bangun itu masih menutup matanya dan mempererat pelukannya. Ia tak rela tubuh Gloroa meninggalkannya.


"Oh masih gak mau bangun hah?" batinnya mencari akal.


Tangan Gloria menyelusup kebawah dan mencari sesuatu yang bisa membangunkan pacarnya ini.


"Ahh sakit Honey," pekik Arthur saat terongnya yang hanya terbungkus boxer itu dipijat paksa oleh Gloria.


"Bangun juga kamu ya!"


"Aku masih ngantuk honey, mau tidur. Peluk kamu," ujarnya dan memeluk Gloria lagi.


"Udah siang Ar, aku harus pulang. Ibu bisa curiga kalau aku gak di rumah," ujar Gloria.


"Aku masih sakit Honey, aku butuh kamu."


"Huffttt tapi nanti sore aku pulang ya," ujarnya dan diangguki oleh Arthur dengan berat hati.


Gloria menghubungi ibunya dan mengatakan jika ia ada tambahan kelas sampai sore. Untung Ibunya mengizinkan kalau tidak.


"Sekarang mau apa?" tanya Gloria pada Arthur yang tersenyum senang itu. Gloria rela berbohong demi dirinya.


"Tidur lagi, dan peluk aku," jawabnya dengan manja. Alrthur meletakkan tangan Gloria diatas kepalanya seolah ingin dielus.


"Manja."


"Biarin."


Kapan lagi bisa begini ya kan. Jika saat ia sakit Gloria akan memperhatikannya seperti ini ia rela sakit setiap hari.


"Ar."

__ADS_1


"Hmm?"


"Keluarga kamu dimana sih? Aku kok gak pernah tahu?"


"Mereka sibuk honey," jawabnya.


"Sibuk kerja? Pantes kamu punya apartemen mewah gini, gak kayak mahasiswa pada umumnya yang tinggal di kost," ujar Gloria mengangguk.


"Bahkan jika aku mau aku bisa saja membeli rumah yang besar honey."


"Kenapa kamu gak pulang aja? Jika di rumah kamu ada yang rawat kalau sakit, gak kayak kemarin," ujar Gloria mengelus rambut Arthur.


"Di rumah mewah itu aku sendiri Honey, orang tuaku jarang sekali dirumah. Aku kesepian, aku butuh elusan jika aku lelah, aku butuh perhatian, kasih sayang, yang cukup. Aku juga seorang anak yang menginginkan kasih sayang orang tua. Dan aku mendapatkannya darimu."


"Haisss tapi bukan nerarti mereka gak sayang sama kamu kan?"


"Mereka sayang sama aku tapi seperti diawal aku butuh perhatian dan kasih sayang mereka bukan cuma materi. Lebih baik aku tinggal disini dan setidaknya aku merasakan kasih sayang itu lagi."


"Honey," panggil Arthur.


"Apa? Sakit lagi?"


"Bukan."


"Nikah yuk, biar kita gak perlu kayak gini lagi. Kamu gak bohong lagi sama ibu kamu dan aku bisa merasakan kasih sayang kamu setiap hari."


Gloria hanya tersenyum malu, ia belum bisa menampakkannya didepan Arthur untuk saat ini.


"Aku masih muda, usiaku masih 17 tahun. Aku belum siap menerima gelar itu. Jadi pelajar aja udah megap-megap mana bisa aku tambah jadi istri kamu."


"Tapi kita bisa mulai dari awal Honey. Aku juga masih mahasiswa," ujarnya yang tetap dijawab gelengan oleh Gloria.


"Kuta jalani status kita sebagai pacar dulu ya. Aku yskin kslau kita berjodoh pasti kita bakal bersama," ucap Gloria.


"Kalau gak jodoh?" tanya Arthur.


"Ya kamu akan menemukan pengganti aku yang lebih baik dari aku, dan bisa mengimbangi kamu."


"Kalau kamu gimana?" tanya Arthur.


"Aku gak tahu masih ada atau tidak jika mereka tahu aku sudah gak suci," jawabnya santai.

__ADS_1


"Aku mau Honey, kenapa kamu ngomongnya gitu. Walau kamu belum cinta sama aku. Tapi bakal aku buktikan kamu akan secepatnya bilang cinta ke aku."


Dengan percaya diri Arthur berkata seperti itu yang membuat Gloria hanya senyum ia tak tahu mau menanggapi apa lagi.


"Udah diam, cepat sembuh," pungkas Gloria lembut.


"Aku ke dapur bentar ya. Kamu anteng di sini jangan kabur," titah Gloria dan dianggukkan oleh Arthur.


Gloria melepaskan peluk itu dan bangun dari baringannya. Gloria berlalu meninggalkan pacarnya dikamar itu menuju dapur. Perutnya sudah menangis minta diisi biasanya daat istirahat dia akan membeli makanan dikantin tapi hari ini tidak.


Gloria membuat masakan sederhana untuk mereka berdua, tak sampai 30 menit semua makanan tertata rapi dimeja makan.


"Salad buah enak deh keknya," gumamnya menatap buah yang ada dikulkas itu.


Ia kemudian memotong buah-buahan segar itu dan memasukkan kedalam wadah. Selanjutnya wanita itu membuat saus salad dengan mencampur mayones, yoghurt plain padat, susu kental manis, sedikit air jeruk nipis, dan sedikit garam kedalam wadah.


Gloria menyiramkan saus itu keatas buah yang tadi ia potong tak lupa dengan parutan keju diatasnya.


"Dah siap tinggal masukin dalam kulkas," ucapnya menaruh salad buatannya kedalam kulkas.


Gloria yang berbalik itu terkejut karena Arthur ada dibelakangnya dengan senyum menggoda. Sepertinya pria ini sudah sembuh.


"Yuk makan," ajaknya yang sudah menormalkan raut terkejutnya. Ia menggandeng Arthur menuju meja makan.


Merekapun memakan masakan yang sudah dimasak Gloria, Gloria tak pandai memasak tapi ia bisa sedikit hanya untuk makan saja.


"Aku tadi buat salad buah, kalau kamu lagi pengen makan salad ada dikulkas," ujarnya dan diangguki oleh Arthur.


"Makasih udah mau rawat aku, maaf sikap aku yang udah cuekin kamu. Aku cemburu kamu panggil Zain dengan sayang sedangkan aku," ucapnya terhenti.


"Maaf, aku salah. Aku cuma kaget saat yabg jadi lawan kamu adalah Zain," ujarnya.


"Aku akan berusaha buat lupain Zain kok dan menerimamu sebagai pacarku, tapi jangan paksa aku untuk melupakannya ya Ar. Aku mencintainya sejak lama, rasa itu tak mungkin hilang begitu saja," lanjutnya pada Arthur.


"Heem," dehemnya. Arthur cukup senang dengan ucapan Gliria yang ingin melupakan Zain dan menerima dirinya.


Bersambung


📌Stuck Marriage (On going) Kisah Anak Gloria dan Arthur.


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊

__ADS_1


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏


__ADS_2