Nafsu Atau Cinta

Nafsu Atau Cinta
Perjodohan


__ADS_3

Happy reading


Ting


Papa


Malam ini pulang kerumah. Jangan nginep di rumah pacar kamu.


Arthur yang melihat itu hanya mengangguk, entah apa yang akan diomongkan orang tuanya nanti.


"Siapa Ar?" tanya Gloria pada Arthur.


"Papa honey," jawabnya. Gloria hanya mengangguk, ia tak mau mencampuri urusan pacarnya lebih dalam.


"Hmm."


Tak terasa hari sudah mulai gelap, Arthur pamit pada Bu Riska dan Gloria untuk pulang. Arthur menjalankan mobilnya menuju mansion Bara. Tumben tumbennya Papanya menyuruhnya pulang biasanya ia dibiarkan begitu saja.


Tin!


Sampailah ia dimansion itu, penjaga yang melihat mobil tuan mudanya itu membukakan gerbang dan Alex melajukan mobilnya menuju garasi.


Baru saja masuk ia duah disuguhkan oleh pemandangan yang merusak mata sucinya. Bayangkan saja Mama Kirana dan Papa Emanuel berciuman dengan mesranya diruang tamu bahkan tangan Papanya sudah masuk kedalam baju yang dipakai Mamanya.


"Pahh ahhh."


Mama Kirana tahu jika Arthur sudah nerada dibelakang mereka.


"EHEM EHEMMMM."


Keduanya menghentikan adegan live yang dilihat oleh Arthur tadi. Papa Emanuel mengusap bibir basah istrinya.


"Gak ingat umur aja," sindir Arthur duduk disofa single itu.


"Makanya nikah, kamu juga bakal begini kalau udah sah," ujar Mama Kirana pada putranya.


"Belum sah aja aku udah lebih dari ini," batinnya.


"Kenapa nyuruh aku pulang?" tanya Arthur to the point.


"Ada satu hal yang ingin Mama sama papa bicarain sama kamu," ujar Mama Kirana.


"Apa?"

__ADS_1


"Kamu ingat Mama pernah bilang punya adik angkat dipanti?"


"Ingat," jawabnya meminum jus yang ada disana tanpa tahu milik siapa.


"Itu jus Papa kenapa kamu minum?"


"Pelit banget sih pah, cuma jus aja kok. Kan bisa suruh prlayan bikin lagi," ujarnya.


"Itu buatan Mama kamu, khusus buat Papa," jawabnya.


"Nanti Mama buatin lagi udah," ujarnya pada suaminya.


"Hmmm."


"Cih. Terus Ma?"


"Mama ada janji mau jodohin kamu sama anaknya dia, yang.."


"ENGGAK," ujar Arthur.


"Arthur sudah punya pacar Ma, Arthur gak mau dijodoh jodohin," ujarnya dengan nada tegas.


"Ar dengerin, Mama belum selesai bicara!" bentak Papa Emanuel tak suka anaknya menyela omongan orang tuanya.


"Pokoknya Arthur gak mau," ucapnya.


"Kamu gak mau nikahin pacar kamu hah. Anak adik Mama itu pacar kamu sendiri. Gloria kan namanya!"


Arthur mematung saat mendengar nama pacarnya disebut. Jadi yang akan dijodohkan dengannya adalah Gloria.


"Gloria ma? Pacar Arthur beneran kan? Anaknya tante Riska kan? Sumpah demi apa jika Bu Riska adik angkat Mama?"


"Karena tadi Mama dan Papa habis bertemu dengannya, kamu tahu Ar. Riska adalah anak panti yang sangat care dengan Mama. Disaat anak anak lain menjauhi Mama cuma dia yang mendekat."


"Nenek kamu pernah pesan untuk tetap menjalin hubungan dengan Riska sampai kapan pun."


"Mama pikir dengan menikahkan kamu dengan anaknya Riska. Mama bisa penuhi janji Mama ke Nenek," lanjutnya.


Arthur masih syok atas apa yang diucapkan orang tuanya ini, jadi Arthur dan Gloria. Uhh ini sangat membahagiakan untuk Arthur entah untuk Gloria.


"Papa juga sudah menyelidiki latar belakang Gloria yang merupakan siswa berprestasi disekolahnya walau ia masih mengejar anak yang bernama Zain itu. Bahkan nilai rapornya tidak ada yang merah. Pantaslah untuk menjadi menantu keluarga kita."


"Heem Papa benar, bahkan dia belum mengucapkan jika dia mencintaiku," ujarnya sedikit sedih.

__ADS_1


"Sabar saja, Mama yakin jika kamu terus naklukin hatinya, kasih dia perhatian dan waktu kamu. Dia bakal cepat nyatain cintanya," ujar Mama Kirana memberi semangat anaknya.


"Hmm seperti Mama kamu dulu, seminggu setelah menikah dia baru mengungkapkan kslau dis mencintai Papa. Dan seminggu itu juga papa gak bisa jebolin gawang mama kamu," cerita Papa Emanuel yang membuat Mama Kirana malu.


"Tapi semuanya sudah berlalu, sekarang kita saling mencintai," tambah Mama Kirana.


"Jadi bagaimana kamu terima atau tidak?"


"Mau mah, Arthur juga ada niat buat nikahin Gloria. Karena dia satu-satunya cewek yang sempat menolak ketampanan Arthur," ujarnya dengan senyum mengembang.


"Patut diperjuangkan."


"Bagus kita tinggal tunggu jawaban Riska saja."


"Heem. Kalau begitu Arthur ke kamar dulu Ma, Pa. Makasih udah jodohin Arthur sama Gloria," ucapnya.


Cups


Cups


Arthur mengecup kedua pipi Mamanya yang membuat Papa Emanuel meradang seketika.


"ARTHUR," geramnya menarik istrinya dan menghapus sisa ciuman anaknya tadi.


"Sttt dia anak kita bukan anak orang lain kenapa kamu marah?" tanya Kirana dengan lembut.


"Aku gak suka," jawabnya ketus.


"Haiss dia bukan selingkuhan aku sayang, dia anak kita anak kamu juga kan? Masa kamu cemburu juga?"


"Siapapun itu aku akan cemburu," ujarnya meraih pinggang istrinya dan menggendongnya menuju kamar.


"Double ya ma, mama yang mimpin," bisik Papa Emanuel yang membuat Mama Kirana mengangguk.


Berbeda jika dikamar sebelah sedang berindehoy ria, Arthur nekat tersenyam senyum menatap foto pacarnya itu.


"Menikah!"


Bersambung


📌Stuck Marriage (On going) Kisah Anak Gloria dan Arthur


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊

__ADS_1


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏


__ADS_2