
Razaki yang terkejut dengan teriakan kamal, segera bergegas ke arah taman di halaman belakang.
Sesampainya razaki di taman, dia masih dengan bingung menatap kamal, yang bersikap aneh.
"hei...ada apa denganmu?...apa otakmu menjadi bodoh setelah beberapa hari tinggal disini?.." tanya razaki.
"ii...ini..saudara raza...lihatlah pohon itu.." balas kamal sambil menunjuk pohon yang terbelah.
"ada apa dengan pohonya? ..bukankah kamu mem..." belum sempat razaki menyelesaikan ucapanya dia tiba tiba melihat rama memegang pedang kayu dan memikirkan sesuatu yang membuatnya merasa konyol.
"saudaraku...ini memang terdengar tidak mungkin, pohonya memang di potong oleh aku sendiri, tapi...mari duduk dan akan aku jelaskan"..ucap kamal tiba tiba menjadi serius dan membawa razaki duduk di kursi yang ada di taman.
Kamal lalu menjelaskan mengapa dia sampai berteriak histeris dan alasanya bersikap linglung beberapa saat.
Seketika wajah razaki juga menjadi kaget, dan menatap putranya yang sedari tadi terdiam memperhatikan sikap kamal dan dirinya.
"ii..ini apa benar yang kamu katakan? Tanya razaki masih tak percaya.
"saudaraku..apa menurutmu aku akan bercanda?.." ucap kamal dengan wajah serius.
Razaki kembali melihat wajah putranya lagi dengan serius, lalu dia berusaha menenangkan hati dan fikiranya dan menghembuskan nafas panjang.
"jika begitu..memang ada kemungkinan bahwa rama sudah memiliki kekuatan spiritual, dan karna usianya yang baru tujuh tahun, kita tidak bisa memastikan level kekuatanya" ucap razaki sambil berfikir keras.
"saudaraku..masalah ini sangat serius, kemungkinan putramu memiliki bakat dan terlahir menjadi seorang jenius, kita harus memberinya pelatihan yang bagus untuk meningkatkan kekuatanya"
"untuk masalah level kekuatan spiritualnya, aku rasa sudah berada di level pembangunan roh puncak, karna dengan kekuatan yang dia tunjukan tadi aku bisa merasakanya secara samar"
"hanya saja kekuatan yang dia tunjukan tidak stabil, karna tidak pernah berlatih sebelumnya"...ucap kamal menjelaskan secara rinci mengenai kekuatan spiritual rama.
Mendengarkan penjelasan kamal, mengenai kekuatan spiritual rama, razaki hampir tersungkur dari tempat duduknya.
"apaa!!!!...pembangunan roh puncak??? Teriak razaki dengan wajah tak percaya.
"aku yakin saudaraku" ...balas kamal dengan singkat.
Razaki mencoba menenangkan fikiranya kembali, sampai akhirnya dia tersenyum dan menatap rama, ada rasa bangga dalam tatapan matanya.
"nak kemarilah...biarka ayah memelukmu"...ucap razaki dan memeluk rama.
Rama hanya dengan patuh dan membiarkan ayahnya memeluknya, meski dia masih bingung melihat sikap paman dan ayahnya.
"saudaraku..aku rasa untuk acar kebangkitan pada sore ini, lebih baik ketika roh elemen rama di bangkitkan, hanya kita, dan istrimu saja yang menyaksikanya"
"ini memang hal yang baik, namun lebih baik menyembunyikan kekuatan pada semua orang, karna bisa saja putramu akan di targetkan oleh beberapa orang jahat"
"kamu juga sangat menyadari, bahwa beberapa hal aneh sering terjadi beberapa tahun ini, orang orang misterius itu beberapa kali membuat keributan dan melakukan penculikan"
"aku berfikir akan lebih aman jika rama tidak terlalu menarik perhatian"..ucap kamal menjelaskan maksudnya.
"iya..saudara kau benar..ini memang lebih baik untuk putraku"
"jujur saja aku mulai tidak sabar untuk membawa rama menuju pilar batu elemen, untuk melihat kekuatan spiritualnya yang sebenarnya, dan elemen api atau angin yang dia miliki"
"aku sekarang harus memikirkan memberinya pelatihan yang bagus untuk mengembangkan potensinya" ucap razaki tersenyum bahagia.
"yaahh..aku juga berfikir begitu...anak ini benar benar mengejutkanku" balas kamal dan menggosok kepala rama yang ada di pangkuan ayahnya.
__ADS_1
Razaki dan kamal melanjutkan pembicaraan mereka sambil di temani rama, yang tampa sadar tertidur di pangkuan razaki.
Mereka berdua terus menerus merencanakan bagaimana melatih rama di masa depan, dan perbincangan mereka tidak terasa berlanjut sampai sore.
...****************...
Di tengah kota bintang roh di ramaikan oleh para orang tua yang berbondong-bondong membawa anak-anak mereka untuk melakukan upacara kebangkitan roh elemen.
Saat ini, ada pilar batu besar dengan tujuh warna yang menerangi pilar tersebut.
Pilar itu di sebut pilar batu roh elemen, yang akan di gunakan untuk ritual kebangkita roh elemen setiap anak yang mengikuti upacara.
Pilar batu roh elemen berada di ujung lingkaran lapangan yang di bangun seperti altar khusus.
Saat ini, para penduduk, petinggi kota bintang roh dan razaki beserta istri, kerabat, kamal dan banyak orang lainya menghadiri upacara tersebut.
Para anak anak yang akan mengikuti upacara kebangkitan, sengaja di kumpulkan dan berbaris untuk menunggu giliran.
Rama juga hadir dalam upacara tersebut, namun dia tidak berkumpul dengan anak anak lainya dalam lapangan, karna dia secara khusus melakukan upacara kebangkitan setelah upacara selesai, dan hanya di saksikan oleh orang orang terdekat saja.
"hadirin..semua penduduk kota bintang roh" ucap razaki dengan lantang dab berdiri di tengah lapangan dan membuat pengumuman di depan semua orang yang berkumpul di tempat upacara.
"hari ini, kami akan memulai upacara kebangkita roh elemen untuk anak-anak kami"
"aku sebagai walikota bintang roh, berharap kelak anak-anak kita akan menjadi pendekar yang kuat seperti para pahlawan di masa lalu"
"dengan ini, aku nyatakan upacara kebangkitan resmi di mulai!" ..teriak razaki memenuhi seluruh lapangan upacara
bong...bong..
Suara gong yang mengisyaratkan upacara resmi di mulai.
Sekitar lima puluh anak berbaris dengan rapi dan menunggu giliran untuk kebangkitan roh elemen dalam tubuh mereka.
Setelah satu jam berlalu, dua puluh anak telah membangkitkan elemenya, dan kebanyakan dari mereka memiliki elemen angin, api, dan tanah dan belum ada tanda tanda memiliki roh elemen langka seperti cahaya, kegelapa, dan kayu, yang sangat jarang di miliki setiap orang.
Waktupun berlalu dan beberapa anak yang tersisa masih melakukan upacara kebangkitan, hingga hari sudah terlihat gelap.
Upacara akhirnya selesai setelah beberapa saat, dan semua orang yang hadir menyaksikan proses kebangkitan berangsur angsur meninggalkan lapangan, dan hanya menyisakan razaki, mayang sari, kamal dan rama.
Mereka dengan sengaja menunggu semua orang meninggalkan lapangan, agar rama bisa melakukan upacara kebangkitan seorang diri.
Dan rama akhirnya bersiap- siap untuk melakukan upacara, dan mendekati pilar batu yang ada di tengah lapangan.
...****************...
Level kekuatan jiwa (roh) dalam novel Pendekar Ilahi.
Pembangunan roh ( tiga tahap)
- awal
- menengah
__ADS_1
- puncak
jiwa (roh) sempurna
- awal
- menengah
- puncak
Guru roh
- awal
- menengah
- puncak
Jiwa (roh) bumi
- awal
- menengah
- puncak
Jiwa (roh) surgawi
Jiwa (roh) Abadi
Setiap peningkatan dalam kekuatan spiritual akan berdampak pada pengendalian elemen yang semakin kuat.
Setiap level akan meningkatkan usia manusia, dari level pembangunan roh dan jiwa sempurna, akan meningkatkan kehidupan hingga 100 tahun.
__ADS_1
Level guru roh, kehidupan lebih dari 1000 tahun.
Level roh bumi dan surgawi bisa di katakan kehidupan setengan abadi.