PENDEKAR ILAHI

PENDEKAR ILAHI
Seluruh Alam Berduka


__ADS_3

Di dalam kediaman walikota.


Rama masih belum tersadar dari pingsanya semenjak kehilangan orang tuanya.


Malam yang gelap perlahan merubah warnanya, dan hawa dinginya seolah meresap ke dalam hati setiap orang di dalam kota bintang roh yang di selimuti duka.


Rama terkapar di atas ranjang yang masih berisi bau khas dari sosok wanita cantik yang selalu memeluknya ketika dia masih sangat kecil.


Bau harumnya seolah membuat rama merasakan pelukan ibu menghangatkanya dari rasa dingin.


Wajahnya tampak tersenyum seolah merasakan kenyamanan.


Saat ini meski dia tidak tersadar, namun dari senyumnya, itu bisa di jelaskan bahwa dia sedang bermimpi tentang sesuatu yang indah, namun senyumnya tiba-tiba hilang, bahkan sekujur tubuhnya bersimbah keringat dingin.


Di balik pintu, kamal melihat rama yang tertidur melalui celah kecil, dia merasa tidak berdaya melihat senyuman di wajah rama.


Kamal menghela nafas tak berdaya, seolah dia tahu apa yang ada di dalam mimpi rama.


Dengan perasaan berat, kamal meninggalkan pintu itu dan berbalik pergi, tampa dia sadari sesuatu yang aneh telah terjadi pada rama.


Di dalam mimpinya, rama melihat masa lalunya ketika dia masih sangat kecil yang selalu di temani oleh ayah dan ibunya.


Ketika dia baru belajar merangkak, belajar berjalan, dan perlahan lahan belajar berbicara, kata pertama yang dia ucapakan adalah ibu dan ayah.


Mimpi itu terus menerus memutar ulang adegan demi adegan kebersamaanya dengan keluarga yang bahagia, hingga adegan ketika malam yang di penuhi rasa dingin dan rasa sakit membuat hatinya bergetar.


Adegan bagaimana ibunya mengucapkan kata-kata terakhir sebelum menghilang menjadi kabut hitam terus menerus di putar ribuan kali membuat hatinya terasa sesak, dan kepalanya akan meledak.


Rama...berjanjilah untuk menjadi anak yang baik...


Rama..berjanjilah menjadi anak yang baik...


Ayah dan ibu akan bersama rama...


Berjanjilah menjadi anak yang baik...


Kata-kata itu terus bergema di dalam fikiran rama, namun adegan ketika ayah dan ibunya menghilang bersama kabut hitam membuat seluruh tubuhnya tidak bisa lagi menahan rasa sakit.


Hingga akhirnya suara teriakan rama yang memekakan telinga membangunkan seluruh penghuni kota.


Arrrggghhhhhhhhh.....


Arrrggghhhhhhhhh.......


Mengapa!!!!!....Mengapa!!!!!!


Mengapa!!!!!....

__ADS_1


Mengapa!!!!...ayah dan ibu berbohong!!!!...


Bohong!!!!!


Ayah dan ibu meninggalkanku!!!!


Mengapa!!!!!...


Teriakan demi teriakan rama seolah mengandung ledakan surga dan bumi.


Langit tiba-tiba berubah menjadi terang, dan tiba tiba berubah gelap lagi, gemuruh petir yang sangat mengerikan mengelilingi seluruh dunia.


Seketika semua orang terbangun dan menyaksikan gejolak alam yang sangat mengerikan di atas langit.


Semua mata tertuju pada langit yang di penuhi oleh gemuruh petir.


Di dalam aula, kamal yang menutup matanya tiba-tiba membuka mata dan merasakan gejolak alam yang tiba-tiba membuatnya merasakan dingin dan hatinya bergetar hebat.


Tampa banyak berfikir, dia segera berlari menuju tempat rama tertidur dengan perasaan gelisah.


Di seluruh dunia, suasana yang tadinya tenang tiba-tiba menjadi dingin dan mengerikan.


Seolah seluruh dunia telah berubah menjadi neraka dalam sekejap.


Badai angin yang entah datang dari mana menggulung semua tempat di dunia, beberapa orang yang tidak cukup kuat bahkan akan ikut terbawa bersama puing-puing yang di gulung oleh badai.


Gelombang besar di lautan membuat ombak perlahan lahan menjadi gelombang raksasa, itu terlihat seperti sunami akan melahap semua orang.


Ratuasan kapal-kapal besar yang berisikan ribuan orang di atas lautan tak terbatas menyaksikan gelombang besar akan menggulung mereka.


Semua orang berteriak ketakutan dan segera berlarian kesana kemari untuk menyelamatkan diri mereka sendiri.


Di benua timur, barat, selatan, utara, bahkan negara suku binatang iblis telah di selimuti oleh bencana alam yang tiba-tiba datang tampa peringatan.


Gemuruh petir, badai angin, dan hujan besar mengguyur semua hal di seluruh dunia, bahkan pohon-pohon besar yang terkena sambaran petir telah berubah menjadi lautan api.


Langit tiba-tiba menjadi terang dan gelap secara bersamaan, pergantian antara terang dan gelap seolah terlihat seperti perubahan waktu antara siang dan malam yang terjadi dalam hitungan detik.


Semua orang di seluruh dunian menyaksikan bencana alam di penuhi ketakutan, beberapa orang bahkan akan bersujud menghadap langit.


Semua orang berdo'a dan meminta pengampunan kepada langit, mereka berharap bencana akan segera berakhir.


Di benua barat, laki-laki tua dengan rambut abu-abu sedang duduk dengan tenang tiba-tiba membuka mata dan merasakan kengerian yang tidak pernah dia alami sebelumnya.


Laki-laki itu memiliki sepasang mata yang berwarna abu-abu, mata itu seolah olah bisa melihat semua hal di seluruh dunia.


Di dalam pengelihatanya, bencana alam yang begitu mengerikan telah terjadi di seluruh dunia, wajahnya seketika di penuhi keringat, seluruh tubuhnya bahkan bergetar hebat.

__ADS_1


Merasa tidak tahan lagi, laki laki tua itu segera memuntahkan seteguk darah.


Tiba-tiba suara khawatir tiba-tiba terdengar dari sampingnya.


Sage!!!..


Suara itu datang ke arahnya, terlihat orang itu menggunakan jubah merah dengan beberapa ukiran emas dan di kepalanya memiliki mahkota emas yang terlihat sangat mewah dan memiliki perasaan yang agung.


Jelas itu adalah pakaian yang hanya bisa di gunakan oleh seorang bangsawan kerajaan.


Wajahnya terlihat sangat tampan, dan memiliki aura agung dari seorang kaisar, usianya terlihat empat puluh tahunan.


Wajahnya menjadi sangat serius ketika melihat orang yang dia panggil sage mengalami hal tak terduga.


Ketika dia melihat sage memuntahkan seteguk darah, dia segera bergegas membantunya menstabilkan tubuhnya.


"sage...apa yang terjadi??..." laki-laki berjubah merah itu bertanya dengan khawatir.


Perlahan sage menstabilkan tubuh dan fikiranya, lalu menatap tajam ke arah langit, dia akhirnya membuka suara setelah menghirup udara dingin.


"kaisar...sesuatu yang besar telah terjadi pada seluruh dunia.." ucap sage dengan wajah serius.


Mendengar ucapan sage...laki-laki yang di panggil kaisar itu merubah ekspresinya menjadi keterkejutan.


"ohh..seluruh dunia??..apa sage bisa memberi tahuku dengan lebih jelas..." tanya kaisar penasaran.


"hemmp...kaisar, bencana yang datang secara tiba-tiba ini telah terjadi di seluruh dunia, namun aku tidak tahu apa asal dan penyebabnya"


"namun....aku bisa merasakan kemarahan dan duka secara bersamaan yang di bawa oleh hawa dingin dari semua energi kehancuran dalam bencana ini..." sage itu menjelaskan semua hal yang telah dia lihat menggunakan indra dan mata abu-abunya kepada kaisar.


Mendengar penjelasan sage, akhirnya kaisar sekali lagi menjadi syok dan merasakan kegelisahan.


"kemarahan..??? Kemarahan siapa yang membuat seluruh dunia berubah menjadi bencana dalam semalam .."


"seberapa kuat orang ini...bahkan orang teratas dari semua sekte super tidak memiliki kekuatan yang bisa menghancurkan seluruh dunia seperti ini..." ucap kaisar dengan getir.


"sage...apa anda tidak bisa melihatnya??..." tanya kaisar lagi.


"kaisar...aku memiliki anugrah dengan mata suci ini, aku bisa melihat masa depan seseorang dan melihat semua yang terjadi di seluruh dunia"


" namun..ketika aku semakin dekat dengat pusat energi kehancuran....mataku perlahan menjadi sakit dan merasakan suatu energi yang menghalangi pengelihatanku.."


"hal itu seolah memberi tahuku bahwa aku tidak memenuhi syarat untuk melihat apa yang terjadi, sesuatu yang berada di luar jangkauan manusia biasa tidak di izinkan untuk mengetahui mengenai hukum alam ini"


"bahkan aku di tendang secara paksa oleh energi tidak terlihat, dan akhirnya terkena serangan balik, bahkan jiwaku terluka parah dan harus segera mengasingkan diri untuk memulihkan kekuatan jiwaku..." ucap sage dengan serius dan perasaan ngeri.


Seketika tubuh kaisar bergetar ketakutan mendengar apa yang di ucapkan oleh sage.

__ADS_1


"Seseorang yang terlahir dengan mata suci bahkan akan di paksa sedimikian rupa hanya dengan satu fikiran...benar-benar menakutkan, kapan orang sekuat ini terlahir di dunia ini.." gumam kaisar.


__ADS_2