
Perlahan lia memasuki hutan dan lebih jauh dari perkemahan anggota kekaisaran.
Semakin jauh dia berjalan, semakin dia merasa tenang dan mulai menghela nafas lega.
Lia menghirup udara dalam dalam dan merasakan aura surga dan bumi di dalam hutan dengan ekspresi puas.
Wajahnya terlihat seperti keserakahan dan kehausan akan energi surga dan bumi.
Perlahan, seluruh tubuhnya menghisap aura di sekitarnya dan mengelilinginya seperti pusaran angin.
Di sekitarnya, rumput maupun pohon bergoyang goyang seolah merasakan kedatangan seorang penguasa seluruh hutan.
Hingga satu jam kemudian, lia membuka matanya dengan pelan.
Ketika matanya terbuka, warna matanya terlihat memiliki sinar hijau yang redup, bahkan di dahinya ada bentuk tunas yang menyala, namun segera redup kembali.
Dengan mata berwarna hijau dan simbol tunas di dahinya, jelas dia mirip dengan seorang ahli terkuat yang berasal dari lima ribu tahun yang lalu.
Kenyataanya, memang benar bahwa gadis kecil ini adalah alaya yang jiwanya telah terbangun dan di lahirkan kembali.
Alaya di lahirkan kembali setelah lima ribu tahun berlalu, dan kini dia hidup sebagai anggota keluarga dari salah satu bangsawan di kekaisaran awan.
Ayahnya adalah salah satu eselon atas dari kekaisaran awan, dan statusnya cukup tinggi sebagai penatua istana.
...****************...
Sebelas tahun yang lalu ketika alaya di lahirkan.
Malam sangat dingin, dan angin bertiup kencang, terlihat di dalam ruangan ada seorang wanita yang akan melahirkan dan ditemani oleh seorang tabib di dekatnya.
Wanita itu bernama yasi, saat ini dia sedang berjuang melahirkan anak pertamanya.
Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya yasi melahirkan dengan lancar, dan suara tangisan bayi terdengar memenuhi seluruh ruangan.
Tampa di sadari yasi dan tabib, mata bayi kecil itu memancarkan sinar hijau, dan dahinya menyala, namul hal itu tidak berlangsung lama sebelum redup kembali.
Setelah bayi kecil itu lahir, keanehan mulai terjadi di seluruh kekaisaran awan.
Pada malam itu, seluruh kekaisaran awan tiba tiba di penuhi oleh pohon pohon dan bunga bunga yang menjadi tumbuh tinggi dan subur.
Bahkan tanaman liar tumbuh dan menjalar dimana mana.
__ADS_1
Tanaman yang tadinya layu, mendadak segar kembali, bahkan bunga yang baru berkuncup perlahan menjadi mekar.
Hal luar biasa itu di saksikan oleh seluruh rakyat dari kekaisaran awan.
Semua orang menganggap bahwa malam itu menandakan sebuah berkah dan keberuntungan bagi kekaisaran.
Bahkan kaisar agung dari kekaisaran awan secara langsung menyambut keajaiban itu sebagai suatu berkah.
Di dalam ruangan persalinan, suara tangisan bayi terdengar, bahkan orang di luar ruangan dapat mendengarnya dengan jelas.
Tepat pada saat itu, suara langkah kaki yang tergesa gesa terdengar dan memasuki ruangan.
Orang yang memasuki ruangan adalah seorang laki-laki yang tampak berusia kurang dari empat puluh tahunan.
Laki laki itu bernama damar, keluarganya berasal dari salah satu bangsawan yang terkenal di seluruh kekaisaran awan.
Dia melihat istrinya sedang memeluk bayi kecil yang menangis dengan tatapan penuh kasih sayang.
Semakin dekat dia, semakin jelas wajah bayi kecil dengan mata murni itu, dan tatapan damar menjadi melembut.
"Istriku...bagaimana keadaanmu..." damar bertanya dengan nada hawatir.
"aku baik baik saja...." ucap yasi tersenyum hangat.
"putri kita baik-baik saja...lihatlah matanya sangat cantik.." ucap yasi.
"hemp..benar..putri kecil kita memiliki mata yang besar dan cantik, hehe...coba ayah lihat..sini kemarikan padaku..." damar akhirnya mencoba untuk menggendong bayi kecil itu dengan tidak sabar.
Yasi hanya tersenyum lembut dan menyerahkanya kepada damar dengan hati hati.
Dengan perasaan haru dan bahagia, damar memeluk bayi itu dengan hati hati, mata penuh kasih sayangnya tidak dapat di sembunyikan.
Dia terus menatap mata besar dan murni dari bayi itu, dan perlahan, tiba tiba tangan kecil bayi itu menggemgam tangan damar.
Reaksi damar menjadi terkejut, dan dia menjadi semakin bersemangat setelah merasakan tangan kecil itu menyentuhnya.
"hemp...istriku...lihat!..putri kita menggemgam jariku dengan erat, sepertinya dia tahu bahwa ayahnya sangat tampan..." ucap damar dengan mata berkaca kaca.
Yasi tidak menjawab, namun dia mengangguk setuju.
"hemp...kira-kira nama yang cocok untuk putri cantik kita menurutmu bagaimana..." tanya damar kepada yasi.
__ADS_1
"hemp...karena dia gadis yang cantik, tentu saja beri dia nama yang terdengar cantik juga..." balas yasi dengan lemah.
Mendengar pendapat yasi, akhirnya damar menjadi bingung dan tidak dapat menemukan nama yang cocok untuk putrinya.
Hingga beberapa saat, seorang pelayan dan datang melaporkan sesuatu kepada damar.
"Tuan...kami mendapat suatu berita dan melapor kepada tuan..." suara pelayan itu terdengar di luar ruangan.
"masuklah..." balas damar singkat.
Lalu pelayan itu memasuki ruangan dan melaporkan berita menggemparkan yang membuat damar dan istrinya menjadi terkejut.
"Tuan...kami mendapat berita bahwa seluruh kekaisaran di penuhi oleh tanaman yang tiba-tiba tumbuh subur..."
"bahkan tanaman yang sudah layu tiba tiba menjadi subur lagi..bahkan di seluruh halaman pemimpin saat ini di penuhi oleh bunga bungan yang bermekaran.." ucap pelayan itu melaporkan kondisi keseluruhan di kekaisaran saat ini.
Setelah mendengar laporan dari pelayan, damar menatap istrinya sejenak, lalu dia menatap wajah bayi kecil itu dengan senyuman hangat.
Seolah memikirkan sesuatu, damar akhirnya memutuskan untuk memberi putrinya sebuah nama.
"hemp...putri kita sepertinya adalah pembawa keberuntungan...karena malam ini di penuhi oleh bunga, jadi mengapa kita tidak memberinya sebuah nama yang berasal dari bunga.."
"Dahlia...nama itu cantik dan murni, mirip seperti putri cantik kita..." ucap damar tersenyum hangat.
Di sampingnya, yasi mendengarkan dan mengangguk setuju, dia lalu membelai wajah mungil bayi itu dengan tatapan hangat.
Itulah kisah alaya yang terlahir kembali dan menjadi seorang putri dari keluarga bangsawan.
Namanya kini telah berganti dari alaya menjadi dahlia
......................
Kembali kepada dahlia saat ini yang berada di dalam hutan.
Dia telah menyerap energi surga dan bumi yang begitu besar di dalam hutan, namun anehnya, auranya seperti tidak memiliki tingkatan kultivasi, namun dengan cara dia menyerap aura di sekitarnya, bisa di tebak bahwa tingkat kekuatan jiwanya sangat tinggi, dan tidak bisa di bandingkan dengan anak-anak seusianya.
Meski dia tidak lagi memanggil energi surga dan bumi, namun lingkungan di hutan seolah mendukungnya dan aura surga dan bumi samar samar memasuki seluruh tubuhnya, bahkan tampa dia harus berkonsentrasi.
Dia perlahan lahan berjalan lebih jauh ke dalam hutan, dia memindai dengan energi spiritualnya, semakin jauh dia pergi, semakin kental aura surga dan bumi.
Bahkan dia merasakan beberapa aura dari tanaman spiritual berada di dalam hutan yang lebih dalam.
__ADS_1
Setelah lia berfikir sejenak, akhirnya dia memutuskan untuk pergi semakin jauh mendekati inti di dalam hutan.