PENDEKAR ILAHI

PENDEKAR ILAHI
Tuan Muda Yang Sombong


__ADS_3

Rama masih berjalan-jalan santai sambil memperhatikan berbagai macam jenis barang-barang yang ada meja para pedagang di sekitaran kota.


Tak lama kemudian, rama menghentikan langkahnya, dan melihat laki-laki yang mengenakan pakaian hitam dan memakai topi bambu.


Laki-laki tua itu tidak menjadi tujuan rama, tapi dia tertarik oleh barang-barang yang ada di meja.


Rama melihat bahwa laki-laki tua itu menjual barang-barang yang bagus, dan berbagai macam jenis tanaman obat spiritual yang memiliki banyak mamfaat untuk memperkuat tubuh maupun kekuatan.


Di atas meja itu, ada satu tanaman obat yang sangat menarik perhatian rama, karna tanaman itu terlihat sangat mencolok dengan warna merah menyala.


Rama sangat penasaran denga penampilan dari tanaman itu, dan menanyakanya kepada laki-laki tua.


"ehemm...paman, bolehkah aku tahu tanaman apakah ini? Warnanya terlihat sangat mencolok"...tanya rama dengan santai.


"ohh...nak apa kamu tertarik dengan bunga ini?..tanya laki-laki tua itu dengan datar.


"emm..aku hanya penasaran, tapi aku akan membelinya jika tanaman ini berguna untuku"...jawab rama.


"hemm..nak kamu memiliki pengelihatan yang cukup bagus, nama tanaman ini adalah bunga krisan azure"


"bunga krisan azure ini berfungsi untuk meningkatkan kekuatan fisik serta membuat orang yang baru melakukan terobosan, akan menstabilkan kekuatanya menjadi semakin kokoh"


"bahkan jika kami beruntung, bunga ini juga bisa meningkatkan kekuatan spiritual ke tingkat yang lebih tinggi"


"tapi sayangnya itu mungkin tidak akan terjadi, karna bunga krisan azure ini hanya berusia 100 tahun saja, jika itu bunga yang sudah memiliki usia 500 tahun atau lebih, maka efeknya akan semakin bagus"


"tapi...melihat dari usiamu yang masih muda, sepertinga bunga ini sangat berguna untukmu yang baru saja mulai membentuk kekuatan.." ucap laki-laki tua itu dengan wajah santai.


Jelas laki-laki tua itu tidak mengetahui bahwa rama sudah memiliki kekuatan spiritual di tingkat jiwa yang sempurna, dan kekuatan rama ada di alam pembangunan fondasi tingkat puncak.


Jika laki-laki tua itu mengetahui fakta bahwa rama yang baru berusia sepuluh tahun telah berada di alam pembangunan fondasi tingakat puncak, laki-laki tua itu pasti akan sangat terkejut dan tidak akan percaya, jadi rama tidak akan repot-repot untuk menjelaskanya.


"hemm...ini memang tanaman yang bagus!..aku akan membelinya, berapa harganya"..tanya rama.


"nak..meskipun bunga ini hanya berusia 100 tahun, tapi ini masih sangat berharga, jadi harganya rumayan mahal untukmu yang masih kecil ini"...balas laki-laki tua dengan wajah ragu untuk menjual tanaman obatnya kepada rama.


"paman jangan khawatir, aku punya banyak uang, jadi aku bisa membelinya berapapun harganya"...ucap rama berkata dengan santai.


"baiklah...bunga krisan azure ini harganya 30 koin emas, jika kamu memiliki cukup uang, kamu bisa mendapatkanya"..ucap laki-laki tua itu dengan pasrah.


"hem..baiklah, kalau begitu aku juga akan membeli buah sisik naga, dan akar naga, masing-masing usianya harus 100 tahun juga"...ucap kamal mengabaikan wajah pasrah laki-laki tua, dan malah menambahkan tanaman obat untuk dia beli.

__ADS_1


Laki-laki tua itu wajahnya menjadi sedikit terkejut, kakinya bahkan kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh dari tempat dia berdiri, dia berfikir sepertinya anak ini sedang bermain main denganya.


"nak..apa kamu tidak bercanda dengan orang tua ini, tanaman obat yang ingin kamu beli memang ada disini, tapi harganya akan menambahkan jumlah harganya, apa kamu yakin memiliki cukup uang"...tanya laki laki tua dengan wajah khawatir.


"paman tenanglah....sebut saja harganya, jika uangku tidak cukup, aku bisa memanggil pamanku untuk membelikanya untuk ku, kebetulan pamanku saat ini sedang beristirahat di penginapan bulan yang dekat dengan area ini"...ucap rama menjelaskan kondisinya kepada laki laki tua.


Laki-laki tua itu seketika merubah wajahnya yang muram menjadi bersemangat, pasalnya..orang yang mampu menginap di penginapan bulan bukanlah orang biasa, karna penginapan bukan hanya terkenal dengan kualitasnya yang besar dan megah, tapi juga harganya menginap persatu malamnya sangatlah mahal.


"benarkah??....pamanmu ada di penginapan itu?..tanya laki-laki tua itu dengan bersemangat.


"iya paman, jika paman mau, aku bisa membawamu kesana menemui pamanku"..ucap rama dengan wajah tenang.


"tidak..tidak..itu tidak perlu nak...baiklah kamu bisa membeli apa yang kamu mau"


"total harga dari barang yang kamu inginkan menjadi sembilan puluh koin emas saja"


"jika uangmu tidak cukup, aku bisa menunggu untukmu memanggil pamanmu untuk membelikanmu"...Balas laki-laki tua itu dengan sigap.


"hem..sembilan puluh koin emas yaa..biar aku periksa dulu kantong penyimpananku"


"aku tidak tahu berapa banyak yang ibu berikan padaku, jadi akan aku hitung dulu"..gumam rama sambil menghitung koin di dalam kantong penyimpananya.


Rama sedikit melengkungkan bibirnya menjadi senyuman tipis, jelas bahwa jumlah koinya telah melebihi harga tanaman obat yang akan dia beli.


"hehehe...ibu memang yang terbaik"...gumam rama dengan wajah gembira.


"ini paman...sembilan puluh koin emas aku serahkan padamu"..ucap rama dengan wajah tersenyum.


"ohh...sepertinya kamu cukup kaya nak, bahkan kamu tidak perlu memanggil pamanmu untuk membelikanmu"..ucap laki-laki tua itu tersenyum lega.


"hehehe...itulah untungnya memiliki ibu yang baik"..balas rama tertawa kecil.


"hahaha...ibu sepertinya sangat memanjakanmu nak, kalau begitu, ini simpanlah barangmu"..ucap laki-laki tua itu dan tertawa ramah kepada rama.


Dengan perasaan senang rama menerima tanaman obat yang akan dia beli, namun tiba-tiba ada suara yang datang dari belakang punggungnya, yang membuat rama sedikit mengangkat alisnya lalu menoleh melihat kebelakang.


"cepat kembalikan semua tanaman yang telah kami beli!...aku akan membelinya dengan harga dua kali lipat"...ucap suara sombong yang tiba tiba datang ke arah rama.


Suara sombong itu adalah seorang pemuda yang berusia sekitar 13 tahun, pemuda itu di temani oleh dua orang pengawal yang mengikuti di belakangnya.


Ini menunjukan bahwa, pemuda di depanya bukanlah orang biasa.

__ADS_1


Rama melihat ekspresi acuh dan sombong dari pemuda itupun merasa jijik, dan menatapnya dengan dingin, bahkan rama dengan santai menjawab denga acuh tampa rasa takut kepada pemuda yang memiliki pengawal di sisinya.


"hahh...kembalikan?...apa kamu bodoh?..jika kamu mau memilikinya maka beli saja sendiri, mengapa aku harus repot denganmu"...ucap rama dengan wajah santai.


Laki-laki tua yang ada di sampingnya menatap wajah rama dengan khawatir, jelas dia agak sedikit takut dengan pemuda yang memiliki pengawal di sisinya.


Laki-laki tua itu berfikir, jika dia menyinggung pemuda itu, maka dia akan menjadi sasaran dan di pukuli habis habisan, namun rama, anak kecil yang terlihat berusia 10 tahun ini bahkan tidak memiliki rasa takut di wajahnya, bahkan dengan berani melemparkan kata-kata provokasi kepada pemuda sombong di depan.


Pemuda itupun menjadi sangat kesal mendengar perkataan rama yang tidak mau mematuhi perintahnya, namun dia segera mengangkat bahunya dan memberi tahu statusnya untuk menakut-nakuti rama.


"huhh...kamu memanggilku bodoh!..apa kamu tidak tahu siapa aku?..ucap pemuda itu dengan nada sombong.


"tuan muda, tenanglah..wajar saja anak ini tidak mengenal tuan muda, karna kita saat ini tidak berada di sekte"..ucap pengawal yang ada di sampingnya.


"ohh..begitukah..kalau begitu baritahu anak bodoh ini, agar dia mengerti bahwa dia tidak boleh menyinggungku"..ucap pemuda itu sekali lagi menjadi lebih sombong.


"baik tuan muda"...jawab pengawal itu.


Lalu pengawal pemuda itu memberi tahukan status dari tuan mudanya kepada rama, dan dia berfikir bahwa, ketika rama mengetahui status dari tuan mudanya, rama akan menjadi sangat ketakutan.


Namun setelah memberi tahu status tuan mudanya kepada rama, ekspresi wajahnya menjadi jelek, itu karna dia menemukan bahwa, bukan saja rama tidak takut, bahkan rama masih berdiri dengan tenang, seolah status tuan mudanya bukanlah apa-apa di matanya.


"hai bocah!!...ini adalah tuan muda kami, tuan muda tirta adalah anak dari tetua kami dari gerbang tiran petir, sekte kelas menengah!"..ucap pengawal itu dengan bangga dan dengan sengaja mengencangkan suaranya agar dapat di dengar oleh orang-orang di sekitarnya.


"tuan muda kami sudah sangat baik karna mau berbicara dengan bocah desa sepertimu, jadi cepat! Serahkan tanaman obat itu, lalu minta maaf dan bersujud pada tuan muda"..ucap pengawal itu dengan nada sombong.


"cihh...gerbang petir tiran??...apa itu?..terdengar sangat jelek...paman tidak pernah memberi tahuku bahwa ada sekte dengan nama jelek seperti itu"


"hemm...sepertinya itu sekte yang tidak terkenal"...ucap rama dengan gaya seperti berfikir dan mengabaikan wajah sombong yang ada di depanya.


Tuan muda yang di panggil tirta itu terkejut dengan sikap dan ucapan rama, dia berfikir bahwa rama akan segera meminta belas kasihan karna telah menyinggungnya, namun kenyataanya, rama bahkan tidak menempatkanya di matanya, bahkan dengan berani menghina sektenya.


"dasar anak desa yang bodoh!!!...beraninya kamu menghina sekte ayahku!..apa kamu ingin di pukuli sampai mati!.."teriak tirta dengan marah.


"cihh...sekte ayahmu?...bukankah orang besar itu bilang ayahmu hanya tetua disana?..hemm..apa tetua bisa manjadi pemilik sekte? ..kalau begitu pamanku juga memiliki sekte?..."ucap rama dengan wajah menghina.


"k..ka..kamu!!!...kamu berani!...kalian berdua cepat tangkap anak desa itu dan buat dia berlutut padaku!!...teriak tirta kepada pengawalnya dengan kesal, dan membuat ingin memukuli wajah rama untuk melampiaskan kemarahanya.


"baik tuan muda!..ucap dua pengawal itu dengan hormat dan bergegas menangkap rama.


"bocah!!... ini akibatnya karna telah berani menyinggung tuan muda kami!...lihat saja kemana kamu bisa lari hahahahaha"...ucap dua pengawal itu dengan tawa mengejek.

__ADS_1


__ADS_2