
Meninggalkan rasa keterkujatanya, leluhur segera menunjukan rasa puas dan bangga di wajahnya.
Jelas bahwa kata kata yang di ucapkan oleh rama sebelumnya telah membuatnya semakin mengagumi anak kecil di depanya.
"Haihh...sudah lama sekali aku tidak merasakan perasaan semacam ini...namun aku juga tidak menyangka bahwa anak kecil ini yang akan membuatku begitu tersentuh.."
"Nak...dari kata-katamu...aku mengerti rasa sakit yang telah kamu rasakan...memiliki keluarga memang tidak bisa di miliki oleh semua orang.."
"Jadi..karena kamu telah menganggapku sebagai keluarga, maka anggap saja aku sebagai kakekmu mulai hari ini..." kata leluhur dengan senyuman hangat.
Kata-kata ini sekali lagi membuat kamal dan master sekte menjadi terkejut.
Bahkan ekspresi rama menjadi bingung.
"Leluhur...rama sangat senang jika memiliki kakek, tapi bukankah leluhur telah menerimaku sebagai murid?.."
"Lalu..bagaimana aku akan memanggilmu??..."ucap rama sambil menggaruk kepalanya.
Mendengar pertanyaan rama, leluhur tidak dapat menahan tawanya lalu berkata.
"Hahaha...panggil saja aku kakek..itu adalah panggilan yang lebih akrab daripada seoarang guru ataupun leluhur.." kata leluhur dengan tawa kecil.
Detik berikutnya, wajah rama menunjukan kegembiraan, bahkan matanya berkaca-kaca mendengar perkataan leluhur sebelumnya.
Saat ini, perasaan memiliki seoarang keluarga kembali membuat hatinya terisi dan ini membuat rama sangat tersentuh dan bahagia.
"Mulai sekarang tinggalah disini bersama kakek, saat ini tempat ini telah menjadi rumahmu juga.."
"Kakek akan melatihmu secara pribadi disini, dan ingat!..tampa seizinku kamu tidak di perbolehkan keluar dan hanya fokus untuk menerima pelatihanku..."
"Ketika kamu telah memenuhi standarku..maka kamu akan di ijinkan menerima pelatihan lainya di bawah naungan tiga aula lainya..." kata leluhur dengan tegas.
Seketika itu juga rama menunjukan sikap percaya diri dan hormat, jelas rama tidak akan berani membantah semua perkataan leluhur yang saat ini telah resmi menjadi kakeknya.
Di samping, master sekte dan kamal masih memiliki perasaan rumit di hati mereka.
Bagaimanapun hal ini terlalu mendadak dan di luar pemikiran mereka sebelumnya.
__ADS_1
Sebenarnya, ketika master sekte telah secara langsung memeriksa tubuh rama sebelumnya, dia juga telah tertarik untuk menerima rama sebagai murid langsungnya, namun hal yang tidak terkira justru telah terjadi.
Rama yang akan di jadikan sebagai muridnya justru telah di ambil secara langsung oleh leluhur, dan tentu master sekte tidak dapat berkata apa-apa meskipun dia masih sedikit tidak menerimanya.
Sementara itu, leluhur memperhatikan wajah tak menentu dari dua orang yang berada di depanya, namun dia juga tidak mengambil pusing dan segera melambikan tanganya.
"Kalian berdua pergilah...mulai sekarang aku akan melatih cucuku disini, dan jangan gannggu aku jika tidak ada hal penting.." kata leluhur.
Mulut kedua orang itu segera berkedut, dan menatap leluhur dengan konyol.
Dalam sekejap mereka telah di usir begitu saja setelah mendapat seorang cucu.
Kamal bahkan bergumam di dalam hatinya dengan kesal.
"Dasar rubah tua!!...setelah mendapatkan cucu, aku segera di buang begitu saja!..." kata kamal dalam hati.
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya master sekte dan kamal pergi meninggalkan kediaman leluhur dan meninggalkan rama disana.
Dengan senyuman tipis, leluhur menatap rama dan mulai memberinya saran pelatihan.
"Nak...mulai sekarang dengarkan kakek dengan baik!.." kata leluhur.
"Rama akan mematuhi semua perintah kakek!.." jawab rama tegas.
Leluhur segera mengangguk puas.
"Rama...coba ceritakan pada kakek pelatihan apa saja yang telah kamu terima dari pamanmu selama ini..dan beritahu aku apa kamu sudah memiliki pengalaman bertarung sebelumnya.." kata leluhur bertanya dengan serius.
Tidak berlama lama, rama segera menceritakan semua pengalamanya selama beberapa tahun bersama kamal.
Dua orang terus bercerita di dalam rumah kayu hingga waktu tidak terasa telah berlalu begitu lama.
Matahari segera menampakan warna jingganya dan berangsur-angsur berganti menjadi gelap.
......................
Di aula utama sekte langit cerah.
__ADS_1
Di aula besar kini telah di isi oleh para dewan penatua sekte langit cerah, di dalamnya terdapat sepuluh penatua di pelataran dalam dan sepuluh lagi penatua dari pelataran luar.
Master sekte telah secara pribadi mengundang semua penatua berkumpul di aula utama untuk membahas suatu hal yang penting.
Hal ini berkaitan dengan organisasi misterius yang beberapa tahun ini telah menciptakan keresahan bagi setiap orang di benua timur.
Duduk di tempat yang paling tinggi di tengah tengah kursi penatua, master sekte segera memimpin semua penatua untuk berbagi fikiran terhadap masalah tersebut.
"Karena semua orang telah ada di sini, maka aku akan secara langsung ke titik pembahasan.."
"Alasan aku mengumpulkan kalian saat ini karena terkait dengan organisasi misterius yang telah membuat kegemparan di benua timur akhir-akhir ini.." kata master sekte.
Kata-kata pembukaanya membuat seluruh dewan penatua saling menatap dengan bingung, namun di samping, hanya kamal yang tidak memiliki perubahan ekspresi.
Salah satu penatua segera bertanya kepada master sekte.
"Master sekte...apa masalahnya sudah berada di titik yang sangat serius?..." tanya penatua.
Pertanyaan penatua itu segera menarik perhatian penatua lainya dan menatap luruh kepada master sekte yang berada di tengah.
Menanggapi pertanyaan ini, master sekte tetap diam, namun dia segera memalingkan wajahnya kepada kamal dan menganggukan kepalanya.
Tentu saja semua orang menyadari interaksi master sekte dan kamal, dan wajah semua orang segera tertuju kepada kamal yang juga diam.
Setelah beberapa saat, kamal menghembuskan nafas dingin dan menatap semua orang lalu berkata.
"Awalnya, masalah ini tidak seserius itu sehinggan kami dari sekte super harus menanggapinya...namun yang tidak aku harapkan, organisasi ini telah menjalar dimana mana, dan sedikit demi sedikit membuat keresahan besar di seluruh benua timur..."
"Dari informasi yang telah aku dapatkan secara pribadi...bahkan organisasi ini juga telah menyebar di tiga benua lainya..." kata kamal dengan nada serius.
Seketika itu juga wajah semua orang menjadi jelek mendengar apa yang telah kamal katakan.
Bagaimana mereka tidak terkejut, sebelumnya mereka pernah mendengar tentang organisasi misterius yang telah membuat onar kemanapun mereka pergi.
Namun karena organisasi tersebut belum di ketahui asalnya, dan kekuatan yang mereka tunjukan berada di bawah rata-rata, hal itu sama sekali tidak akan memasuki mata mereka yang berada di faksi terbesar di benua timur.
Dan pada saat ini,mereka telah menyadari bahwa perkembangan dari organisasi misterius ini telah menyebar begitu cepat dan semakin membuat permasalahan semakin membesar.
__ADS_1
Hingga mereka orang-orang besar dari salah satu kekuatan utama benua timur ini akan berada di titik akan begitu memperhatikan organisasi misterius itu.