PENDEKAR ILAHI

PENDEKAR ILAHI
Kepulangan Rama dan Kamal


__ADS_3

Rama berteriak sambil memanggil ayah dan ibunya menuju kota.


Di sisi lain, kamal terkejut dengan tindakan rama, namun dia segera mengikuti dan terbang ke dalam kota.


Sementara itu, situasi razaki dan mayang sari masih sangat terpojok oleh piton hitam raksasa yang terus mengejar.


Dia ingin menyerang, namun dia tahu dengan jelas bahwa dia telah kehabisan energi, dan yang bisa dia lakukan hanya berlari menghindari serangan piton raksasa.


Di kejauhan, rama berlari menggunakan seluruh kekuatanya untuk meningkatkan kecepatanya.


Semua penduduk melihat rama yang berlari ke arah pusat awan merah dan hitam.


Mendengar rama berteriak memanggil ayah dan ibunya, semua orang berseru kaget dan menatapnya dengan rasa kasihan.


Tampa sadar semua orang telah meneteskan air mata ketika melihat kemunculan rama.


Kamal yang berada tidak jauh, melihat ular piton raksasa yang mengejar razaki dan mayangsari di atas langit.


Ekspresinya menjadi terkejut melihat situasi yang di hadapi oleh sahabatnya, tampa banyak berfikir, kamal segera melesat ke arah razaki untuk segera menyelamatkanya.


Sosok misterius merasakan aura yang tiba-tiba datang menuju razaki di udara.


Dia menyipitkan matanya, dan melihat dengan jelas, dia merasakan aura pada tubuh seseorang yang terbang di udara memiliki aura yang dua kali lipat lebih kuat dari razaki sebelumnya.


Sosok misterius lalu segera menyusul kamal dan bertindak untuk menghentikanya.


Dia menyerang kamal dari belakang dan asap hitam dan merah mengembun menuju punggung kamal.


"berani-beraninya orang asing ikut campur!!!..."sosok misterius itu berteriak marah menatap kamal.


Merasakan aura dingin dari belakang punggungnya, akhirnya kamal berbalik dan melihat sosok misterius dengan mata merah menyala menyerangnya.


Kamal mendengus dingin dan melambaikan tanganya untuk memblokir asap merah hitam.


Bang!!...Bang!!!..Bang!!!


Energi petir dan angin dari lambaian tangan kamal langsung memblokir serangan sosok misterius dan membuatnya mundur ratusan langkah sebelum menstabilkan pijakanya.


Sosok misterius itu lalu melihat kamal dengan kaget dan akhirnya dia menyadari bahwa lawanya kali ini telah jauh melampaui kekuatanya.

__ADS_1


Bahkan meskipun kekuatanya melonjak menjadi dua kali lipat karena menggunakan tehnik terlarang, itu masih tidak cocok untuk menghadapinya.


Kemampuan terbesar dari tehnik terlarang segel darah kematian bukanlah meningkatkan kekuatan menjadi dua kali lipat, namun kekuatan terbesarnya bertumpu pada mengunci lawan dengan mengalirkan energi kematian yang perlahan-lahan akan mengikis seseorang hingga tidak ada lagi tubuhnya yang tersisa.


Itu sebabnya ular piton raksasa terus menyerbu razaki dan istrinya tampa henti, dan sosok misterius itu tidak harus melakukan banyak usaha untuk mengejar.


Namun kali ini perhitunganya telah salah menilai situasi, kedatangan kamal membuatnya tidak lagi berada di atas awan.


"tidak mungkin!!!...mengapa ada seseorang di alam ilahi di kota kecil ini!!..." sosok misterius itu berseru kaget dan menatap tidak percaya.


Sementara itu, kamal menatap sosok misterius dengan wajah dingin, jelas dia mengerti bahwa apa yang terjadi pada kota ini di sebabkan oleh sosok misterius.


Kamal lalu perlahan mendekati sosok misterius dan menembakan naga petir dari telapak tanganya.


Sosok misterius itu merasakan hawa dingin yang datang dari naga petir di telapak tangan kamal.


Segera wajanya menjadi jelek, dan dia bergetar ketakutan, jelas dia tidak akan bisa berurusan dengan kamal.


Sementara itu, kondisinya saat ini menjadi sangat lemah, hal itu bukan hanya karena serangan kamal sebelumnya, namun efek samping dari penggunaan tehnik terlarang segel darah kematian segera meresap ke seluruh bagian tubuhnya.


Sebelumnya, demi mengkhiri pertarungan secepatnya, sosok misterius terpaksa menggunakan tehnik terlarang, dan harga yang harus dia bayar adalah umurnya akan berkurang menjadi setengah hidupnya yang tersisa.


Perlahan-lahan, sosok misterius berubah semakin tua, dan kulitnya menjadi keriput.


Perubahan situasi membuat sosok misterius menjadi prustasi, jika bukan karena kedatangan kamal yang tiba-tiba, maka dia bisa segera menyelesaikan semuanya tampa hambatan.


Naga petir di telapak tangan kamal terlempar di udara, dan perlahan berubah menjadi naga petir raksasa menembak ke arah sosok misterius.


Naga petir mencengkram dengan tubuh besarnya dan akhirnya naga petir melilit tubuhnya.


Energi tirani dari petir memberikan sengatan kehancuran yang menjalar ke seluruh tubuh sosok misterius yang membuatnya tidak dapat melakukan perlawanan.


Seketika sosok misterius berteriak kesakitan.


Dia merasakan energi petir telah meretakan semua tulang-tulang dalam tubuhnya.


Di bawah, semua orang menyaksikan kamal yang tiba-tiba datang sebagai penyelamat dan berhasil mengalahkan sosok misterius dengan sangat mudah.


Seketika seluruh kota bersorak bahagia karena melihat ada secercah harapan.

__ADS_1


Bahkan karza yang menyaksikan bagaimana kamal dapat menjatuhkan sosok misterius hanya dengan sapuan tangan, membuatnya bergetar ketakutan.


Tampa banyak berfikir lagi, karza memutuskan untuk memimpin semua pasukanya yang tersisa untuk meninggalkan kota.


Jelas dia takut jika kamal akan menargetkanya setelah membunuh sosok misterius.


Jika sosok misterius bisa di kalahkan dengan mudah, maka dia yang memiliki kultivasi lebih rendah dari sosok misterius hanya akan mati menjadi debu di bawah sapuan tangan kamal.


Di sisi lain, kamal yang tidak jauh dari sosok misterius, tidak perduli dengan tatapan semua orang dan masih menatap dingin sosok misterius.


Dia lalu mengangkat satu tanganya, dan naga petir semakin kuat menjerat tubuh lemah sosok misterius.


Sosok misterius itu memuntahkan seteguk darah, dan tubuhnya terasa akan meledak karena tidak dapat menanggung sengatan petir yang menjalar ke seluruh organ tubuhnya.


Perlahan naga petir mendekatkanya dengan kamal yang mengambang di langit.


"katakan!!...siapa kamu!!.. dan mengapa kamu menyerang kota bintang roh.." ucap kamal bertanya dengan dingin.


Mendengar pertanyaan kamal, sosok misterius perlahan mengangkat wajahnya dengan lemah, namun senyum jahat terbentuk dari bibirnya.


"hahaha...siapa aku, dan apa tujuanku..itu bukan urusanmu!!!...uhukk..uhukk" balas sosok misterius sambil terbatuk-batuk.


Mendengar jawaban sosok misterius, kamal mendengus dingin dan mencengkram tanganya yang membuat naga petir semakin kuat melilit tubuh sosok misterius.


Sosok misterius itu kembali memuntahkan darah sekali lagi.


"jawab aku atau kamu akan mati!!!..." kamal akhirnya tidak sabar dan mengancam.


Sosok misterius itu tidak bergeming, namun beberapa saat kemudian dia tersenyum licik.


Tiba-tiba seluruh tubuhnya membengkak seperti balon udara dan siap untuk meledakan dirinya.


Kamal melihat perubahan yang terjadi pada sosok misterius, jelas dia tahu bahwa sosok misterius akan meledakan dirinya sendiri.


Seketika wajah kamal menjadi jelek, dan dia tidak bisa menghentikan aksi sosok misterius dan hanya bisa menjauh.


Akhirnya setelah beberapa saat, tubuh membengkak yang masih di lilit oleh naga petir meledak di udara.


Boom!!!...Boom!!..Boomm!!!

__ADS_1


Asap dan hujan darah segera mengembun di atas langit dan jatuh seperti hujan merah.


__ADS_2